Workshop and Conference UMKM Sawit Jogja 2026: Sarana BPDP Bangun Inovasi Citra Positif Sawit Sawit
Sawit
8 jam yang lalu

Workshop and Conference UMKM Sawit Jogja 2026: Sarana BPDP Bangun Inovasi Citra Positif Sawit

Yogyakarta, katakabar.com - Workshop and Conference UMKM Sawit Jogja 2026 Dalam Mendukung Ketahanan dan Energi, yang digelar di pekan keempat April 2026 lalu, sarana Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) membangun inovasi dan citra positif kelapa sawit. Kegiatan yang dikemas lewat workshop dan konferensi mampu menarik peserta ini terlaksana hasil dari kolaborasi dengan dengan  AKPY STIPER. "Kelapa sawit komoditas unggulan memiliki manfaat luas, tidak hanya sebagai sumber energi, tetapi sebagai bahan pangan dan produk turunan bernilai tinggi," tegas Direktur AKPY STIPER, Sri Gunawan. Menurutnya, pemahaman menyeluruh mengenai agribisnis sawit dari hulu hingga hilir menjadi hal wajib, khususnya bagi mahasiswa penerima beasiswa BPDP. “Seluruh mahasiswa, khususnya penerima beasiswa BPDP, harus memahami potensi besar agribisnis sawit. Tidak hanya dari sisi produksi, tetapi peluang kewirausahaan yang dapat dikembangkan guna mendukung kemandirian pangan dan energi," jelasnya. Worshop ini bertujuan untuk mewujudkan kemandirian pangan dan energi berbasis UMKM sawit. Hal ini dilakukan melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan pelaku UMKM, mendorong hilirisasi serta inovasi produk berbasis pangan dan energi, serta memperkuat kelembagaan dan jejaring bisnis baik secara konvensional maupun digital. Rangkaian kegiatan workshop dan konferensi  membahas kebijakan dan strategi hilirisasi sawit berbasis UMKM, workshop teknis berupa pelatihan pengolahan produk pangan, energi, oleokimia, oleofood serta pemasaran digital, hingga expo dan networking yang menampilkan produk UMKM sawit sekaligus memperluas jejaring bisnis antara pelaku usaha, perusahaan, dan pemerintah. Perkuat citra positif sawit sebagai rangkaian Workshop dan Konferensi UMKM Sawit Jogja 2026 menjadi salah satu penguat utama arah kegiatan. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, menyatakan kegiatan ini bukan sekadar forum peningkatan kapasitas pelaku usaha, tetapi juga bagian dari strategi komunikasi publik yang lebih luas. “Kegiatan workshop dan konferensi UMKM Sawit Jogja 2026 implementasi dari program promosi BPDP yang memiliki mandat untuk membangun narasi positif industri kelapa sawit di tengah berbagai tantangan persepsi publik,” terangnya, via online (zoom meeting). Pada konteks tersebut, kata Helmi, BPDP menjalankan fungsi kampanye positif (positive campaign) sebagai upaya menyeimbangkan bahkan melawan berbagai kampanye negatif (black campaign) yang kerap muncul terhadap komoditas sawit. Ditegaskan Helmi, pendekatan yang dilakukan tidak lagi hanya bersifat top-down atau berbasis institusi semata, tetapi juga melibatkan langsung pelaku usaha kecil, menengah, dan koperasi (UKMK) sebagai aktor utama di lapangan. Melalui workshop ini, sambungnya, peserta tidak hanya dibekali pengetahuan teknis dan peluang usaha berbasis produk turunan sawit, tetapi juga didorong untuk memahami posisi strategis mereka dalam ekosistem industri sawit nasional. “Ketika UMKM merasakan langsung manfaat ekonomi dari sawit baik melalui produk pangan, energi, maupun turunan lainnya, maka secara alami mereka akan menjadi bagian dari narasi besar industri ini,” imbuhnya Untuk itu, harap Helmi, pelaku UMKM tidak hanya menjadi produsen atau pelaku ekonomi, tetapi juga berperan sebagai advokat yang mampu menyampaikan cerita positif tentang sawit kepada masyarakat luas. Itu sebabnya, tambahnya, efektivitas promosi sangat bergantung pada pengalaman nyata yang dirasakan pelaku usaha. Jegiatan seperti workshop dan konferensi ini dirancang untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan mulai dari akademisi, pemerintah, hingga pelaku usaha agar tercipta pemahaman yang utuh dari hulu hingga hilir.

IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub Akselerasi Inovasi, Teknologi dan Ekonomi Kreatif Nasional
Nasional
Selasa, 14 April 2026 | 09:56 WIB

IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub Akselerasi Inovasi, Teknologi dan Ekonomi Kreatif

Balikpapan, katakabar.com - Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) Kalimantan Timur resmi mengukuhkan kepengurusan baru periode 2026–2031, di Gedung Banua Patra, Balikpapan, Sabtu (11/4) lalu. Prosesi pelantikan ini menandai langkah strategis alumni Ganesha awal peningkatan ekonomi di Kalimantan Timur melalui inovasi teknologi. Ketua Umum IA-ITB Pusat, Agustin Peranginangin (Sipil '94), secara resmi melantik Arafat Bayu Nugroho (Teknik Kimia '94) sebagai Ketua Umum IA-ITB Kaltim. Agustin menekankan alumni ITB harus menjadi motor penggerak utama dalam mendukung transisi energi dan pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur. Fokus utama kepengurusan di bawah kepemimpinan Arafat Bayu Nugroho, yang juga menjabat sebagai Direktur Operasi PT Kilang Pertamina Balikpapan, adalah pengembangan Ganesha Hub. Program ini dirancang sebagai ekosistem kewirausahaan yang memanfaatkan keahlian alumni di bidang teknologi dan kreativitas. "Kita harus menyiapkan kemandirian ekonomi Kaltim pasca era migas dan batu bara. Ganesha Hub hadir untuk mendorong ekonomi kreatif dan teknologi digital agar memiliki daya saing global," ujar Arafat dalam sesi wawancara usai pelantikan. Selain fokus pada kemandirian ekonomi, IA-ITB Kaltim juga mengusung dua pilar strategis lainnya: * Pemberdayaan SDM Lokal: Memberikan kontribusi nyata bagi putra-putri daerah Kaltim yang menempuh studi di ITB agar kembali membangun daerahnya. * Sinergi Konektivitas: Membangun database dan jaringan komunikasi yang solid antar alumni di seluruh wilayah Kaltim guna mendukung kolaborasi profesional. IA-ITB Kaltim membuka pintu kerja sama bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) nasional maupun daerah untuk bersinergi dalam program kemandirian ekonomi ini. Dengan semangat "In Harmonia Progressio," organisasi ini optimis menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan ekosistem bisnis yang inovatif di Bumi Etam. Bagi pihak yang tertarik untuk berkolaborasi atau mengetahui lebih lanjut mengenai program Ganesha Hub, informasi lengkap tersedia melalui laman https://www.iaitbkaltim.com/ atau melalui email resmi pengurus@iaitbkaltim.com.

Aktivasi Dupoin Futures Tampilkan Inovasi Trading Basis Teknologi di CFD FX Sudirman Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 11 April 2026 | 16:40 WIB

Aktivasi Dupoin Futures Tampilkan Inovasi Trading Basis Teknologi di CFD FX Sudirman

Jakarta, katakabar.com - Aktivasi brand PT Dupoin Futures Indonesia di kawasan Car Free Day (CFD) FX Sudirman, Jakarta, Minggu (5/4) lalu berhasil menarik ratusan pengunjung. Kegiatan yang dikemas secara interaktif ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan edukasi finansial yang lebih dekat, mudah diakses, sekaligus berbasis teknologi. Sekitar 500 orang tercatat mengunjungi booth Dupoin Futures selama kegiatan berlangsung. Dari jumlah tersebut, sebanyak 300 pengunjung aktif berpartisipasi dalam berbagai aktivitas, mulai dari permainan interaktif, kuis ringan, hingga demo platform trading. Antusiasme pengunjung terlihat dari tingginya minat untuk mencoba simulasi trading, serta berdiskusi langsung dengan tim Dupoin Futures. Berlokasi di area strategis depan FX Sudirman, booth ini menjadi pusat interaksi antara perusahaan dan masyarakat. Salah satu daya tarik utama kegiatan ini adalah hadirnya fasilitas simulasi trading berbasis smart TV LED touch-screen yang terhubung langsung dengan platform Dupoin. Melalui teknologi ini, pengunjung dapat merasakan pengalaman trading secara real-time dengan tampilan yang lebih interaktif dan mudah dipahami. Pendekatan ini menjadi inovasi tersendiri, mengingat metode edukasi berbasis perangkat layar sentuh seperti ini masih jarang digunakan oleh perusahaan pialang berjangka dalam aktivitas publik. Kolaborasi dengan Tidra Shoe Care turut menambah daya tarik kegiatan. Melalui kerja sama tersebut, Dupoin Futures menyediakan layanan pembersihan sepatu gratis bagi pengunjung yang berpartisipasi dalam aktivitas di booth. Program ini disambut positif dan memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung di tengah suasana Car Free Day. Sebagai bentuk apresiasi, Dupoin Futures juga membagikan berbagai merchandise kepada pengunjung, di antaranya sandal, topi, payung, notebook, tumbler, hingga kaos kaki. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan daya tarik sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat. Head of Marketing PT Dupoin Futures Indonesia, Taufan, menyampaikan kegiatan ini bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan pendekatan yang lebih relevan dan inovatif. “Kami melihat Car Free Day sebagai momentum yang tepat untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Melalui pendekatan berbasis teknologi yang interaktif, kami ingin memperkenalkan trading berjangka dengan cara yang lebih mudah dipahami sekaligus mendorong peningkatan literasi finansial,” jelasnya. Lewat kegiatan ini, kata Taufan, Dupoin Futures berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap industri perdagangan berjangka yang legal dan teregulasi. Pemanfaatan teknologi interaktif dinilai mampu membantu masyarakat memahami konsep investasi secara lebih praktis, sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang lebih modern dan aplikatif.

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur Tekno
Tekno
Senin, 06 April 2026 | 21:10 WIB

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur

Jakarta, katakabar.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) perkuat pengembangan ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di kawasan timur Indonesia, dengan mengoptimalkan peran AI Center Makassar sebagai pusat inovasi dan pengembangan talenta digital. Upaya ini dilakukan untuk mendorong lahirnya solusi berbasis AI yang aplikatif serta mendukung percepatan transformasi digital nasional yang merata. Dalam agenda kunjungan kerja ke AI Center Makassar beberapa waktu lalu, Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi meninjau langsung fasilitas serta berbagai inovasi yang dikembangkan oleh talenta digital lokal melalui sesi pameran dan pemaparan proyek. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Telkom dalam memberikan ruang eksplorasi bagi inovator lokal untuk mengembangkan kapabilitas serta memperluas pengetahuan terkait teknologi AI. Menurutnya, AI adalah teknologi strategis yang harus membawa dampak nyata bagi layanan publik dan industri. Inovasi hebat, ujar Rochmad, selalu membutuhkan kolaborasi erat antara perusahaan teknologi, komunitas pengembang, dan institusi pendidikan untuk percepat adopsi dan menghasilkan ekosistem yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. “Pemanfaatan AI bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat memberikan solusi nyata terhadap berbagai permasalahan yang ada di masyarakat dan industri,” kata Faizal. Sebagai bagian dari penguatan ekosistem tersebut, AI Center Makassar hadir melalui implementasi pilar AI Connect dalam inisiatif strategis Telkom AI Center of Excellence (AI CoE). Pilar ini terintegrasi dengan AI Campus, AI Playground, AI Hub, dan AI Native dalam membangun ekosistem AI yang komprehensif, mulai dari kolaborasi riset, pengembangan talenta, hingga implementasi solusi di berbagai sektor. Melalui fasilitas ini, Telkom membuka ruang kolaborasi yang inklusif bagi talenta digital lokal untuk berjejaring, mengembangkan kapabilitas, serta menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Sejumlah solusi yang dipresentasikan antara lain pemanfaatan machine learning untuk klasifikasi Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), model pengelompokan sekolah berbasis unsupervised learning untuk rekomendasi bantuan operasional pendidikan, serta penggunaan deep learning dalam analisis citra endoskopi guna mendukung identifikasi penyakit lambung. Inovasi-inovasi tersebut menunjukkan potensi pemanfaatan data dan teknologi AI dalam mendukung pengambilan keputusan strategis serta peningkatan kualitas layanan di berbagai sektor. Faizal juga mengapresiasi kapabilitas talenta digital lokal yang dinilai memiliki potensi besar dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya bersifat eksperimental, tetapi juga siap diimplementasikan secara praktis. Penguatan kolaborasi lintas ekosistem menjadi kunci agar berbagai inovasi tersebut dapat berkembang lebih jauh di skala nasional dan memberikan nilai tambah yang berkelanjutan. “Talenta digital Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk menghadirkan solusi berbasis AI yang relevan dan aplikatif. Dengan kolaborasi yang tepat, inovasi yang dikembangkan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan efisiensi dan kualitas layanan di berbagai sektor,” terangnya. Kegiatan juga dilengkapi dengan diskusi interaktif bersama talenta digital dan komunitas teknologi di Makassar guna membahas peluang serta tantangan implementasi AI di lapangan. Forum ini menjadi wadah kolaborasi untuk perkuat sinergi dalam pengembangan inovasi berbasis AI. Melalui rangkaian kegiatan ini, Telkom menumbuhkan optimisme bahwa AI Center Makassar dapat terus berkembang sebagai simpul kolaborasi unggulan di kawasan timur Indonesia. Ke depan, fasilitas ini diharapkan mampu melahirkan talenta digital yang tangguh dan adaptif serta inovasi berbasis AI yang memberikan dampak nyata bagi percepatan transformasi digital nasional.

Binus University @Semarang Gelar SMARTA 2026, Wadah Inovasi Pelajar Demi Masa Depan Berkelanjutan Pendidikan
Pendidikan
Selasa, 10 Maret 2026 | 11:58 WIB

Binus University @Semarang Gelar SMARTA 2026, Wadah Inovasi Pelajar Demi Masa Depan Berkelanjutan

Semarang, katakabar.com - Di tengah percepatan perkembangan teknologi dan perubahan dunia kerja yang semakin dinamis, generasi muda dihadapkan pada tantangan besar untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi pencipta inovasi yang mampu memberikan solusi bagi masa depan yang berkelanjutan. Pada kenyataannya, masih banyak pelajar yang memiliki ide kreatif dan potensi besar, tetapi belum memiliki ruang kompetitif dan ekosistem yang tepat untuk mengembangkan gagasan tersebut menjadi inovasi nyata. Melihat kebutuhan tersebut, Binus University @Semarang menghadirkan sebuah wadah kompetisi nasional yang dirancang untuk mendorong kreativitas, pemikiran kritis, serta kemampuan problem solving generasi muda Indonesia. Pada tahun 2026 ini, Binus University @Semarang menyelenggarakan SMARTA 2026 (Semarang Smart Talent Competition) dengan mengusung tema “Youth Innovation for Sustainable Future.” Kompetisi nasional ini terbuka bagi pelajar SMA dan SMK dari seluruh Indonesia yang ingin menunjukkan ide, kreativitas, serta inovasi mereka di bidang teknologi, bisnis, dan kreativitas. SMARTA 2026 menjadi bagian dari komitmen Binus University @Semarang dalam menghadirkan Digital Transformation and AI Experience Campus, yakni ekosistem pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi digital, kecerdasan buatan, dan pendekatan inovatif dalam proses pendidikan. Melalui kompetisi ini, para pelajar tidak hanya berkompetisi, tetapi juga dapat merasakan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan teknologi masa depan. Di kompetisi SMARTA 2026, peserta dapat memilih lima cabang kompetisi yang dirancang untuk mengasah kemampuan di berbagai bidang. Cabang pertama adalah SMARTA LOGIKA (Innovation Tech Competition) yang diinisiasi oleh Program Studi Computer Science dan Digital Psychology. Kompetisi ini menantang peserta untuk mengembangkan ide teknologi inovatif serta melatih kemampuan berpikir adaptif dalam menghadapi tantangan teknologi yang terus berkembang. Cabang kedua adalah SMARTA IDEA (Idea Competition) yang diinisiasi oleh Program Studi Smart Industrial Engineering. Kompetisi ini mendorong peserta untuk menciptakan ide inovatif, berupa desain produk atau alat yang dapat memberikan solusi terhadap permasalahan sehari-hari, khususnya yang berorientasi pada keberlanjutan dan ramah lingkungan. Cabang berikutnya adalah SMARTA BIZTECH (Business Case Competition) yang diinisiasi oleh Program Studi Information System. Kompetisi ini mengajak peserta untuk merancang solusi bisnis berbasis teknologi yang mengintegrasikan User Experience (UX), Artificial Intelligence (AI), dan smart technology dalam kerangka Sustainable Development Goals (SDGs). Selain itu terdapat SMARTA DIGITAL (Business Model Canvas Competition) yang diinisiasi oleh Program Studi Digital Business. Kompetisi ini dirancang untuk menginspirasi generasi muda dalam mengembangkan ide bisnis digital yang inovatif dan relevan dengan perkembangan teknologi masa depan. Sementara, bagi pelajar yang memiliki minat di bidang kreativitas visual, SMARTA juga menghadirkan SMARTA KREATIVA (Motion Poster Competition) yang diinisiasi oleh Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV). Kompetisi ini mendorong peserta untuk menyampaikan pesan inovasi dan keberlanjutan melalui pendekatan visual yang kreatif dan komunikatif. Seluruh rangkaian kompetisi SMARTA 2026 dapat diikuti secara gratis oleh pelajar SMA dan SMK dari seluruh Indonesia. Peserta yang lolos ke tahap final akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, termasuk workshop dan pembinaan langsung dari akademisi Binus University @Semarang. Grand Final SMARTA 2026 akan dilaksanakan secara onsite di Binus University @Semarang pada 9 Mei 2026. Direktur Kampus Binus University @Semarang, Dr. Fredy Purnomo, S.Kom., M.Kom, menyampaikan kompetisi ini menjadi bagian dari upaya Binus membangun generasi inovator masa depan yang siap menghadapi transformasi digital global. “Melalui SMARTA 2026, Binus University @Semarang ingin memberikan ruang bagi generasi muda Indonesia untuk mengekspresikan ide, kreativitas, dan inovasi mereka. Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembelajaran bagi pelajar untuk memahami bagaimana teknologi, bisnis, dan kreativitas dapat berkolaborasi dalam menciptakan solusi nyata bagi masa depan yang berkelanjutan. "Hal ini juga sejalan dengan komitmen kami dalam menghadirkan Digital Transformation and AI Experience Campus yang mempersiapkan generasi muda menghadapi era digital dan kecerdasan buatan,” ujarnya. Dengan adanya SMARTA 2026, Binue University @Semarang berharap semakin banyak talenta muda dari berbagai daerah di Indonesia yang berani mengembangkan ide, menciptakan inovasi, dan berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih berkelanjutan melalui teknologi, kreativitas, dan pemikiran solutif.

Kunker Komisi IV DPRD Banten, Holding PTPN Perkuat Nilai Tambah Karet Lewat Inovasi Aspal Karet Politik
Politik
Jumat, 06 Maret 2026 | 13:33 WIB

Kunker Komisi IV DPRD Banten, Holding PTPN Perkuat Nilai Tambah Karet Lewat Inovasi Aspal Karet

Bogor, katakabar.com - PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara erima kunjungan kerja (Kunker) Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten. Agenda tersebut dilakukan dalam rangka konsultasi dan diskusi terkait hasil riset serta implementasi aspal karet sebagai solusi peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis guna perkuat sinergi antara lembaga legislatif dan lembaga riset untuk mendorong inovasi berbasis sumber daya dalam negeri, sekaligus menjawab tantangan kerusakan jalan akibat beban lalu lintas berat serta faktor cuaca ekstrem. Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Banten, Muhammad Nizar, menyampaikan apresiasi atas paparan dan kesiapan PT RPN dalam mengembangkan teknologi aspal karet. “Kunjungan ini relevan dengan tugas dan fungsi Komisi IV yang membidangi lingkungan hidup dan infrastruktur. Kami ingin berdiskusi lebih mendalam mengenai aspal karet, dengan harapan inovasi ini dapat menjadi alternatif solusi yang dapat diterapkan di daerah kami untuk meningkatkan kualitas jalan,” kata Nizar. Sementara, Peneliti PT RPN, Henry Prastanto, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian Komisi IV terhadap inovasi yang dikembangkan perusahaan. “Kami berharap kunjungan ini dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, sehingga hasil riset dapat diimplementasikan secara lebih luas,” ujar Henry. Henry menjelaskan, penelitian aspal karet di PT RPN telah dimulai sejak tahun 2010 dan kembali diintensifkan pada tahun 2016 seiring dengan tren penurunan harga karet alam yang berdampak pada kesejahteraan petani. Inovasi tersebut menjadi salah satu strategi peningkatan nilai tambah karet melalui diversifikasi pemanfaatan di sektor infrastruktur. “Aspal karet terbukti mampu menjadi solusi terhadap berbagai permasalahan jalan seperti retak dan gelombang, yang umumnya disebabkan oleh beban lalu lintas berat serta faktor lingkungan. Dengan karakteristik yang lebih elastis dan fleksibel, daya tahan jalan menjadi lebih baik,” ucap Henry. Melalui forum diskusi tersebut, PT RPN menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang konsultasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah. Teknologi aspal karet diharapkan dapat diadopsi secara lebih luas, termasuk di Provinsi Banten, guna mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ekonomi karet nasional. Sebagai bagian dari PTPN III (Persero) selaku Holding Perkebunan Nusantara, PT RPN meyakini kolaborasi antara lembaga riset, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam mendorong inovasi berbasis sumber daya dalam negeri demi pembangunan yang lebih tangguh dan berdaya saing.

Di Dalam #HIC2026: Inovasi, Kolaborasi dan Momentum Industri di Jakarta Default
Default
Senin, 02 Maret 2026 | 20:09 WIB

Di Dalam #HIC2026: Inovasi, Kolaborasi dan Momentum Industri di Jakarta

Jakarta, katakabar.com - Hospitality Indonesia Conference ke 9 #HIC2026, bagian dari Hospitality Asia Event Series, sukses membawa 415 tamu unik selama 2 hari event, ini menjadi salah satu pengingat penting dalam kemajuan diskusi dan dialog, inovasi dan kolaborasi di sektor perhotelan Indonesia. Konferensi ini dilaksanakan pada tanggal 10 hingga 11 Februari 2026 di Le Meridien Jakarta, kegiatan ini juga menjadi platform untuk pemimpin industri untuk berkumpul dan bertukar informasi. Melanjutkan dari 8 edisi sebelumnya, #HIC2026 selalu menyuguhkan acara sebagai wadah utama untuk pemilik hotel, investor, hotel operator, hotel designer dan arsitek, hotel developer dan juga technology provider. Di edisi tahun ini, #HIC2026 mencakupi 118 pembicara terbaik dalam 4 Summit. Di hari pertama, Hotel Investment Summit Indonesia #HISI dan Hotel Design Summit Indonesia #HDSI berjalan bersamaan, dan pada hari kedua adalah Hotel Revenue Summit Indonesia #HRSI dan dilaksanakan bersamaan dengan Travel Byte Summit Indonesia #TBSI, yang diadakan kembali tahun ini dan #TBSI akan muncul di beberapa event sepanjang seri 2026. Key Event Highlights: - Total Peserta: 415 - Speaker: 118 - Sponsor & Partner: 32 - Perwakilan Negara: 13 Indonesia (84.96%,) Singapore (7.08%), Thailand (2.36%), Europe (1.92%), India (0.74%), Vietnam (0.74%), Malaysia (0.59%), Mainland China (0.44%), Australia (0.29%), Japan (0.15%), Philippines (0.15%), Rest of the World (0.44%), Other Parts of Asia (0.15%) Partisipasi Industri yang Beragam: - Ownership: 28.98% - Investors & Fund: 2.83% - Bank & Lender: 0.71% - Hotel Management / Operation: 19.79% - Technology & Vendor: 14.49% - Design, Build & Project Delivery: 7.77% - Advisory & Professional Services: 5.65% - Ground & Transportation: 5.65% - Government & Association: 3.53% - F&B & Wellness: 2.12% - Academic & Social: 1.77% - Travel Provider: 1.41% - Media & Communication: 1.41% - Tourism Attraction: 0.35% - Others: 3.53% #HIC2026 menawarkan perpaduan presentasi keynote, diskusi panel, solo presentasi, dan networking session yang didesign khusus untuk mengatasi perkembangan yang terjadi dan kesulitan di sektor perhotelan di Indonesia. Hotel Investment Summit Indonesia #HISI mengeksplor strategi untuk alokasi dana kapital, pengembangan pasar, dan pendekatan pengembangan yang inovatif. Sementara Hotel Design Summit Indonesia #HDSI menyediakan wawasan baru mengenai sustainability, inspirasi kultur, dan design yang guest-centric. Di hari kedua, Hotel Revenue Summit Indonesia #HRSI mentackle optimisasi revenue, efisiensi operasional, dan strategi difersifikasi, sementara Travel Byte Summit Indonesia #TBSI yang baru menghighlight bagaimana teknologi bisa membentuk ulang pengalaman perjalanan di udara, darat dan air. Melihat ke depan: #HIC2027 Dengan #HIC2026 resmi berakhir, edisi ke 10 Hospitality Indonesia Conference akan terus menjadi platform terkemuka untuk dialog, inovasi, dan kolaborasi industri, dan mungkin akan menghadirkan kejutan khusus untuk memperingati pengaruhnya selama satu dekade. Seiring dengan pencapaian penting dalam rangkaian acara ini, #HIC2027 akan merayakan prestasi komunitas perhotelan Indonesia, menghargai kemitraan dan inovasi yang telah membentuk industri ini, serta membuka jalan bagi era baru peluang, kreativitas, dan dampak regional. Tetap terhubung dengan kami di media sosial untuk mendapatkan informasi terbaru tentang program 2026 kami, daftar pembicara, dan peluang kemitraan.

Siloam Hospitals Surabaya dan Hyundai Gubeng Teken MoU Inovasi Layanan dan Edukasi Kesehatan Kesehatan
Kesehatan
Minggu, 22 Februari 2026 | 17:33 WIB

Siloam Hospitals Surabaya dan Hyundai Gubeng Teken MoU Inovasi Layanan dan Edukasi Kesehatan

Surabaya, katakabar.com - Siloam Hospitals Surabaya resmi menjalin kerja sama strategis dengan Hyundai Gubeng melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah kolaborasi lintas industri yang berfokus pada peningkatan layanan, inovasi, serta kenyamanan bagi pasien dan masyarakat. Inisiatif ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara sektor kesehatan dan otomotif sekaligus memperkenalkan kolaborasi tersebut kepada media. “Kerja sama ini bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pasien. Selain itu, melalui kolaborasi lintas sektor, kami ingin memperluas pendekatan layanan kesehatan yang lebih adaptif, informatif, dan relevan dengan kebutuhan masa kini,” ujar dr. Lisa Gunawan, MM, Direktur Rumah Sakit Siloam Hospitals Surabaya. Sinergi Siloam Hospitals Surabaya dan Hyundai Gubeng diwujudkan melalui berbagai inisiatif, antara lain: - VVIP Patient Pick Up Service menggunakan kendaraan Hyundai untuk meningkatkan kenyamanan pasien. Pasien yang memenuhi ketentuan layanan ini di antaranya merupakan pasien yang menginap di kamar VVIP, maupun akan menjalani layanan Medical Check Up paket Pearl dan Platinum. - Health Talk on Wheels, podcast edukasi kesehatan di dalam kendaraan bergerak Hyundai Palisade bersama dokter spesialis Siloam Hospitals Surabaya Program-program tersebut dirancang untuk menghadirkan pendekatan baru dalam komunikasi kesehatan, menggabungkan teknologi, mobilitas, dan edukasi dalam satu pengalaman yang inovatif. CEO Siloam Hospitals Surabaya, dr. Maria Magdalena Padmiddewi, Sp.PK, menegaskan kerja sama ini mencerminkan visi institusi untuk menjadi penyedia layanan kesehatan terbaik berkelas internasional di Indonesia Timur. Sementara, Branch Manager Hyundai Gubeng, Eri Nugroho Tanojo, menyampaikan bahwa kolaborasi ini membuka peluang sinergi baru antara teknologi otomotif dan sektor kesehatan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kemitraan ini, kedua pihak berharap dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui layanan yang lebih nyaman, akses informasi kesehatan yang lebih luas, serta program kolaboratif yang relevan dengan kebutuhan publik. Bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi terkait VVIP pick up service atau mencari informasi lebih lanjut mengenai pengobatan umum, Siloam Hospitals Surabaya menyediakan akses mudah melalui: Aplikasi MySiloam, situs resmi www.siloamhospitals.com/cari-dokter maupun call centre: 1500911

IEF 2026: Inovasi Teknologi Integrasi Jaringan Digital Nasional Ekonomi
Ekonomi
Senin, 09 Februari 2026 | 13:00 WIB

IEF 2026: Inovasi Teknologi Integrasi Jaringan Digital Nasional

Jakarta, katakabar.com - Sesi penutup hari pertama menghadirkan IEF Talks Panel 3 bertema “Innovate to Integrate: New Tech for a New Network” di ARTOTEL Suites Mangkuluhur, Jakarta. Diskusi menekankan keseimbangan antara teknologi, regulasi, dan sumber daya manusia. Keynote pertama disampaikan Dr. Sonny Sudaryana (Kementerian Komunikasi dan Digital). “Indonesia tidak mengejar pertumbuhan cepat dengan segala risiko. Kami memilih pertumbuhan yang terstruktur dan berkelanjutan,” ujarnya. Ia menjelaskan kerangka 6C: Connectivity, Capital, Competency, Commerce, Compliance, dan Catalyst. “Digitalisasi harus menciptakan nilai, bukan sekadar mempercepat transaksi,” kata Sonny. Ia juga menyoroti pentingnya UMKM. “Jika kita ingin pertumbuhan 8 persen, kita harus mendigitalkan tulang punggung ekonomi, yaitu UMKM,” tegasnya. Keynote kedua dibawakan Dr. Rani Burchmore (ASEAN Youth for Digital Action). “Infrastruktur penting, tetapi manusia adalah penentu keberhasilan transformasi digital,” tegas Rani. Ia memaparkan peran ION Academy. “Kami tidak hanya melatih, tetapi mengaktifkan ekonomi melalui keterampilan digital,” ulasnya. “Tujuan kami bukan sekadar sertifikat, tetapi pekerjaan nyata dan peningkatan produktivitas UMKM,” tambahnya. Open network melawan monopoli platform Panel dipandu oleh Nalin Singh (Orbit Future Academy) dengan panelis Balaje Rajaraman (NammaYatri), Sanjeev Gupta (Remiges), dan Ravish Sahay (SequelString). Balaje Rajaraman berbagi pengalaman India. “Melalui model open network, pengemudi kami bisa mendapat pendapatan lebih tinggi karena tidak dibebani komisi besar,” ucapnya. “Ini membuktikan teknologi bisa berpihak pada pekerja, bukan hanya platform,” jelasnya. Sanjeev Gupta menekankan aspek teknis ONDC. “Open network dirancang agar tak terlihat oleh pengguna akhir, tetapi bekerja sebagai infrastruktur dasar di balik layar,” terangnya. “Ini seperti jalan tol digital bagi perdagangan,” timpalnya. Ravish Sahay menyoroti skalabilitas solusi berbasis open network. “Kami membangun aplikasi yang bisa dipakai lintas kota dan sektor, dari transportasi hingga pembayaran,” kata Ravish. “Model ini memberi fleksibilitas yang belum pernah ada sebelumnya,” tambahnya. Diskusi menegaskan keberhasilan ION akan bergantung pada inovasi berkelanjutan, talenta digital yang kuat, serta kolaborasi pemerintah dan swasta. Logistik Jadi Tulang Punggung Perdagangan Digital Sesi IEF Talks Panel 2 bertema “Delivering Digital Commerce: The Logistics Layer” berlangsung di ARTOTEL Suites Mangkuluhur, Jakarta, membahas bagaimana logistik harus bertransformasi untuk mendukung ekosistem digital berbasis ION. Keynote disampaikan Ratnesh Verma (Founder & CEO, PIDGE). “Digital commerce hanya akan sekuat rantai logistiknya. Jika pengiriman mahal dan lambat, manfaat e-commerce tidak akan dirasakan UMKM,” tegas Ratnesh. Ia juga menyoroti pentingnya sistem logistik terbuka. “ION memberi peluang bagi pemain logistik kecil untuk masuk ke rantai nilai digital yang sebelumnya didominasi perusahaan besar,” katanya. Panel dipandu oleh Shoeb Kagda (Co-Founder IEF) dengan panelis Guruprasad Deshpande (ZAAPKO), T. Koshy (ONDC), Alfons Tefa (Automa), dan Ratnesh Verma (PIDGE). Guruprasad menekankan standar interoperabilitas. “Kita butuh bahasa data yang sama agar semua pemain logistik bisa terhubung tanpa gesekan,” ujarnya. “Tanpa standar terbuka, integrasi akan mahal dan lambat,” tambahnya. T. Koshy menjelaskan pelajaran dari India melalui ONDC. “ONDC menunjukkan bahwa open network bisa menurunkan biaya logistik sekaligus meningkatkan persaingan sehat,” katanya. “Indonesia memiliki peluang besar untuk mengadaptasi model ini sesuai konteks lokal,” jelas Koshy. Alfons Tefa menyoroti tantangan Indonesia sebagai negara kepulauan. “Last-mile delivery di daerah terpencil adalah tantangan terbesar. Kita butuh solusi berbasis komunitas, bukan hanya perusahaan besar,” ujar Alfons. “ION harus mendorong model kolaboratif yang melibatkan kurir lokal,” tambahnya. Panel menegaskan logistik bukan sekadar layanan pendukung, melainkan infrastruktur inti ekonomi digital Indonesia. Open Network Mesin Baru Layanan Keuangan Inklusif Sesi IEF Talks Panel 1 bertema “The Open Network: Powering Financial Services” digelar pada hari pertama Indonesia Economic Forum (IEF) ke-12 di ARTOTEL Suites Mangkuluhur, Jakarta, Rabu (5/2). Diskusi menyoroti bagaimana Indonesia Open Network (ION) dapat mengubah lanskap layanan keuangan digital menjadi lebih terbuka, kompetitif, dan inklusif. Keynote disampaikan Nilay Patel (Founder, Easypay) yang menekankan jaringan terbuka bisa mendemokratisasi akses keuangan digital. “Selama ini, banyak UMKM bergantung pada satu atau dua platform besar. Open network memberi mereka pilihan, daya tawar, dan kesempatan yang lebih setara,” ujar Nilay. Ia menambahkan inklusi keuangan bukan hanya soal akses pembayaran, tetapi juga akses pembiayaan dan data yang adil. “Jika data transaksi lebih interoperabel, UMKM bisa lebih mudah dinilai kelayakannya untuk kredit,” katanya. Diskusi panel dipandu oleh dr. Bayu Prawira Hie dengan panelis Siddharth Prakash (Google Cloud), Ronald Walla (APINDO), dan Sourabh Gupta (Flip). Siddharth Prakash menekankan peran infrastruktur cloud dalam mempercepat adopsi ION. “ION bukan sekadar konsep kebijakan, tetapi infrastruktur yang membutuhkan teknologi yang andal, aman, dan skalabel,” katanya. “Cloud memungkinkan UMKM mengakses teknologi kelas global tanpa investasi mahal,” tambahnya. Ronald Walla menyoroti tantangan UMKM dalam mengakses layanan keuangan. “Banyak UMKM masih informal dan kesulitan mendapat pembiayaan. ION bisa membantu menciptakan jejak digital yang lebih kredibel,” ujar Ronald. “Namun, ini harus dibarengi literasi digital dan perlindungan konsumen yang kuat,” tegasnya. Sementara, Sourabh Gupta menekankan pentingnya interoperabilitas pembayaran. “Ke depan, konsumen tidak perlu memikirkan platform apa yang dipakai. Yang penting transaksi berjalan mulus lintas aplikasi,” jelasnya. “Standar terbuka akan menurunkan biaya dan meningkatkan efisiensi ekosistem,” tambah Sourabh. Panel sepakat keberhasilan ION akan bergantung pada kombinasi regulasi yang jelas, kepercayaan pasar, dan kolaborasi antara pemerintah, fintech, dan UMKM.

Sugarex 2025, Holding PTP Hadirkan Inovasi Gula Nasional Lewat Partisipasi RPN Nasional
Nasional
Jumat, 19 Desember 2025 | 11:00 WIB

Sugarex 2025, Holding PTP Hadirkan Inovasi Gula Nasional Lewat Partisipasi RPN

Surabaya, katakabar.com - Pameran gula internasional Sugarex Indonesia 2025 kembali digelar di Dyandra Convention Centre Surabaya pada 12 hingga 13 November 2025. Ajang bertaraf global yang dihadiri delegasi dari berbagai negara, termasuk India, Australia, dan Spanyol, ini menjadi momentum penting bagi PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), anak perusahaan di bawah Holding Perkebunan Nusantara, untuk menampilkan terobosan terbaru dalam industri gula dan perkebunan. Partisipasi RPN melalui Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) mendapat perhatian luas pengunjung, terutama melalui kolaborasi strategis bersama PT Equiva Ligand Indonesia, distributor resmi Sucromat dan Refraktometer Indonesia. Sebagai mitra utama, perusahaan pemasok alat laboratorium terbesar di Indonesia untuk perangkat ukur industri makanan dan minuman ini mendukung demonstrasi langsung teknologi analisis modern. Pengunjung dapat menyaksikan demo penggunaan alat laboratorium berteknologi tinggi milik PT Equiva Ligand Indonesia dengan memanfaatkan bahan analisis dari P3GI. Respons positif dari pengunjung menggambarkan tingginya minat industri terhadap teknologi analisis yang relevan dan sesuai standar laboratorium skala besar. Selain menampilkan teknologi analisis, P3GI memperkuat kontribusi edukasi sektor gula melalui kehadiran Kepala Bagian Usaha P3GI, Risvan Kuswurjanto, sebagai pembicara pada hari pertama. Ia membawakan materi berjudul “The Role of Smart Agriculture In Accelerating Indonesia's Sugar Self-Sufficiency Goals”. “Kami ingin menunjukkan bahwa riset yang tepat dapat mempercepat langkah menuju swasembada gula,” ujarnya. Selama pameran, P3GI memperkenalkan berbagai produk unggulan, mulai dari bahan tanam seperti bibit tebu, lonjoran, dan budset, hingga produk nonbahan tanam seperti clearpol, penapol, Fondanseed, serta layanan pelatihan, analisis laboratorium, kalibrasi, dan wisata edukasi. Salah satu daya tarik utama adalah Segarcane, minuman sari tebu alami hasil riset P3GI, yang dibagikan gratis kepada pengunjung. “Melalui pameran ini, masyarakat dapat merasakan langsung kualitas produk tebu hasil penelitian kami,” kata salah satu perwakilan P3GI. Keikutsertaan P3GI dalam Sugarex Indonesia 2025 tidak hanya berfokus pada promosi produk dan teknologi, tetapi juga menjadi langkah strategis memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri, lembaga riset, hingga mitra internasional. Ajang ini diharapkan membuka peluang riset bersama, memperluas penerapan teknologi pergulaan modern, serta melahirkan inovasi hilir yang lebih kompetitif. Melalui partisipasi pada pameran internasional ini, Holding Perkebunan Nusantara melalui RPN menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi modernisasi industri gula sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan potensi besar dalam pengembangan tebu dan produk turunannya.