Panen 2 Ribu Ikan Lele, Kanwil DitjenPAS Sumut Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Kanwil DitjenPAS Sumut panen ikan lele 2000 ekor dalam 3 bulan
Sorotan terbaru dari Tag # Ikan Lele
Kanwil DitjenPAS Sumut panen ikan lele 2000 ekor dalam 3 bulan
Bengkulu, katakabar.com - Petani kelapa sawit dirayu membudidayakan ikan lele sistem bioflok di Provinsi Bengkulu. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu yang mengajak para petani kelapa sawit budidaya ikan lela sistem bioflok untuk tambah penghasilan. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu, Syafriandi menjelaskan, beberapa petani kelapa sawit di Kabupaten Mukomuko saat ini sudah menerapkan budidaya ikan sistem bioflok. "Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah di Bengkulu agar terus mengajak petani sawit melakukan budidaya ikan lele dengan sistem bioflok," ujarnya, dilansir dari laman elaeis.co, pada Minggu (5/11) kemarin. "Kita berharap semakin banyak petani sawit di Bengkulu ikut membudidayakan ikan dengan sistem ini, maka kesejahteraan mereka semakin meningkat dan mendorong produksi ikan lele di daerah," jelasnya. Sistem bioflok, ulas Syafriandi, salah satu teknik budidaya lewat rekayasa lingkungan yang mengandalkan pasokan oksigen dan pemanfaat mikroorganisme bisa secara langsung meningkatkan nilai kecernaan pakan. Di mana, prinsip kerja bioflok mengubah senyawa organik dan anorganik yang mengandung karbon, hidrogen, oksigen, dan nitrogen menjadi massa lumpur atau sludge. Cara ini didapatkan dengan menggunakan bakteri pembentuk flok yang memiliki sifat biopolymer polihidroksil alkanoat sebagai ikatan bioflok tersebut. "Untuk di Provinsi Bengkulu, sistem budidaya ini sudah diterapkan di Kabupaten Mukomuko," ceritanya. Penerapan sistem bioflok, tutur Syafriandi, mampu menjadikan hasil panen melonjak tiga kali lipat dibanding budidaya biasa. Sistem bioflok ini hemat air, sebab tidak ada pergantian air tapi hanya memerlukan penambahan air sedikit setiap hari saja serta bisa memelihara dengan kepadatan tinggi. "Kalau bandingkan dengan budidaya sistem konvensional, sistem bioflok ini tidak banyak memakan tempat sehingga untuk daerah perkotaan juga sangat cocok diterapkan," ucapnya. Inovasi teknologi budidaya ikan ini, katanya lagi, membuat penggunaan pakan lebih efisien. Dengan metode bioflok, hanya memerlukan 0,8 hingga 1,0 kg pakan ikan, sedangkan sistem budidaya konvensional membutuhkan pakan lebih dari itu. "Harapannya, semakin banyak petani sawit yang ikut budidaya lele untuk memenuhi kebutuhan ikan di Provinsi Bengkulu dan meningkat gizi masyarakat," sebutnya.
Mandau, katakabar.com - Camat Mandau, Riki Rihardi giat gotong royong di Kelurahan Gajah Sakti hingga panen ikan lele di Kelurahan Pematang Pudu, di paruh bulan September 2023. Giat goro di Kelurahan Gajah Sakti bersama masyarakat, pemuda dan pemudi membersihkan parit serta rerumputan di bilangan Jalan Lintas pas depan SMP Negri 4 Kelurahan Gajah Sakti. Goro ini bertujuan demi meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Menurut Camat Mandau, Riki Rihardi kepada wartawan, selain menghadiri goro sekaligus silaturahmi ke lingkungan masyarakat Kelurahan Gajah Sakti. "Terima kasih kepada seluruh masyarakat sekitar tetap kompak dan semangat dalam bergotong royong," ujarnya. Kata Riki Rihardi, kami berharap goro ini menjadi sarana sebagai bentuk kepedulian bersama guna menciptakan lingkungan yang terbebas dari sampah demi kenyaman bersama. Di lokasi terlihat imbauan kepada seluruh masyarakat Kecamatan Mandau, untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Di hari yang sama, Camat Mandau panen ikan lele kelompok budi daya ikan di Kelurahan Pematang Pudu. Camat Mandau didampingi Lurah Pematang Pudu, Rio Sentosa saat panen ikan lele. "Kepada Kelompok Pembudidaya Ikan untuk meningkatkan produksi ikan dengan bekerja sama dengan Dinas terkait agar hasil panen jauh lebih maksimal dibanding sebelumnya," imbaunya. Setelah panen ikan lele ini menjadi tanggung jawab pemerintah untuk membantu meningkatkan produksi, dan kualitas hasil panen. "Kami berkewajiban untuk membantu peningkatan ekonomi masyarakat khususnya di Kecamatan Mandau. Ini sejalan dan berkaitan dengan Program BERMASA Bupati Bengkalis, Kasmarni, untuk Kecamatan Mandau khusunya Kelurahan Pematang Pudu yang Bermarwah, Maju dan Sejahtera, jelasnya.