Idul Fitri 1447

Sorotan terbaru dari Tag # Idul Fitri 1447

Holding PTPN Perkuat Kebersamaan Insan Perusahaan Lewat Ekspedisi Ramadhan PTPN IV Regional VII Nasional
Nasional
Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Holding PTPN Perkuat Kebersamaan Insan Perusahaan Lewat Ekspedisi Ramadhan PTPN IV Regional VII

Bandar Lampung, katakabar.com - Guna perkuat kebersamaan dan nilai-nilai spiritual di lingkungan perusahaan, PTPN IV Regional VII bagian dari Holding Perkebunan Nusantara, menyelenggarakan kegiatan Ekspedisi Ramadan angkat tema “Makna dalam Setiap Langkah". Direktur Strategi dan Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, bersama jajaran manajemen serta karyawan PTPN IV Regional VII, hadir di kegiatan itu. Ekspedisi Ramadhan ini bagian dari rangkaian agenda Ekspedisi Safari Ramadan PTPN IV PalmCo yang dilaksanakan di berbagai wilayah operasional perusahaan. Rangkaian kegiatan tersebut menjangkau tujuh titik operasional utama perusahaan. Kegiatan dimulai di Jambi, Kamis (26/2) lalu, dan secara maraton dilanjutkan ke sejumlah wilayah operasional lainnya, yakni Medan, Pontianak, Lampung, dan Pekanbaru, serta akan ditutup secara paralel di Medan dan DJABA pada 13 Maret 2026. Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, sampaikan apresiasi atas kehadiran Direktur Strategi dan Sustainability PalmCo beserta rombongan dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan momentum Ramadhan menjadi kesempatan bagi seluruh insan perusahaan untuk memperkuat nilai spiritual, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat silaturahmi di antara karyawan. Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh capaian kinerja semata, tetapi juga oleh kebersamaan, keharmonisan, dan dukungan satu sama lain di antara seluruh insan perusahaan. Denny berharap kegiatan silaturahmi tersebut dapat semakin mempererat hubungan antara manajemen dan karyawan serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun PTPN IV Regional VII yang semakin maju, harmonis, dan berkelanjutan. Direktur Strategi dan Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, menimpali kegiatan Ekspedisi Ramadan ini bertujuan untuk memperkuat nilai spiritual, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antar insan perusahaan. Momentum Ramadhan, ujarnya, menjadi pengingat keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari pencapaian kinerja, tetapi juga dari kebersamaan dan keharmonisan yang terbangun di dalamnya. Ugun juga menekankan pentingnya bekerja secara optimal dan tidak melakukan pekerjaan secara asal-asalan. Ia mengingatkan dalam bekerja, setiap insan perusahaan harus menjunjung tinggi keikhlasan dan kualitas kerja yang baik. Terus, Ugun juga menegaskan agar standar lingkungan tetap dijaga serta potensi kebocoran atau losses dalam operasional dapat diminimalkan. Ia mengajak seluruh insan perusahaan untuk terus menjaga komunikasi, memperkuat silaturahmi, serta saling memberikan dukungan dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi di unit kerja masing-masing. "Jangan biarkan standar lingkungan terabaikan, mari kita jadikan sisa Ramadan ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan kinerja dan mencapai tujuan bersama," jelasnya. Di momen tersebut, Ugun Untaryo juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa dari Yayasan Raudatul Aitam Lampung dan Harapan Karomah. Melalui kegiatan Ekspedisi Ramadhan ini, diharapkan terbangun kebersamaan yang semakin kuat di antara seluruh insan perusahaan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Tentang Dedikasi Pekerja PHR Setia Menjaga Energi di Hari Lebaran 2026 Riau
Riau
Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10 WIB

Tentang Dedikasi Pekerja PHR Setia Menjaga Energi di Hari Lebaran 2026

Pekanbaru, katakabar.com - Ketika jutaan masyarakat Indonesia berkumpul bersama keluarga rayakan hari raya Idulfitri 1447 Hijriah Tahun 2026, pemandangan berbeda tampak di area operasional PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Pekerja PHR tetap tegak berdiri di garda terdepan, pastikan produksi migas nasional tetap terjaga demi menjaga ketahanan energi nasional. Bagi para pekerja di lapangan, makna Lebaran tahun ini dirasakan dengan cara yang beda dan terasa istimewa. Salah satunya Hanifa Aulia Khosyatillah, dari Tim Plant Operations Minas. Baginya, tugas negara di industri hulu migas menuntut komitmen tinggi, termasuk kesiapan untuk tetap bertugas di hari-hari besar. “Saya memaknai Lebaran tahun ini dengan cara yang sedikit berbeda, yaitu dengan tetap menjalankan tugas di lapangan. Walaupun tidak bisa berkumpul langsung dengan keluarga, saya mencoba menciptakan suasana lebaran versi sendiri bersama rekan kerja,” ujar Hanifa. Meski dirayakan secara sederhana di lokasi kerja, esensi kemenangan tetap terasa melalui semangat kebersamaan antar pekerja. Saling berbagi ucapan, dan semangat menjadi cara mereka merawat tradisi di sela-sela tanggung jawab profesional. Bertugas di hari Lebaran bukanlah perkara mudah, tetapi hal ini dipandang sebagai bentuk komitmen profesi. Kesadaran akan pentingnya kelancaran operasional untuk mencukupi kebutuhan energi nasional menjadi motivasi utama para pekerja. “Buat saya, ini soal komitmen. Saat memilih pekerjaan ini, saya juga siap dengan konsekuensinya, termasuk bertugas di hari besar. Ada dorongan dari dalam diri untuk tetap profesional menyelesaikan tanggung jawab dengan baik, apapun situasinya,” ceritanya. Dukungan penuh dari keluarga di rumah juga menjadi fondasi kekuatan bagi para pekerja. Meski kerinduan tak terelakkan, pemahaman keluarga akan pentingnya tugas ini membuat para pekerja dapat fokus sepenuhnya pada aspek keamanan dan kelancaran produksi. “Keluarga di rumah sangat memahami, walaupun pasti ada rasa kangen. Mereka justru jadi sumber semangat utama, sehingga kami bisa lebih fokus bekerja dan selalu mengingatkan pentingnya aspek keselamatan selama bekerja,” ucapnya. Para pekerja di lapangan selama libur Lebaran sangat krusial. Pengawasan ketat dilakukan mulai dari pemantauan operasional rutin hingga memastikan seluruh peralatan bekerja secara optimal. Komunikasi intensif antar-tim ditingkatkan untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan sejak dini. “Kewaspadaan harus ditingkatkan supaya produksi tetap stabil dan aman. Fokus utama kami adalah memastikan semua proses berjalan sesuai prosedur dan prosedur keselamatan tetap menjadi prioritas tertinggi di hari seperti ini,” tegasnya. Sebagai salah satu tulang punggung produksi minyak nasional, PHR menyadari pentingnya menjaga keberlanjutan operasional di tengah meningkatnya kebutuhan energi masyarakat selama momen hari raya. Operasional hulu migas di Zona Rokan tetap beroperasi tanpa henti, didukung para pekerja yang tetap bertugas di garis depan. “Kami memahami operasional di Zona Rokan merupakan urat nadi bagi pasokan energi negeri, terutama di tengah mobilitas masyarakat yang meningkat pesat saat Lebaran. Untuk itu, kami komitmen menjaga keandalan operasi di seluruh lapangan selama 24 jam sehari tanpa henti, kami sangat apresiasi serta bangga kepada seluruh pekerja yang tetap tegak berdiri di garda terdepan operasional selama masa Idulfitri,” kata General Manager PHR Zona Rokan, Andre Wijanarko. Dedikasi para Perwira PHR di wilayah kerja Rokan ini merupakan cerminan nyata dari semangat Pertamina dalam menjaga kedaulatan energi. Di balik setiap tetas minyak yang diproduksi untuk bangsa, ada pengorbanan dan ketulusan para pekerja yang setia mengabdi, bahkan di hari kemenangan. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.