Holding PTPN III

Sorotan terbaru dari Tag # Holding PTPN III

Holding PTPN III Perkuat Pengendalian Persediaan CPO Lewat Stock Opname di KPBN Dumai Sawit
Sawit
Jumat, 30 Januari 2026 | 19:00 WIB

Holding PTPN III Perkuat Pengendalian Persediaan CPO Lewat Stock Opname di KPBN Dumai

Dumai, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III (Persero) melalui PT KPBN melaksanakan kegiatan stock opname (STO) CPO di Tangki Timbun KPBN Unit Dumai sebagai bagian dari Stock Opname di Penghujung 2025 lalu. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesesuaian antara data administrasi atau pencatatan buku dengan kondisi fisik stok CPO yang tersimpan di tangki timbun. Pelaksanaan stock opname di KPBN Unit Dumai dilakukan Tim PTPN IV Regional I, II, dan III sebagai bagian dari pengendalian internal perusahaan, serta upaya menjaga keakuratan dan keandalan data persediaan. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemeriksaan fisik volume CPO, pengecekan sistem pencatatan, serta verifikasi dokumen pendukung yang terkait. Kegiatan tersebut bagian dari Rencana Stock Opname Akhir Tahun 2025 (Objek STO 2026) di PT KPBN Unit Dumai yang dilaksanakan oleh Tim PTPN IV Regional I, II, dan III. Melalui kegiatan stock opname ini, Holding Perkebunan Nusantara menegaskan komitmen menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG), khususnya dalam aspek transparansi, akuntabilitas, serta pengelolaan persediaan CPO yang akurat, andal, dan terukur.

PTPN IV PalmCo Wujudkan Kepedulian di Hari Kesehatan Nasional Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 15 November 2025 | 09:00 WIB

PTPN IV PalmCo Wujudkan Kepedulian di Hari Kesehatan Nasional

Jambi, katakabar.com - Di sebuah panti asuhan kecil di Jambi, tawa anak-anak difabel kini terdengar lebih nyaring. Sejak menerima kursi roda dan alat bantu dengar beberapa bulan lalu, mereka lebih leluasa bergerak, bermain, dan belajar. “Anak-anak jadi lebih percaya diri,” kata Hendra Permana, pengasuh di Panti Alyatama. “Ini bukan sekadar bantuan, tapi membuat mereka benar-benar bisa menikmati masa kecilnya.” Bantuan yang dimaksud datang dari PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, anak perusahaan holding perkebunan PTPN III (Persero), dalam beberapa tahun terakhir menaruh perhatian besar pada kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), perusahaan itu menyalurkan berbagai bentuk dukungan dari gizi anak hingga penyediaan air bersih. Langkah ini seolah menjadi napas baru di tengah peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN), yang setiap 12 November selalu menjadi pengingat bahwa kesehatan bukan hanya urusan pemerintah, tetapi juga kepedulian bersama. Kesehatan Fondasi Negeri Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan program TJSL yang dijalankan perusahaan berakar dari keyakinan pertumbuhan bisnis tak akan berarti tanpa kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. “Kesehatan adalah salah satu fondasi utama kesejahteraan bangsa,” ujar Jatmiko di Jakarta, Rabu (12/11) lalu. “Kami ingin memastikan tak ada anak bangsa, utamanya yang berada di sekitar kita, yang tertinggal untuk hidup sehat dan berkualitas," jelasnya. Sepanjang 2025, PTPN IV PalmCo mengalokasikan bantuan melalui tiga pilar utama. Pertama pengentasan stunting lewat pemberian makanan tambahan dan gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) di tujuh regional perusahaan. Total bantuan stunting terhubung kepada total 1.344 anak di 6 provinsi mulai dari di Aceh hingga Kalimantan. Kedua penyediaan sarana air bersih dan sanitasi. Diantaranya melalui pembangunan sumur bor dan kamar mandi di berbagai daerah Nusantara. Program ini, secara langsung memberikan manfaat air bersih yang layak dan berkelanjutan. Dampaknya dirasakan langsung di pelosok daerah. 800an Kepala Keluarga dapat terbebas dari kesulitan air bersih saat kemarau tiba. Masih Banyak Pekerjaan Rumah Program-program seperti ini melengkapi upaya nasional menurunkan angka stunting yang hingga 2024 masih berada di kisaran 19,8 persen, menurut data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan. Angka tersebut memang menurun dibandingkan 21,5 persen pada 2023, namun masih jauh dari target pemerintah yakni 14 persen pada 2029. Selain stunting, persoalan lain yang masih dihadapi masyarakat adalah keterbatasan akses terhadap air bersih dan sanitasi layak. Data Bappenas menunjukkan, sekitar 9,3 juta rumah tangga di Indonesia masih belum memiliki sumber air bersih yang aman. Di Desa Pondok Meja, Kabupaten Muaro Jambi, langkah kecil PTPN IV PalmCo membantu menyediakan sumur bor menjadi penanda perubahan besar bagi warganya. “Kami tidak lagi risau soal air bersih,” ujar Kepala Desa Martoyo. “Dulu, kalau kemarau panjang, kami harus beli air dengan jeriken.” Sinergi untuk Indonesia Sehat Upaya perusahaan di bidang kesehatan ini bukan yang pertama. Berdasarkan laporan keberlanjutan perusahaan, sejak 2024 PTPN IV PalmCo telah menyalurkan lebih Rp 2 Milyar untuk berbagai bantuan pada sektor kesehatan, termasuk pelatihan kader posyandu, program stunting, lapangan olahraga, donor darah serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga di sekitar perkebunan. Jatmiko menegaskan, program TJSL bukan sekadar kewajiban korporasi, melainkan bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan. “Kami ingin menjadi mitra pembangunan pemerintah daerah. Setiap bantuan harus tepat sasaran dan punya dampak nyata,” ucapnya. Langkah itu sejalan dengan kebijakan Holding Perkebunan Nusantara (PalmCo) di bawah naungan PTPN Group yang terus memperkuat program sustainability di bidang lingkungan dan sosial, termasuk kesehatan masyarakat. Lebih dari Sekadar Seremoni Perayaan Hari Kesehatan Nasional tahun ini usung tema “Bangun Generasi Sehat, Indonesia Hebat.” Di banyak tempat, tema itu hadir dalam bentuk kegiatan simbolik enam bersama, pembagian vitamin, atau pemeriksaan gratis. Tetapi, di desa-desa seperti Pondok Meja, wujudnya jauh lebih nyata, air bersih yang mengalir dari sumur baru, anak-anak yang tumbuh sehat, dan tawa yang kembali terdengar di panti asuhan.

Puji Penerapan Digitalisasi Holding PTPN III, Ini Harapan Kemenko Perekonomian Nasional
Nasional
Rabu, 14 Februari 2024 | 19:35 WIB

Puji Penerapan Digitalisasi Holding PTPN III, Ini Harapan Kemenko Perekonomian

Jakarta, katakabar. com - Penerapan digitalisasi dan mekanisasi operasional Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) di perkebunan kelapa sawit dapat pujian dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian BUMN Republik Indonesia. Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Perkebunan Kemenko, Mochamad Edy Yusuf dan Asisten Deputi Bidang Industri Perkebunan dan Kehutanan Kementerian BUMN, Faturohman menyatakan, masa depan industri perkebunan sawit berbasis teknologi, mekanisasi, dan keberlanjutan. "Masa depan perkebunan sawit nasional seperti yang dilaksanakan Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) ini," ujar Edy saat kunjungan kerja ke PTPN IV PalmCo Regional 3 Provinsi Riau, memasuki pekan kedua Februari 2024 lalu, dilansir dari laman timex.fajar.co.id. pada Rabu (14/2). Di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan Pembangkit Tenaga Hiogas (PTBg) Sei Pagar, kata Edy, Holding Perkebunan Nusantara III perkuat kinerja operasional perusahaan sektor off-farm. "Keberadaan PTBg menjadi bagian dari peningkatan nilai tambah perusahaan terutama dari penjualan by product seperti cangkang," jelasnya. Sebagai perusahaan milik negara, ucap Edy, PTPN terbukti advance dalam mengoptimalkan produksi melalui implementasi digitalisasi, mekanisasi, dan pendekatan dekarbonisasi yang efektif dan efesien, disamping perlu terus menerus menjaga integritas. Direktur Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan Nusantara III (Persero), Mahmudi menuturkan, strategi perusahaan terus berinovasi implementasikan digitalisasi, mekanisasi, dan pendekatan dekarbonisasi suatu keharusan untuk meningkatkan daya saing perusahaan. "Tidak ada kata lain selain menjadikan inovasi sebagai budaya perusahaan. PTPN telah melaksanakan hal ini dan diimplementasikan dengan sangat baik. Di sini contohnya, inovasi memperkuat transformasi dan memberikan nilai positif bagi operasional perusahaan," terangnya. Harapannya, terang Mahmudi, dengan pendekatan digitalisasi dan mekanisasi yang diimplementasikan PTPN IV PalmCo Regional 3 menjadi contoh penerapan secara luas oleh regional. Region Head PTPN IV PalmCo Regional 3, Rurianto menimpali, perusahaan secara bertahap melaksanakan program digitalisasi dari 2020 lalu dan ditargetkan terealisasi penuh atau fully integrated pada 2024 ini. "Sektor perkebunan dan industri kelapa sawit selama ini dikelola secara konvensional, dan kini saatnya kita menjadi pionior untuk bertransformasi menuju modernisasi dengan memanfaatkan teknologi," sebut Ruri. Kunjungan kerja turut dihadiri Direktur Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan III (Persero), Mahmudi, Direktur Keuangan, M Iswahyudi, dan Direktur Hubungan Kelembagaan, M Arifin Firdaus serta didampingi Board of Regional Management Regional 3 PTPN IV tinjau penerapan digitalisasi berbasis IoT dan mekanisasi serta dekarbonisasi di PTPN IV PalmCo Kebun Sei Pagar, Kabupaten Kampar, Provunsi Riau.