Gelontorkan

Sorotan terbaru dari Tag # Gelontorkan

PT Permata Citra Rangau Gelontorkan Bantuan Rutin ke Masyarskat Sekitar Sawit
Sawit
Sabtu, 29 Juni 2024 | 14:09 WIB

PT Permata Citra Rangau Gelontorkan Bantuan Rutin ke Masyarskat Sekitar

Duri, katakabar.com - Seperti bulan-bulan sebelumnya, PT Permata Citra Rangau gelontorkan bantuan paket sembako ke masyarakat sekitat lingkungan operasional Pabrik Kelapa Sawit atau PKS, pada Jumat (28/6) kemarin. Menurut GM PT Permata Citra Rangau, Muhammad Ali melalui Nur Islami kepada wartawan, pada Sabtu (29/6) menyatakan, bantuan paket sembako ini rutin digelontorkan setiap bulan kepada masyarakat sekitar, berupa beras, gula, teh, mie instan, minyak goreng, dan lainnya. "Harapannya, bantuan bisa membantu dan meringankan beban masyarakat sekitar, khususnya warga yang kurang mampu di tengah perekonomian tidak stabil saat ini," ujar Nur Islami. Kegiatan bantuan paket sembako ini, kata Nur Islami, program corporate social responsibility atau CSR selaku tanggung jawab sosial perusahaan kepada warga di sekitar operasionalnya. Selain bantuan rutin paket sembako setiap bulan, terang Nur Islami,PT Permata Citra Rangau salurkan berbagai bantuan, berupa operasional pengurus masjid, dan mushala, santunan anak yatim, serta lainnya. Itu semua, lanjut Nur Islami, bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, terutama warga sekitar yang membutuhkan sekitar operasional pabrik. "Untuk itu, kepada masyarakat mohon doanya agar operasional perusahaan berjalan lancar dan lebih maju ke depan. Dengan lancar dan majunya operasional pabrik, penyaluran program CSR perusahaan dapat berjalan lancar dan masyarakat sekitar dapat terbantu secaea ekonomi," sebutnya.

Salurkan Rp28,7 Miliar, BRK Syariah Tanggung Biaya PSR 5 Koperasi di Riau Riau
Riau
Senin, 24 Juli 2023 | 21:34 WIB

Salurkan Rp28,7 Miliar, BRK Syariah Tanggung Biaya PSR 5 Koperasi di Riau

Pekanbaru, katakabar.com - Bank Riau Kepri (BRK) Syariah gelontorkan dana Rp28,7 miliar untuk membiayai program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) kepada lima koperasi di Provinsi Riau. Penyaluran uang itu ditandai dengan ditekennya perjanjian kerja sama oleh tiga pihak, yakni BPDPKS, BRKS dan Lembaga Pekebun (LP) di salah satu hotel yang berada di kawasan Bogor Raya, pada Jum'at (21/7) lalu. "Bank Riau Kepri (BRK) Syariah salurkan dana kepada lima koperasi mitra BRKS ini kali kedua. Di mana sebelumnya telah disalurkan dana dan kegiatan yang sama kepada sepuluh koperasi setelah diteken kerja sama," ujar Pemimpin Divisi MKM M, Jazuli diteruskan Pemimpin Bagian MKM BRK Syariah, Jon Hendri lewat siaran persnya, pada Senin (24/7) dilansir dari laman elaeis.co. Menurut Jon, Koperasi Unit Desa (KUD) dapat dukungan dana PSR, meliputi Kelompok Tani (KT) Sumber Tani Mulya Jaya Kabupaten Indragiri Hilir, Kelompok Tani (KT) Aman Mulya Mugi Raharjo Kabupaten Indragiri Hilir, Koperasi Unit Desa (KUD) Jaya Makmur Kabupaten Siak, Koperasi Unit Desa (KUD) Bukit Makmur Kabupaten Indragiri Hulu, dan Koperasi Unit Desa (KUD) Sumber Rezeki Kabupaten Siak. PSR ini kata Jon, program BPDPKS sangat penting dan bermanfaat bagi negara. Untuk itu, dengan ditekennya perjanjian kerja sama antara tiga pihak ini, hendaknya dapat membangun sinergi antara BPDPKS, perbankan, dan KUD untuk dapat mengakselerasi target capaian program PSR di Provinsi Riau. Selain itu lanjutnya, peremajaan sawit salah satu solusi untuk pastikan keberlanjutan produksi perkebunan kelapa sawit milik petani, dan menjaga kepastian produksi Tandan Buah Segar (TBS) tetap optimal. PSR ini hibah langkah awal peremajaan kebun kelapa sawit. Di mana BRKS penyalur dana untuk membiaya replanting, meliputi persiapan, pemeliharaan kebun, dan siap mendampingi petani kelapa sawit hingga menghasilkan masa panen, sebutnya.

Pemkab Keerom Gelontorkan Rp5 Miliar Biaya Program PSR, Ini Kata Apkasindo Nusantara
Nusantara
Selasa, 18 Juli 2023 | 15:19 WIB

Pemkab Keerom Gelontorkan Rp5 Miliar Biaya Program PSR, Ini Kata Apkasindo

Papua, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, kucurkan anggaran sebesar Rp5 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) buat biaya peremajaan kelapa sawit (PSR) seluas 500 hektar kebun kelapa sawit. "Tahap awal tengah dilakukan peremajaan di Kampung Kwimi seluas dua hektar," kata Bupati Keerom, Piter Gusbager. Untuk target hingga 2024 mendatang ujar Piter, kita punya eks plasma, yakni Arso Kota, Kwimi, Pir I, Pir II dan Pir III segera ditanam bibit sawit. Pemerintah Daerah (Pemda) Keerom mendukungnya mulai dari pengadaan bibit, pembersihan dan penanaman. "Kita bentuk gugus tugas melibatkan semua pohak guna mendukung target itu," imbuhnya. Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Papua, Albert Yoku sangat mendukung Pemkab Keerom. Lantaran langkah itu sangat membantu petani yang memang membutuhkan peremajaan bagi kebun kelapa sawit. "Peremajaan mendukung upaya pemerintah terkait program kelapa sawit berkelanjutan nasional," tuturnya. Selain itu lanjut Alberth, upaya yang dilakukan untuk melawan kampanye negatif tentang perkebunan kelapa sawit, lantaran dapat mensejahterakan petani dan memajukan daerah. Selaku petani kelapa sawit pihaknya menolak semua bentuk penindasan dan penghancuran usaha dan kerja keras petani. Petani bekerja hanya untuk melanjutkan kehidupan dan masa depan anak cucu ke depan. "Bertani dan berkebun adalah budaya orang indonesia. Hutan-hutan milik masyarakat adat adalah milik kami. Kita punya komitmen mencintai produk dalam negeri. Kita butuh minyak goreng, mentega, dan alternatif bahan bakar rakyat NKRI. Di sisi itu kita masih butuh negara yang membela rakyatnya bukan membela dan tunduk pada tuntutan dari luar," jelasnya. Untuk itu terang Alberth, anak Papua Indonesia menolak intervensi asing atas NKRI tercinta dan meminta pemerintah RI tidak tunduk pada tuntutan mereka. "Kita minta pemerintah tidak tunduk pada tuntutan negara asing," tandasnya. Bicara potensi, perkebuna kelapa sawit di Papua cukup menjanjikan. Di mana terdapat kebun yang terdiri dari 2.506,38 hektar kebun inti, 3.600 hektar plasma, 5.710,50 hektar Kebun Kredit Koperasi Perkebunan untuk anggota (KKPA), sisanya, 193,6 lokasi pabrik dan fasilitas umum.