Opini
Sabtu, 21 Oktober 2023 | 16:25 WIB
SIANG ini matahari memang terik sekali. Superpanas. Motor metik yang saya naiki, agak kurang asik diajak jalan, sebentar-sebentar ngadat. Motor mogok total tepat di sebuah warung makan Padang, "Gibran", di Masaran, Sragen. Pas pula di bawah Billboard ukuran raksasa, hitam putih, bergambar Prabowo-Jokowi, bertuliskan "Kelihatannya jatahnya Pak Prabowo".
Sambil menunggu motor masuk bengkel, di WAG ada tulisan menggelitik, enak dibaca.
Heboh Gibran sebagai cawapres Prabowo hasil Rapimnas Golkar, Hendrajit, pengamat geopolitik dari Global Future Institute (GFI) membuat catatan dengan judul menarik, "Siapa Mengendalikan Siapa?"
Saya menikmati betul catatan pendek enam alinea itu. Dan saya seperti terhipnotis dengan kesimpulan akhir, di ujung alinea 6, "......tiba-tiba tenunan terurai dan jahitan-jahitan yang selama ini tersembunyi rapi mulai terlepas dan terurai satu per satu".
"Sudah kuduga, tepatnya kuduga sudah". Hanya itu yang bisa saya lakukan, sambil mengangguk-angguk. Menjawab pertanyaan, siapa mengendalikan siapa?. "Jokowi di bawah kendali Golkar dan Gerindra atau sebaliknya Jokowi lah pengendali dua partai terbesar kedua dan ketiga pada pemilu 2019 lalu".
Lalu, saya buka akun Instagram Gibran, terlihat foto Walikota Solo itu diapit Airlangga Hartarto dan Abu Rizal Bakrie. Menyenangkan sekali. Kita disuguhi gambar politik terbaru. Ada yang garis lurus, ada yang garis lucu.
Kata Butet Kertaradjasa, "perkara domestik, kok yang dipertaruhkan bangsa dan negara. Ini asu banget..."
Di luar nurul, tak abis fikri. Semua, "Dekengane Pusat!"