Polsek Mandau Ringkus Dua Pelaku Sabu Plus Ganja di Anggur Merah dan Desa Harapan Hukrim
Hukrim
Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:19 WIB

Polsek Mandau Ringkus Dua Pelaku Sabu Plus Ganja di Anggur Merah dan Desa Harapan

Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Mabdau ringkus dua terduga pelaku di lokasi berbeda, yakni di kawasan Jalan Anggur Merah dan Jalan Desa Harapan Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, Sabtu (15/8) sekitar 15.30 WIB dan sekitar 16.10 WIB.kemarin. Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek, diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betti Dumauli S, kepada wartawan Minggu (16/8), mengatakan tim opsnal Polsek Mandau berhasil ungkap dua kasus narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polsek Mandau di lokasi berbeda berkat informasi dari masyarakat. "Terduga inisial RIN 51 tahun ditangkap sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah tim opsnal Polsek Mandau mendapat informasi dari laporan masyarakat adanya penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Jalan Desa Harapan Kelurahan Air Jamban, Kecamafan Mandau, Bengkalis," ujarnya. Dari situ, kata Betti, selanjutnya tim langsung menuju ke Jalan  Desa Harapan. Tiba di lokasi tim mengamankan pelaku, dan saat digeledah ditemukan dua paket diduga narkotika jenis sabu rinciannya satu paket diduga narkotika jenis sabu didapat ditangan sebelah kiri dan satu paket diduga narkotika jenis sabu di dasbor motor di dalam kotak rokok. Dari pengakuan Pelaku barang narkotika jenis sabu tersebut didapat dari JH (DPO).  "Selain barang bukti yang diamankan di atas, tim turut mengamankan satu unit handphone, uang tunai Rp567 ribu, dan satu unit sepeda motor merek beat biru putih," jelasnya. Lepas itu, sambung Betti, tim opsnal Polsek Mandau sekitar pukul 16.10 WIB mendapat informasi dari masyarakat adanya penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan ganja di Jalan Anggur Merah 1 Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Bengkalis. Selanjutnya tim menuju ke Jalan Anggur Merah 1. Tiba di sana tim mengamankan pelaku IN, dan saat digeledah ditemukan dua puluh satu paket diduga narkotika jenis sabu dan dua bungkus ganja rinciannya delapan belas paket diduga narkotika jenis sabu didapat didalam dompet warna pink yang berada disaku celana belakang sebelah kiri dan tiga paket narkotika jenis sabu dilempar ketanah, dua bungkus ganja didapat di dalam saku celana depan sebelah kanan. "Dari pengakuan tsk barang narkotika jenis sabu dan ganja tersebut didapat dari JH (DPO," bebernya. Ditegaskan Betti, kedua pelaku serta barang bukti telah dibawa ke Polsek Mandau guna di lakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Alamak! Lima Ribu Batang Ganja Terungkap TNI Habema Gagalkan Peredaran Narkotika Nusantara
Nusantara
Minggu, 26 Juli 2026 | 09:12 WIB

Alamak! Lima Ribu Batang Ganja Terungkap TNI Habema Gagalkan Peredaran Narkotika

Papua, katakabar.com - Upaya menyelamatkan generasi muda Papua dari ancaman narkotika kembali dibuktikan Komando Operasi (Koops) TNI Habema. Melalui Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi, prajurit berhasil temukan sekitar lima ribu batang tanaman ganja yang ditanam di dua lokasi di Kabupaten Yahukimo. Pengungkapan ini menjadi bukti menjaga Papua tidak hanya dilakukan melalui pengamanan wilayah, tetapi juga dengan memutus ancaman narkotika yang dapat merusak masa depan masyarakat. Keberhasilan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan adanya ladang ganja di pedalaman Yahukimo. Menindaklanjuti laporan itu, prajurit segera melaksanakan penyelidikan dan patroli keamanan dengan menyisir kawasan pegunungan yang terjal, hutan lebat, serta akses yang sangat terbatas. Operasi dilakukan secara terukur untuk memastikan informasi tersebut sekaligus mengantisipasi potensi ancaman lain di sekitar lokasi. Kepala Penerangan Koops TNI Habema, M.Wirya Arthadiguna , S.H, M.Si, mengatakan, prajurit kami mempertaruhkan tenaga dan keselamatan dengan menembus medan yang sangat berat demi memastikan ancaman ini tidak berkembang. "Setiap batang ganja yang berhasil ditemukan merupakan langkah nyata untuk melindungi generasi muda Papua dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Kami juga menemukan satu busur dan 26 anak panah di sekitar lokasi kedua. Temuan tersebut kini masih didalami bersama aparat terkait untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan ladang ganja tersebut," ujarnya. Hasil patroli kemudian mengungkap sekitar tiga ribu batang tanaman ganja di kawasan Kampung Kima Kompleks. Pengembangan operasi dilanjutkan hingga prajurit kembali menemukan sekitar dua ribu batang tanaman ganja di Kampung Air Garam. Dengan demikian, total sekitar lima ribu batang tanaman ganja berhasil ditemukan dan diamankan dari dua lokasi berbeda. Selain ribuan batang ganja, prajurit juga mengamankan satu busur dan 26 anak panah yang ditemukan di sekitar lokasi kedua. Seluruh barang bukti telah didokumentasikan dan diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan. Temuan tersebut menjadi petunjuk penting yang kini terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan maupun pihak yang bertanggung jawab. Selanjutnya, penanganan kasus dilakukan melalui koordinasi dengan Polri dan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing. Sinergi antar lembaga ini diharapkan dapat mempercepat proses penegakan hukum sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku peredaran narkotika di wilayah Papua Pegunungan. Keberhasilan operasi ini kembali menegaskan bahwa kehadiran TNI Habema tidak hanya berfokus menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga melindungi masyarakat dari berbagai ancaman yang dapat merusak kehidupan. Setiap operasi yang dilaksanakan selalu diarahkan untuk menciptakan situasi yang aman agar masyarakat dapat beraktivitas, belajar, dan bekerja dengan tenang. Bagi TNI Habema, setiap informasi dari masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga Papua. Karena itu, setiap laporan akan ditindaklanjuti secara cepat, profesional, dan terukur sebagai bentuk komitmen menghadirkan rasa aman serta melindungi generasi penerus bangsa dari ancaman narkotika maupun kejahatan lainnya. Keberhasilan mengungkap sekitar lima ribu batang tanaman ganja ini bukan sekadar capaian operasi, tetapi wujud nyata keberpihakan kepada masa depan Papua. Di balik langkah prajurit yang menembus pegunungan Yahukimo, tersimpan tekad untuk memastikan tidak ada ruang bagi narkotika merampas mimpi anak-anak Papua. Selama ancaman itu masih ada, TNI Habema akan terus hadir di garis terdepan, menjaga tanah Papua dengan keberanian, pengabdian, dan aksi nyata demi masa depan yang lebih aman dan penuh harapan.