Fadilitas

Sorotan terbaru dari Tag # Fadilitas

Thermax Sambut Kunjungan Kemenperin ke Fasilitas di Cilegon Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 07 September 2025 | 12:00 WIB

Thermax Sambut Kunjungan Kemenperin ke Fasilitas di Cilegon

Cilegon, katakabar.com - PT Thermax Indonesia terima kunjungan resmi dari Kementerian Perindustrian atau Kemenperin di fasilitas manufaktur perusahaan yang berlokasi di Cilegon, Senin (25/8) lalu. Delegasi dipimpin Andi Rizaldi, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri atau BSKJI, bersama Apit Pria Nugraha, Kepala Pusat Industri Hijau. Rabindranath Pillai, President Director PT Thermax Indonesia menegaskan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan tenaga kerja lokal. “Kami berkomitmen untuk terus berinvestasi di Indonesia, memperluas fasilitas, serta mengutamakan tenaga kerja lokal. Saat ini lebih dari 90 persen karyawan kami adalah putra-putri Indonesia. Ke depan, kami akan menambah kapasitas dan menghadirkan lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat,” ujar Rabindranath. Di kunjungan ini, perwakilan Kemenperin menyampaikan apresiasi terhadap langkah Thermax. Andi Rizaldi mengatakan, kami sudah berkomitmen dengan sembilan asosiasi industri, seperti semen, baja, dan pupuk, untuk mencapai net zero emission 2050.

Luncurkan 'Bung Selamat' Sebulan Penuh Ditlantas Polda Riau Tekan Fasilitas di Jalan Raya Hukrim
Hukrim
Selasa, 21 Mei 2024 | 17:45 WIB

Luncurkan 'Bung Selamat' Sebulan Penuh Ditlantas Polda Riau Tekan Fasilitas di Jalan Raya

Pekanbaru, katakabar.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau yang dinahkodai Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, S.I.K., M.H kembali luncurkan program terobosan tentang keselamatan dalam berlalu lintas guna menciptakan lalu lintas yang aman, tertib lancar, dan berkeselamatan usung kegiatan tematik Bulan Angkutan Umum Berkeselamatan "Bung Selamat'. Program tersebut guna menindaklanjuti arahan Kakorlantas Polri beberapa waktu lalu, tujuan utama untuk menekan angka kecelakaan yang melibatkan angkutan umum, baik kendaraan angkutan barang maupun kendaraan angkutan orang, pada Selasa (21/5). Adapun sasaran dari program 'Bung Selamat' ada tiga, yakni bagaimana mewujudkan perilaku pengemudi angkutan umum yang berkeselamatan, bagaimana mewujudkan kendaraan angkutan umum yang berkeselamatan, dan bagaimana melakukan rekayasa lantas titik-titik daerah rawan laka lantas. "Kita dari Ditlantas Polda Riau bersinergi dengan semua stakeholder terkait bagaimana menekan angka kecelakaan di Provinsi Riau yang melibatkan kendaraan angkutan umum baik barang maupun angkutan orang. Itu sebababnya, kita hadirkan Program Bulan Angkutan Umum yang kita sebut 'Bung Selamat'," ujar Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat kepada wartawan, pada Selasa. Data laka lantas saat ini terangkum, ulas Kombes Pol Taufik, masih tinggi angka fatalitas saat ini yang melibatkan kendaraan angkutan umum pada tahun 2024, tercatat hingga saat ini, kendaraan umum yang terlibat dalam kecelakaan mencapai 56 kasus kecelakaan, sedang kendaraan angkutan orang mencapai 34 kasus, seperti laka lantas yang viral di mana melibatkan bis wisata terjadi di Subang mengakibatkan 11 korban laka lantas meninggal Dunia. "Secara data, kan bisa kita lihat, tahun ini laka lantas cukup tinggi, dan banyak melibatkan kendaraan angkutan umum, banyak aktifitas kendaraan 'over dimensi over load' atau ODOL yang mengakikatkan jalan rusak, serta adanya keluhan masyarakat karena terjadinya kemacetan yang disebabkan iring-iringan kendaraan 'ODOL' tersebut," jelasnya Beberapa rencana kegiatan telah kita susun, terang Kombes Pol Taufik, meliputi melaksanakan rapat forum lalu lintas dan angkutan jalan untuk membuat kebijakan bersama guna menekan angka laka lantas yang melibatkan kendaraan angkutan umum, melaksanakan sinergi dengam dishub dan BPTD melakukan pengecekan laik kendaraan angkutan umum baik di terminal maupun pol dan ditempat parkir kendaraan angkutan umum, edukasi dan pelatihan kepada para sopir angkutan umum dengan melibatkan diklat tenaga kerja kementrian maupun provisi, serta sekolah-sekolah mengemudi yang terakreditasi, melakukan pengecekan kesehatan dan narkoba kepada para sopir angkutan umum, dan melakukan penegakan hukum gabungan kepada kendaraan-kendaraan angkutan umum yang melanggar 'ODOL', serta melakukan rekayasa lantas terhadap daerah-daerah yang rawan laka lantas. "Melalui program 'Bung Selamat' ini dilaksanakan serentak di seluruh Satlantas Jajaran Polda Riau, saya berharap angka kecelakan lalu lintas, kemacetan dan pelanggaran "ODOL" angkutan umum dapat kita tekan semaksimal mungkin," tegasnya. Ingat, sebutnya, utamakan keselamatan dari pada kecepatan saat berkendara, berkendaralah yang tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas yang ada, jangan ugal-ugalan di jalan raya, melalui Program 'Bung Selamat' ini, mari kita wujudkan berkendara yang penuh berkeselamatan, di mana program 'Bung Selamat' ini kita gelar selama satu bulan penuh, baik itu Ditlantas Polda Riau bersama Istansi terkait dan stakeholder, program tersebut dilaksanakan Satlantas Jajaran bersama instansi samping," bebernya. Untuk itu, imbau Dirlantas Polda Riau, kepada seluruh pengusaha angkutan umum dan para drivernya agar lebih meningkatkan kesadaran saat berkendara, dan cek kondisi fisik kendaraan angkutan yang digunakan sebelum beraktivitas, seperti Lampu Rem, Lampu Sen, kondisi Ban kendaraan dan kelengkapan lainnya.