Era Gig Economy

Sorotan terbaru dari Tag # Era Gig Economy

Telkom AI Center Dorong Kreator Siap Monetisasi dan Masuk Era Gig Economy Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 25 Februari 2026 | 17:47 WIB

Telkom AI Center Dorong Kreator Siap Monetisasi dan Masuk Era Gig Economy

Bandung, katakabar.com - Telkom AI Center membekali kreator dengan insight monetisasi, strategi positioning, serta pemanfaatan AI untuk bersaing di era gig economy. Sepanjang Februari 2026, Telkom AI Center of Excellence Bandung menghadirkan rangkaian kegiatan AI Connect: From Idea to Income. Program ini dirancang sebagai ruang belajar bagi content creator, talenta digital, dan pelaku industri kreatif untuk memahami bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat dimanfaatkan sebagai akselerator produktivitas sekaligus membuka peluang penghasilan berkelanjutan di era gig economy. Alih-alih berdiri sebagai sesi terpisah, rangkaian kegiatan ini menghadirkan pembelajaran yang saling terhubung, mulai dari pemahaman ekosistem gig economy, optimalisasi produksi konten berbasis AI, transformasi cara kerja kreatif, hingga strategi monetisasi dan kesiapan profesional. Bangun Fondasi Karier Kreatif di Era Gig Economy Perubahan lanskap kerja mendorong semakin banyak kreator beralih ke pola kerja berbasis proyek. Untuk menjawab kebutuhan ini, AI Connect Bandung menghadirkan Digital Talks: Gig Economy 101 for Creators – From Skill to Sustainable Income pada 7 Februari 2026. Sesi ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai ekosistem gig economy, alur kerja content creator, serta strategi mengelola penghasilan dan karier jangka panjang. Peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan AI sebagai partner kerja untuk ideasi konten, perencanaan workflow, hingga optimalisasi waktu produksi. Melalui diskusi interaktif bersama praktisi industri, peserta didorong membangun mindset adaptif dan kesiapan menghadapi dinamika industri kreatif digital. Tantangan umum kreator masa kini bukan kekurangan ide, melainkan menjaga konsistensi dan efisiensi produksi. Hal ini menjadi fokus workshop From Idea to Content: AI-Assisted Content Production yang diselenggarakan pada 8 Februari 2026. Workshop hands-on ini mengajak peserta mengeksplorasi bagaimana AI digital tools dapat diintegrasikan ke dalam alur produksi konten. Peserta belajar menerjemahkan ide menjadi konten siap pakai, membangun workflow yang efisien, serta meningkatkan kualitas dan relevansi konten dengan dukungan AI. Pendekatan aplikatif memastikan peserta tidak hanya memperoleh insight, tetapi juga membawa pulang workflow produksi berbasis AI yang dapat langsung diterapkan Perkembangan AI tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mengubah cara kerja kreator secara fundamental. Perspektif ini dibahas dalam Digital Talks: AI & the Creator Economy: How AI Reshapes Creative Work yang berlangsung pada 14 Februari 2026. Sesi ini membahas bagaimana predictive, generative, dan assistive AI dapat diintegrasikan ke dalam workflow kreatif sehari-hari. Konsep Mega-Tasker Era diperkenalkan untuk menggambarkan bagaimana individu kini mampu menjalankan berbagai peran sekaligus dengan dukungan AI. Selain itu, peserta diajak memahami pentingnya critical thinking, validasi output AI, serta penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Pemanfaatan AI untuk market research, pengembangan buyer persona, serta optimalisasi produksi dan distribusi konten juga menjadi bagian penting dalam diskusi. Dari Konten Jadi Penghasilan: Strategi Monetisasi dan Gig Readiness Sebagai penutup rangkaian Februari, sesi AI Connect: From Content to Income – AI for Monetization & Gig Readiness diselenggarakan pada 21 Februari 2026. Sesi ini membahas strategi mengubah karya konten menjadi sumber pendapatan melalui berbagai model monetisasi seperti freelance, platform digital, kolaborasi brand, dan jasa berbasis keterampilan. Peserta juga mempelajari strategi pricing, positioning, serta penyusunan value proposition untuk memperkuat identitas profesional. Pemanfaatan AI turut dibahas sebagai faktor penting dalam meningkatkan efisiensi produksi, menjaga konsistensi output, serta memperluas jangkauan distribusi konten. Program Lead Telkom AI Connect, Mizan Lazuardi, menegaskan pentingnya kesiapan talenta digital dalam menghadapi perubahan lanskap kerja. “Melalui program AI Connect, peserta didorong memanfaatkan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, untuk meningkatkan produktivitas, membuka peluang penghasilan, dan memperkuat daya saing," ujarnya. Harapannya, ucap Mizan, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga perspektif baru, kepercayaan diri, dan keberanian untuk beradaptasi, karena keberhasilan di era gig economy ditentukan oleh kesiapan untuk terus belajar dan berkembang. Melalui rangkaian kegiatan sepanjang Februari 2026 ini, Telkom AI Center menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan pendekatan yang komprehensif, dari ide hingga monetisasi, program AI Connect diharapkan mampu membantu kreator dan talenta digital Indonesia menjadikan AI sebagai akselerator kreativitas, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Telkom AI Center Bandung Bekali 49 UMKM dan Mahasiswa Kuasai Strategi Kreatif Konten Berbasis AI Default
Default
Minggu, 15 Februari 2026 | 10:51 WIB

Telkom AI Center Bandung Bekali 49 UMKM dan Mahasiswa Kuasai Strategi Kreatif Konten Berbasis AI

Bandung, katakabar.com - Workshop AI dan AI Clinic for Business dari Telkom AI Connect Bandung bantu talenta muda dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memanfaatkan AI secara produktif dan aplikatif. Perkembangan gig economy yang semakin pesat menuntut talenta muda dan pelaku usaha untuk beradaptasi dengan cepat, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Menjawab tantangan tersebut, AI Center Bandung melalui pillar AI Connect menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertajuk From Zero to Idea: AI for Content Ideation dan Creative Thinking serta AI Clinic for Business: Solving Real Business Problems with AI, di penghujung Januari 2026. Kegiatan ini bagian dari program Telkom AI Center Bandung pada Kuartal 1 Tahun 2026, sekaligus tindak lanjut dari inisiatif nasional Program Pelatihan Gig Economy dan AI Open Innovation Challenge yang diinisiasi oleh pemerintah untuk mempercepat pengembangan potensi ekonomi digital Indonesia. Workshop From Zero to Idea: AI for Content Ideation & Creative Thinking menghadirkan Rizky Fahmi Hidayat, content creator sekaligus pengelola platform edukatif @solusiremaja.id, sebagai narasumber utama. Sesi ini dirancang untuk memperkenalkan pemanfaatan AI secara praktis dalam proses pengembangan ide, penguatan kreativitas, hingga produksi konten digital yang relevan dengan kebutuhan audiens masa kini. Total 49 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan pelaku UMKM mengikuti workshop ini dengan antusias. Kegiatan dikemas secara interaktif dan hands-on, memungkinkan peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga langsung mempraktekkan penggunaan berbagai tools AI untuk ideasi konten, pengembangan narasi, serta eksplorasi format konten digital. Melalui pendekatan aplikatif ini, peserta diarahkan untuk mengalami transformasi kompetensi dari kondisi belum bisa menjadi bisa dan siap berkarya. Transformasi tersebut tidak hanya mencakup aspek teknis pembuatan konten, tetapi juga perubahan cara berpikir, pola kerja, dan kesiapan mental dalam menghadapi dunia kerja berbasis proyek dan portofolio yang menjadi ciri utama gig economy. Di hari yang sama, AI Centaer Bandung juga menyelenggarakan kegiatan AI Clinic for Business: Solving Real Business Problems with AI. Masih bersama Rizky Fahmi Hidayat sebagai mentor, sesi ini menggunakan format mentoring 1-on-1 yang lebih fokus dan personal. AI Clinic for Business diikuti oleh lima peserta dari kalangan startup dan UMKM, yakni ASETA, GREVO, Koperasi Konsumen SMART, Dapurnisa, dan Hareudang Bandung. Masing-masing peserta membawa kebutuhan dan tantangan bisnis yang spesifik, khususnya dalam pemanfaatan AI untuk pengembangan konten bisnis. Dalam sesi konsultatif ini, peserta mendapatkan pendampingan langsung terkait strategi penggunaan AI dalam content creation, mulai dari perumusan ide yang sesuai dengan karakter brand, peningkatan efisiensi produksi konten, hingga optimalisasi konten untuk menjawab permasalahan bisnis yang dihadapi. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu pelaku usaha memanfaatkan AI secara tepat guna dan aplikatif, bukan sekadar sebagai tren teknologi. Sebagai kota kreatif dan pusat talenta digital, Bandung menurunkan fokus program ke Content Creation Track. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kesiapan talenta muda agar mampu memanfaatkan AI secara produktif, menghasilkan karya konten berkualitas, serta masuk ke ekosistem gig economy berbasis skill. Program ini juga memperkuat peran Telkom sebagai AI Center of Excellence, khususnya pada pilar AI Connect dan pengembangan talenta AI berbasis solusi nyata. Melalui kolaborasi antara edukasi, praktik langsung, dan pendampingan bisnis, Telkom AI Center Bandung berupaya menciptakan ekosistem pembelajaran AI yang relevan dengan kebutuhan industri dan pasar. Sejalan dengan upaya tersebut, Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect, menyampaikan program AI Connect dirancang untuk memberikan dampak yang nyata bagi peserta. “Program ini dirancang bukan hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi untuk membantu teman-teman memahami bagaimana teknologi, termasuk kecerdasan buatan, bisa digunakan secara nyata: untuk meningkatkan produktivitas, membuka peluang penghasilan baru, dan memperkuat daya saing, baik sebagai individu maupun pelaku usaha,” ujar Mizan. Dorong Literasi AI dan Daya Saing Digital Melalui rangkaian kegiatan AI Connect ini, diharapkan terjadi peningkatan literasi AI di kalangan generasi muda dan pelaku usaha. Lebih dari itu, kegiatan ini membuka wawasan bahwa teknologi AI dapat menjadi alat strategis untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan daya saing di tengah ekosistem ekonomi digital yang terus berkembang. Ke depan, AI Center Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pengembangan talenta dan UMKM yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi pada solusi, guna mendukung transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.