Episentrum

Sorotan terbaru dari Tag # Episentrum

Arus Libur Nataru Memuncak, Stasiun Madiun Episentrum Kepadatan Penumpang KA Nasional
Nasional
Minggu, 28 Desember 2025 | 10:23 WIB

Arus Libur Nataru Memuncak, Stasiun Madiun Episentrum Kepadatan Penumpang KA

Madiun, katakabar.com - Memasuki hari ke 9 masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat peningkatan signifikan volume penumpang di wilayah kerjanya. Ribuan pelanggan memadati stasiun-stasiun keberangkatan dan kedatangan, dengan Stasiun Madiun tercatat sebagai stasiun dengan tingkat okupansi tertinggi. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan pada Jumat (26/12), Daop 7 Madiun melayani total 20.944 pelanggan, yang terdiri dari 10.468 pelanggan berangkat (naik) dan 10.476 pelanggan tiba (turun) di stasiun-stasiun wilayah Daop 7 Madiun. “Jumat, 26 Desember 2025 menjadi puncak tertinggi keberangkatan penumpang selama masa Angkutan Nataru sejauh ini, melampaui rekor sebelumnya pada Rabu, 24 Desember 2025 yang mencatat sebanyak 10.405 pelanggan berangkat,” jelas Tohari. Hingga pantauan pada Sabtu pagi, Stasiun Madiun masih mendominasi pergerakan penumpang di wilayah Daop 7 Madiun, dengan rincian sebagai berikut: Stasiun Madiun: Berangkat: 3.141 pelanggan Tiba: 3.604 pelanggan Stasiun Kediri: Berangkat: 1.302 pelanggan Tiba: 1.311 pelanggan Stasiun Jombang: Berangkat: 983 pelanggan Tiba: 914 pelanggan Stasiun Blitar: Berangkat: 896 pelanggan Tiba: 931 pelanggan Selain itu, lonjakan khusus terjadi di Stasiun Caruban pada Jumat (26/12/2025). Stasiun ini mencatat 943 pelanggan berangkat, yang dipicu oleh adanya angkutan rombongan dengan relasi Caruban–Ketapang menggunakan KA Logawa. Data Dinamis dan Kereta Api Terfavorit Berdasarkan data hingga pukul 11.00 WIB pada Sabtu (27/12/2025), Daop 7 Madiun telah melayani 8.272 pelanggan berangkat dan 8.836 pelanggan tiba. Angka tersebut bersifat dinamis dan diperkirakan masih akan terus bertambah seiring penjualan tiket yang masih berlangsung hingga keberangkatan kereta api terakhir pada malam hari. Ada lima kereta api dengan okupansi tertinggi di wilayah Daop 7 Madiun selama masa Angkutan Nataru adalah: KA Kahuripan KA Brantas Tambahan KA Brantas KA Singasari KA Bangunkarta Imbauan kepada Masyarakat Seiring dimulainya masa libur Nataru dan meningkatnya kepadatan lalu lintas menuju stasiun, KAI Daop 7 Madiun mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik. “Masa liburan berdampak pada kepadatan lalu lintas serta adanya pengaturan arus di sejumlah ruas jalan. Kami mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu keberangkatan dari rumah dan tiba di stasiun lebih awal agar tidak tertinggal kereta api,” tegas Tohari. Sebagai bagian dari upaya KAI dalam memberikan layanan yang semakin melayani kepada masyarakat selama masa libur Natal dan Tahun Baru, KAI Daop 7 Madiun juga masih menyediakan program diskon tarif bagi pelanggan kereta api jarak jauh. Tohari, menyampaikan hingga saat ini diskon sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial serta diskon 25 persen untuk kelas eksekutif masih dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, selama kuota dan tiket masih tersedia. “Program diskon ini kami hadirkan untuk memberikan alternatif perjalanan yang lebih terjangkau dan nyaman bagi masyarakat yang hendak bepergian selama masa libur Nataru. Kami mengajak pelanggan untuk segera merencanakan perjalanannya dan memanfaatkan promo yang masih tersedia,” ulas Tohari. Saat ini, sisa tempat duduk Angkutan Nataru dari wilayah Daop 7 Madiun masih tersedia sebanyak 1.357 tempat duduk. Masyarakat dapat melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan tiket lainnya. Pemesanan tiket dengan tarif diskon tersebut dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun seluruh kanal resmi penjualan tiket KAI, dengan tetap mengikuti ketentuan dan ketersediaan tempat duduk pada masing-masing kereta api.

Sumut Jadi Episentrum Agro Maritim Power Bisnis Komoditas Termasuk Sawit Nasional
Nasional
Minggu, 21 Januari 2024 | 20:47 WIB

Sumut Jadi Episentrum Agro Maritim Power Bisnis Komoditas Termasuk Sawit

Medan, katakabar.com - Kepala Perwakilan Harian Bisnis Indonesia wilayah Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) Irsad menjelaskan, posisi Provinsi Sumatera Utara penting menjadi episentrum agro maritim dengan kekuatan bisnis pada komoditas kelapa sawit, karet, kopi dan perikanan. Selain itu, kata Irsad, sektor Usah Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Sumatera Utara cukup besar dengan jumlah usaha mencapai 1.712.091 usaha dengan skala mikro mencapai 68 persen, kecil 18 persen, dan menengah 13 persen. Di mana, jumlah koperasi capai 13.208 unit. Kepala Perwakilan Harian Bisnis Indonesia wilayah Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) Irsad mengatakan SEO 2024 menjadi langkah konkret bagi pihaknya untuk menjadi media komunikasi bagi kegiatan bisnis dan investasi di Sumatra Utara yang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional. "Kami harapkan bisa memetakan arah bisnis dan investasi, sekaligus jadi konklusi yang bisa dijadikan sebagai panduan bagi dunia usaha dalam merancang strategi bisnis mereka di Sumut,” ujarnya saat seminar Sumut Economic Outlook 2024 (SEO 2024) usung tema, 'Menjaga Momentum Pertumbuhan Bisnis & Investasi' di salah satu hotel di Medan, di pekan kedua Januari 2024, dilansir dari laman bisnis.com, pada Ahad (21/1). Kepala Bursa Efek Indonesia Wilayah Provinsi Sumatera Utara, M Pintor Nasution mengharapkan potensi bisnis dan investasi mampu diungkap lewat SEO 2024, sehingga meningkatkan minat investasi di Provinsi Sumatera Utara. “SEO 2024 cukup menarik, ada fund manager dari Jakarta ingin hadir di acara ini jadi peserta. Seminar ini mudah-mudahan bisa memunculkan gambaran yang jelas tentang peluang investasi di Provinsi Sumatera Utara,” ulasnya. Peluang pengusaha cukup besar melalui perusahaannya untuk mendapatkan modal dari Bursa Efek Indonesia sebagai upaya pengembangan bisnis mereka menjadi lebih kuat dan ekspansif, tambahnya. Ketua Gabungan Kelapa Sawit Provinsi Sumatera Utara, Timbas Prasad Ginting menyatakan dukungan GAPKI Provinsi Sumatera Utara pelaksanaan SEO 2024 agar makin memperjelas peran agro kelapa sawit sebagai soko guru perekonomian di Provinsi Sumatera Utara. “Semua pemangku kepentingan perlu lebih serius memperhatikan perkembangan agro kelapa sawit lantaran volume dan porsi bisnisnya dominan," terangnya. Kami bakal jadikan forum ini, ucap Timbas, untuk membantu menjelaskan bagaimana kelapa sawit berperan bagi perekonomian Sumut. "Jadi, kontribusi perkebunan kelapa sawit makin besar bagi Pendapatan Asli Desa (PAD) lewat kebijakan Dana Bagi Hasil (DBH) perkebunan kelapa eawit,” timpalnya.