Emak-emak DWP Inhu Lomba Fashion Show Selama Dua Hari Riau
Riau
Selasa, 02 Desember 2025 | 17:10 WIB

Emak-emak DWP Inhu Lomba Fashion Show Selama Dua Hari

Rengat, katakabar.com - Emak-emak Dharma Wanita Persatuan (DWP) se Indragiri Hulu, Riau kumpul di Auditorium Kantor Bupati pada Selasa (02/12). Mereka mengikuti perlombaan Fashion Show dalam rangka memperingati HUT DWP ke 26 tahun dan menyambut Hari Ibu ke 97 tahun 2025. Evi Irma Julita, selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) mewakili Bupati membuka lomba Master Of Ceremony (MC) dan lomba Fashion Show tersebut. “Semoga acara ini menciptakan semangat dan kekompakan sebagai wujud mengenang jasa para pendahulu,” singkatnya. Sementara, Raja Vivi Olivia Zulfahmi selaku Ketua DWP Indragiri Hulu, menuturkan maksud dan tujuan dari acara ini sebagai bentuk mengenang jasa para pendahulu khususnya perempuan yang berjuang menegakan emansipasi wanita. Kegiatan lomba ini berlangsung di dua tempat yaitu di Auditorium Kantor Bupati dan di ruang VIP Kantor Bupati yang diikuti oleh dua orang perwakilan DWP dari masing-masing OPD di lingkungan Pemda Inhu.

Menyala Abangku! 'SANDI' Paslon Nomor 2 Disambut Antusias Emak-emak di Bathin Solapan Politik
Politik
Minggu, 17 November 2024 | 10:36 WIB

Menyala Abangku! 'SANDI' Paslon Nomor 2 Disambut Antusias Emak-emak di Bathin Solapan

Duri, katakabar.com - Kampanye terbuka 'SANDI' Pasangan Calon Nomor Urut 02 Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bengkalis, Syahrial-Andika Putra Kenedi disambut antusias Emak-emak di Kecamatan Bathin Solapan, Sabtu (16/11) sore. Berlokasi di halaman rumah Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, kampanye terbuka dihadiri Calon Bupati Kabupaten Bengkalis, Syahrial, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Syamsu Dalimunte, kampanye terbuka Paslon Nomor Urut 02 dihadiri beberapa tokoh masyarakat, yakni H Selamet Simamora, Syamsu Dalimunte, serta beberapa tokoh masyarakat dari kalangan penceramah, pengasuh pondok pesantren, dan kaum emak-emak Kecamatan Bathin Solapan.

Emak-emak Petani di Inhu Kini Punya Gerai Oleh-oleh Berkat Bimbingan WEI dan Unilever Sawit
Sawit
Kamis, 14 Desember 2023 | 21:09 WIB

Emak-emak Petani di Inhu Kini Punya Gerai Oleh-oleh Berkat Bimbingan WEI dan Unilever

Rengat, katakabar.com - Para istri petani kelapa sawit binaan Swadaya Karya Serumpun setahun lamanya digembleng kreatif membangun pondasi pendapat sampingan lewat pemberdayaan ekonomi okeh Widya Erti Indonesia (WEI) dan Unilever. Rupanya, buah kerja keras itu sebelas Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam unit usaha Karya Serumpun memiliki gerai oleh-oleh produk hasil dari kreativitas. Pusat perbelanjaan makanan ringan berlokasi di Jalan Lintas Timur, Desa Ringin, Kecamatan Batang Gansal, Indragiri Hulu, Riau, diresmikan pada Kamis (14/12). Kuliner yang ditampilkan berasal dari hasil pertanian lokal seperti peyek paku, stick pepaya, dodol labu, hingga keripik pisang salai dan singkong. Selain itu, ada makanan ringan stick keju, kulit ayam crispy, kerupuk ikan bilis, dan berbagai kerajinan tangan hasil tenunan istri para petani. "Ini semua dampak positif dari Widya Erti Indonesia yang berkelanjutan setelah Karya Serumpun berkembang dari Program Sekolah Lapangan Kelapa Sawit (SLKS) dari tahun 2017. Upaya itu untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga maupun kelompok," kata Ketua Karya Serumpun, Juliono dalam sambutannya. "Terima kasih kepada Widya Erti Indonesia (WEI) dan Unilever, pemerintah daerah maupun setingkat desa dan kecamatan yang telah membiarkan ruang atau dukungan dalam menjalankan kegiatan positif hingga pada titik saat sekarang ini," ujarnya. Adanya pusat oleh-oleh ini, sebut Juliono, mudah-mudahan jadi tempat ibu-ibu KWT untuk berkreasi membuat produk unggulannya. Diketahui, bermula dari program Sekolah Lapang Kelapa Sawit (SLKS), Karya Serumpun telah berkembang menjadi komunitas yang kuat. Fokus mereka tidak hanya pada pencapaian sertifikasi RSPO, tapi pada penguatan Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan. Dukungan Widya Erti Indonesia dan Unilever terhadap pendampingan 11 Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam naungan Karya Serumpun bagian penting dalam mengembangkan potensi ekonomi keluarga petani. Inisiatif ini memberikan kesempatan kepada perempuan untuk berkontribusi pada peningkatan pendapatan keluarga, membuka jalan bagi mereka untuk mengambil peran lebih aktif dalam ekonomi lokal. Pembukaan gerai pusat oleh-oleh hasil nyata dari usaha bersama. Komitmen perkembangan positif dalam upaya meningkatkan kualitas hidup petani dan keluarga. Asosiasi itu tidak hanya menjadi simbol keberhasilan dalam pertanian sawit berkelanjutan, tapi menjadi panutan dalam pemberdayaan perempuan di sektor pertanian. "Gerai ini mudah-mudahan mendorong lebih banyak perempuan daerah lainnya untuk berpartisipasi aktif dalam ekonomi lokal, dan mengambil peran penting dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan," harapnya. Di peresmian gerai oleh-oleh Karya Serumpun, hadir Camat Batang Gansal, Basuki, perwakilan dari Disperindag Inhu, Raja Tamrin, tokoh adat setempat, bhabinkamtibmas, dan beberapa kepala desa.

Emak-emak Diajari Bikin Piring Anyam Dari Limbah Sawit Bernilai Ekonomi Nasional
Nasional
Senin, 02 Oktober 2023 | 18:48 WIB

Emak-emak Diajari Bikin Piring Anyam Dari Limbah Sawit Bernilai Ekonomi

Jambi, katakabar.com - Universitas Jambi (UNJA) terus melakukan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat, melalui program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (MISETA). Di program itu, tim PPK ORMAWA MISETA UNJA usung tema, “Zero Waste Production Management” melakukan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan limbah kelapa sawit menjadi produk olahan, berupa piring anyam. Sosialisasi dan pelatihan menyasar kaum emak-emak yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani dan PKK beserta masyarakat Desa Serasah, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari. Di Sanggar Tani yang bermarkas di kawasa RT 02 Desa Serasah, pelatihan pembuatan piring anyam dilaksanakan. Kegiatan dapat sambutan cukup antusias oleh pemerintah desa dan masyarakat Serasah. Nyatanya, limbah kelapa sawit yang biasanya tidak dimanfaatkan bisa dibikin jadi produk yang bernilai ekonomis dan bisa alternatif terbaik untuk meningkatkan UMKM di Desa Serasah. Sebelum kegiatan dilakukan, tim PPK ORMAWA MISETA UNJA koordinasi dan survei lapangan lebih dulu apa saja potensi yang ada di desa. “Saya sangat apresiasi dan bangga dengan program yang diangkat adik-adik PPK ORMAWA MISETA UNJA," ujar Kepala Desa Serasah, Anda Yani melalui keterangan resmi UNJA, dilansir dari laman elaeis.co, pada Senin (2/10). Menurut saya, setelah pelatihan ini dilakukan dan masyarakat dapat menerapkan praktik pembuatan piring anyam ini dengan baik memberikan dampak positif bagi kami masyarakat desa, terutama ibu-ibu PKK dan Kelompok Wanita Tani. "Adanya pelatihan ini mudah-mudahan masyarakat jadi lebih produktif, dan menyadari limbah dari salah satu potensi pertanian yang ada di desa bisa dimanfaatkan dengan baik,” jelasnya. Ilmu yang ditularkan para mahasiswa, kata Yani, sangat berguna bagi masyarakat Desa Serasah. "Bila nanti masyarakat Desa Serasah hendak bikin acara formal maupun non formal, piring anyaman ini bisa digunakan. Tidak cuma itu, bisa disewakan dapat jadi salah satu pemasukan bagi masyarakat desa," imbuhnya.