Disiapkan

Sorotan terbaru dari Tag # Disiapkan

Enam Hal Perlu Disiapkan Perusahaan Sebelum Terapkan Tanda Tangan Digital Tekno
Tekno
4 jam yang lalu

Enam Hal Perlu Disiapkan Perusahaan Sebelum Terapkan Tanda Tangan Digital

Jakarta, katakabar.com - Sebelum menerapkan tanda tangan digital, perusahaan perlu menyiapkan aspek legal, keamanan, teknologi, serta alur kerja yang sesuai. Persiapan yang tepat membantu memastikan tanda tangan digital dapat digunakan secara aman, sah, dan efektif dalam proses bisnis. Banyak perusahaan ingin memangkas waktu persetujuan dokumen tahun ini. Sayangnya, sebagian langsung membuka akun tanpa persiapan internal. Menerapkan tanda tangan digital menuntut kesiapan proses, bukan sekadar berlangganan layanan. Akibatnya terasa pada minggu-minggu pertama pemakaian. Tim bingung menentukan siapa yang harus menandatangani lebih dulu. Pendaftaran akun tertahan karena berkas badan usaha belum lengkap. Adopsi melambat, lalu karyawan kembali mencetak dokumen seperti semula. Persiapan yang runtut mencegah kekacauan tersebut. Perusahaan yang hendak buat tanda tangan digital sebaiknya menuntaskan enam hal berikut. Urutannya disusun dari yang paling menentukan. Petakan Dokumen dan Tnentukan Alur Persetujuan Langkah pertama adalah mendata dokumen yang rutin terbit setiap bulan. Pisahkan dokumen internal, dokumen pelanggan, dan dokumen eksternal seperti kontrak vendor. Tandai berkas mana yang wajib dibubuhi meterai elektronik. Pemetaan ini menentukan volume kebutuhan sekaligus jenis akun yang dipilih. Sesuaikan Metode Penandatanganan Alur persetujuan tiap dokumen tidak pernah seragam. Dokumen tanpa keterlibatan pihak lain cukup ditandatangani secara tunggal. Persetujuan banyak pihak tanpa urutan tertentu memakai metode paralel. Approval berjenjang dari staf sampai direksi memakai metode hierarki. Kesiapan Legalitas Sebelum Menerapkan Tanda Tangan Digital Pendaftaran akun korporat menuntut berkas badan usaha yang lengkap. Perwakilan yang mendaftar harus tercantum dalam akta pendirian perusahaan. Verifikasinya dilakukan tim registration authority dalam waktu maksimal 1×24 jam. Berkas Perlu Disiapkan Empat dokumen berikut sebaiknya dikumpulkan sebelum proses dimulai: ● Akta pendirian badan usaha ● SK Kemenkumham ● NPWP dan nomor NIB ● Email sysadmin korporat yang masih aktif Siapkan Identitas Karyawan dan Model Akses Sistem Penerapan e signature di lingkungan korporat dimulai dari verifikasi identitas. Berkas yang diminta berupa foto KTP, nomor telepon aktif, dan email berdomain perusahaan. Pastikan alamat email sudah benar sejak awal pendaftaran. Email yang telah terdaftar tidak dapat diubah di kemudian hari. Pilihan Akses Tersedia Model akses menyesuaikan kontrol dokumen dan arsitektur sistem perusahaan: ● Portal web dan aplikasi mobile untuk kebutuhan harian ● API cloud untuk proses bisnis yang menuntut otomasi ● Penandatanganan on premise ketika dokumen wajib tetap di server sendiri ● OAuth2 untuk kontrol akses yang terpusat Menata Tata Kelola Sertifikat Sepanjang Masa Berlaku Sertifikat elektronik berlaku satu tahun dan dapat diperpanjang. Tandai jadwal perpanjangan jauh sebelum masa aktifnya berakhir. Proses re-key dilakukan sebelum kedaluwarsa, sedangkan pendaftaran ulang sesudahnya. Tunjuk pula pengganti sysadmin agar akun tetap terkelola saat pemegangnya cuti. Prosedur Sering Terlupakan Pencabutan sertifikat kerap baru dipikirkan ketika karyawan mengundurkan diri. Padahal alurnya memerlukan surat resmi yang ditandatangani secara elektronik. Menyusun prosedurnya sejak awal menutup celah keamanan di kemudian hari. Enam Langkah Menerapkan Tanda Tangan Digital secara Bertahap Ringkasnya, persiapan perusahaan berjalan dalam urutan berikut: 1. Petakan dokumen rutin beserta kebutuhan meterainya. 2. Tentukan alur persetujuan dan peran setiap pengguna. 3. Lengkapi berkas legalitas untuk pendaftaran akun korporat. 4. Siapkan identitas karyawan beserta email domain perusahaan. 5. Pilih model akses dan integrasi yang sesuai sistem internal. 6. Susun tata kelola sertifikat, dari perpanjangan hingga pencabutan. Landasan hukumnya sendiri sudah lama tersedia. Undang-Undang ITE beserta perubahannya dan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 mengakui tanda tangan elektronik tersertifikasi. Kesiapan internal yang justru menentukan seberapa cepat manfaatnya terasa. ezSign menyediakan layanan e signature beserta sertifikat elektronik untuk kebutuhan personal dan korporat. Sistem keamanan informasinya mengacu pada standar ISO 27001 dengan autentikasi dua faktor. Perusahaan yang sedang menyusun rencana penerapan dapat berdiskusi melalui kanal resmi ezSign. Pertanyaan Sering Diajukan 1. Berapa lama proses aktivasi akun korporat berlangsung? Tim registration authority memproses aktivasi akun korporat dalam waktu maksimal 1×24 jam. 2. Apakah alamat email yang sudah terdaftar bisa diganti? Tidak, email yang telah terdaftar tidak dapat diubah sehingga perlu dipastikan sejak pendaftaran. 3. Apa yang terjadi bila sertifikat elektronik sudah kedaluwarsa? Sertifikat menjadi tidak valid dan pengguna perlu mendaftar ulang untuk mengaktifkannya kembali.

Apa yang Harus Disiapkan untuk Kuliah di Luar Negeri? Pendidikan
Pendidikan
Selasa, 09 Juni 2026 | 15:34 WIB

Apa yang Harus Disiapkan untuk Kuliah di Luar Negeri?

Jakarta, katakabar.com - Kuliah di luar negeri adalah impian bagi banyak mahasiswa walau proses transisinya sering kali penuh tantangan. Tanpa persiapan yang matang, perbedaan sistem akademik dan standar penilaian bisa menjadi kendala serius yang menghambat kelancaran studi. Oleh karena itu, penting untuk menyiapkan beberapa hal agar proses transfer kreditmu berjalan lancar. Untuk memastikan proses transfer kredit dan masa kuliah ke luar negeri berjalan mulus, berikut adalah beberapa aspek krusial yang harus kamu siapkan. 1. Kemampuan bahasa Inggris Umumnya, sebelum kuliah di luar negeri, kamu harus mengasah kemampuan berbahasa Inggris secara intens di luar ruang kelas. Namun, mahasiswa di BINUS International memiliki keuntungan besar karena sudah terbiasa dengan lingkungan English-only sejak hari pertama kuliah. Kamu tidak perlu lagi merasa asing dengan istilah-istilah akademik internasional atau merasa gugup saat berdiskusi. Apalagi, seluruh materi dan interaksi harian telah menggunakan bahasa Inggris sebagaimana program international di Indonesia pada umumnya. Kebiasaan ini tentu sangat membantumu menyiapkan diri sebelum tiba di negara tujuan. Sehingga, fokusmu bisa langsung beralih pada pemahaman materi kuliah, 2. IPK sesuai syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) atau GPA merupakan indikator utama bagi universitas mitra untuk menerima transfer kreditmu. Sebagian besar universitas top di dunia memiliki standar minimum yang kompetitif untuk memastikan bahwa mahasiswa yang datang memiliki kapasitas akademik mumpuni. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk menjaga performa nilai sejak semester awal. Sebab, IPK yang stabil mencerminkan kedisiplinan dan kesiapanmu menghadapi beban akademik di lingkungan yang baru. 3. Kemampuan belajar yang baik Kuliah di luar negeri menuntut kemandirian belajar yang jauh lebih tinggi daripada biasanya, termasuk kuliah program international di tanah air. Kamu harus menguasai keterampilan akademik, seperti manajemen waktu, teknik riset, hingga kemampuan menulis esai yang bebas plagiat. Perlu kamu tahu bahwa standar akademik internasional sangat mengutamakan orisinalitas dan argumen yang kritis. Dengan mengasah kemampuan belajar ini sejak di Indonesia, kamu tidak akan merasa kewalahan saat harus menghadapi tumpukan tugas atau proyek penelitian mandiri di universitas mitra. 4. Kemampuan adaptasi budaya Perbedaan budaya bukan hanya soal bahasa, tetapi juga etika sosial dan cara berinteraksi di lingkungan kampus. Mahasiswa yang sukses adalah mereka yang mampu bersikap terbuka dan cepat beradaptasi dengan norma lokal di negara tujuan. Mempelajari budaya setempat sebelum berangkat akan membantumu menghindari culture shock yang berlebihan. Dengan adaptasi yang baik, kamu jadi bisa membangun jejaring pertemanan internasional yang luas untuk memperkaya pengalaman globalmu. 5. Persiapan mental dan kemandirian Tinggal jauh dari rumah menuntut ketangguhan mental dan kemandirian dalam mengurus kebutuhan sehari-hari, mulai dari manajemen keuangan pribadi hingga mengelola emosi saat jauh dari keluarga. Kamu akan dihadapkan pada situasi yang mengharuskanmu mengambil keputusan sendiri dengan cepat. Mental yang kuat sangat diperlukan agar kamu tetap fokus pada tujuan studi meskipun sedang menghadapi tantangan di lingkungan baru. 6. Berkas administrasi Meskipun bersifat teknis, persiapan administrasi adalah langkah krusial yang tidak boleh dilewatkan. Kamu perlu memastikan semua dokumen mulai dari paspor, visa pelajar, transkrip nilai resmi, hingga surat penerimaan dari universitas mitra sudah lengkap dan valid. Kelalaian dalam mengurus satu dokumen kecil dapat berdampak pada tertundanya keberangkatan atau kegagalan proses transfer kredit. Maka, siapkan dokumen-dokumenmu dengan baik, ya! 7. GPA & kemampuan belajar Aspek terakhir yang harus diperhatikan adalah kaitan antara Grade Point Average (GPA) dan kemampuan belajarmu secara keseluruhan. Di luar negeri, GPA sering kali menjadi tolak ukur awal bagi para dosen untuk melihat kapasitas intelektualmu. Menggabungkan performa GPA yang tinggi dengan kemampuan belajar yang eksploratif akan membuatmu lebih menonjol di mata para pengajar internasional. Konsistensi dalam menjaga kualitas belajar ini memastikan bahwa setiap kredit yang kamu transfer memiliki nilai yang sepadan dengan standar pendidikan tinggi dunia. BINUS International senantiasa mendukung setiap mahasiswa yang hendak melakukan kuliah di luar negeri melalui program transfer kredit, terutama untuk kamu yang menjalani program double degree. Persiapan yang matang akan membuat manfaat dari pengalaman global ini semakin terasa bagi pertumbuhan pribadi dan pembentukan global mindset. Siap untuk memulai langkah pertamamu menjadi bagian dari komunitas global? Gabung di BINUS International sekarang!

Daker Mekkah Sambut Jemaah Haji Indonesia 1446 H, Ini Layanan yang Disiapkan Internasional
Internasional
Sabtu, 10 Mei 2025 | 09:21 WIB

Daker Mekkah Sambut Jemaah Haji Indonesia 1446 H, Ini Layanan yang Disiapkan

Mekkah, katakabar.com - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1446 hijiriah tahun 2025 masehi segera mamasuki tahap kedatangan jemaah Indonesia yang berangkat pada gelombang pertama dari Madinah Al Munawwarah menuju Makkah Al Mukarramah. Sebelumnya, para jemaah akan mengambil _miqat_ dan niat umrah wajib di Bir Ali-Madinah. Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah, Ali Machzumi menyatakan, para petugas sudah tiba di kota kelahiran Nabi dan siap untuk menyambut kedatangan jemaah dari Madinah. Mereka sudah melakukan pengecekan kesiapan hotel, dapur penyedia katering, dan bus Shalawat yang akan digunakan untuk mengantar jemaah menuju Masjidil Haram. “Alhamdulillah sejak 7 Mei 2025 lalu, petugas haji Indonesia yang ditempatkan di Daker Makkah sudah datang dan siap untuk melayani jemaah haji,” tegasnya di Makkah, Jumat (9/5). “Saat ini sudah kita siapkan akomodasi yang akan ditempati jemaah haji, termasuk untuk konsumsi, dan transportasinya,” sambungnya. Menurut Ali Machzumi, keberangakatan jemaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah akan dimulai pada 10 Mei 2025. Di hari pertama, ada tujuh kloter dengan sekitar 2.800 jemaah yang akan berangkat dari Madinah. “Insya Allah, yang akan bergerak dari Madinah sebanyak tujuh kloter pada 10 Mei dengan jumlah sekitar 2.800 jemaah. Kita sudah siapkan sekitar 20 hotel yang akan ditempati mereka,” paparnya. “Kita berdoa dan berharap kedatangan jemaah haji ke Makkah yang dimulai pada 10 Mei 2025 berjalan lancar, tanpa halangan apapun,” harapnya.