Disbun Provinsi Riau

Sorotan terbaru dari Tag # Disbun Provinsi Riau

Periode Ini, Kelapa Sawit Mitra Swadaya Riau Dibandrol Rp2.469,41 Per Kilogram Sawit
Sawit
Rabu, 02 Agustus 2023 | 19:17 WIB

Periode Ini, Kelapa Sawit Mitra Swadaya Riau Dibandrol Rp2.469,41 Per Kilogram

Pekanbaru, katakabar.com - Periode 2 hingga 8 Agustus 2023 nanti harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mitra swadaya dibandrol Rp2.469,41 per kilogram. Harga tersebut mengalami kenaikan, dan harga cukup signifikan kenaikannya pada umur kelompok umur 9 tahun sebesar Rp69,04 per kilogram setara 2,88 persen. Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau bersama tim penetapan harga yang sudah menetapkan harga, pada Selasa (1/8. Penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit menggunakan table rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati bersama Tim. "Kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit tertinggi di kelompok umur 9 tahun sebesar Rp69,04 per kologram setara 2,88 persen dari harga pekan lalu," ujar Kepala Disbun Provinsi Riau, Zulfadli dilansir dari website resmi Pemprov Riau, pada Rabu (2/8). Kata Zulfadli, untuk harga pembelian TBS kelapa sawit petani untuk periode satu pekan ke depan naik menjadi Rp2.469,41 per kilogram, dan berlaku di periode sepekan ke depan. Sedang, harga cangkang berlaku untuk sebulan ke depan dengan sebesar Rp29,28 per kilogram. Indeks K yang dipakai adalah indeks K periode sebulan ke depan 90,89 persen. Untuk harga penjualan Crude Palm Oil (CPO) pekan ini naik sebesar Rp 233,30 per kilogram dari pekan lalu, dan harga penjualan pekan ini kernel naik sebesar Rp480,14 per kilogram dari pekan lalu. "Ada sejumlah Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PKS tidak melakukan penjualan disebabkan telat memasukkan data," ulasnya. Berdasarkan Permentan Nomor 01 Tahun 2018 Pasal 8 harga CPO dan kernel yang digunakan harga rata-rata tim tapi bila terkena validasi 2 digunakan harga rata-rata KPBN. "Harga rata-rata kernel KPBN periode 24 hingga 30 Juli 2023 sebesar Rp5.314,67 per kilogram," jelasnya. Ini Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Swadaya Provinsi Riau Nomor 7 periode 2 hingga 8 Agustus 2023, yakni; Umur 3 tahun Rp1.896,18 per kilogram Umur 4 tahun Rp2.125,47 per kilogram Umur 5 tahun Rp2.292,47 per kilogram Umur 6 tahun Rp2.384,19 per kilogram Umur 7 tahun Rp2.436,46 per kilogram Umur 8 tahun Rp2.467,20 per kilogram Umur 9 tahun Rp2.469,41 per kilogram Umur 10 - 20 tahun Rp2.437,97 per kilogram Umur 21 tahun Rp2.391,45 per kilogram Umur 22 tahun Rp2.339,44 per kilogram Umur 23 tahun Rp2.280,35 per kilogram Umur 24 tahun Rp2.235,92 per kilogram Umur 25 tahun Rp2.199,05 per kilogram

Selepas Sosialisasi, Asa Disbun Riau Program Sarpras Direalisasikan Riau
Riau
Senin, 31 Juli 2023 | 21:05 WIB

Selepas Sosialisasi, Asa Disbun Riau Program Sarpras Direalisasikan

Pekanbaru, katakabar com - Dinas Perkebunan Provinsi Riau selepas menggelar sosialisasi berharap program sarana dan prasarana segera direalisasikan pihak pusat sekaligus turun ke beberapa daerah yang sudah mengusukan program Sarpras. "Sesudah sosialisasi ini dilaksanakan, mudah-mudahan pihak dari pusat turun ke beberapa daerah yang sudah mengusukan program Sarpras," ujar Kepala Bidang Sarpras Dinas Perkebunan Provinsi Riau, T Ridwan Putra Yuda, pada Senin (31/7). Dijelaskan Ridwan, ada beberapa usulan dari petani yang saat ini menjadi perioritas, yakni usulan perbaikan jalan kebun untuk petani kelap sawit di Kabupaten Rokan Hulu. Selan itu kata Ridwan dilansir dari laman elaeis.co, intensifikasi dan ekstensifikasi buat petani sawit di Kabupaten Pelalawan dan bantuan alat transportasi untuk petani sawit di Kabupaten Siak. Terus melakukan percepatan realisasi program Sarana dan Prasarana (Sarpras) untuk para petani kelapa sawit di Provinsi Riau. "Program Sarpas didanai Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ini diharapkan bisa membantu para petani kelapa sawit meningkatkan infrastruktur dan produktivitas" imbuhnya. Diketahui, Disbun Provinsi Riau dua hari lamanya, dari 27 hingga 28 Juli 2023 lalu gelar sosialisasi kesekian kalinya, di salah satu hotel di Pekanbaru. Peserta sosialisasi tiga orang perwakilan dari kelompok petani, dinas perkebunan sembilan kabupaten di Riau, sejumlah asosiasi petani dan pengusaha kelapa sawit yang ada di Riau, meliputi Apkasindo, Samade, Aspek-PIR dan GAPKI.

Mana Paten! PMKS Masih Beli TBS Sawit Mitra Swadaya Bawah Harga Mitra Sawit
Sawit
Selasa, 25 Juli 2023 | 15:19 WIB

Mana Paten! PMKS Masih Beli TBS Sawit Mitra Swadaya Bawah Harga Mitra

Pekanbaru, katakabar.com - Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) siap-siap ditutup, bila masih bandel beli Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mitra swadaya tak sesuai harga mitra yang telah ditetapkan. "Pabrik Minya Kelapa Sawit (PMKS) bakal ditutup yang menolak beli kelapa sawit petani mitra dengan harga mitra yang sudah ditetapkan," tegas Kepala Dinas Perkebunan Riau, Zulfadli saat pelatihan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan yang ditaja Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan PT LPP Agro Nusantara, di Pekanbaru pada Senin (24/7). Petani kelapa sawit mitra swadaya ujar Zulfadli dilansir dari laman elaeis.co pada Selasa (25/7) mau menikmati harga mitra yang ditetapkan Disbun Provinsi Riau tiap pekannya mesti membentuk atau gabung kelompok tani dan bermitra dengan PMKS. Kata Zulfadli, cuma di Provinsi Riau ini punya dua regulasi harga TBS Kelapa Sawit, yakni harga plasma dan harga mitra swadaya. Di mana kedua harga ini berbeda. "Bagi petani yang bermitra dengan PMKS beda harga TBS dengan TBS dari plasma. Itu sebabnya, saya sarankan petani bentuk kelompok tani biar dapat menjual TBS dengan harga mitra. Bila ada PMKS menolak, siap-siap kami tutup pabriknya," jelasnya. Menurutnya, harga mitra ditetapkan setiap pekannya. Itu tadi, harga mitra beda dengan harga petani plasma. Penetapan harga ini tidak main-main, sebab dipantau Kejati Riau. "Kita sangat hati-hati menetapkan harga ini. Soalnya, salah satu rupiah saja bisa merugi miliran rupiah," bebernya. Dijelaskannya, saat ini ekspor CPO Indonesia mencapai 48 juta ton per tahun dan 21,6 persen berasal dari Riau. Di mana total 52 persen masyarakat Riau menggantungkan hidup dan kehidupan dari kelapa sawit. "Total 825 ribu Kepala Keluarga (KK) petani kelapa sawit dari 6,8 juta jiwa penduduk Riau saat ini. Untuk itu, mari jadikan kelapa sawit membawa berkah bagi semua," serunya.