PoweRRR Project, kolaborasi Baru GAPKI-Solidaridad Berdayakan 3.500 Perempuan Sawit di Desa Sawit
Sawit
Jumat, 24 Oktober 2025 | 18:00 WIB

PoweRRR Project, kolaborasi Baru GAPKI-Solidaridad Berdayakan 3.500 Perempuan Sawit di Desa

Samarinda, katakabar.com - PoweRRR Project, kolaborasi baru GAPKI-Solidaridad, resmi dimulai lewat acara Kick-off Meeting di Samarinda, Kamis (23/10) kemarin. Proyek ini meliputi pelatihan budi daya kebun Good Agriculture Practices (GAP), literasi keuangan, kesadaran K3, dan pengasuhan anak, bakal jangkau sebanyak 3.500 perempuan hingga penghujung 2026 mendatang. Perempuan petani pemilik dan perempuan buruh tani sebagai pilot project dimulai di Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Paser di Provinsi Kalimantan Timur. Proyek ini mendapat dukungan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan saat audiensi di awal Oktober 2025 lalu di Jakarta. Lebih strategis lagi melibatkan serikat buruh yang tergabung dalam Jejaring Serikat Buruh JAPBUSI dan JAGA SAWITAN. Pengusaha, Buruh dan NGO bekerja sama. Ini bukti GAPKI sebagai organisasi yang terbuka melakukan aksi, dan inisiatif progresif, serta konsisten. Perempuan adalah pilar penting industri sawit. Mereka bagian dari 16 juta total pekerja sawit nasional menopang ragam aktivitas. Dari peran eksekutif, pekerja perusahaan hingga petani dan buruh tani. Industri sawit pun terus berupaya mewujudkan terwujudnya keadilan dan kesetaraan jender. “Ini bukan saja soal bagian dari pemenuhan standar sawit berkelanjutan dan kepatuhan hukum. Lebih dari itu, bukti nyata industri sawit penting dan penopang mimpi Indonesia Emas 2045,” uja Ketua Bidang Pengembangan SDM Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Sumarjono Saragih, dilansir dari laman agorfarm.co.id, Jumat (24/10). Menurut Sumarjono, perempuan berdaya, haknya dihormati, dipenuhi dan dilindungi. Ini jadi fondasi penting dan kontribusi nyata dari industri sawit yang ada di perdesaan. Sejalan dengan agenda Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, membangun dari desa.

Diskominfo Kepulauan Meranti Dorong Pengembangan Website Desa dan Inovasi Pencegahan Karhutla Riau
Riau
Selasa, 12 Agustus 2025 | 08:23 WIB

Diskominfo Kepulauan Meranti Dorong Pengembangan Website Desa dan Inovasi Pencegahan Karhutla

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika atau Kominfo Kabupaten Kepulauan Meranti, Muhlisin, S.Kom, melakukan koordinasi terkait pengembangan website desa sekaligus mempublikasikan inovasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di daerah tersebut. Pertemuan berlangsung di Kantor Dinas Kominfo, Senin (11/8) kemarin. Kegiatan ini dihadiri para kepala desa dari Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Tebing Tinggi, Rangsang Barat, dan Tebing Tinggi Timur, beserta jajaran staf Dinas Kominfo. Menurut Muhlisin, website desa platform online yang menampung berbagai informasi tentang desa, mulai dari profil, berita, kegiatan, potensi desa, hingga layanan publik. Kehadiran website desa diharapkan dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta memfasilitasi partisipasi masyarakat dalam pembangunan. “Dengan potensi sagu yang menjadi ciri khas Kepulauan Meranti, website desa juga bisa menjadi sarana promosi potensi lokal ke dunia luar,” ujarnya. Selain pengelolaan website, kata Muhlisin, pertemuan ini juga membahas inovasi pencegahan Karhutla. Pihaknya berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD untuk membentuk tim penanggulangan Karhutla di setiap desa. “Jika perlu, tim ini akan ditetapkan melalui SK, sehingga saat terjadi kebakaran, mereka bisa langsung terjun ke lapangan. Pembentukan tim ini penting agar penanganan cepat dan terorganisir,” tegasnya. Koordinasi ini, terangnya, bertujuan agar informasi yang dipublikasikan terkait desa bisa disajikan secara berimbang. Data yang dibagikan ke publik pun harus diseleksi sesuai ketentuan.

Pemkab Meranti Gelar Bimtek Siskeudes Kaur Keuangan Desa Riau
Riau
Selasa, 15 Juli 2025 | 22:10 WIB

Pemkab Meranti Gelar Bimtek Siskeudes Kaur Keuangan Desa

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Kepulauan Meranti gelar bimbingan teknis Peningkatan Kapasitas Bagi Kaur Keuangan pengelolaan keuangan desa secara online lewat Siskeudes Link. Kegiatan yang diikuti Kaur Keuangan Desa se Kepulauan Meranti itu dilaksanakan di Ballroom Grand Meranti Hotel, Selasa (15/7). Bupati Kepulauan Meranti melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Hukum, Sudandri Jauzah, saat membuka kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah atau BPKAD Kepulauan Meranti sebagai pelaksana. "Kegiatan ini bukti keseriusan pemerintah untuk melaksanakan pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan," ujarnya. Menurut Sudandri, di Bimtek para Kaur Keuangan Desa diberikan aplikasi siskeudes versi terbaru yaitu V.207. Rilis 2, menggantikan aplikasi siskeudes V.207. Dengan adanya pembaharuan aplikasi itu, kata Sudandri, bakal ada menu baru yang tidak ditemukan di aplikasi sebelumnya. Hal itu bakal mempermudah kerja Kaur Keuangan, sebab terdapat penyempurnaan dari aplikasi sebelumnya yang mana akhirnya aplikasi sikeudes online dapat diwujudkan di Kabupaten Kepulauan Meranti. "Kepala daerah sangat mendukung kegiatan ini sebagai bentuk pembinaan dan support kepada pemerintah desa dari pemerintah daerah," jelasnya. Selain itu, ucap Sudandri, di kegiatan juga diperkenalkan aplikasi baru dari Ditjen Pajak, yakni aplikasi Korteks. Lewat aplikasi tersebut, pelaporan pajak akan lebih mudah dan efisien, begitu juga ada aplikasi CMS atau Cash Management System dari Bank Riau Kepri Syariah yang mana untuk pembayaran gaji dan lainnya akan dilaksanakan secara non tunai.

PT Inecda Gesa Perbaiki Jalan Poros Pemda Inhu Sawit
Sawit
Rabu, 04 Juni 2025 | 11:50 WIB

PT Inecda Gesa Perbaiki Jalan Poros Pemda Inhu

Indragiri Hulu, katakabar.com - Pengerjaan ruas badan jalan penghubung desa terus digesa mulai dari Desa Petaling Jaya menuju Desa Tani Makmur, Kecamatan Rengat Barat, Indragiri Hulu, Riau. Jalan poros tersebut milik pemerintah daerah atau Pemda Indragiri Hulu diperbaiki oleh dua korporasi sawit diantaranya PT Inecda Plantations, dan PT Persada Agro Sawita atau PAS. Kepedulian manajemen dua perusahaan itu terhadap jalan, pasca Ade Agus Hartanto, Bupati Indragiri Hulu melakukan sidak ke lapangan. Beliau secara gamlang mengimbau kepada pihak korporasi untuk memperbaiki titik-titik akses jalan yang rusak berat. “Jalan poros yang murni diperbaiki Inecda Plantations kurang lebih 6,5 kilometer. Tapi, perbaikan bersama dengan PT PAS sekitar 3,5 kilometer,” terang Joko Dwiyono, humas PT Inecda kepada katakabar.com, Rabu (4/6). Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan pekerjaan tuntas dikerjakan lantaran badan jalan yang usai diperbaiki kembali berlobang akibat digilas angkutan. “Nah, ketika dibeberapa titik kembali belobang kami cepat lakukan perawatan,” jelasnya.

Bupati Bengkalis Perjuangkan Listrik Masuk ke Seluruh Desa Kabupaten Bengkalis dan Menyala 24 jam Nasional
Nasional
Selasa, 06 Mei 2025 | 21:42 WIB

Bupati Bengkalis Perjuangkan Listrik Masuk ke Seluruh Desa Kabupaten Bengkalis dan Menyala 24 jam

Jakarta, katakabar.com - Bupati Kabupaten Bengkalis, Kasmarni menginginkan aliran listrik masuk keseluruh pelosok Desa di Kabupaten Bengkalis, dan menyala 24 jam. Untuk mewujudkan itu, Bupati Perempuan Pertama di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis sampaikan usulan langsung kepada PT PLN di Jakarta. Usulan Bupati Bengkalis disampaikan kepada Direktur Distribusi PT PLN, Adi Prianto disaksikan Gubernur Riau, Abdul Wahid dan Bupati dan Wali Kota se Provinsi Riau, di Kantor Pusat PT PLN, Selasa (6/5). Menurut Kasmarni, listrik sangat dibutuhkan masyarakat, dan semua menginginkan agar pelayanan listrik bisa 24 jam. "Usulan strategis kami kepada PT PLN, pertama perluasan jaringan listrik ke wilayah-wilayah yang belum terjangkau. Lalu, pelaksanaan program subsidi atau stimulus pemasangan sambungan baru untuk masyarakat kurang mampu, guna mendorong percepatan elektrifikasi," jelasnya. Secara rinci Bupati Bengkalis menjabarkan, dari data yang telah dihimpun hingga pertengahan tahun 2024, Kondisi Rasio Elektrifikasi, Jumlah Kepala Keluarga atau KK di Kabupaten Bengkalis sebanyak 195.940 Kepela Keluarga atau KK. Dari jumlah tersebut, total 160.036 Kepala Keluarga atau KK telah mendapatkan akses listrik dari PLN, dan sebanyak 1.430 Kepala Keluarga atau KK memperoleh listrik dari sumber non-PLN, tapi terdapat 2.610 Kepala Keluarga atau KK yang belum merasakan sentrum atau listrik sama sekali, baik dari PLN maupun non-PLN. "Desa yang belum teraliri listrik secara merata, meliputi Desa Buluh Apo Kecamatan Pinggir, Desa Air Kulim Kecamatan Bathin Solapan dan Desa Lubuk Gaung Kecamatan Siak Kecil," bebernya. Kepala Daerah Bengkalis ini berharap, melalui kerja sama yang erat dengan PT PLN, pemerataan akses listrik dapat segera tercapai, terutama untuk masyarakat di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal atau 3T, sehingga target elektrifikasi 100 persen yang adil dan merata dapat terwujud waktu dekat. Direktur Distribusi PT PLN, Adi Prianto sambut baik usulan tersebut. Menurutnya usulan itu sejalan dengan komitmen PT PLN yang ingin mewujudkan listrik yang handal, dengan pelayanan 24 jam. "Kami mendapatkan komitmen dari Presiden RI, pada 2029 mendatang Desa maupun Dusun di seluruh Indonesia 100 persen telah dialiri listrik. Seluruh biaya listrik Desa membutuhkan total dana Rp48 triliun, kira kira Rp9 hingga Rp10 triliun per tahun. Kami bakal lebih memantapkan program kami, kalau Riau itu mudah-mudahan tahun 2027 sudah clear teraliri listrik," jelasnya.

Bupati Rohul Serukan Seluruh Desa Bentuk Koperasi Merah Putih Riau
Riau
Rabu, 30 April 2025 | 20:17 WIB

Bupati Rohul Serukan Seluruh Desa Bentuk Koperasi Merah Putih

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Guna menindaklanjuti perintah Persiden RI, H. Prabowo Subianto mengenai pembentukan Koperasi Merah Putih di tingkat desa dan kelurahan, Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Rokan Hulu gelar sosialisasi pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, di Aula Hall Islamic Center Pasir pengaraian, Rabu (30/4). Sosialisasi ini dipimpin Bupati Rokan Hulu, Anton, ST,MM, Sekda Rokan Hulu, M. Zaki, S.STP, M.Si, Asisten 2 H. Ibnu Ulya, serta Kadis Kopnakertran, Zulhendri dan Kadis DPMPD, Prasetyo. Hadir pula Asisten III, Edi Suherman, Kepala BPKAD, El Bizri, Camat dan Kades se Kabupaten Rokan Hulu. Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, menyebutkan, saat ini koperasi di Rokan Hulu berjumlah 374 tapi yang aktif hanya 212 koperasi. "Saya menyambut baik penambahan koperasi di Rokan Hulu. Apalagi koperasi yang dibentuk bukan koperasi biasa, melainkan koperasi yang berpijak pada nilai-nilai kebangsaan, gotong royong, dan semangat persatuan, serta salah satu program nasional sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 tahun 2025," jelasnya. Bupati Rokan Hulu mendorong seluruh desa dan kelurahan agar segera gelar musyawarah khusus sebagai wujud demokrasi partisipatif dalam pembentukan koperasi ini. "Libatkan semua elemen, RT RW, tokoh adat, pemuda, perempuan, pelaku UMKM, dan masyarakat luas. Kita ingin koperasi ini menjadi milik bersama, dikelola bersama, dan manfaatnya dirasakan oleh semua," tegasnya. Saya instruksikan kepada OPD terkait, terutama Dinas Koperasi dan UKM, terang Anton, untuk memberikan pendampingan secara maksimal mulai dari penyusunan AD/ART, legalitas, hingga pelatihan manajemen koperasi dan kewirausahaan. Untuk biaya pembentukan koperasi ini, tambahnya, semuanya ditanggung pemerintah daerah, agar proses pembentukan Koperasi Merah Putih ini bisa segera terlaksana sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.