DBD
Sorotan terbaru dari Tag # DBD
Peduli Kesehatan Warga Binaan, Rutan Rengat di Riau Lakukan Fogging Cegah DBD
Tujuan fogging ini untuk memberantas nyamuk penyebab DBD dan malaria. Kegiatan fogging dilakukan secara menyeluruh, mencakup area perkantoran hingga blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Dinkes Kepulauan Meranti Sosialisasi 3M Plus Cegah Kasus DBD Meningkat
Selatpanjang, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti gencarkan sosialisasi penerapan pola 3M plus, yakni menguras, menutup, dan mengubur tempat penampungan air, serta melakukan pemberantasan sarang nyamuk. Kegiatan tersebut digencarkan untuk mencegah kasus deman berdarah atau DBD meningkat di daerah yang dikenal 'Negeri Sagu'. Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Kepulauan Meranti melaporkan, jumlah kasus demam berdarah atau DBD di periode Januari hingga Desember 2023, tercatat 38 kasus. Sedang di priode Januari hingga Juni 2024 sebanyak 7 kasus, di mana Selatpanjang dan Alah Air tercatat penyumbang terbesar Kasus DBD di daerah ini, pada Senin (10/6) kemarin. "Dari Januari hingga Juni 2023 tercatat sebanyak 4 kasus dan pada Juli hingga Desember 2023 sebanyak 34 kasus. Menurut catatan pada tahun 2023 kasus DBD selalu meningkat mulai dari bulan Juli hingga Desember," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, Muhammad Fahri, SKM Bila dibandingkan data tahun ini dengan data tahun 2023 lalu, kata Fahri, hanya selisih 3 kasus di periode Januari hingga Juni. Tapi tidak menutup kemungkinan data sementara periode Januari hingga Juni data bisa saja meningkat sama dengan pada Juli hingga Desember 2023. Menurur Fahri, adapun faktor penyebab meningkatnya kasus DBD tersebut lantara musim hujan, tinggal di wilayah tropis, lingkungan tempat tinggal kotor, tinggal di wilayah padat penduduk dan kumuh, daya tahan tubuh lemah, pernah mengidap DBD di masa lalu, tapi yang sangat rentan pada balita umur 1 hingga 5 tahun. Jadi, sebut Fahri, Salah satu cara mencegahnya dengan terus sosialisasi penerapan pola 3M plus, yakni menguras, menutup, dan mengubur tempat penampungan air, serta melakukan pemberantasan sarang nyamuk. "Mengenai fogging atau pengasapan adalah salah satu upaya untuk menangkal serangan nyamuk Aedes Aegypti. Tapi, untuk melakukannya tak bisa sembarangan," jelasnya. Untuk itu, sambunya, Diskes Kepulauan Mersnti bakal melakukan penindakan secara Fogging apabila jika ada kasus setelah dilakukan pemeriksaan oleh Puskesmas. Kalau masih adalagi penderita yang Demam 1 atau 2 orang di sekitar lingkungannya kemungkinan dilakukan fogging.
Idul Fitri 1445 H, Dinkes Bengkalis Seru Masyarakat Waspadai DBD
Bengkalis, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis lewat Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkalis seru masyarakat waspadai Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal itu seiring mobilisasi warga tinggi saat memasuki hari raya Idul Fitri tahun ini. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk senantiasa waspada terhadap penularan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegepty. Memang, dari catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis, kasus DBD tidak terjadi peningkatan yang signifikan dalam kurun waktu Januari hingga Maret 2024. "Mobilisasi masyarakat yang tinggi saat lebaran, makanya kita imbau masyarakat tetap waspada DBD dan menjaga lingkungan dan mengantisipasi populasi nyamuk penyebab DBD," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Bengkalis, Ermanto, SKM, MKM melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Irawadi, SKM, MKM, pada Jumat (12/4) Mengurangi tempat penampungan air, ujar Ermanto, seperti kaleng-kaleng minuman bekas dan menutup air penampungan sehingga bisa meminimalisir tempat perkembangbiakan nyamuk DBD. Berikut kasus DBD masing-masing kecamatan di Kabupaten Bengkalis untuk Januari hingga Maret 2024, yakni: Pada Januari, Kecamatan Bengkalis 1 kasus, Bantan 4 kasus, Bukit batu 0, Bandar Laksamana 0, Siak Kecil, Mandau 12 kasus, Bathin Solapan 9 kasus, Pinggir 4, Talang Muandau 0, Rupat 4 dan Rupat Utara 0 kasus. Pada Februari, Kecamatan Bengkalis 7 kasus, Bantan 4, Bukit batu 0, Bandar Laksamana 0, Siak Kecil 0, Mandau 15 kasus, Bathin Solapan 5 kasus, Pinggir 4, Talang Muandau 0, Rupat 4, Rupat Utara 0 kasus. Sedang Maret 2024, Kecamatan Bengkalis 10, Bantan 2 kasus, Bukit batu 0, Bandar Laksamana 0, Siak Kecil 1, Mandau 10, Bathin Solapan 1, Pinggir 2 kasus, Talang Muandau 1, Rupat dan Rupat Utara 0 kasus.