Daun Sawit Menguning, Ini Penjelasan Ahli
Bengkulu, katatabar.com - Seorang Ahli Pertanian di Bengkulu, Zainal Muktamar menjelaskan, perubahan warna daun kelapa sawit menjadi kuning bisa jadi disebabkan kurangnya unsur hara di lahan perkebunan kelapa sawit. "Untuk mengatasi masalah itu, petani harus menetralkan dulu tanah dengan dolomite baru, terus diberikan pupuk urea di sekitar tanaman kelapa sawit yang mengalami perubahan warna daun," ujarnya, dilansir dari elaeis.co pada Minggu (16/7). Kata Zainal, perubahan warna daun sawit menjadi kuning lantaran kurang diberi pupuk. "Solusinya ya diberi pupuk," tuturnya. Diketahui, pertanian kelapa sawit di Bengkulu menghadapi tantangan baru beberapa bulan belakangan ini. Di mana daun kelapa sawit hijau segar, tiba-tiba mengalami perubahan warna menjadi kuning. Ini bisa mengganggu produktivitas buah sawit di daerah ini. Petani Kelapa Sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah, Surya cerita perubahan warna daun kelapa sawit yang terjadi bikin banyak petani kelapa sawit sedih. Lantaran itu membuat produksi buah sawit menurun signifikan. Saat ini batang kelapa sawit yang daunnya telah berubah kuning tidak menghasilkan buah sawit lagi. "Kami sedih, tanaman sawit dulu daunnya hijau buahnya lebat, sekarang ini sama sekali tidak berbuah lagi," ulas Surya, pada Sabtu (15/7) kemarin. Tidak hanya penurunan jumlah buah sawit yang dipetik beber Surya, ada yang mengalami kematian di tanaman kelapa sawit. Ini mengkhawatirkan, mengingat kelapa sawit salah satu sumber pendapatan utama bagi masyarakat di daerah ini. "Ada pula yang melaporkan tanaman kelapa sawit mereka mati setelah daun sawit berubah kuning," terangnya. Pemprov Bengkulu lewat Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Rosmala Dewi menimpali sudah berkoordinasi dengan lembaga pertanian dan pakar untuk mencari solusi yang tepat. "Salah satu langkah yang diambil melakukan pemantauan intensif tanaman kelapa sawit yang terkena dampak perubahan warna daun," tuturnya. Menurutnya, petani diberikan edukasi dan pelatihan tentang pengendalian hama dan penyakit tanaman kelapa sawit. "Kami bakal koordinasi dengan lembaga pertanian dan pakar untuk mencari solusi yang tepat. Salah satu langkah yang diambil melakukan pemantauan intensif terhadap tanaman kelapa sawit yang terkena dampak perubahan warna daun dan memberikan bantuan pupuk organik cair," sebutnya.