Buah Sawit

Sorotan terbaru dari Tag # Buah Sawit

Pos Pemeriksaan Sawit Didirikan di Semua Jalan di Kuansing, Ini Penyebabnya. Sawit
Sawit
Senin, 13 Januari 2025 | 21:36 WIB

Pos Pemeriksaan Sawit Didirikan di Semua Jalan di Kuansing, Ini Penyebabnya.

Teluk Kuantan, katakabar.com - Bupati Kuantan Singingi, Provinsi Riau, Dr Suhardiman Amby bakal mendirikan pos lintas buah kelap sawit di setiap ruas jalan yang dilalui truk pengangkutan TBS. Tapi, sebelum itu tim audit yang dibentuk saat ini sedang mendata seluruh peron atau loading ramp serta pabrik kelapa sawit (PKS) yang ada di kabupaten tersebut. Pendirian pos pemeriksaan sawit tersebut bertujuan memaksimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD). Selama ini, jual beli sawit dari kawasan hutan ditaksir menyebabkan PAD bocor hingga mencapai Rp243 miliar per tahun.

Bolu Sawit di Rang Kayo Hitam Lifestyle
Lifestyle
Jumat, 30 Agustus 2024 | 12:32 WIB

Bolu Sawit di Rang Kayo Hitam

Hasratnya itu makin kuat setelah dia terinspirasi dengan penganan khas yang ada di daerah lain. Misalnya Kota Medan dengan Bika Ambonnya, Bukit Tinggi dengan Sanjay nya, Yogya dengan Bakpia nya dan Padang dengan Bingkuangnya.

Panen Perdana Buah Sawit di Perkebunan Plasma KUD Wisma Tani Sawit
Sawit
Jumat, 27 Oktober 2023 | 15:46 WIB

Panen Perdana Buah Sawit di Perkebunan Plasma KUD Wisma Tani

Rokan Hulu, katakabar.com - Bupati Rokan Hulu, H Sukiman melakukan panen perdana Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di perkebunan plasma Koperask Unit Desa (KUD) Wisma Tani, yang dikemas kegiatan syukuran di Desa Air Panas, Kecamatan Pendalian IV Koto, pada Kamis (26/10) kemarin. Panen perdana TBS kelapa sawit baru berumur 3 tahun itu di atas lahan sekitar 742 hektar dengan peserta plasma 371 Kepala Keluarga (KK) bekerja sama dengan PTPN V dengan mitra Bank Riau Kepri Syariah. Di kegiatan syukuran panen perdana perkebuan plasma KUD Wisma Tani, hadir Kadis Kominfo Rokan Hulu, H Syofwan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Rokan Hulu, Barikun, Kadiskop UKM Nakertrans Rokan Hulu, Zulhendri, Kadis Lingkungan Hidup, Suparno, Camat Pendalian IV Koto, Sunarji, Perwakilan PTPN V, PT BRKS, Pengurus dan Anggota KUD Wisma Tani Desa Pendalian. Bupati Rokan Hulu, H Sukiman mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu ucapkan terima kasih kepada PTPN V selaku bapak angkat bekerja sama dengan KUD Wisma Tani Desa Pendalian.yang sudah merealisasikan program peremajaan sawit secara mandiri dari program pola KKPA. ''Kita berharap dengan panen perdana TBS kelapa sawit di perkebunan plasma KUD Wisma Tani, ke depan produksi kelapa sawit semakin meningkat, dan berdampak pada kesejahteraan anggota kelompok tani,'' ujarnya, dilansir dari laman riaupos.co, pada Jumat (27/10). Kepada para petani anggota kelompok tani, harap Sukiman, keberhasilan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Ke depan lahan kebun pertanian betul-betul produktif, akhirnya bisa meningkatkan pendapatan masyarakat menjadi lebih baik. Kesuksesan ini sebuah contoh keseriusan semua pihak. Di mana kelapa sawit hingga saat ini komoditas perkebunan masih menjadi primadona masyarakat petani di Kabupaten Rohul guna meningkatkan perekonomian petani. ''Kemitraan yang telah terjalin baik antara perusahaan dengan KUD terus dijaga dan dipelihara, biar pelaksanaan program pola KKPA ini dapat berhasil dengan baik dan menguntungkan bagi petani,'' sebutnya.

Musim Kemarau Bikin Buah Sawit Telat Matang, Ini Penyebabnya Nasional
Nasional
Rabu, 04 Oktober 2023 | 16:27 WIB

Musim Kemarau Bikin Buah Sawit Telat Matang, Ini Penyebabnya

Jakarta, katakabar.com - Kemarau panjang disebabkan El Nina bisa bikin buah kelapa sawit terlambat mantang. Bahkan produksi kelapa sawit nasional berpotensi turun. Itu tadi, biangnya kemarau panjang akibat El Nino lantaean kurang intensitas hujan. Dilansir dari laman elaeis.co, dampak El Nino tidak langsung terasa pada 2023 ini. Tahun ini paling terjadi keterlambatan panen. Artinya, matangnya buah mengalami keterlambatan kalau tidak terjadi hujan,” kata Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Eddy Martono saat konferensi pers, pada Selasa (3/10) kemarin. Soal produksi tahun depan, Eddy tidak menampik kemungkinan terjadi penurunan. "Kalau perawatan sawit sebelum terjadi kekeringan tidak bagus, ada kemungkinan di tahun depan terjadi penurunan produksi. Kalau pemeliharannya bagus sebelum terjadi kemarau, hanya terjadi keterlambatan panen di tahun ini,” ujarnya. El Nino di tahun ini tidak separah tahun 2015 dan tahun 2019, ulas Eddy, sebab masih terjadi hujan di wilayah Sumatera dan Kalimantan selama beberapa bulan ini, meski curah hujan rendah. "El Nino tahun 2015 dan 2019 terjadi cukup panjang sebabkan terjadi penurunan produksi sawit hingga dua tahun setelahnya," terangnya. Soal harga, beber Eddy, hingga akhir tahun, harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) diprediksi bergerak di rentang US$900-US$910 per ton dan berpeluang naik ke level US$1.000 per ton. "Kalau soal fluktuasi, harga komoditas memang selalu berayun," tegasnya. Sekjen Gapki, M Hadi Sugeng menimpali, penundaan panen yang terjadi pada beberapa kebun anggota Gapki lantara curah hujan rendah berdampak produksi Crude Palam Oil (CPO) dan Palm Kernel Oil (PKO) pada tahun ini tidak naik signifikan. “Kita asumsikan produksi tetap tumbuh, tapi mungkin hanya sekitar 5 persen di bawah 10 persen. Kita prediksi di tahun ini bisa mencapai 54 juta ton. CPO 49 juta ton, naik dari tahun lalu 46 juta ton. Sedang PKO 4,7 juta ton, naik dari tahun lalu sekitar 4,5 juta ton," rincinya. Konsumsi, tutur Hadi, diperkirakan naik sekitar 23 juta ton ada efek tambahan dari B35 dengan stok yang kita pertahankan di atas 3,2-3,3 juta ton pada akhir 2023. Hingga Juli lalu, produksi CPO dan PKO tumbuh 17 persen jadi 32 juta ton. Konsumsi minyak sawit dalam negeri baik untuk pangan, oleokimia maupun biodiesel juga tumbuh 11 persen jadi 13 juta ton. Volume ekspor naik signifikan, sekitar 33 persen atau hampir 19,8 juta ton. Tapi nilai ekspor mengalami penurunan sekitar 18 persen jadi Rp260 triliun dibanding tahun lalu yang mencapai Rp300 triliun.