Tembus Industri Game Dunia Sebelum Wisuda, Arvin Sadeli Buktikan Lulusan BU Siap Bersaing Global Internasional
Internasional
Minggu, 21 Desember 2025 | 10:21 WIB

Tembus Industri Game Dunia Sebelum Wisuda, Arvin Sadeli Buktikan Lulusan BU Siap Bersaing Global

Jakarta, katakabar.com - Binus University (BU) kembali tegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang melahirkan talenta global melalui kisah inspiratif Arvin Sadeli, mahasiswa Program Game Application and Technology (GAT) Binus@Kemanggisan. Menjelang kelulusannya, Arvin telah berhasil menapaki karier internasional sebagai Lead Game Developer di Creadev Technologies Inc, Canada, sebuah pencapaian luar biasa yang menunjukkan kualitas ekosistem pendidikan dan pembinaan talenta digital di Binus University. Perjalanan Arvin tidak dimulai dari kemampuan teknis yang matang. Ketika pertama kali masuk kuliah, Arvin mengaku tidak memiliki pemahaman apa pun tentang programming maupun game development. Tetapi, melalui kegigihan, lingkungan belajar yang suportif, serta kesempatan yang diberikan BINUS, Arvin berkembang pesat selama empat tahun masa studinya. Sejak semester pertama, Arvin aktif bergabung di UKM BGDC (Binus Game Development Club) dan mengikuti proyek pembuatan game dalam enam bulan. Di tengah tuntutan perkuliahan, ia belajar Unity Engine secara otodidak hingga akhirnya menguasainya. Pada semester berikutnya, Arvin memperluas kompetensinya dengan mempelajari Unreal Engine, salah satu standar industri global. Momentum besar datang pada semester tiga saat Arvin terpilih magang dalam proyek VR Entre Binus, sebab kemampuannya yang unggul dibanding teman seangkatan. Di waktu yang sama, ia telah diterima sebagai Game Developer di perusahaan berbasis di Amerika Serikat. Kesempatan ini menjadi titik awal perjalanan profesional internasionalnya. Karier Arvin di dunia kompetisi pun sangat menonjol. Bersama timnya, ia memenangkan berbagai lomba game development seperti 1st Place-UI Compfest Game Jam 2023, 2nd Place-IPB IT Game Today, 1st Place-Garena Game Jam 2023, Best Game Design-UI Indie Game Ignite 2024. Tak berhenti di situ, saat teman satu timnya magang di tempat lain, Arvin tetap berkompetisi seorang diri dan meraih juara melawan tim-tim beranggotakan tiga orang, seperti 1st Place – Mage X, Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Bagi Arvin, pengalaman paling membentuk dirinya justru lahir di tengah masa sulit akibat pandemi. Kondisi ekonomi keluarga membuatnya harus bergerak lebih cepat dan bekerja lebih keras dari mahasiswa lain. Tekanan itu justru menjadi bahan bakar yang menguatkan tekad dan menjadikannya mandiri secara profesional sejak dini. Ketika ditanya mengenai sosok yang paling berperan dalam keberhasilannya, Arvin menegaskan kedua orang tuanya adalah fondasi utama perjalanan akademik dan kariernya. Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada dosen-dosen GAT, teman-teman seperjuangan, hingga pembina UKM BGDC yang telah menjadi bagian penting dalam pertumbuhannya. Kini, Arvin berhasil meraih posisi bergengsi sebagai Lead Game Developer di Kanada, sebuah jabatan yang umumnya diraih oleh profesional dengan pengalaman panjang. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa BINUS University mampu berkompetisi dan berkontribusi di kancah internasional. Puncak dari perjalanan akademik Arvin di Binus University ditandai dengan kelulusannya pada Wisuda ke 73 Binus University. Momen wisuda tersebut menjadi refleksi dari perjuangan panjang yang telah ia lalui selama masa perkuliahan, sekaligus penanda kesiapan Arvin untuk melangkah penuh sebagai profesional di industri game global. Dengan bekal ilmu, pengalaman praktis, serta mental tangguh yang ditempa sejak bangku kuliah, Arvin resmi menyandang status sebagai lulusan Binus University yang siap berkontribusi dan bersaing di tingkat internasional. Sebagai pesan untuk mahasiswa lain yang sedang berjuang, Arvin berpesan “terus berjuang dan semangat! Ketika ombak datang, jangan coba-coba mengendalikan airnya, tapi kendalikan kapal kalian.”

Barantum: Penyedia CRM AI Lokal Siap Bersaing Secara Global Tekno
Tekno
Jumat, 08 Agustus 2025 | 12:19 WIB

Barantum: Penyedia CRM AI Lokal Siap Bersaing Secara Global

Jakarta, katalabar.com - Barantum hadir sebagai CRM AI lokal yang bantu bisnis tingkatkan produktivitas, efisiensi operasional, dan hemat biaya layanan pelanggan. Anda mungkin tidak langsung menyadarinya. Tapi satu per satu pelanggan lama mulai menghilang, order menurun, dan tiba-tiba nama kompetitor lebih sering muncul di obrolan pasar. Situasi seperti ini sering terjadi bukan karena produk Anda kalah, tapi karena pengalaman pelanggan Anda tertinggal. Banyak bisnis terjebak pada proses manual, komunikasi yang lambat, dan sistem yang terfragmentasi. Di sinilah CRM adalah solusi nyata bukan sekadar alat bantu, tapi pusat kendali yang memperkuat relasi dengan pelanggan. Tanpa sistem ini, pelanggan dengan mudah berpindah ke layanan yang lebih responsif. Tim Anda sudah bekerja keras. Tapi jika mereka masih bergantung pada spreadsheet, pencatatan manual, dan koordinasi lintas platform yang melelahkan maka kelelahan bisa jadi lebih sering hadir daripada hasil. Dengan menggunakan CRM AI seperti yang ditawarkan Barantum, Anda bisa menyatukan semua aktivitas penjualan, layanan, dan komunikasi dalam satu dashboard pintar. Hasilnya? Peningkatan produktivitas tim hingga 30% karena waktu mereka tidak lagi habis untuk tugas administratif, melainkan fokus pada hal yang benar-benar bernilai. AI juga memungkinkan tim Anda untuk memahami perilaku pelanggan secara otomatis, memprediksi kebutuhan, dan memberikan solusi sebelum pelanggan meminta. Inilah jenis keunggulan yang membedakan perusahaan biasa dari yang luar biasa.

Bursa CPO Diluncurkan, Ini Asa DPW Apkasindo Aceh Nusantara
Nusantara
Jumat, 13 Oktober 2023 | 19:52 WIB

Bursa CPO Diluncurkan, Ini Asa DPW Apkasindo Aceh

Aceh, katakabar.com - Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan resmi meluncurkan Bursa CPO di Jakarta, pada Jumat (13/10). Di mana target Bursa CPO ini nanti menjadi patokan harga Crude Palm Oil (CPO) Indonesia mulai 23 Oktober 2023 mendatang. Apkasindo Aceh merespon peluncuran Bursa CPO, dengan mengapresiasi dengan hadirnya Bursa CPO sebagai bentuk hasil kerja keras dan kegigihan pemerintah disertai dukungan dari berbagai pihak. "Kami petani kelapa sawit ucapkan terima kasih. Kita pemilik atau produsen CPO terbesar di dunia tidak perlu takut dan gentar, kalau pun harus bersaing dengan bursa Malaysia dan bursa Rotterdam, Belanda. Indonesia raja CPO, raja sawit bukan raja bodoh," kata Sekretaris Apkasindo Aceh, Fadhli Ali dilansir dari laman elaeis.co, pada Jumat (13/10). Petani telah menanti dirilisnya kebijakan ini, ulas Fadhli, pihaknya sempat kecewa dan protes saat mencuat wacana untuk mengurungkan atau membatalkan rencana membentuk bursa CPO Indonesia. "Alhamdulillah, akhirnya bursa CPO sawit Indonesia tetap bisa terwujud," terangnya. Kehadiran Bursa CPO Indonesia ini, harap Fadhli, mudah-mudahan bisa mengangkat atau meningkatkan harga CPO dan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. Selama ini perbedaan harga tender CPO Indonesia saat tender di PT KPBN terjadi beda harga dengan di bursa CPO Malaysia. Perbedaannya bahkan mencapai Rp1,7 juta per ton. "Ke depan hendaknya tender CPO di bursa komoditi Indonesia dengan Malaysia bisa sama atau setidaknya tidak terpaut jauh seperti saat ini," sebutnya.