Warga Desak Polda Turun Tangan, Oknum Ormas Galian C di Batang Kumu Beroperasi Terang-terangan Lingkungan
Lingkungan
Rabu, 29 April 2026 | 15:13 WIB

Warga Desak Polda Turun Tangan, Oknum Ormas Galian C di Batang Kumu Beroperasi Terang-terangan

Pasirpengaraian, katakabar.com – Sungai Batang Kumu yang dulu menjadi sumber kehidupan kini perlahan bak hidup segan mati tak mau, dan hancur lebur. Di Desa Bangun Jaya TSM RW 07, Kecamatan Tambusai Utara, aktivitas pengerukan material galian C atau quarry yang diduga kuat tanpa izin resmi, terus berlangsung secara terang-benderangan, seolah hukum di Kabupaten Rokan Hulu tak memiliki gigi. Kegiatan yang meresahkan ini bukan main-main. Pantauan lapangan Rabu (29/4) memperlihatkan betapa masifnya kerusakan yang terjadi. Dua unit alat berat bekerja tanpa henti mengeruk dasar dan bibir sungai, sementara puluhan dump truck hilir mudik angkut hasil rampasan sumber daya alam tersebut. Lebih mengejutkan, aktivitas yang diduga telah berlangsung lama ini dikabarkan dikelola oknum yang memiliki latar belakang organisasi masyarakat berinisial KS, yang diduga menunjuk SN dan PI sebagai pengurus lapangan yang memegang kendali operasional sehari-hari. Melanggar Hukum Berat Secara hukum, apa yang terjadi di lokasi tersebut adalah pelanggaran berat yang sangat jelas. Aktivitas ini mencederai Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba). Dalam Pasal 158 Undang Undang Minerba ditegaskan dengan sangat keras: "Setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar." Bukan hanya soal izin, kerusakan lingkungan yang ditimbulkan juga sangat parah dan melanggar Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Bibir sungai habis dikeruk, air yang jernih kini keruh pekat, aliran sungai menjadi dangkal, ekosistem hancur, dan potensi banjir mengancam permukiman warga setiap saat. Pasal 98 Undang Undang Lingkungan menyebutkan ancaman hukuman yang tak main-main: "Setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup dapat dipidana penjara hingga 10 tahun dan denda hingga Rp10 miliar." Belum lagi dugaan penggunaan BBM jenis solar yang diduga bukan untuk peruntukan industri, yang juga berpotensi melanggar aturan distribusi energi negara. Adakah yang Bekingi? Keresahan warga memuncak. Mereka tidak hanya marah karena sungainya rusak, tapi juga geram karena aktivitas sebesar ini bisa berjalan seenaknya tanpa ada tindakan tegas dari aparat. "Sungai kami sudah rusak parah, tapi mereka tetap saja mengeruk. Kami minta Polda Riau turun langsung, jangan hanya diam melihat kerusakan ini," ujar salah satu warga berinisial AK 38 tahub dengan nada penuh emosi. Lebih jauh AK menyoroti dugaan kuat adanya "beking" atau perlindungan dari pihak-pihak tertentu yang memuluskan jalan aktivitas ilegal ini. "Kalau tidak ada yang membekingi dan melindungi, mana mungkin kegiatan sebesar ini bisa berjalan terang-terangan selama bertahun-tahun tanpa tersentuh hukum," tegasnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan nyata maupun konfirmasi dari pihak berwenang. Jika dibiarkan terus, kerusakan di Sungai Batang Kumu akan menjadi permanen dan negara terus dirugikan miliaran rupiah dari sumber daya alam yang dicuri secara terbuka.

Siap-siap! Jalan Tol Paltung Beroperasi Akhir 2026 Arus Mudik-Balik Nataru dan Idul Fitri 2027 Makin Lancar Nasional
Nasional
Rabu, 08 April 2026 | 16:08 WIB

Siap-siap! Jalan Tol Paltung Beroperasi Akhir 2026 Arus Mudik-Balik Nataru dan Idul Fitri 2027 Makin Lancar

Palembang, katakabar.com - PT Hutama Karya (Persero) terus berkonsentrasi tuntaskan pembangunan Jalan Tol jalur Palembang-Betung (Paltung) kini sedang berprogress. PR besar pembangunan infrastruktur yang menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ini dilakukan untuk mengejar target, proyek strategis nasional (PSN) ini bisa segera beroperasi jelang Nataru dan Lebaran Idul Fitri 1448 Tahun 2027 mendatang, sehingga diharapkan mampu mengurai kemacetan dan mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik pada hari besar keagamaan tersebut. Menurut data hingga Maret 2026, pembangunan jalan tol yang dilakukan Hutama Karya khususnya untuk jalur Palembang–Betung seksi 1-2, sudah mencapai progress 69,63 persen. "Proyek ini kan terhenti pada tahun 2022. Sejak proyek B to B ini dipecah konsesinya dari BUJT PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) kepada BUJT PT Hutama Karya (HK) pada September 2024. Kemudian proyek ini dilanjutkan HK setelah berkontrak dengan Waskita Karya pada Oktober 2024. Dan kini dari panjang 54 kilometer untuk jalur Palembang - Betung, yang harus diselesaikan HK pembangunannya, secara keseluruhan progressnya jika dihitung secara gabungan dengan yang dikerjakan oleh WST, total progressnya sudah mencapai 91,21 persen," kata Project Director Ruas Palembang – Betung Seksi 1-2 PT Hutama Karya, Fakhrudin kepada wartawan. Sejak ditugaskan oleh pemerintah untuk melanjutkan pembangunan jalan tol Paltung, sejumlah strategi langsung dijalankan HK untuk menuntaskan tanggung jawab tersebut. "Memang pertapakan jalan tol untuk jalur Paltung itu terbilang cukup sulit dan labil karena sebagian besar rawa atau lahan basah. Karena itu, diperlukan berbagai langkah agar konstruksinya kuat guna mengantisipasi jalan tol tidak gampang rusak. Total ada 5 spot yang menjadi fokus pembangunan jalan tol ini," jelasnya. Dari kelima spot tersebut, lanjut Fakhrudin, ada 3 spot Lokasi rawa/lahan basah (Sta 41, Sta 46 dan Sta 48) yang menjadi fokus penyelesaian jalan tol Paltung seksi 1-2 dengan panjang pekerjaan sekitar 1,2 kilometer dan sangat membutuhkan pekerjaan extra. "3 spot tersebut kini fokus ditangani HK. Setelah dilakukan kajian dan analisis lokasi tol tersebut dibangun di atas rawa berair yang cukup dalam, diantara spot itu kami akhirnya memutuskan untuk melakukan vacuum preloading atau metode perbaikan tanah dasar untuk mengatasi tanah lunak agar tidak terjadi penurunan (settlement) pada jalan tol," urai Fakhrudin. Proses vacuum preloading dengan menggunakan sejumlah mesin itu khusus dilakukan di Sta 46-47 sepanjang 600 meter dan Sta 48-49 dengan panjang 650 meter. "Sedang spot ketiga di Sta 41-42 sepanjang lebih kurang 200 meter, pekerjaannya melanjutkan sisa (cost to complete) pengaspalan dan penyesuaian alinyemen dari BUJT WST yang merupakan sambungan dari Palembang (Kramasan) menuju Betung," ucapnya. Untuk pekerjaan Sta 41-42 ini, kata Fakhrudin, pelaksanaan pekerjaannya akan diselesaikan dalam waktu tiga bulan. Sedangkan untuk keseluruhan Ruas Palembang - Betung Seksi 1-2 termasuk Jembatan Sungai Musi V akan dituntaskan sampai Triwulan ke 4 tahun 2026. Sementara, Arief Yeri selaku Kepala Regional Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol (OPT) Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) PT Hutama Karya, menimpali pada saat hari raya Idul Fitri 2026 lalu, untuk mendukung SKB 3 Menteri dan sebagai wujud sinergitas dengan Polri dalam mengurai kemacetan selama arus mudik dan balik, jalan tol Paltung seksi 1-2 ini turut difungsionalkan secara gratis pada 13 hingga 29 Maret 2026. "Pengaruhnya cukup besar. Volume kendaraan yang melintas di jalan nasional bisa terurai hingga ribuan kendaraan dan para pemudik juga lebih hemat waktu untuk menuju ke kampung halamannya, misalnya dengan tujuan Jambi yang mampu menghemat sampai 3 jam dari waktu tempuh. Apalagi yang fungsional terdiri dari 2 seksi, seksi 1 (Kramasan - Musi Landas) dan seksi 2 (Musi Landas - Pangkalan Balai)," bebernya. Di samping itu, Hutama Karya juga berharap dalam waktu dekat pembebasan lahan di exit tol Simpang Sebidang Pangkalan Balai bisa segera dituntaskan oleh Kementerian PU sehingga pekerjaan jalan keluar tol menuju jalan nasional, bisa secepatnya terlaksana. "Saat ini memang belum bisa dikerjakan karena terhambat lahan yang belum dibebaskan. Kalau untuk Sta 96-97 yang terhubung menuju Betung juga baru bebas dan pekerjaan pileslab baru dilakukan sekarang (on progress) karena lahannya baru bebas bulan Desember," ulas Fakhrudin seraya membeberkan pekerjaannya baru meliputi penimbunan, rigid dan pemancangan pileslab. Jalan Tol BUJT PT HK Terintegrasi Dengan BUJT PT WST Diketahui, proyek infrastruktur jalan tol Paltung seksi 1-2 yang kini dikerjakan pembangunannya oleh BUJT PT Hutama Karya memang terintegrasi dengan proyek jalan tol Kayu Agung - Palembang yang dimiliki oleh BUJT PT Waskita Sriwijaya Tol. Untuk memperlancar jalan tol di kawasan Kayu Agung-Palembang yang sempat terganggu akibat rusaknya jalur di sejumlah titik, saat ini pihak WST terpantau tengah melakukan sejumlah pembenahan diantaranya melakukan SFO atau Scrapping (pengerukan aspal lama), Filling (pengisian aspal baru) dan Overlay atau pelapisan ulang aspal yang selama ini menuai sorotan pengguna jalan tol.

Pangkogabwilhan III Pastikan Bandara Perintis di Papua Aman dan Siap Beroperasi Nusantara
Nusantara
Jumat, 06 Maret 2026 | 19:06 WIB

Pangkogabwilhan III Pastikan Bandara Perintis di Papua Aman dan Siap Beroperasi

Papua, katakabar.com - Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Bambang Trisnohadi pastikan 11 bandara perintis di Papua telah diamankan penuh oleh TNI setelah sebelumnya ditutup akibat gangguan keamanan oleh KKB. Dengan pengamanan tersebut, bandara-bandara yang menjadi jalur vital bagi distribusi logistik, layanan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman Papua segera kembali beroperasi. Langkah cepat ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan wilayah sekaligus menjamin keselamatan masyarakat di Bumi Cendrawasih. Bersama Panglima Komando Daerah Angkatan Udara III (Pangkodau III), Marsda TNI Azhar Aditama Djojosugito, serta personel TNI lainnya, Bambang terjun langsung tinjau sejumlah bandara perintis, salah satunya di Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. “Alhamdulillah, Pasukan TNI telah berada di seluruh bandara perintis dan memulihkan kondusivitas di tiga wilayah Papua, yakni Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Tengah, yang sebelumnya ditutup oleh Kemenhub pada 16 Februari lalu,” ujar Bambamg saat dihubungi wartawan, Senin, (1/3) lalu. Adapun bandara yang kini dijaga 24 jam oleh TNI, meliputi Lapter Iwur, Teiraplu, dan Aboy di Papua Pegunungan, Lapter Korowai Batu Bomakia, Yaniruma, dan Manggelum di Papua Selatan, serta Lapter Beoga, Dagai, Fawi, dan Kapiraya di Papua Tengah. Pengamanan dilakukan secara terpadu guna memastikan operasional penerbangan berjalan aman dan lancar. Menurut Bambang, bandara perintis di Papua bukan sekadar infrastruktur transportasi udara. Di tengah kondisi geografis yang didominasi hutan lebat, pegunungan, dan perbukitan, bandara merupakan urat nadi kehidupan masyarakat jalur vital distribusi logistik, pelayanan kesehatan, akses pendidikan, hingga mobilitas ekonomi warga pedalaman. “Insya Allah, urat nadi kehidupan sosial, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan saudara-saudara kita di pelosok Papua akan kembali berdenyut. Bandara yang kami jamin kondusivitasnya ini segera dibuka untuk masyarakat,” tegasnya. Dalam pelaksanaannya, Pasukan TNI tidak hanya melakukan pengamanan area, tetapi juga mendukung fungsi pelayanan lalu lintas udara melalui unsur Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU yang bertugas membantu pengaturan Air Traffic Controller (ATC). Sinergi matra darat dan udara ini menunjukkan kesiapsiagaan TNI dalam menjaga objek vital nasional di wilayah rawan. Kehadiran jenderal bintang tiga TNI di 11 bandara perintis tersebut menjadi sinyal kuat bahwa negara tidak tinggal diam terhadap setiap ancaman yang mengganggu keselamatan rakyat dan stabilitas pembangunan di Papua. Negara hadir, negara melindungi, dan negara memastikan pembangunan tetap berjalan. Sambutan hangat tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pemuka agama di sekitar Bandara Perintis Manggelum mencerminkan harapan besar masyarakat terhadap pulihnya konektivitas udara. Bandara bukan hanya landasan pacu pesawat, tetapi jembatan harapan, rantai suplai ekonomi, dan simbol keberlanjutan pembangunan di wilayah terluar Indonesia. Dengan pengamanan penuh dari TNI dan dukungan seluruh elemen masyarakat, 11 bandara perintis tersebut diyakini segera kembali beroperasi normal. Konektivitas udara di Papua akan tetap terjaga demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat persatuan nasional, serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat. “Insya Allah, bandara perintis akan kembali dibuka untuk melayani masyarakat Papua. Bersama seluruh elemen bangsa di Bumi Cendrawasih, mari kita jaga dan rawat bandara perintis sebagai simbol kedaulatan, kemajuan, dan kemakmuran Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” sebut Bambang.

Kementerian PU Lanjutkan Pembersihan Lumpur dan Siapkan Air Bersih Kesehatan
Kesehatan
Jumat, 02 Januari 2026 | 13:15 WIB

Kementerian PU Lanjutkan Pembersihan Lumpur dan Siapkan Air Bersih

Aceh Tamiang, katakabar.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melanjutkan penanganan pascabencana di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang, yang kini mulai beroperasi secara bertahap. Fokus utama penanganan meliputi pembersihan ruang layanan utama dari endapan sedimen lumpur serta pemulihan suplai air bersih dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK Karang Baru. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan pemulihan infrastruktur dasar di fasilitas pelayanan publik menjadi prioritas utama. Hal ini selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan di masa tanggap darurat. “Amanah Pak Presiden, dalam kondisi tanggap darurat ini seluruh rumah sakit dan puskesmas dapat difungsikan secara maksimal seiring berjalannya waktu,” ujar Dody. Untuk mempercepat pemulihan fasilitas kesehatan seluas 41.644 meter persegi tersebut, Kementerian PU mengerahkan 137 orang pekerja yang didukung oleh kombinasi alat berat dan peralatan manual. Pembersihan material sisa banjir dilakukan menggunakan 2 unit ekskavator dan 9 unit dump truck. Guna menjangkau area yang sulit, tim di lapangan juga dibekali dengan peralatan manual berupa 40 unit cangkul, 50 unit angkong (artco), dan 30 unit sekop. Selain pembersihan fisik bangunan, Kementerian PU juga bekerja memulihkan jaringan air bersih pada SPAM IKK Karang Baru berkapasitas 100 liter per detik untuk menyuplai kebutuhan air bersih bagi rumah sakit. Penanganan yang dilakukan berupa pembersihan sedimen, persiapan fabrikasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Baja baru berkapasitas 2 x 50 liter/detik, serta perawatan (maintenance) IPA Beton existing agar tetap berfungsi darurat. Saat ini, pipa air dari SPAM mulai disambungkan ke rumah sakit sembari dilakukan perbaikan di jaringan perpipaan internal rumah sakit yang tersumbat sedimen. Ia menekankan pentingnya ketersediaan air bersih bagi operasional rumah sakit. “Air bersih harus segera tersuplai ke rumah sakit. Kita akan mempercepat penyambungan pipa dari IPA Karang Baru ke rumah sakit ini agar air dapat memenuhi kebutuhan dari setiap ruangan-ruangan yang sudah beroperasi,” tegas Dody. Sementara, Direktur RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang, dr. Andika Putera, menyampaikan apresiasi atas gerak cepat Kementerian PU. Menurutnya, kondisi awal rumah sakit sangat memprihatinkan karena tertimbun lumpur di halaman dan seluruh ruangan tanpa terkecuali, yang juga menutup saluran drainase. “Alhamdulillah, kita dapat dibantu oleh Kementerian PU untuk membersihkan seluruh area rumah sakit dan mendapati perbedaan yang signifikan. Diharapkan sekitar seminggu ke depan dapat clear (bersih) semua,” kata dr. Andika. Kementerian PU berkomitmen untuk terus mendampingi pemerintah daerah selama masa tanggap darurat dan pemulihan, sekaligus memastikan infrastruktur dasar penopang kehidupan masyarakat berfungsi kembali secara optimal.

Terkendala Izin Jalur Pacu, Gubri Janji Bandara Tuanku Tambusai Bisa Beroperasi Riau
Riau
Senin, 10 Maret 2025 | 09:30 WIB

Terkendala Izin Jalur Pacu, Gubri Janji Bandara Tuanku Tambusai Bisa Beroperasi

Pasir pengaraian, katakabar.com- Gubernur Riau, H. Abdul Wahid, M.Si kunjungan kerja rangkaian dari safari ramadhan 1446 hijiriah tahun 2025 masehi, Minggu (9/3). Di safari ramadhan ke Kabupaten Rokan Hulu, Gubernur Riau, H. Abdul Wahid tinjau Bandara Tuanku Tambusai yang terletak di Kecamatan Rambah Samo. Ia didampingi Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, dan Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, SH, MM. Di Kunker itu, Gubri menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali operasional Bandara Tuanku Tambusai dengan membuka rute penerbangan Pekanbaru-Pasir Pengaraian dan Pasir Pengaraian-Medan, Sumatera Utara.

Harapan Pupus, Pabrik Minyak Makan Merah Stop Operasi di Long Ikis Gegara Kajian Kurang Matang Sawit
Sawit
Minggu, 18 Agustus 2024 | 19:26 WIB

Harapan Pupus, Pabrik Minyak Makan Merah Stop Operasi di Long Ikis Gegara Kajian Kurang Matang

Paser, katakabar.com - Pabrik Minyak Makan Merah milik Badan usaha Milik Desa (Bumdes) Bukit Seloka di Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, terpaksa stop operasional. Pabrik itu baru berdiri pada 2023 lalu sedang tahap uji coba. Pabrik berhenti disebabkan kajian kurang matang. Di mana peralatan yang digunakan belum maksimal untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi. Harapan pabrik mampu meningkatkan harga hasil kebun kelapa sawit petani pupus.

Plank Stop Beroperasi Masih Berdiri, Lo Kok, PKS Gora Sudah Beroperasi Riau
Riau
Kamis, 08 Agustus 2024 | 11:35 WIB

Plank Stop Beroperasi Masih Berdiri, Lo Kok, PKS Gora Sudah Beroperasi

Duri, katakabar.com - Plank Penghentian yang dipancangkan Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Bengkalis masih berdiri kokoh di depan gerbang masuk Pabrik Minyak Kelapa Sawit atau PMKS PT Gora di kawasan di Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (7/8) kemarin Tapi, pabrik yang mengolah Tandan Buah Segar atau TBS kelapa sawit tersebut sudah beroperasi sepekan terakhir ini. Bukti pabrik tersebut sudah beroperasi dari penelusuran wartawan ke lokasi, Rabu (7/8) pukul 10.00 WIB, tampak satu unit truk masuk ke pabrik hendak mengangkut hasil pengolahan sawit atau inti sawit dari PMKS PT Gora. Menurut salah seorang Sekuriti jaga di PKS PT Gora saat dikonfirmasi wartawan menyatakan, truk tersebut masuk mau mengangkut inti sawit. "Truk tersebut masuk ke PMKS PT Gora mau angkut inti sawit," ujarnya.

Pabrik CPO Perintis Beroperasi di Pohuwato Nasional
Nasional
Senin, 28 Agustus 2023 | 22:49 WIB

Pabrik CPO Perintis Beroperasi di Pohuwato

Gorontalo, katakabar.com - Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo sudah punya Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) perintis. PT Loka Indah Lestari yang memiliki pabrik pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) menjadi minyak sawit mentah (CPO) dari sentra kelapa sawit di Gorontalo. Sentra kelapa sawit itu, yakni Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Boalemo, dan Pohuwato. Sebelum berdiri pabrik tersebut, selama ini TBS kelapa sawit dikirim ke luar daerah dalam bentuk mentah tidak diolah di Gorontalo. Pabrik CPO itu resmi beroperasi setelah dilakukan peresmian oleh Bupati Pohuwato, Saipul A Mbuinga ditandai ditekennya prasasti dan pengguntingan pita, pada Sabtu (26/8) lalu. Kedatangan Saipul ke pabrik yang berada di kilometer 47 Desa Molosipat Utara, Kecamatan Popayato Barat disambut oleh CEO PT Kencana Group, Albert Maknawi bersama Eka Mulyawan serta karyawan PT Loka Indah Kencana. Ikut mendampingi Saipul Asisten Pemerintahan dan Kesra, Arman Mohamad, Kadis Perindagkop dan UKM, Ibrahim Kiraman, Kadis DLH, Sumitro Monoarfa, Camat Popayato Barat, Marjan K Bula, dan Kabag Prokopim, Usman H Bay. "Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato pada prinsipnya menyambut baik kehadiran PMKS berkapasitas 30 ton per jam ini," kata Bupati Pohuwato dilansir dari laman elaeis.co, pada Senin (28/8). Peresmian kawasan pabrik yang luas dan besar ini kata Sipul, bukti nyata dari hasil upaya bersama, baik Pemerintah Provinsi Gorontalo maupun Pemerintah Kabupaten Pohuwato, untuk mendatangkan serta memberi kemudahan kegiatan investasi di daerah. Itu sejalan dengan harapan dan arahan Presiden RI, Joko Widodo kepada para kepala daerah dan Forkopimda seluruh Indonesia, agar dapat mendukung iklim investasi yang sehat dan kondusif di daerah, jelasnya. Orang nomor satu di Pohuwato itu berharap dengan telah mulai beroperasinya pabrik CPO ini bakal membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya bagi masyarakat sekitarnya. Perusahaan diharapkan dapat meningkatkan dan membina keterampilan kerja bagi para pencari kerja asal Kabupaten Pohuwato agar memenuhi standar dan ketentuan perusahaan. "Ini tentu bisa dikerjasamakan dengan balai latihan kerja (BLK) Kabupaten Pohuwato," harapnya. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Pohuwato kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh unsur management PT Loka Indah Lestari atas beroperasinya pabrik pengolahan kelapa sawit," tuturnya. Kami sampaikan pula sambungnya, kepada seluruh masyarakat di lingkungan sekitar perusahaan yang telah memberikan dukungan yang baik bagi kelancaran pembangunan sampai pada tahapan produksi dari pabrik CPO ini. "Operasional pabrik ini mudah-mudahan dapat berjalan lancar tanpa hambatan dan terus bersinergi peningkatan ekonomi masyarakat secara luas," tambahnya. Setelah mendengar penjelasan proses produksi di pabrik oleh Eka Mulyawan, kegiatan dilanjutkan penandatangan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Saipul dan tinjau area pabrik.