Belanda

Sorotan terbaru dari Tag # Belanda

Puragraph Vol I: Hubungkan WS dan GM Lewat Siluet Arsitektur Heritage Belanda Lingkungan
Lingkungan
Sabtu, 18 April 2026 | 08:02 WIB

Puragraph Vol I: Hubungkan WS dan GM Lewat Siluet Arsitektur Heritage Belanda

Jakarta, katakabar.com - Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan budaya, flora, dan fauna alam Indonesia, kini hadir sebuah evolusi baru di bawah naungan jenama Puragraph. Dengan napas dan misi pelestarian yang sama, Puragraph menerjemahkan nilai historis warisan Nusantara dengan cara yang sama sekali berbeda: mengadaptasi kemegahan siluet bangunan heritage dan arsitektur peninggalan kolonial Belanda di Indonesia ke dalam bentuk kemeja dekonstruktif (deconstructed shirts) yang modern. Menahkodai visi baru ini adalah Maritza Putri 25 tahun, generasi penerus kedua dari Purana yang kini mengambil peran sebagai Lead Designer Puragraph. Mewakili suara Gen Z, arahan kreatif Putri membawa sebuah misi dan harapan besar: agar DNA pelestarian budaya Purana dapat terus diteruskan, dihargai, dan dicintai oleh generasi muda. Lahir dan dibesarkan di Solonkota yang sarat akan sejarah, Putri sejak kecil terbiasa hidup berdampingan dengan megahnya arsitektur Indische peninggalan kolonial Belanda, mulai dari Benteng Vastenburg hingga Loji Gandrung. Rekaman memori visual dari masa kecilnya inilah yang kemudian ia tuangkan ke dalam koleksi perdananya. Sebagai koleksi perdananya, Puragraph Vol. I hadir mendobrak pakem dengan palet warna yang sangat esensial dan minimalis, yakni hanya menggunakan warna dasar hitam dan putih. Pendekatan monokromatik ini dipilih untuk menonjolkan kekuatan struktur, garis batas, dan konstruksi busana yang terinspirasi langsung dari bentuk-bentuk arsitektur Indische dan Art Deco bersejarah tersebut. Merayakan Hari Kartini, koleksi Puragraph Vol. I juga membawa napas emansipasi melalui rancangannya. Koleksi kemeja oversized dan dekonstruktif ini secara sadar mendobrak pakem busana heritage yang konvensional, menawarkan kebebasan bergerak tanpa batas bagi para perempuan modern. Siluetnya yang asimetris dan tegas merepresentasikan karakter perempuan masa kini yang mandiri, kuat, dan berani tampil beda. "Sebagai desainer dari Gen Z yang tumbuh di Solo, saya terbiasa melihat keindahan bangunan-bangunan heritage kolonial di sekitar saya. Melalui Puragraph, saya ingin merayakan semangat Kartini modern perempuan yang berani mendobrak batas dan menciptakan sejarahnya sendiri," kata Maritza Putri, Lead Designer Puragraph, di suatu perbicangan. "Puragraph Vol. I adalah sebuah kanvas yang mengeksplorasi gagasan tentang struktur dan kebebasan. Kami menerjemahkan pilar-pilar kokoh peninggalan masa lalu menjadi busana yang memberikan ruang bagi pemakainya untuk bergerak bebas dan mandiri," jelasnya. Melalui Puragraph Vol. I, elemen-elemen arsitektural yang megah dari masa lalu, seperti garis fasad geometris, pilar tinggi, dan jendela louver (jalusi) dijahit kembali menjadi karya busana bersiluet longgar, asimetris, dan berstruktur unik. Pendekatan dekonstruktif ini menghadirkan pernyataan mode (fashion statement) yang cerdas dan modern, sekaligus menjadi jembatan yang menghubungkan anak muda dengan sejarahnya.

KAI Daop 8 Surabaya Dukung IRPS Preservasi Menara Air Heritage Peninggalan Belanda di Stasiun Tarik Nasional
Nasional
Selasa, 17 Juni 2025 | 14:00 WIB

KAI Daop 8 Surabaya Dukung IRPS Preservasi Menara Air Heritage Peninggalan Belanda di Stasiun Tarik

Surabaya, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya mendukung inisiatif Indonesian Railway Preservation Society atau IRPS pada kegiatan bakti sarana preservasi menara air bersejarah peninggalan Belanda yang berada di area Stasiun Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Menara air ini salah satu elemen penting dalam sistem perkeretaapian masa kolonial, yang dulu digunakan untuk menyuplai air bagi lokomotif uap. Meski sudah tidak digunakan, pada operasional kereta api masa kini, menara air tersebut tetap berdiri sebagai saksi sejarah perkembangan perkeretaapian di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur. Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengutarakan, KAI Daop 8 Surabaya sangat mengapresiasi langkah IRPS melestarikan aset-aset heritage perkeretaapian. "Kami melihat kegiatan ini sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sejarah perkeretaapian di Indonesia. KAI Daop 8 Surabaya mengucapkan terima kasih dan mendukung langkah-langkah preservasi tersebut yang sejalan dengan nilai-nilai pelestarian budaya dan sejarah," jelasnya. Ketua Koordinator IRPS Wilayah Jawa Timur, Rizky Nur Adrianto menimpali, preservasi bangunan bersejarah seperti menara air di Stasiun Tarik bagian penting upaya melestarikan jejak sejarah perkeretaapian Indonesia. Itu sebabnya, IRPS Wilayah Jawa Timur pada kesempatan ini melakukan giat bakti sarana dengan membersihkan dan akan melakukan preservasi menara air yang berada di sisi timur Stasiun Tarik. Menurut Rizky, IRPS sudah melaksanakan beberapa program terkait bakti sarana sebelumnya yang berada di wilayah KAI Daop 8 Surabaya, antara lain membersihkan turntable atau alat pemutar lokomotif dan tangki air kuno di Stasiun Mojokerto, preservasi corong air untuk pengisian lokomotif jaman dahulu yang terdapat di Stasiun Mojokerto dan Sukorejo, serta melakukan pemindahan dan melakukan preservasi sinyal perkeretaapian Krian dari daerah Prajekan yang kini menjadi monumen di halaman depan Stasiun Krian. "Untuk rencana ke depan, giat terbaru di Stasiun Tarik ini tidak hanya berhenti dipembersihan saja, tapi segera dibuatkan perencanaannya untuk pengecatan dan pembersihan area sekitar. Tujuan dari giat bakti sarana ini agar bangunan atau peninggalan jaman Belanda ini bisa terjaga dan menjadi sumber informasi sejarah untuk kita semua," beber Rizky.

Belanda Bantu RI Atasi Deforestasi Sawit Berkelanjutan Internasional
Internasional
Rabu, 01 November 2023 | 21:14 WIB

Belanda Bantu RI Atasi Deforestasi Sawit Berkelanjutan

Jakarta, katakabar.com - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi terima kunjungan Menteri Luar Negeri Belanda, Hanke Bruins Slot, di penghujung Oktober 2023 lalu. Retno tak sia-siakan momen itu sampaikan keprihatinan atas diskriminasi Uni Eropa terhadap sejumlah komoditas, salah satunya minyak kelapa sawit dan produk turunannya. Apresiasi upaya yang dilakukan Belanda lewat beberapa proyek sawit di Indonesia. "Saya sampaikan apresiasi Indonesia atas upaya konstruktif Belanda, antara lain melalui program NI-SCOPS dan proyek SustainPalm di Indonesia. Proyek ini sangat penting untuk mendorong kerja sama kelapa sawit berkelanjutan dengan Indonesia," ujar Retno dilansir dari laman elaeis.co, pada Rabu (1/11), lewat pernyataan pers bersama dengan Hanke Bruins Slot di Jakarta. SustainPalm didanai Pemerintah Belanda, kata Retno, durasi selama tiga tahun. Program ini digerakkan melalui kolaborasi beberapa universitas di Belanda dan universitas di Indonesia serta menggandeng pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat untuk meningkatkan perhatian kepada produksi minyak kelapa sawit berkelanjutan. "Belanda adalah investor terbesar Eropa di Indonesia dengan total investasi USD 15,5 miliar dari 2013 lalu. Indonesia mengundang Belanda untuk menjajaki peluang lebih luas, termasuk investasi ramah lingkungan," jelasnya. Di bidang perdagangan, tuturnya, Belanda adalah mitra dagang terbesar kedua Indonesia di Eropa. Tahun lalu perdagangan bilateral kita mencapai rekor tertinggi sebesar US$ 6,23 miliar atau sekitar Rp 99 triliun," rincinya. Menteri Luar Negeri Belanda, Hanke Bruins Slot sampaikan komitmen Pemerintah Belanda bekerja sama dengan Indonesia mengatasi deforestasi demi masa depan hijau dan berkelanjutan. "Saya ingin ucapkan selamat kepada Indonesia atas upaya besarnya dalam mengurangi deforestasi dalam beberapa tahun terakhir," terangnya. Menurutnya, Belanda telah menjadi salah satu importir minyak sawit berkelanjutan terbesar di Uni Eropa. "Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Indonesia untuk menjadikan sektor kelapa sawit lebih berkelanjutan," sebutnya.

Soal EUDR, Indonesia Minta Dukungan Belanda Minimalisir Halangan Dagang Internasional
Internasional
Sabtu, 26 Agustus 2023 | 19:49 WIB

Soal EUDR, Indonesia Minta Dukungan Belanda Minimalisir Halangan Dagang

Jakarta, katakabar.com - Indonesia punya potensi sangat besar di bidang perdagangan dengan Uni Eropa (UE). Masalahnya bisa terhambat saat Uni Eropa (UE) mengeluarkan regulasi antideforestasi European Union Deforestation Regulation (EUDR). "Untuk itu, Pemerintah Indonesia meminta dukungan Belanda salah satu mitra dagang terbesar Indonesia di Eropa agar Uni Eropa (UE) tidak menerapkan kebijakan perdagangan berimbas kepada pada petani di Indonesia, kata Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Zulkifli Hasan di pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Pembangunan Belanda, Liesje Schreinemcher yang berlangsung, di sela G20 Trade and Investment Ministerial Meeting (TIMM) di Jaipur, India, pada Jumat (25/8). Saat itu, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (Dirjen PPI), Djatmiko Bris Witjaksono dan Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Perjanjian Perdagangan Internasional, Bara Hasibuan turut mendampingi. “EUDR bisa berdampak negatif kepada ekspor produk unggulan Indonesia, seperti sawit, kopi, karet, dan kayu. Itu sebabnya, kami meminta dukungan kepada Pemerintah Belanda agar meminimalisir hambatan bagi produk Indonesia yang telah memenuhi aspek berkelanjutan masuk ke Uni Eropa (UE),” kata Mendag Zulkifli Hasan lewat keterangan resmi Kemendag, dilansir dari elaeis.co, pada Sabtu (26/8). Selain itu ujarnya, ke dua pihak sepakat dorong penyelesaian Perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA) pada 2024 mendatang. “Sesuai mandat, Tim Perunding mengupayakan penyelesaian perundingan segera. Indonesia berharap Pemerintah Belanda dapat mendorong upaya tersebut,” jelasnya. Djatmiko menimpali, Implementasi IEU CEPA diproyeksikan meningkatkan nilai perdagangan dan investasi Indonesia-Uni Eropa. “Saat ini Belanda negara tujuan ekspor Indonesia terbesar di Eropa. implementasi perjanjian dagang komprehensif saling menguntungkan pelaku bisnis di kedua negara,” bebernya. Total perdagangan Indonesia-Belanda periode Januari hingga Juni 2023 tercatat sebesar USD 2,35 miliar. Dari nilai itu, ekspor Indonesia ke Belanda sebesar USD 1,87 miliar dan impor Indonesia dari Belanda sebesar USD 484,9 juta. Pada 2022 lalu, total perdagangan kedua negara mencapai USD 6,23 miliar atau meningkat 13,8 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat sebesar USD 5,48 miliar. Produk ekspor utama Indonesia ke Belanda, asam lemak monikarboksilat industri, minyak sawit dan fraksinya, bungkil sawit dan residu padat lainnya, kopra, dan asam monokarboksilat asilik jenuh. Produk impor utama Indonesia dari Belanda, yakni limbah dan skrap kertas, limbah dan skrap plastik, olahan makanan, mentega dari susu, serta bawang merah, bawang putih, dan daun bawang segar.

KRI Bima Suci dan Satlat KJK 2023 Raih Prestasi di Tall Ship Race Den Helder Belanda Internasional
Internasional
Sabtu, 01 Juli 2023 | 21:48 WIB

KRI Bima Suci dan Satlat KJK 2023 Raih Prestasi di Tall Ship Race Den Helder Belanda

Belanda, katakabar.com - KRI Bima Suci, kapal latih layar tiang tinggi legendaris milik Indonesia, dan Satlat Kartika Jala Krida tahun 2023 (KJK 2023) berhasil meraih penghargaan bergengsi di ajang Tall Ship Race yang digelar di Den Helder, Belanda, di penghujung Juni 2023 lalu. KRI Bima Suci yang diawaki prajurit TNI AL dan Taruna AAL peserta Kartika Jala Krida tahun 2023 ini tidak hanya mengukir prestasi dengan meraih juara kategori "The Most Spectacular Arrival" dan "The Best Crew Parade Marching Band", tapi berhasil memenangkan dua kategori lainnya, yakni “Vesel Furthest from Home Port” dan “Runner Up Sport Activity” diacara Crew Parade Den Helder 2023. Pada kategori "The Most Spectacular Arrival", KRI Bima Suci berhasil memukau masyarakat setempat dengan tampilan yang meriah saat memasuki pelabuhan Den Helder. Para Prajurit dan Taruna AAL dengan gagahnya mengibarkan bendera merah putih serta para Taruna dengan semangat menyajikan pertunjukan yang luar biasa dengan menampilkan GS Mini dan mengenakan pakaian budaya daerah Indonesia. Tidak hanya itu, KRI Bima Suci memenangkan kategori "The Best Crew Parade Marching Band". Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL tampil gemilang dengan atraksi marching band yang dinamis dan penuh semangat. Mereka menghibur masyarakat dengan atraksi yang enerjik dan display yang menarik, menciptakan atmosfer kegembiraan disepanjang rute parade. Penampilan kesenian para prajurit KRI Bima Suci dan Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat II angkatan ke 70 pada parade crew dilepas oleh Gubernur AAL, Mayjen TNI (Mar) Endi Supardi, Waaspers Kasal, Brigjen TNI (Mar) Endang Taryo beserta para pejabat TNI AL dan berhasil membuat semua mata pengunjung yang hadir di sepanjang rute parade dari Port of Den Helder menuju pusat kota memandang bangga dan kagum. Antusias para pengunjung yang hadir, selain lantaran kegiatan Tall Ship Race yang hanya dilaksanakan sekali empat tahun ini, lantaran di event ini dihadiri peserta kapal layar dari seluruh belahan dunia. Kehadiran KRI Bima Suci sangat ditunggu, sebab satu-satunya peserta terjauh yang datang dari Indonesia. Hal ini membuat KRI Bima Suci kapal layar peserta dengan perjalanan paling jauh. Lantaran penampilan berhasil menggemparkan kota Den Helder, Satgas KJK 2023 yang dikomandani Letkol Laut (P) M. Sati Lubis serta Palaklat Mayor Laut (P) Rendra Hariwibowo berhasil memperoleh dan memenangkan beberapa tropy, seperti The Most Spectacular Arrival, Vesel Farthest from Home Port, The Best Crew Parade and Marching Band serta Runner Up Sport Activity. Prestasi ini menjadi bukti kemampuan dan profesionalisme prajurit KRI Bima Suci dan Taruna AAL yang membanggakan sebagai duta bangsa dalam mempromosikan kekayaan budaya Indonesia sekaligus sebagai pembelajaran bagi Taruna dalam misi diplomasi internasional untuk bekal dalam penugasannya nanti. Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan amanat Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, peran serta TNI AL dalam pelayaran muhibah diplomasi sebagai implementasi dari cita-cita bangsa Indonesia, untuk menciptakan persahabatan dan memperkenalkan budaya kepada dunia.