Barang

Sorotan terbaru dari Tag # Barang

Drone Angkut DJI FlyCart 100 Dukung Pengiriman Barang Tanpa Mendarat Lingkungan
Lingkungan
Senin, 09 Februari 2026 | 19:10 WIB

Drone Angkut DJI FlyCart 100 Dukung Pengiriman Barang Tanpa Mendarat

Jakarta, katakabar.com - DJI FlyCart 100 dirancang mendukung pengiriman logistik udara tanpa pendaratan di lingkungan dengan keterbatasan area pendaratan serta tingkat risiko operasional yang tinggi. Melalui sistem pengantaran tanpa pendaratan (non-landing delivery), FlyCart 100 memungkinkan distribusi muatan dilakukan secara presisi langsung ke titik tujuan. Drone angkut FlyCart 100 dilengkapi dengan sistem winch generasi terbaru yang mendukung penurunan muatan tanpa perlu mendaratkan drone. Sistem ini memungkinkan pengiriman logistik ke area sempit, terjal, atau berbahaya, seperti kawasan industri, lokasi bencana, hingga area terpencil dengan akses darat terbatas. Sistem winch memiliki panjang kabel hingga 30 meter, memungkinkan proses penurunan muatan berlangsung secara stabil dan terkendali. Fleksibilitas operasional ditingkatkan melalui opsi pengoperasian otomatis maupun manual, sehingga operator dapat menyesuaikan metode pengiriman dengan kondisi lapangan serta prosedur keselamatan yang berlaku. Dengan kecepatan retract hingga 1.2 meter per detik, durasi hover dapat ditekan secara signifikan. Hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi misi, tetapi juga membantu mengurangi paparan risiko operasional selama proses pengantaran. Hook elektrik yang terintegrasi turut mempercepat proses pelepasan muatan, mendukung distribusi logistik yang aman dan efisien. Melalui kombinasi teknologi winch canggih dan sistem pengantaran tanpa mendarat, DJI FlyCart 100 menghadirkan pendekatan baru dalam logistik udara, khususnya untuk kebutuhan pengiriman di lingkungan dengan tantangan operasional tinggi. Dukungan Ekosistem Logistik Udara di Indonesia Sebagai distributor DJI Delivery di Indonesia, Halo Robotics mendukung penggunaan DJI FlyCart 100 sebagai bagian dari pengembangan solusi logistik udara yang lebih adaptif. Teknologi pengantaran tanpa mendarat dinilai relevan untuk mendukung kebutuhan operasional di berbagai sektor, termasuk logistik industri, infrastruktur, dan respons darurat.

Tumbuh 265 Persen, Kinerja Angkutan Barang Daop 9 Jember 2025 Lampaui Target Nasional
Nasional
Jumat, 23 Januari 2026 | 13:19 WIB

Tumbuh 265 Persen, Kinerja Angkutan Barang Daop 9 Jember 2025 Lampaui Target

Jember, katakabar.com - Realisasi volume angkutan barang di Daop 9 Jember mencapai 33.746 ton, jauh melampaui program pencapaian volume tahun 2025 yang ditetapkan sebesar 12.740 ton. Dengan capaian tersebut, angkutan barang Daop 9 Jember mengalami pertumbuhan signifikan hingga 265 persen terhadap program tahun 2025. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mencatatkan kinerja sangat positif pada sektor angkutan barang sepanjang tahun 2025. Realisasi volume angkutan barang mencapai 33.746 ton, jauh melampaui program pencapaian volume tahun 2025 yang ditetapkan sebesar 12.740 ton. Dengan capaian tersebut, angkutan barang Daop 9 Jember mengalami pertumbuhan signifikan hingga 265 persen terhadap program tahun 2025. Capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan angkutan barang berbasis kereta api yang dinilai andal, efisien, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah kerja Daop 9 Jember. Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan capaian tersebut hasil dari konsistensi KAI dalam meningkatkan kualitas layanan, optimalisasi operasional, serta penguatan kerja sama dengan para mitra logistik. “Realisasi volume angkutan barang tahun 2025 yang mencapai 33.746 ton atau tumbuh 265 persen dari program yang ditetapkan menjadi bukti bahwa angkutan barang kereta api, khususnya layanan Retail / Barang Hantaran Paket, semakin diminati masyarakat dan pelaku usaha. KAI Daop 9 Jember berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan logistik yang aman, tepat waktu, dan kompetitif,” ujar Cahyo. Saat ini, layanan angkutan Retail/Barang Hantaran Paket (BHP) di wilayah Daop 9 Jember dilayani melalui sejumlah perjalanan kereta api, yakni KA Blambangan Ekspres, KA Wijayakusuma, dan KA Sritanjung. Layanan tersebut berperan penting dalam mendukung kelancaran distribusi logistik serta mobilitas barang antarwilayah. Cahyo menambahkan, capaian kinerja ini akan menjadi modal penting bagi KAI Daop 9 Jember untuk terus mengembangkan potensi angkutan barang ke depan, baik dari sisi volume, kualitas layanan, maupun jangkauan pasar. “Ke depan, KAI Daop 9 Jember akan terus mendorong pengembangan angkutan Retail/Barang Hantaran Paket agar semakin optimal dan mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” imbuhnya. Dengan capaian yang melampaui target tersebut, KAI Daop 9 Jember optimistis layanan angkutan barang, khususnya Retail/Barang Hantaran Paket berbasis rel, akan semakin berperan strategis sebagai solusi logistik yang efisien dan berkelanjutan.

2025, KAI Divre III Palembang Amankan Barang Penumpang Tertinggal Senilai Rp174 Juta Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 18 Januari 2026 | 15:30 WIB

2025, KAI Divre III Palembang Amankan Barang Penumpang Tertinggal Senilai Rp174 Juta

Palembang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang terus menunjukkan komitmen jaga kepercayaan dan kenyamanan pelanggan. Pada Semester II Tahun 2025 berhasil mengamankan barang tertinggal milik penumpang sebanyak 24 barang. Dengan jumlah tersebut sepanjang Tahun 2025, KAI Divre III Palembang berhasil mengamankan total 57 barang tertinggal milik penumpang dengan total nilai mencapai Rp174.559.000, dan telah dikembalikan kepada pemiliknya. Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan barang-barang yang diamankan tersebut beragam, mulai dari ponsel, dompet, laptop, tas, hingga berbagai barang berharga lainnya. Temuan ini menunjukan tingginya mobilitas penumpang, sekaligus menjadi bukti kesiapsiagaan petugas KAI dalam menjaga hak dan rasa aman pelanggan, bahkan setelah perjalanan usai. “Setiap barang yang ditemukan, sekecil apa pun nilainya, langsung ditangani sesuai prosedur. Petugas kami segera memberi label, mencatat secara administratif, dan menyimpan barang tersebut di tempat yang aman sebelum diinformasikan kepada pemilik melalui layanan Lost and Found,” ujar Aida. Ia menambahkan, seluruh proses penanganan barang tertinggal dilakukan secara profesional dan transparan, sebagai bentuk tanggung jawab KAI terhadap kepercayaan pelanggan. “Bagi kami, barang tertinggal bukan sekadar benda, tetapi bagian dari cerita dan kebutuhan penting pelanggan. Karena itu, pengembalian barang kepada pemiliknya menjadi prioritas utama,” jelasnya. KAI Divre III Palembang juga mengimbau pelanggan agar tetap waspada dan memastikan kembali barang bawaan sebelum meninggalkan kereta maupun area stasiun. Namun demikian, apabila pelanggan mengalami kehilangan, KAI telah menyediakan layanan Lost and Found yang mudah diakses dan siap membantu. Aida Suryanti menyampaikan, berikut alur layanan Lost and Found KAI Divre III Palembang: 1. Laporkan ke Petugas Stasiun Segera laporkan kepada petugas stasiun terdekat jika menyadari barang tertinggal di kereta atau stasiun. 2. Gunakan Layanan Resmi KAI Pastikan pelaporan dilakukan melalui petugas KAI atau Contact Center resmi, bukan pihak lain. 3. Berikan Detail Barang Sampaikan ciri-ciri barang secara rinci, seperti warna, bentuk, merek, atau isi barang. 4. Hubungi Call Center KAI 121 Pelanggan juga dapat menghubungi KAI Contact Center 121 atau melalui WhatsApp 0811-222-33-121 yang melayani 24 jam. 5. Verifikasi dan Pengambilan Barang Jika barang ditemukan, pelanggan akan melalui proses verifikasi dan dapat mengambil barang dengan menunjukkan identitas diri serta bukti kepemilikan di stasiun. Melalui layanan ini, KAI Divre III Palembang berharap pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan lebih tenang dan nyaman, karena keamanan dan kepercayaan menjadi bagian tak terpisahkan dari pelayanan KAI. “Kepercayaan pelanggan adalah prioritas utama pelayanan kami. KAI akan terus hadir tidak hanya mengantar penumpang sampai tujuan, tetapi juga menjaga apa yang berharga bagi mereka,” sebutnya.

KAI Daop 4 Seru Pelanggan Jaga Barang Bawaan dengan Baik di Penghujung Libur Nataru Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 04 Januari 2026 | 14:37 WIB

KAI Daop 4 Seru Pelanggan Jaga Barang Bawaan dengan Baik di Penghujung Libur Nataru

Semarang, katakabar.com - Kerete Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 4 Semarang catat adanya 172 barang milik pelanggan yang tertinggal di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api selama periode libur Nataru 2025-2026, dari 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Untuk itu, memasuki penghujung libur Nataru 2025-2026 ini, KAI Daop 4 Semarang menyeru pelanggan untuk menjaga dengan baik barang bawaan sebagai antisipasi tingginya volume penumpang. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengimbau seluruh pelanggan agar senantiasa menjaga dan memastikan kembali barang bawaan sebelum dan sesudah melakukan perjalanan menggunakan kereta api, khususnya saat turun dari kereta maupun meninggalkan area stasiun. “Kami mengingatkan pelanggan untuk selalu memperhatikan barang bawaannya, baik saat berada di ruang tunggu, di dalam kereta, maupun ketika turun di stasiun tujuan. Pastikan tidak ada barang yang tertinggal sebelum meninggalkan tempat duduk,” seru Luqman. Luqman menambahkan total barang yang berhasil ditemukan dan diamankan tesebut memiliki taksiran nilai sebesar 75 juta rupiah. Barang-barang yang tertinggal merupakan barang seperti Handphone, Laptop, Uang Tunai, serta barang pribadi lainnya. “KAI menyediakan sistem Lost and Found sebagai layanan pendukung bagi pelanggan, namun kehati-hatian dalam menjaga barang bawaan tetap menjadi tanggung jawab pribadi setiap pelanggan," jelas Luqman. KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, tidak terburu-buru saat naik maupun turun kereta, serta memanfaatkan layanan petugas apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan. “Terkait barang bawaan, KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau para pelanggan untuk menyimpan barang dengan baik di tempat yang telah disediakan serta memastikan penempatannya aman agar tidak terjatuh dan membahayakan penumpang lainnya," ucap Luqman. Pantauan Volume Penumpang KA di Daop 4 Semarang Berdasarkan data per Sabtu (3/1) pukul 11.00 WIB, volume keberangkatan penumpang kereta api di wilayah KAI Daop 4 Semarang pada Sabtu (3/1) tercatat mencapai 25.334 penumpang. Sedang, volume kedatangan berada pada angka 25.436 penumpang. Adapun volume keberangkatan dan kedatangan penumpang di masing-masing Stasiun KAI Daop 4 Semarang pada Sabtu (3/1) adalah sebagai berikut: 1. Stasiun Semarang Tawang: berangkat 7.912 penumpang, datang 7.745 penumpang 2. Stasiun Semarang Poncol: berangkat 5.176 penumpang, datang 6.407 penumpang 3. Stasiun Tegal: berangkat 3.234 penumpang, datang 2.975 penumpang 4. Stasiun Pekalongan: berangkat 2.738 penumpang, datang 2.271 penumpang 5. Stasiun Pemalang: berangkat 1.373 penumpang, datang 1.187 penumpang. 6. Stasiun Cepu: berangkat 1.260 penumpang, datang 1.221 penumpang 7. Stasiun Ngrombo: berangkat 1.345 penumpang, datang 1.377 penumpang Secara kumulatif, per Sabtu (3/1) pukul 11.00 WIB, volume penumpang di Daop 4 Semarang pada masa Angkutan Nataru 2025-2026 mulai tanggal 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2025 tercatat sebanyak 964.765 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari volume keberangkatan sebanyak 483.562 penumpang dan kedatangan sebanyak 481.203 penumpang.

Barang Terkelola 21 Juta Ton Hingga November 2025, KAI Logistik Perkuat Distribusi Logistik Nasional Nasional
Nasional
Rabu, 31 Desember 2025 | 18:35 WIB

Barang Terkelola 21 Juta Ton Hingga November 2025, KAI Logistik Perkuat Distribusi Logistik Nasional

Jakarta, katakabar.com - Hingga November 2025, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatatkan capaian pengelolaan lebih dari 21 juta ton barang. Capaian tersebut mencerminkan peran KAI Logistik dalam menjaga kelancaran distribusi dan logistik nasional, khususnya dalam pengelolaan komoditas strategis yang menopang aktivitas industri serta kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyampaikan dari total volume tersebut, angkutan batu bara masih mendominasi sebesar 74 persen atau setara 15,8 juta ton. Menurutnya, pengelolaan batu bara menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam mendukung kelancaran distribusi energi nasional. “Distribusi batu bara yang terkelola secara terencana dan terintegrasi berperan penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional,” ujarnya. Hingga November 2025, selain batu bara KAI 8Logistik juga mengelola beragam komoditas lainnya, meliputi layanan pra dan purna angkutan BBM dan BBK sekitar 2,8 juta ton, angkutan kontainer sekitar 2,3 juta ton, angkutan semen sebesar 389.560 ton, angkutan limbah B3 sebanyak 13.554 ton, serta layanan angkutan kurir sebesar 59.547 ton. Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan industri dan masyarakat terhadap layanan logistik yang andal, efisien, dan mampu melayani volume besar. Layanan ritel melalui KALOG Express mencatatkan pertumbuhan kinerja yang positif. Hingga November 2025, KALOG Express mencatatkan volume pengiriman sebesar 59.547 ton, melampaui capaian kinerja sepanjang tahun 2024 yang tercatat sebesar 58.903 ton. Pencapaian ini didorong oleh strategi baik peningkatan layanan seperti pemangkasan waktu tempuh Bandung – Surabaya menjadi 24 jam, penguatan peran digitalisasi melalui KAI Logistik TRAX hingga ekspansi perusahaan melalui pembukaan lebih dari 100 service point baru di wilayah Jawa dan Bali, sehingga saat ini KAI Logistik telah memiliki 285 titik service point. Yuskal menambahkan ekspansi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan aksesibilitas layanan logistik. “Penambahan service point menjadi langkah strategis kami untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha, sekaligus memperkuat jaringan distribusi logistik,” jelasnya. Selain itu, pertumbuhan juga tercatat pada layanan KALOG Pro, khususnya penanganan angkutan limbah B3 yang tumbuh 31 persen dibandingkan capaian periode sepanjang 2024, dari 10.386 ton menjadi 13.554 ton hingga November 2025. Peningkatan ini merepresentasikan kepercayaan industri terhadap KAI Logistik dalam penanganan pengiriman limbah yang aman dan terkendali, sekaligus mendukung agenda green logistics dan keberlanjutan lingkungan. “Dengan menjadikan moda kereta api sebagai tulang punggung operasional, KAI Logistik berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan logistik yang aman, efisien, dan terjadwal. Melalui pengelolaan yang terintegrasi dan berkelanjutan, kami akan terus menjaga keandalan distribusi logistik nasional sekaligus berkontribusi dalam mendukung efisiensi transportasi dan keberlanjutan lingkungan,” sebutnya.

Ditlantas Polda Riau Tertibkan Angkutan Barang Jelang Nataru Default
Default
Rabu, 24 Desember 2025 | 09:30 WIB

Ditlantas Polda Riau Tertibkan Angkutan Barang Jelang Nataru

Pekanbaru, katakabar.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melaksanakan operasi penegakan hukum sebagai menindaklanjuti Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri terkait pengaturan operasional kendaraan angkutan barang menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Selasa (23/12) kemarin. Operasi tersebut digelar di kawasan Tugu Celengan, Jalan Siak Dua, Kota Pekanbaru, dengan melibatkan lintas instansi, yakni Dinas Perhubungan Provinsi Riau dan Jasa Raharja. Kegiatan ini dipimpin oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, Kompol Galih Apria, didampingi Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, serta diikuti para Kasi dan personel Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, Kompol Galih Apria, menyampaikan kegiatan tersebut dilaksanakan bersama para pemangku kepentingan guna memastikan perusahaan transportasi mematuhi kebijakan pemerintah terkait pembatasan operasional angkutan barang. “Kami bersama Dishub Provinsi Riau dan Jasa Raharja melaksanakan pengecekan secara menyeluruh terhadap perusahaan-perusahaan transportasi, khususnya dalam pelaksanaan SKB Tiga Menteri,” ujar Kompol Galih di lokasi kegiatan. Ia menjelaskan, secara nasional SKB Tiga Menteri mengatur pembatasan operasional kendaraan angkutan barang tertentu menjelang Natal dan Tahun Baru. Tetapi, khusus di Provinsi Riau terdapat kebijakan pengecualian yang dikeluarkan oleh Gubernur Riau melalui surat edaran. “Di Provinsi Riau terdapat pengecualian. Gubernur Riau telah mengeluarkan surat edaran bahwa pada tanggal 23 Desember terdapat klasifikasi kendaraan tertentu yang tidak dibatasi operasionalnya,” ucapnya. Adapun kendaraan yang mendapatkan pengecualian tersebut antara lain angkutan ternak, kendaraan pengangkut sembako, logistik kebencanaan, serta kebutuhan vital masyarakat lainnya. “Kendaraan pengangkut ternak, sembako untuk kebutuhan darurat dan kebencanaan, serta kebutuhan mendesak masyarakat tidak kami batasi,” tambah Kompol Galih. Meski demikian, petugas di lapangan tetap melakukan penindakan terhadap kendaraan yang tidak termasuk dalam kategori pengecualian, seperti kendaraan sumbu tiga dan angkutan tanah yang masih beroperasi. “Kami masih menemukan kendaraan sumbu tiga dan angkutan tanah yang tetap beroperasi. Terhadap kendaraan tersebut dilakukan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya. Dalam operasi ini, Ditlantas Polda Riau menerapkan dua bentuk penindakan, yakni teguran dan penegakan hukum melalui tilang elektronik (ETLE). “Penindakan kami klasifikasikan menjadi dua. Pertama berupa teguran, khususnya bagi perusahaan yang sebelumnya telah kami lakukan sosialisasi,” tutur Kompol Galih. Tetapi, bagi perusahaan yang tetap melanggar meskipun telah disosialisasikan, petugas tidak segan mengambil langkah hukum. “Bagi perusahaan yang sudah disosialisasikan namun masih melanggar, kami lakukan penindakan berupa tilang elektronik atau ETLE,” tegasnya. Kompol Galih juga memastikan bahwa seluruh proses penindakan dilakukan secara transparan dan profesional tanpa adanya transaksi di lapangan. “Tidak ada transaksi di lapangan. Semua pelanggaran kami lakukan capture, masuk ke dashboard, dan tilang dikirim langsung ke alamat pemilik kendaraan,” sebutnya. Sementara, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, menegaskan kegiatan penegakan hukum ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas selama momentum Natal dan Tahun Baru. “Penegakan hukum ini bertujuan untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama Nataru. Kami mengimbau seluruh perusahaan transportasi agar mematuhi kebijakan pemerintah demi keselamatan bersama,” tegas Kombes Pol Taufiq. Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Riau berharap terciptanya kelancaran arus lalu lintas, meningkatnya keselamatan pengguna jalan, serta kepatuhan perusahaan transportasi terhadap kebijakan pemerintah menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Uji Layanan Penitipan Barang di Stasiun Halim Mulai Diminati Pengguna Nasional
Nasional
Jumat, 11 Juli 2025 | 12:10 WIB

Uji Layanan Penitipan Barang di Stasiun Halim Mulai Diminati Pengguna

Jakarta, katakabar.com - LRT Jabodebek terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan pengguna. Salah satunya melalui layanan penitipan barang yang saat ini tengah diuji coba di Stasiun Halim sejak Juni 2025. Selama masa uji layanan, sejumlah pengguna mulai memanfaatkan layanan ini untuk menyimpan barang bawaan berukuran besar secara sementara. Hingga 9 Juli, tercatat 15 pengguna telah menitipkan barang seperti koper, sepeda, tas ransel, hingga totebag berukuran besar. Layanan penitipan barang ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan lebih, khususnya bagi pengguna yang membawa barang besar dan hendak melanjutkan perjalanan dengan lebih praktis. Barang dapat dititipkan langsung di loket Stasiun Halim setiap hari, mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB, dengan waktu maksimal penitipan selama 2x24 jam. Menurut Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, layanan ini tidak hanya membantu pengguna, tetapi juga menciptakan suasana perjalanan yang lebih nyaman secara keseluruhan. “Kami memahami banyak pengguna LRT Jabodebek yang juga merupakan penumpang antarmoda, seperti dari KA Cepat Whoosh atau bus bandara. Mereka kerap membawa barang besar. Dengan adanya fasilitas penitipan ini, kami ingin memberikan solusi agar perjalanan lebih ringan dan bebas repot,” kata Purnomosidi. Dijelaskannya, barang yang dapat dititipkan dibatasi pada barang-barang yang aman dan tidak berisiko, dengan berat maksimal 30 kilogram. Barang berbahaya, berbau menyengat, mudah rusak, serta barang berharga atau ilegal tidak diperkenankan untuk dititipkan. Proses pengambilan barang dilakukan dengan menunjukkan tanda terima resmi yang diberikan saat menitipkan. Bila tanda terima hilang, pengguna wajib melalui proses verifikasi identitas.

Komitmen Amankan Barang Tertinggal, Ribuan Barang Telah Diamankan Petugas LRT Jabodebek Nasional
Nasional
Kamis, 12 Juni 2025 | 08:02 WIB

Komitmen Amankan Barang Tertinggal, Ribuan Barang Telah Diamankan Petugas LRT Jabodebek

Bekasi, katakabar.com - LRT Jabodebek berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman dan nyaman, termasuk penanganan barang-barang yang tertinggal. Petugas LRT Jabodebek temukan 2.919 barang yang tertinggal, dan berhasil mengembalikan 1.091 barang kepada pemiliknya setelah melalui proses verifikasi dan pencocokan data. LRT Jabodebek mengimbau pengguna untuk tetap waspada dan memeriksa barang bawaan sebelum turun dari kereta atau meninggalkan stasiun. LRT Jabodebek akan terus memperkuat kualitas layanan, termasuk aspek keamanan dan penanganan barang tertinggal, demi mewujudkan transportasi publik yang makin dapat diandalkan oleh masyarakat. LRT Jabodebek tak hanya berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi para pengguna, tapi menghadirkan pelayanan menyeluruh yang mengedepankan rasa tanggung jawab, termasuk dalam hal penanganan barang-barang yang tertinggal di dalam kereta maupun area stasiun. Sepanjang periode Januari hingga Mei 2025, petugas LRT Jabodebek telah menemukan sebanyak 2.919 barang pengguna yang tertinggal baik di kereta maupun di area stasiun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.091 barang berhasil dikembalikan kepada pemiliknya setelah melalui proses verifikasi dan pencocokan data. Barang-barang yang ditemukan mencakup kartu uang elektronik, kartu identitas, STNK, botol minum, makanan, minuman, perhiasan, dompet, tas, kunci motor, telepon genggam hingga laptop. Seluruh barang diamankan oleh petugas dan dikelola melalui prosedur standar dengan sistem pencatatan yang rapi dan penyimpanan yang aman. Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi menjelaskan, kejujuran, kesigapan, dan integritas petugas menjadi pilar penting dalam pelayanan publik yang diusung LRT Jabodebek. “Petugas kami rutin melakukan pengecekan di dalam rangkaian maupun area stasiun, memastikan tidak ada barang pengguna yang terabaikan. Kami menjunjung tinggi kepercayaan publik dan berupaya semaksimal mungkin mengembalikan setiap barang kepada pemiliknya,” ujar Purnomosidi. LRT Jabodebek memaksimalkan pemanfaatan sistem CCTV serta koordinasi lintas unit untuk mempercepat proses identifikasi barang dan pengembalian kepada pengguna.

KAI Daop 4 Semarang Catat Pertumbuhan Signifikan Hingga April 2025 Lingkungan
Lingkungan
Selasa, 27 Mei 2025 | 21:00 WIB

KAI Daop 4 Semarang Catat Pertumbuhan Signifikan Hingga April 2025

Semarang, katakabar.com - Hingga April 2025, total volume angkutan barang yang berhasil dilayani KAI Daop 4 Semarang mencapai 80.535 ton. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang terus menunjukkan tren positif dalam sektor angkutan barang. Hingga April 2025, total volume angkutan barang yang berhasil dilayani KAI Daop 4 Semarang mencapai 80.535 ton. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menjelaskan, angka ini hasil dari meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap moda transportasi kereta api sebagai solusi logistik yang andal, aman, dan efisien. “Kami mencatat pertumbuhan signifikan pada beberapa komoditas utama. Ini menjadi bukti bahwa kereta api semakin diminati sebagai moda angkutan barang yang handal dan berkelanjutan,” ujar Franoto. Rincian angkutan barang KAI Daop 4 Semarang hingga April 2025 adalah sebagai berikut: · Angkutan Petikemas: 50.459 ton · Angkutan Komoditi Semen: 31.176 ton · Angkutan Retail (BHP): 529 ton · Angkutan Retail (Parcel): 1.256 ton · Angkutan Komoditi BBM: 180.696 ton · Angkutan Barang Lainnya: 4.948 ton Total pengangkutan barang tersebut didukung oleh infrastruktur dan sistem logistik yang terus ditingkatkan KAI untuk menghadirkan layanan pengiriman yang tepat waktu dan efisien.

Kinerja Angkutan Barang Daop 8 Surabaya Meningkat, Komitmen Logistik Berkelanjutan Makin Kuat Nasional
Nasional
Minggu, 18 Mei 2025 | 17:00 WIB

Kinerja Angkutan Barang Daop 8 Surabaya Meningkat, Komitmen Logistik Berkelanjutan Makin Kuat

Surabaya, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat peningkatan kinerja angkutan barang pada April 2025. Sepanjang bulan tersebut, total 226.594 ton barang berhasil diangkut, naik sebesar 11,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 202.540 ton. Manager Humas Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menyampaikan, peningkatan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan angkutan barang kereta api. “Kenaikan ini menunjukkan kereta api semakin menjadi pilihan utama dalam distribusi logistik yang andal, efisien, dan ramah lingkungan,” ujarnya. Selain volume angkutan, kata Arif, kinerja operasional menunjukkan capaian positif melalui ketepatan waktu perjalanan kereta barang. On Time Performance (OTP) keberangkatan tercatat mencapai 99,38 persen, sedangkan OTP kedatangan mencapai 95,96 persen. Angka ini menunjukkan layanan angkutan barang Daop 8 Surabaya mampu menjaga ketepatan waktu sebagai salah satu indikator keandalan dalam sistem logistik modern. Peningkatan volume angkutan barang ini tidak hanya berdampak positif terhadap kinerja perusahaan, tetapi juga sejalan dengan komitmen untuk mendukung keberlanjutan di sektor transportasi. Kereta api dikenal sebagai moda transportasi yang lebih hemat energi dan menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan moda darat lainnya, sehingga turut berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan. Komoditas yang diangkut mencakup berbagai kebutuhan industri, seperti semen, pupuk, bahan bakar minyak (BBM), hingga bahan pangan, yang dikirim dari dan menuju wilayah-wilayah strategis di Jawa Timur. Pengangkutan dilakukan melalui jalur-jalur logistik andalan Daop 8 yang menghubungkan pelabuhan, kawasan industri, dan sentra produksi. "Ke depan, kami akan terus berinovasi dan memperkuat jaringan angkutan barang guna menghadirkan layanan logistik yang tidak hanya tepat waktu dan aman, tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan," jelasnya.