Asia Tenggara
Sorotan terbaru dari Tag # Asia Tenggara
Smart Salary Perkuat Posisi Enterprise HR Technology Partner di Asia Tenggara Lewat DTI-Cx 2026
Jakarta, katakabar.com - Smart Salary memanfaatkan ajang Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-Cx) 2026 sebagai momentum untuk memperkuat posisinya sebagai Enterprise HR Technology Partner, yang siap mendukung transformasi digital organisasi berskala besar di Indonesia dan Asia Tenggara. Usung tema “Humanity and AI in HR Works”, Smart Salary membawa visi “Empowering Enterprises and Their People Across Southeast Asia” suatu keyakinan transformasi digital yang sesungguhnya tidak hanya menghadirkan teknologi yang lebih canggih, tetapi juga memberdayakan manusia yang berada di balik setiap organisasi. Seiring berkembangnya skala bisnis, kompleksitas pengelolaan sumber daya manusia juga semakin meningkat. Perusahaan kini membutuhkan lebih dari sekadar sistem yang mampu mengotomatisasi pekerjaan administratif. Mereka memerlukan platform terintegrasi yang mampu mendukung operasional multi-entitas, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, serta menghadirkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan berbasis data. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Smart Salary menghadirkan ekosistem solusi yang terdiri dari Enterprise Payroll, Human Resource Information System (HRIS), Earned Wage Access (EWA), dan Sally AI. Kapabilitas Smart Salary telah dipercaya oleh berbagai perusahaan dengan skala operasional dan tingkat kompleksitas yang tinggi. Salah satunya adalah Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), di mana Smart Salary mendukung pengelolaan payroll untuk lebih dari 100.000 karyawan, 5.000 unit organisasi, berbagai kewarganegaraan, serta beberapa rezim perpajakan dalam satu proses payroll. J&T Express juga memanfaatkan Smart Salary untuk mendukung proses onboarding, mutasi karyawan, dan pengelolaan payroll dalam skala nasional. Hingga saat ini, Smart Salary telah dipercaya oleh lebih dari 300 perusahaan dan mendukung pengelolaan lebih dari 500.000 karyawan di seluruh Indonesia. Salah satu inovasi yang menjadi sorotan dalam DTI-Cx 2026 adalah Sally AI, AI coworker yang dirancang untuk mendampingi tim HR dalam menjalankan operasional sehari-hari. Sally AI membantu menyusun dokumen HR berdasarkan kebijakan perusahaan dan regulasi yang berlaku, memberikan rekomendasi untuk mendukung kepatuhan, serta menjawab berbagai pertanyaan rutin karyawan. Dalam waktu dekat, Sally AI juga akan menghadirkan fitur Natural Language Workforce Analytics, yang memungkinkan tim HR menganalisis data tenaga kerja cukup dengan menggunakan pertanyaan dalam bahasa sehari-hari. Dengan mengotomatisasi pekerjaan yang repetitif sekaligus menghadirkan insight yang lebih mudah diakses, Sally AI memungkinkan tim HR untuk lebih berfokus pada pengembangan talenta dan inisiatif strategis perusahaan. “Ini bukan sekadar tentang menghadirkan teknologi baru, tetapi mencerminkan arah yang sedang dituju Smart Salary. Seiring organisasi di Asia Tenggara terus berkembang dalam skala dan kompleksitas, kami berkomitmen membangun ekosistem teknologi HR yang dapat tumbuh bersama kebutuhan mereka," kata Simon Li, Chief Executive Officer Smart Salary. Kata Simon, dengan mengintegrasikan Enterprise Payroll, HRIS, Earned Wage Access, dan Sally AI dalam satu platform, kami membantu perusahaan beroperasi lebih efisien sekaligus memberikan ruang bagi tim HR untuk menciptakan dampak yang lebih besar bagi karyawannya. "Kami percaya masa depan dunia kerja akan dimiliki oleh organisasi yang mampu menggabungkan potensi manusia dengan kekuatan AI," jelasnya. Di DTI-Cx 2026, Smart Salary menghadirkan visi tersebut melalui booth bertema “Humanity and AI in HR Works” di area DTI-HR. Booth ini dirancang sebagai representasi workplace modern, yang memperlihatkan bagaimana Enterprise Payroll, HRIS, EWA, dan Sally AI saling terintegrasi dalam satu ekosistem untuk mendukung kebutuhan perusahaan berskala enterprise. Pengunjung juga dapat menikmati interactive photo experience yang merepresentasikan keyakinan Smart Salary bahwa AI hadir untuk memberdayakan manusia, bukan menggantikannya. Partisipasi dalam DTI-Cx 2026 menjadi tonggak penting dalam perjalanan Smart Salary untuk terus memperkuat kapabilitas enterprise sekaligus memperluas relevansi solusi yang dikembangkan bagi organisasi di kawasan Asia Tenggara. Seiring meningkatnya kebutuhan perusahaan akan teknologi HR yang cerdas, scalable, dan compliant, Smart Salary berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi yang membantu organisasi membangun operasional HR yang lebih efisien, siap menghadapi masa depan, dan tetap berpusat pada manusia.
B2B Tech Asia Expo 2026 Resmi Digelar di Jakarta, Tegaskan AI Fondasi Utama Bisnis di Asia Tenggara
Jakarta, katakabar.com - Pameran dua hari yang dihelat VRIGroup bersama DailySocial ini mempertemukan lebih dari 2.800 pemimpin bisnis, penyedia software, pengembang AI, dan investor dari berbagai negara Asia. B2B Tech Asia Expo 2026 (BTA '26) resmi digelar pada 1 hingga 2 Juli 2026 lalu, di AXA Tower, Kuningan City Grand Ballroom, Jakarta, membawa pesan bahwa kecerdasan buatan (AI) dan software kini menjadi fondasi utama operasional perusahaan di Asia Tenggara. Pameran ini mempertemukan pemimpin perusahaan, penyedia software, pengembang AI, investor, hingga eksekutif transformasi digital dari berbagai negara di kawasan. Angkat tema "The Dawn of Asia's B2B Tech Mega Market", BTA '26 menyoroti meningkatnya investasi perusahaan pada otomatisasi, kecerdasan operasional, komputasi awan, serta platform produktivitas berbasis AI. Dua hari penyelenggaraan berhasil menarik sekitar 3.000 pengunjung yang mengikuti rangkaian keynote dan diskusi panel seputar adopsi AI di perusahaan, transformasi tenaga kerja, skalabilitas software, hingga pemanfaatan data dalam operasional bisnis. Pendiri sekaligus CEO VRIGroup, Yuiichiro Sasaki, menyampaikan Asia Tenggara telah melewati fase awal digitalisasi dan kini memasuki periode ketika integrasi AI dan software menjadi kebutuhan mendasar bagi perusahaan untuk beroperasi dan bertumbuh. Menurutnya, penyelenggaraan BTA '26 menjadi bukti bahwa pasar solusi B2B di kawasan ini telah benar-benar terbentuk. Sejalan hal itu, Pendiri dan CEO DailySocial Group, Rama Mamuaya, menjelaskan bahwa BTA '26 hadir sebagai ruang bagi perusahaan untuk mengevaluasi berbagai solusi AI dan software yang dibutuhkan dalam meningkatkan produktivitas bisnis mereka. Seiring semakin matangnya pasar software global, Asia Tenggara dinilai menjadi kawasan ekspansi baru bagi perusahaan teknologi B2B. Hal ini didorong oleh besarnya jumlah tenaga kerja digital, percepatan digitalisasi perusahaan, serta meningkatnya kebutuhan akan efisiensi operasional berbasis AI. Kini, AI tidak lagi diposisikan sebagai teknologi pelengkap, melainkan sebagai infrastruktur inti yang mendukung layanan pelanggan, operasional sumber daya manusia, keuangan, analitik, keamanan siber, hingga produktivitas perusahaan secara menyeluruh. Selain sesi konferensi, BTA '26 juga menghadirkan area pameran yang memperkenalkan berbagai solusi bisnis mulai dari platform AI, software enterprise, layanan cloud, HR tech, infrastruktur fintech, solusi keamanan siber, hingga teknologi otomasi dari perusahaan regional maupun internasional. Penyelenggaraan hari kedua berfokus pada strategi perluasan inovasi perusahaan, operasional software lintas negara, sesi business matchmaking, serta perkembangan ekosistem teknologi perusahaan di Asia.
Indonesia Berpeluang Perkuat Posisi di Industri Kripto Asia Tenggara
Jakarta, katakabar.com - Industri aset kripto terus menunjukkan perkembangan signifikan di tingkat global maupun regional. Di tengah meningkatnya adopsi aset digital di berbagai negara, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk perkuat posisinya sebagai salah satu pasar kripto utama di Asia Tenggara. Laporan CoinGecko menunjukkan, kripto saat ini telah memiliki status legal di 119 negara dan empat British Overseas Territories. Dari jumlah tersebut, 62 negara telah memiliki kerangka regulasi yang lebih komprehensif. Kondisi ini menunjukkan aset kripto semakin mendapatkan pengakuan sebagai bagian dari ekosistem keuangan digital global. Di kawasan Asia Tenggara, minat terhadap kripto masih didominasi oleh Singapura dan Filipina. Tetapi, Indonesia tetap menjadi salah satu pasar penting di kawasan, seiring besarnya populasi, peningkatan literasi digital, serta bertumbuhnya minat masyarakat terhadap aset digital. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai perkembangan industri kripto Indonesia berada pada fase yang semakin matang. Menurutnya, pertumbuhan jumlah pengguna, peningkatan pengawasan, serta hadirnya ekosistem yang lebih tertata menjadi fondasi penting bagi masa depan industri aset kripto nasional. “Indonesia punya potensi yang sangat besar dalam industri kripto. Kita tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan jumlah investor, tetapi juga tentang bagaimana ekosistem ini berkembang menjadi lebih sehat, transparan, dan berkelanjutan. Dengan populasi digital yang besar dan dukungan regulasi yang semakin jelas, Indonesia punya peluang untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan aset digital di Asia Tenggara,” ujar Calvin. Pertumbuhan Berimbang Perkembangan tersebut juga tercermin dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang mencatat jumlah akun konsumen aset kripto di Indonesia mencapai 21,37 juta akun per Maret 2026. Jumlah ini meningkat 1,43% dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di angka 21,07 juta akun. Sementara itu, nilai transaksi aset kripto pada Maret 2026 mencapai Rp22,24 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap aset digital tetap kuat meskipun pasar kripto global masih bergerak dinamis. Calvin menambahkan, pertumbuhan industri kripto perlu diimbangi dengan peningkatan literasi dan perlindungan konsumen. Menurutnya, edukasi menjadi aspek penting agar masyarakat dapat memahami aset kripto secara lebih bijak, termasuk risiko, teknologi, serta manfaatnya dalam ekosistem keuangan digital. “Ke depan, tantangan utama industri bukan hanya mendorong adopsi, tetapi memastikan adopsi tersebut berjalan secara bertanggung jawab. Literasi, keamanan, dan kepatuhan regulasi harus menjadi prioritas bersama. Tokocrypto berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan industri kripto Indonesia melalui edukasi, inovasi produk, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan,” jelas Calvin. Secara global, CoinGecko mencatat bahwa sebagian besar negara yang telah melegalkan kripto berasal dari kelompok negara berkembang di Asia dan Afrika. Hal ini menunjukkan bahwa aset kripto semakin relevan di pasar negara berkembang, terutama sebagai bagian dari transformasi digital dan perluasan akses terhadap produk keuangan berbasis teknologi. Tata Kelola Kuat Meski demikian, perkembangan industri kripto tetap membutuhkan tata kelola yang kuat. Dengan regulasi yang semakin berkembang, pelaku industri diharapkan dapat membangun ekosistem yang lebih aman, transparan, dan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Calvin menilai Indonesia memiliki modal kuat untuk terus meningkatkan daya saing di industri aset digital. Kombinasi antara jumlah pengguna yang besar, regulasi yang terus diperkuat, inovasi teknologi, serta kolaborasi antara regulator dan pelaku industri menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan kripto nasional secara berkelanjutan. “Jika ekosistem ini dibangun dengan pendekatan yang tepat, kripto dapat menjadi bagian penting dari ekonomi digital Indonesia. Fokusnya bukan hanya pada transaksi, tetapi juga pada pemanfaatan teknologi blockchain untuk menciptakan efisiensi, transparansi, dan peluang baru bagi masyarakat,” sebutCalvin.
Evolution Team Juara Perdana CrossFire: Legends Championship Asia Tenggara
Jakarta, katakabar.com - Turnamen esports internasional perdana CrossFire: Legends Championship (CFLC) resmi berakhir pada 8 Februari di Manila, Filipina, menandai tonggak penting perkembangan skena kompetitif mobile first-person shooter (FPS) di Asia Tenggara. Tim Vietnam Evolution Team (EVO) keluar sebagai juara, sementara tim Filipina KDM menempati posisi kedua. Turnamen ini memperebutkan total hadiah sebesar USD 70.000 atau setara Rp1,1 miliar, menghadirkan persaingan sengit antar tim dari lima negara di kawasan. Kompetisi ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia yang turut bersaing sejak tahap awal. Partisipasi tersebut mencerminkan pertumbuhan ekosistem esports mobile di dalam negeri sekaligus menunjukkan kesiapan talenta lokal untuk tampil di panggung regional. Babak semifinal dan Grand Final yang berlangsung pada 7 hingga 8 Februari 2026 menarik ribuan penonton secara langsung. Tayangan live melalui TikTok, Facebook, dan YouTube turut mencatat lebih dari 500.000 penayangan, menegaskan tingginya antusiasme penggemar esports di seluruh Asia Tenggara. Antusiasme ini juga terlihat di Indonesia, seiring meningkatnya perhatian komunitas terhadap skena kompetitif CrossFire: Legends. Turnamen ini turut menghadirkan tim esports ternama Asia Tenggara seperti EVOS, ONIC, dan FullSense, yang semakin memperkuat lanskap kompetitif regional. Kesuksesan CFLC menjadi langkah penting dalam perjalanan global CrossFire: Legends. “Kami tetap berkomitmen membangun sistem esports FPS mobile yang profesional dan komprehensif,” ujar perwakilan Tencent K1 Team. “CFLC awal dari investasi berkelanjutan kami dalam menghadirkan kompetisi internasional berkualitas bagi para pemain di seluruh dunia," jelasnya. Berakhirnya CFLC menegaskan posisi Asia Tenggara sebagai salah satu kawasan dengan pertumbuhan tercepat untuk esports mobile, dengan Indonesia sebagai salah satu pasar yang terus menunjukkan perkembangan positif. Untuk informasi dan pembaruan lebih lanjut mengenai CFLC, penggemar dapat mengikuti akun resmi CrossFire: Legends di Facebook (cflesportsglobal), TikTok (@cflesports), Instagram (@cflesportsglb), dan YouTube (cflesports). About CrossFire: Legends Crossfire: Legends is the official mobile adaptation of Crossfire, the globally recognized, highly beloved first-person shooter (FPS) game by South Korean video game company Smilegate. Developed by TiMi Studio Group and published by Level Infinite, the game brings the original PC version's core mechanics, competitive intensity, and tactical gameplay to mobile, fully reimagined for on-the-go experiences. Crossfire: Legends offers fast-paced multiplayer modes such as Search & Destroy and Team Deathmatch, with compact map designs and quick respawn mechanics prioritizing high-stakes, skill-based combat. Built on the Unity engine, Crossfire: Legends features optimized performance across various mobile devices and supports extensive customization, including control layouts, aim sensitivity, and gyroscope calibration
Kala Arena Bertemu Outfield: EVOS x TOPGOLF Jakarta Hadirkan One Stop Entertainment Partner di Asteng
Jakarta, katakabar.com - Jakarta belum pernah saksikan kolaborasi seperti ini sebelumnya. Kala EVOS, organisasi esports terkemuka di Asia Tenggara, bergabung dengan TOPGOLF Jakarta, hasilnya bukan sekadar kerja sama, melainkan lahirnya One Stop Entertainment Partner bagi generasi yang tumbuh dengan koneksi, kompetisi, dan budaya. Not About Golf. Not About Games. About Play. TOPGOLF Jakarta bukanlah driving range tradisional. Ini adalah tempat dimana olahraga bertransformasi menjadi permainan sosial, tempat tertawa bersama teman, menantang rival, dan menciptakan momen yang berkesan. Hal ini mencerminkan perjalanan EVOS di dunia esports, yang mengubah kompetisi game menjadi sebuah gerakan budaya di Indonesia dan kawasan sekitarnya. Bersama-sama, EVOS dan TOPGOLF mendefinisikan ulang makna “play” di tahun 2026, menjadikan EVOS x TOPGOLF Jakarta sebagai One Stop Entertainment Partner yang menjembatani dunia digital dan fisik. Hartman Harris, CEO EVOS, menyampaikan Gaming tidak berhenti di layar. Bermain tidak berhenti di bay. Kolaborasi ini adalah tentang menyatukan dua dunia, menjadikan Jakarta sebagai pusat pertemuan budaya fisik dan digital. Taste, Vibes, and Stories Kolaborasi ini menghadirkan lebih dari sekadar aktivitas golf atau gaming. Denny Boy Gunawan, Head of Operations TOPGOLF Jakarta, menimpali figur yang dikenal melalui Top Chef Indonesia dan Iron Chef Indonesia. TOPGOLF memastikan setiap elemen pengalaman, mulai dari kuliner hingga atmosfer, dikurasi dengan standar hospitality dan kreativitas tinggi. “Setiap detail di TOPGOLF dirancang untuk menciptakan pengalaman yang berkesan, bukan hanya bermain, tetapi juga bersantap dan bersosialisasi dalam satu tempat,” ujar Denny. Building New-Gen Leisure Bagi Santy, Senior Manager of Business Development TOPGOLF Jakarta, kolaborasi ini langkah untuk membentuk masa depan industri hiburan di Indonesia. “Anak muda saat ini tidak hanya ingin keluar rumah, mereka ingin merasa menjadi bagian dari sebuah tempat,” jelas Santy. “TOPGOLF adalah third space tersebut: bukan rumah, bukan tempat kerja, melainkan arena bermain yang hidup, tempat untuk teman, kreator, dan komunitas saling terhubung. EVOS membawa komunitas digitalnya, sementara kami menghadirkan panggung fisiknya," ucapnya. Lebih dari Sekadar Venue Dengan berbagai aktivitas seperti esports watch party, live music, DJ night, hingga kolaborasi gaming kreator dan brand lifestyle, TOPGOLF berkembang menjadi panggung hiburan lintas industri yang dinamis dan relevan. Dampak dan Relevansi Kolaborasi EVOS x TOPGOLF Jakarta menandai babak baru industri hiburan di Indonesia: • EVOS menghadirkan basis penggemar muda dan budaya esports. • TOPGOLF membawa venue hiburan berkelas dunia dengan pendekatan lifestyle. • Bersama, keduanya memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat hiburan dan budaya generasi baru di Asia Tenggara. EVOS x TOPGOLF Jakarta bukan sekadar partnership, melainkan sebuah gerakan yang mendefinisikan ulang cara generasi muda bermain, berinteraksi, dan menikmati
ASUENE Dorong Program International Landing Pad Percepat Dekarbonisasi di Asia Tenggara
Jakarta, katakabar.com - ASUENE Inc., melalui anak perusahaannya ASUENE APAC Pte. Ltd., resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital dari salah satu konglomerasi besar Indonesia, Sinar Mas Land, dorong ekspansi dan mempercepat inisiatif dekarbonisasi di Indonesia, serta kawasan Asia Pasifik (APAC). Lewat kemitraan ini, ASUENE akan memanfaatkan jaringan dukungan startup LLV melalui International Landing Pad Program untuk memperkuat kehadiran serta pengembangan bisnisnya di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik (APAC). ASUENE memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan carbon accounting dan platform manajemen rantai pasok berbasis cloud terkemuka di Asia. Layanan unggulannya, ASUENE dan ASUENE SUPPLY CHAIN, tercatat memiliki jumlah instalasi tertinggi di Jepang. Sejak pembukaan kantor regional di Singapura pada 2022, ASUENE terus memperluas jangkauan, dan pengaruhnya di seluruh Asia Pasifik. MoU ini menjadi tindak lanjut dari keberhasilan ASUENE dalam program akselerator oleh PETRONAS, yang menegaskan kualitas teknologi dan kesiapan ASUENE untuk mendukung transisi energi di kawasan Asia Pasifik. Indonesia sendiri menargetkan netral karbon pada tahun 2060, tetapi masih menghadapi tantangan ketergantungan pada pembangkit listrik berbasis batu bara dan gas. Dalam konteks tersebut, Living Lab Ventures (LLV), bagian dari konglomerasi besar Indonesia, Sinar Mas Land, memainkan peran penting dalam mendorong inovasi melalui jaringan dukungan startup yang luas, International Landing Pad Program. Melalui penandatanganan MoU ini, ASUENE bertujuan untuk semakin mempercepat upaya dekarbonisasi di kawasan Asia Pasifik (APAC). Melalui kemitraan ini, ASUENE dan LLV akan memperkuat kolaborasi lintas industri untuk mempercepat adopsi teknologi rendah karbon serta mendukung target dekarbonisasi Indonesia dan Asia Pasifik. Tentang International Landing Pad Program oleh LLV International Landing Pad Program merupakan program dukungan dari LLV yang dirancang untuk membantu startup masuk dan berkembang di pasar Indonesia. Dengan memanfaatkan BSD City sebagai lokasi uji coba nyata, salah satu kawasan pengembangan perkotaan terbesar di Indonesia, program ini memberikan dukungan mulai dari eksplorasi peluang bisnis, penghubung dengan calon mitra, hingga insight pasar dan akses ruang kerja. Melalui ekosistem inovasi LLV, perusahaan dapat menjalankan proyek percontohan, membangun kolaborasi, dan mempercepat ekspansi di kawasan Asia Tenggara. Tentang Living Lab Ventures Living Lab Ventures (LLV) adalah organisasi pendukung startup yang beroperasi sebagai corporate venture capital dari Sinar Mas Land, perusahaan pengembang properti di bawah konglomerat Sinar Mas Group. Dengan memanfaatkan BSD City, salah satu pengembangan kota terpadu terbesar di Indonesia, sebagai area uji inovasi, LLV menyediakan dukungan menyeluruh bagi perusahaan domestik dan internasional, termasuk akses pasar, business matching, serta fasilitas untuk proyek percontohan dan pengujian inovasi. Profil Perusahaan ASUENE ASUENE Inc. adalah perusahaan Climate Tech terkemuka di Jepang dengan misi "Mengubah dunia untuk generasi berikutnya". ASUENE menyediakan platform akuntansi karbon untuk membantu perusahaan mengukur, melaporkan, dan menurunkan emisi karbon, sekaligus mendukung tercapainya target net zero di masyarakat.
AnyMind Group Perkuat Jajaran Kepemimpinan di Asia Tenggara dengan Empat Penunjukan Baru
Singapura, katakabar.com - AnyMind Group [TSE:5027], sebuah perusahaan BPaaS (Business-Process-as-a-Service) untuk pemasaran, e-commerce, dan transformasi digital, hari ini mengumumkan empat penunjukan kepemimpinan, termasuk penunjukan Chief Operating Officer untuk Asia Tenggara. Penunjukan tersebut meliputi: - Masaki Okawa sebagai Chief Operating Officer, Southeast Asia, - Siwat Vilassakdanont sebagai Managing Director, New Ventures, Thailand, - Tatum Kembara sebagai Managing Director, Growth and Partnerships, Indonesia, - Takahiko Iwabuchi sebagai Country Manager, Thailand. Mengenai penunjukan ini, Kosuke Sogo, CEO dan co-founder AnyMind Group, mengatakan: "Penunjukan ini memberikan kami daya ungkit untuk melipatgandakan fokus pada area bisnis yang sudah ada dan memperluas model bisnis kami guna menciptakan infrastruktur bisnis generasi baru bagi perusahaan, publishers, dan creator di seluruh dunia." Masaki Okawa sebelumnya menjabat sebagai Managing Director of Strategy di AnyMind Group, dan bergabung dengan perusahaan pada April 2025. Sejak bergabung, ia telah memperkuat strategi kemitraan bisnis global perusahaan, mempertajam arah strategis untuk unit bisnis D2C/e-commerce dan pemasaran, serta mempercepat inisiatif transformasi organisasi dan sumber daya manusia di seluruh grup. Sebelum bergabung dengan AnyMind Group, Okawa memegang peran kepemimpinan di Procter & Gamble (P&G), dengan posisi terakhir sebagai Vice President, Oral Care, Jepang/Korea & Innovation Leader untuk Asia, Timur Tengah, dan Afrika. Ia juga menjabat sebagai Chief Strategy Officer non-eksekutif di Logipeace. Sebagai Chief Operating Officer, Southeast Asia di AnyMind Group, ia akan memimpin bisnis dan operasional perusahaan untuk wilayah tersebut. Mengenai penunjukannya, Masaki mengatakan dalam beberapa bulan terakhir, saya melihat secara langsung kekuatan sumber daya manusia, teknologi, dan ambisi AnyMind. "Saat saya melangkah ke peran baru ini, fokus saya adalah mengubah ambisi tersebut menjadi momentum regional yang lebih besar, termasuk menskalakan infrastruktur bisnis generasi baru kami dengan fokus pada Asia Tenggara, memperkuat unit bisnis kami, dan memberdayakan tim kami untuk memberikan dampak transformasional bagi para pelanggan. Kami telah memiliki fondasinya, dan sekarang saatnya untuk melakukan akselerasi," jelasnya. Siwat Vilassakdanont sebelumnya menjabat sebagai Managing Director Thailand, dan juga mengawasi bisnis di Filipina dan Kamboja untuk AnyMind Group. Vilassakdanont bergabung dengan AnyMind Group melalui akuisisi jaringan kreator berbasis di Thailand, Moindy, pada tahun 2019, di mana ia menjabat sebagai Managing Partner. Kariernya mencakup perbankan investasi dan konsultasi. Dalam peran barunya, Vilassakdanont bertanggung jawab atas portofolio New Ventures AnyMind Group di Thailand, mendorong inovasi, mengeksplorasi peluang pendapatan baru, dan membangun jalur strategis yang memperluas ekosistem perusahaan. Mengenai penunjukannya, Siwat menuturkan setelah 7 tahun yang luar biasa membangun kesuksesan di AnyMind Group, saya bersemangat untuk memulai perjalanan lainnya. Peran baru ini benar-benar merupakan bukti filosofi AnyMind yaitu 'Growth for Everyone'. "Saya berterima kasih atas semua dukungan anggota tim saya dari Filipina, Thailand, dan Kamboja yang telah membuat perjalanan kami sukses sejauh ini. Seiring pertumbuhan dan transformasi perusahaan, saya merasa terhormat dapat berperan dalam mendukung penciptaan bisnis baru, inovasi, dan kemitraan strategis bagi ekosistem kami," ujarnta. Tatum Kembara sebelumnya menjabat sebagai Managing Director of E-Commerce Enablement untuk AnyMind Group, dan bergabung dengan perusahaan pada tahun 2023 melalui akuisisi Digital Distribusi Indonesia (DDI), sebuah e-commerce enabler berbasis di Indonesia yang didirikan dan dipimpin oleh Kembara. Dalam peran barunya, Kembara akan mendorong inisiatif pertumbuhan dan kemitraan strategis untuk AnyMind Group di Indonesia, memperluas jejak perusahaan, dan membuka jalan baru bagi nilai pelanggan dan mitra. Mengenai penunjukannya, Tatum menyebutkan saya sangat bersemangat dengan kesempatan untuk mengambil langkah selanjutnya bersama AnyMind. Indonesia adalah salah satu pasar digital paling dinamis di kawasan ini, dan pelanggan kami saat ini mencari kemitraan yang lebih dalam, teknologi yang lebih kuat, dan tim yang dapat bergerak dengan kecepatan dan presisi. "Dalam peran baru ini, saya berkomitmen untuk mengakselerasi mesin pertumbuhan kami di Indonesia dengan memperkuat kemitraan strategis, membuka nilai baru bagi bisnis, dan mendorong gelombang inovasi berikutnya di seluruh ekosistem kami. Saya sangat berterima kasih kepada tim yang telah mendukung perjalanan ini sejauh ini, dan saya bersemangat dengan apa yang dapat kita bangun bersama di masa depan," ulasnya. Takahiko Iwabuchi sebelumnya menjabat sebagai Vice President of Business Development for D2C & E-Commerce Enablement di Thailand untuk AnyMind Group. Ia bergabung dengan perusahaan pada tahun 2017 melalui akuisisi publisher trading desk berbasis di Jepang, FourM. Sebagai Country Manager Thailand, Takahiko akan bertanggung jawab atas bisnis dan operasional perusahaan di Thailand. Mengenai penunjukannya, Takahiko mengutarakan saya bangga dengan pertumbuhan bisnis kami di Thailand dalam beberapa tahun terakhir, dan saya ingin memberikan pengakuan atas kerja luar biasa dari para pemimpin dan tim yang telah membangun fondasi ini sejauh ini. "Lanskap digital Thailand berkembang dengan kecepatan luar biasa, dengan bisnis yang mempercepat pergeseran mereka menuju operasional yang terintegrasi dan berbasis data. Dalam peran baru ini, saya berkomitmen untuk membantu merek, penerbit, dan kreator memanfaatkan momentum ini dengan memperluas jangkauan teknologi dan ekosistem kami, serta membuka fase pertumbuhan baru bagi AnyMind di Thailand," imbuhnya.
PT PP Tbk Masuk Daftar Bergengsi FSA 500, Tegaskan Reputasi BUMN Konstruksi Unggulan di Asia Tenggara
- Pelabuhan Benoa Paket B & Bali Maritime Tourism Hub, - Instalasi Pengolahan Air Limbah (Waste Water Treatment Plant) Kawasan Industri Terpadu Batang.
Aplikasi Jasa Layanan Rumah Tangga Asal Vietnam Hadir di Tech In Asia Conference 2024
Jakarta, katakabar.com - bTaskee, aplikasi jasa layanan rumah tangga asal Vietnam, hadir di kegiatan Tech In Asia Conference 2024 di Ritz-Carlton, Pasific Place, Indonesia pada 23 hingga 24 Oktober 2024 lalu. Ini upaya ekspansi di Indonesia, bTaskee memperkenalkan dirinya sebagai start-up yang mengedepankan dampak sosial. Chief Operating Officer (COO) Tech In Asia, Maria Li menyampaikan, digitalisasi telah menjadi pondasi bagi bisnis untuk bisa berkembang di industrinya.
D.camp, Startup Ekosistem Builder Terkemuka Asal Korea Perluas Pengaruhnya di Asia Tenggara
Korea, katakabar.com - Dcamp, startup hub terkemuka asal Korea, sedang memperluas ekosistemnya ke Asia Tenggara. Mereka berencana gelar program MokTalk, program pertemuan komunitas startup di seluruh Asia Tenggara. D.camp percaya melalui community building yang ampuh untuk membangun hubungan dan kepercayaan, dan menciptakan kolaborasi baru dengan stakeholders. Mereka juga berencana meluncurkan community program di Indonesia tahun ini Mengapa D.camp Melakukan Ekspansi global? D.camp terus meninjau fund global untuk mengambil bagian dalam membangun kepercayaan dengan investor lokal dan menjadikan mereka sebagai organisasi startup yang ternama. Dcamp berupaya menjadi perantara bagi startup yang ingin berkembang secara global. Mereka membangun kepercayaan yang diperlukan untuk menjalankan bisnis di pasar global dan memperluas kepercayaan tersebut kepada startup Korea. Salah satu program pertemuan komunitas startup D.camp, yaknj “MokTalk”, telah digelar setiap bulan di Singapura dan Tokyo. Melalui program ini telah menciptakan sekelompok orang yang dipercaya. Stakeholder yang diundang Dcamp orang-orang yang dapat dipercaya, mereka berharap dapat menciptakan jaringan orang-orang yang dapat membangun kepercayaan mereka. Dcamp memiliki investment arm, mereka memberikan investasi ke startup secara langsung dan juga menjadi LP (Limited Partner) pada fund tertentu. Mereka percaya investasi diberikan berdasarkan kepercayaan dan kredibilitas. Untuk itu, Dcamp terus mengkaji fund global untuk mengambil bagian dalam membangun kepercayaan dengan investor lokal dan menjadikan mereka sebagai organisasi startup yang terkemuka. D.camp saat initelah berpartisipasi pada 3 fund di Asia Tenggara, dan berharap dapat meningkatkan jumlah ini. Kedua, mereka ingin helat MokTalk, pertemuan komunitas startup di seluruh wilayah Asia Tenggara. Community building adalah mekanisme yang ampuh untuk membangun kepercayaan, dan menciptakan network baru. Bagaimana dengan Indonesia? Dcamp menilai Indonesia memiliki growing market dan talenta muda yang tech savy, sementara Korea secara historikal memiliki expertise teknologi dan pengaruh global yang kuat. Indonesia dan Korea mempunyai potensi untuk mendorong ekspansi startup, memperkuat keahlian teknologi, dan memanfaatkan banyak prospek di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Melihat potensi pasarnya, D.camp berencana meluncurkan program komunitas startup di Indonesia pada tahun ini. Ekspansi ini mendapat dengan dukungan dari IndoGen Capital. IndoGen Capital perusahaan modal ventura terkemuka di Asia Tenggara, yang terkenal sebagai mitra terbaik bagi startup dan perusahaan asing yang ingin mengembangkan bisnisnya di Indonesia. D.camp menganggap IndoGen Capital sebagai mitra yang dapat dipercaya; pada Agustus 2023, mereka taja seminar pasar untuk startup yang tertarik dengan pasar Singapura dan Indonesia, serta menghubungkan startup Korea dengan peluang yang ada di Indonesia dan Singapura. Mereka mengundang Chandra Firmanto, Managing Partner Indogen Capital, untuk menjadi pembicara utama. Acara ini menarik minat bagi para startup Korea yang mengincar ekspansi ke pasar Indonesia. Pada 2023, Dcamp memfasilitasi kemitraan antara startup Korea dan Indonesia, sehingga membuka potensi untuk kolaborasi. Saat ini sudah ada 11 startup yang sudah bergabung, program ini siap untuk menjadi fasilitator dalam pertukaran ide, dan inovasi.