Arus balik
Sorotan terbaru dari Tag # Arus balik
Puncak Arus Balik, Penumpang Gunakan KA Bandara Capai 12 Ribu di Yogyakarta
Yogyakarta, katakabar.com – Layanan Kereta Api Bandara di wilayah Yogyakarta catat tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi publik selama periode Angkutan Lebaran 2026. Lihat Pada 29 Maret 2026, jumlah pengguna KA Bandara mencapai hingga 12 ribu penumpang, menjadikannya sebagai puncak arus balik di wilayah Yogyakarta. Dari total tersebut, pengguna layanan YIA PSO tercatat sebanyak 7.500 penumpang, sementara layanan YIA Xpress mencapai 4.500 penumpang. Tingginya angka ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap KA Bandara sebagai moda transportasi yang andal, nyaman, dan tepat waktu untuk perjalanan dari dan menuju bandara. Secara kumulatif, selama periode 13 Maret hingga 29 Maret 2026, total pengguna KA Bandara di wilayah Yogyakarta mencapai 180 ribu penumpang. Angka ini mencerminkan peningkatan mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran, khususnya pada fase arus balik. “Kami melihat tren peningkatan yang signifikan pada arus balik tahun ini, terutama pada tanggal 29 Maret yang menjadi puncaknya. Hal ini menunjukkan KA Bandara tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendukung perjalanan yang aman dan efisien,” ujar Porwanto Handry Nugroho, Direktur Utama KAI Bandara. KAI Bandara terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan melalui peningkatan fasilitas, ketepatan waktu perjalanan, serta kemudahan akses menuju bandara. Selain itu, koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan juga terus dilakukan guna memastikan kelancaran operasional selama periode Angkutan Lebaran. KAI Bandara juga mengimbau kepada seluruh penumpang untuk selalu menjaga barang bawaan masing-masing, datang lebih awal ke stasiun, serta memanfaatkan layanan digital pembelian tiket KA Bandara dapat dipesan mulai H-7 keberangkatan melalui aplikasi KA Bandara agar perjalanan selama masa Angkutan Lebaran dapat berlangsung dengan lancar dan nyaman Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id
Arus Balik di Daop 2 Bandung Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Faktor Pendorong
Bandung, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung catat arus balik Angkutan Lebaran 2026 di wilayahnya berlangsung relatif merata. Hal ini terlihat dari data kedatangan penumpang KA Jarak Jauh di seluruh stasiun wilayah Daop 2 Bandung yang cenderung stabil tanpa lonjakan signifikan. Dari pantauan hingga Sabtu (28/3) siang, jumlah penumpang KA Jarak Jauh yang datang pada periode Minggu (22/3) atau H2 Lebaran hingga Sabtu (28/3) atau H2+6, rata-rata ada 25.132 pelanggan. Sejauh ini jumlah kedatangan penumpang KA Jarak Jauh terbanyak terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026 atau hari kedua Lebaran dengan total ada 27.244 pelanggan yang datang dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan kondisi arus balik yang cenderung merata ini dipengaruhi oleh beberapa faktor kebijakan yang memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam menentukan waktu perjalanan. “Kami melihat adanya distribusi arus balik yang lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah terkait Work From Anywhere (WFA) bagi sejumlah instansi, sehingga masyarakat tidak harus kembali secara bersamaan,” ujar Kuswardojo. Selain faktor kebijakan kerja fleksibel, sebutnya, program stimulus dari pemerintah juga turut memberikan dampak signifikan terhadap pola perjalanan masyarakat. Diskon tarif tiket kereta api sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial menjadi salah satu pendorong utama tersebarnya arus balik. "Tercatat hingga siang ini ada 83.924 pelanggan yang memanfaatkan program diskon tiket 30 persen ini," ucapnya. Tidak hanya itu, kata Kuswardojo, KAI Daop 2 Bandung juga menghadirkan program promo “Silaturahmi” berupa potongan harga sebesar 20 persen untuk tiket sejumlah perjalanan kereta api yang berangkat dari wilayah Daop 2 Bandung, yakni KA Argo Wilis, KA Turangga, 2 KA Malabar, KA Mutiara Selatan, 2 KA Lodaya, 2 KA Harina, KA Ciremai, dan 2 KA Tambahan Bandung - Solo balapan. Program ini diharapkan dapat memberikan alternatif waktu perjalanan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan minat menggunakan transportasi kereta api. “Kami juga memberikan promo tambahan berupa diskon 20 persen untuk KA eksekutif komersial sebagai bagian dari upaya memberikan kemudahan dan pilihan perjalanan kepada pelanggan, sehingga arus balik dapat lebih tersebar dan tidak menumpuk pada satu waktu tertentu,” jelas Kuswardojo. Adapun pembelian tiket dengan tarif diskon tersebut dapat dilakukan melalui seluruh channel penjualan resmi KAI. Periode pembelian berlangsung mulai 25 Maret 2026 hingga 1 April 2026, sehingga masyarakat masih memiliki kesempatan untuk merencanakan perjalanan arus balik dengan lebih fleksibel. KAI Daop 2 Bandung mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk tetap merencanakan perjalanan dengan baik, memanfaatkan berbagai program promo yang tersedia, serta datang lebih awal ke stasiun guna menghindari antrean. Dengan kondisi arus balik yang merata ini, diharapkan perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, dan berkesan.
Siaga Arus Balik Idul Ftri 1447 H, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Pelayanan dan Imbau Pemudik Gunakan RAA
Jakarta, katakabar.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk catat kondisi lalu lintas mencatat lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada periode arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi pada 26 hingga 27 Maret 2026 lalu cenderung tersebar. Setelah lalu lintas tertinggi kembali ke Jabotabek terjadi pada 24 Maret 2026 lalu (256.338 kendaraan), Jasa Marga mencatat lalu lintas juga tersebar pada 25 Maret 2026 sebanyak 206.243 kendaraan dan 26 Maret 2026 sebanyak 192.122 kendaraan. Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yakni GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan (dari arah Bandung), GT Cikupa (dari arah Merak), dan GT Ciawi (dari arah Puncak). Itu ditekankan Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono yang didampingi Direktur Bisnis Jasa Marga, Reza Febriano dan Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, Ari Respati saat menghadiri konferensi pers terkait persiapan arus balik di Command Center Kilometer 29 PJR Korlantas Polri, Jumat (27/03). Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi dan Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho. Rivan menyampaikan berdasarkan data arus balik di empat gerbang tol utama tersebut mencapai 2,36 juta kendaraan telah kembali ke arah Jakarta atau sekitar 69,45 persen dari total proyeksi arus balik sebanyak 3,39 juta kendaraan. “Potensi peningkatan arus balik masih diperkirakan terjadi pada periode akhir pekan hingga 28 dan 29 Maret 2026. Tingginya volume kendaraan di akhir pekan ini juga akan berdampak pada peningkatan aktivitas pengguna jalan tol di rest area. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan yang terdampak kepadatan di sejumlah titik jalan tol,” jelas Rivan. Rivan menyebutkan, sejumlah rest area di Jalan Tol Trans Jawa arah Jakarta berpotensi mengalami kepadatan, khususnya di KM 229B dan KM 208B Ruas Palikanci serta KM 164B Ruas Cipali. Lantatan itu, pengguna jalan diimbau untuk mengatur pola perjalanan dengan memanfaatkan rest area alternatif, baik sebelum titik-titik tersebut seperti di KM 360B dan KM 380B Ruas Batang–Semarang, maupun setelahnya di Kilometer 130B Ruas Cipali. Selain itu, pengguna jalan juga dapat keluar sementara dari jalan tol untuk beristirahat di luar tol atau di jalur arteri sekitar guna menghindari kepadatan di rest area dalam tol. "Sebagai langkah antisipasi, sesuai diskresi Kepolisian, akan diberlakukan skema buka-tutup rest area KM 62B serta penutupan sementara rest area KM 52B Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek secara situasional. Kami juga mengingatkan kembali kepada para pemudik dari arah Bandung menuju Jakarta dapat menggunakan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) yang telah dibuka secara fungsional. Japek II Selatan dibuka untuk distribusi lalu lintas sehingga akan mengurangi kepadatan di KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek," ucapnya. Untuk mendukung perencanaan perjalanan yang matang, Rivan menekankan pentingnya pemanfaatan aplikasi Travoy sebagai asisten digital perjalanan di jalan tol. “Melalui Travoy, pengguna jalan dapat memantau kondisi lalu lintas secara real time, mengetahui lokasi rest area beserta fasilitas dan kapasitasnya. Tidak hanya itu, informasi ketersediaan SPBU maupun SPKLU juga dapat diakses, sehingga pengguna jalan dapat merencanakan pengisian bahan bakar maupun pengisian daya kendaraan listrik dengan lebih optimal dan tidak perlu masuk ke rest area yang tidak sesuai dengan kebutuhannya,” ulas Rivan. Rivan kembali mengingatkan pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat melintasi jalur dengan rekayasa one way yang diterapkan atas diskresi Kepolisian. “Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap disiplin dalam berkendara. Pada jalur one way, lajur kanan dan bahu jalan tidak diperuntukkan untuk mendahului. Apabila hendak bergerak melambat, tetap gunakan lajur kiri sesuai ketentuan demi menjaga keselamatan bersama,” sebut Rivan. Jasa Marga juga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari memastikan kondisi fisik pengemudi dalam keadaan prima, kendaraan dalam kondisi laik jalan, hingga merencanakan waktu keberangkatan dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas terkini. Pengguna jalan juga diimbau untuk memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik, patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan serta selalu disiplin dalam ketentuan berkendara di jalan tol.
KAI Logistik Catat 5.740 Ton Angkutan Selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H
Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) catat kinerja positif selama periode angkutan Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi dengan total volume mencapai 5.740 ton. Capaian ini mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan logistik yang andal, khususnya dalam mendukung mobilitas barang di momen Lebaran. Manager Marketing dan Sales Courier KAI Logistik, Ayi Suriyandi, mengungkapkan selama periode tersebut, layanan KAI Logistik didominasi oleh pengiriman paket yang tercatat lebih dari 275.412 paket, diikuti dengan 13.435 hewan peliharaan serta 9.110 unit sepeda motor. "Tingginya angka ini menunjukkan beragam kebutuhan masyarakat yang tidak hanya terbatas pada pengiriman barang, tetapi juga mencakup mobilitas personal dan layanan khusus seperti pengiriman hewan peliharaan," kata Ayi. Diceritakan Ayi, puncak pengiriman terjadi pada minggu ketiga Ramadan dengan total volume mencapai sekitar 1.600 ton atau setara dengan lebih dari 86.000 pengiriman. Lonjakan ini menjadi indikasi meningkatnya aktivitas distribusi dan persiapan masyarakat dalam mengelola kebutuhan logistik pada periode jelang hari raya. "Adapun kota-kota dengan tujuan pengiriman tertinggi meliputi Jakarta, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Semarang, dan Malang, yang menjadi pusat pergerakan logistik selama periode Lebaran, khususnya di wilayah Pulau Jawa," jelasnya. Selain itu, ulas Ayi, KAI Logistik juga mencatat tren pertumbuhan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pada pekan terakhir Ramadan–Idul Fitri tahun ini, volume pengiriman mencapai 95.721 koli barang, meningkat sekitar 68 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 57.143 koli. Peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan logistik KAI Logistik, khususnya dalam mendukung kebutuhan selama momen Lebaran. ”Seiring dengan berakhirnya arus mudik dan dimulainya arus balik, KAI Logistik memastikan kesiapan penuh untuk kembali mengoptimalkan layanan mulai hari ini, 25 Maret 2026. Momentum arus balik tetap menjadi periode penting dalam menjaga kelancaran distribusi barang, baik untuk kebutuhan individu maupun pelaku usaha,” lanjut Ayi. Dalam menghadapi momentum strategis tersebut, terangnya, KAI Logistik telah memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh, baik dari sisi sumber daya manusia, sarana prasarana, maupun sistem layanan. Kesiapan tersebut diwujudkan melalui optimalisasi petugas operasional di titik-titik layanan utama, penguatan koordinasi antar wilayah, serta peningkatan pengawasan untuk memastikan keamanan dan ketepatan waktu pengiriman. Selain itu, ucapnya, KAI Logistik juga memastikan kesiapan armada dan kapasitas angkut guna mengantisipasi potensi lonjakan volume pada periode arus balik. ”Tren positif selama Ramadan dan Idul Fitri menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan logistik berbasis kereta api. KAI Logistik pun siap mengambil peran lebih besar pada arus balik dengan memastikan layanan yang aman, tepat waktu, dan andal,” sebut Ayi.
Arus Balik Lebaran 2026, Volume Kendaraan Meningkat di JTTS
Sumatera, katakabar.com - PT Hutama Karya (Persero) terus memantau perkembangan trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) seiring berlangsungnya arus balik Lebaran 2026. Di periode Aha (22/3) trafik kendaraan pada sejumlah ruas utama terpantau masih mengalami peningkatan, khususnya pada koridor penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan. Peningkatan ini diperkirakan dipengaruhi oleh pergerakan masyarakat yang masih berlangsung pada masa libur Lebaran, termasuk perjalanan kembali dan perjalanan menuju sejumlah destinasi wisata di berbagai wilayah. Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 247.862 kendaraan, atau meningkat 122,88 Persen dibandingkan trafik normal. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Hutama Karya untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. Ini Rekap Trafik Harian Ruas Tol Beroperasi (Periode 22 Maret 2026): • Kendaraan yang melintasi Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka) tercatat sebanyak 23.801 kendaraan atau meningkat 67,39% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra & Indraprabu) tercatat sebanyak 33.190 kendaraan atau meningkat 110,26% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Betung – Tempino – Jambi (Bayung Lencir – Tempino – Sp. Ness) tercatat sebanyak 7.634 kendaraan atau turun 3,67% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Bengkulu – Taba Penanjung (Bengtaba) tercatat sebanyak 4.853 kendaraan atau meningkat 118,60% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) tercatat sebanyak 22.607 kendaraan atau meningkat 46,94% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar tercatat sebanyak 17.740 kendaraan atau meningkat 178,89% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Indrapura – Kisaran tercatat sebanyak 25.468 kendaraan atau meningkat 148,32% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kuala Tanjung – Sinaksak) yang dikelola oleh PT Hutama Marga Waskita (HMW) tercatat sebanyak 64.283 kendaraan atau meningkat 197,88% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Binjai – Langsa (Binjai – Pangkalan Brandan) tercatat sebanyak 23.912 kendaraan atau meningkat 148,64% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam) tercatat sebanyak 14.461 kendaraan atau meningkat 251,00% dibandingkan trafik normal. • Kendaraan yang melintasi Tol Padang – Sicincin tercatat sebanyak 9.913 kendaraan atau meningkat 164,91% dibandingkan trafik normal. *Rekap Trafik Ruas Tol Fungsional Periode Arus Balik Lebaran 2026 (Periode 22 Maret 2026):* Sedang, untuk ruas tol yang dioperasikan secara fungsional selama periode Arus Balik Lebaran 2026 pada 22 Maret 2026, tercatat: • Tol Sigli – Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 (Seulimeum – Padang Tiji), yang telah dibuka secara fungsional sejak 7 Desember 2025, mencatat trafik sebanyak 6.219 kendaraan. • Tol Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai), yang telah dibuka secara fungsional sejak 13 Maret 2026, mencatat trafik sebanyak 5.928 kendaraan. Hutama Karya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, terutama bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan pada periode arus balik Lebaran. Pengguna jalan diharapkan mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan, menjaga jarak aman, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, serta beristirahat di rest area terdekat apabila merasa lelah atau mengantuk. Hutama Karya berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran dan keselamatan trafik di Jalan Tol Trans Sumatera melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait sebagai wujud #MelayaniSepenuhHati. Masyarakat juga dapat memantau informasi terkini seputar kondisi trafik dan layanan jalan tol melalui akun resmi @hutamakaryatollroad, aplikasi HK Toll Apps yang menyediakan informasi operasional dan pembaruan kondisi lalu lintas secara real-time, serta website resmi Hutama Karya pada menu khusus Info Mudik Lebaran 2026 di https://www.hutamakarya.com/info-mudik-lebaran-2026.
KAI Daop 1 Jakarta Catat Puncak Arus Balik Libur Idul Adha 1446 H
Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat, Senin (9/6), sebagai puncak arus balik pasca libur Idul Adha 1446 hijriah tahun 2025. Tercatat sebanyak 43.817 pelanggan turun di berbagai stasiun wilayah Daop 1 Jakarta, yang menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat kembali ke Ibu Kota usai menikmati libur panjang. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, peningkatan volume penumpang sudah terpantau sejak akhir pekan lalu dan mencapai puncaknya hari ini. “Jumlah penumpang yang turun hari ini merupakan yang tertinggi selama periode arus balik, menandai puncak pergerakan masyarakat kembali ke Jakarta,” ujar Ixfan. Rincian penumpang yang turun di stasiun wilayah Daop 1 Jakarta, yakni Stasiun Gambir: 14.825 pelanggan, Stasiun Pasar Senen: 15.031 pelanggan, Stasiun Bekasi: 4.631 pelanggan, Stasiun Jatinegara: 5.476 pelanggan, Stasiun Cikarang: 1.980 pelanggan, Stasiun Karawang: 875 pelanggan, dan Stasiun Cikampek: 999 pelanggan. Sedang, volume keberangkatan dari Daop 1 Jakarta masih tergolong tinggi. Hari ini, total 28.684 pelanggan telah memesan tiket untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir, Pasar Senen, dan stasiun lainnya di wilayah Daop 1. Dari jumlah tersebut, 8.000 pelanggan berangkat dari Stasiun Gambir dan 11.500 pelanggan dari Stasiun Pasar Senen. Sisanya, sekitar 9.000 pelanggan berangkat dari stasiun seperti Bekasi, Jatinegara, Cikarang, Karawang, dan Cikampek. Untuk mengakomodasi tingginya permintaan, sebanyak 77 perjalanan KA Jarak Jauh atau KAJJ dioperasikan oleh KAI Daop 1 Jakarta hari ini, yang terdiri dari 41 perjalanan dari Stasiun Gambir dan 36 perjalanan dari Stasiun Pasar Senen, termasuk kereta tambahan.
Arus Balik Libur Idul Adha di Daop 6 Mulai Melonjak, Ayo Rencanakan Perjalanan dengan Baik!
Yogyakarta, katakabar.com - KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat volume kedatangan penumpang kereta api jarak jauh Sabtu (7/6) mulai melandai. Di mana perkiraan sebanyak 13.454 penumpang turun di sejumlah stasiun Daop 6. Volume kedatangan di Daop 6 sendiri mencapai puncaknya Kamis (5/6), dengan total volume sebanyak 25.784 penumpang, sedang Jumat (6/6) sudah mulai menurun di 20.480 penumpang. Lalu, untuk volume keberangkatan penumpang KA jarak jauh berangsur landai di mana pada Kamis (5/6) tercatat sebanyak 28.592 penumpang berangkat, Jumat (6/6) sebanyak 12.852 penumpang, dan Sabtu (7/6) sebanyak 12.984 penumpang. Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menceritakan, volume keberangkatan diperkirakan mengalami lonjakan signifikan mulai Minggu (8/6) hingga sejauh ini tercatat volume keberangkatan sebanyak 19.135 penumpang, dan kembali meningkat Senin (9/6) dengan volume penumpang sebanyak 19.958 penumpang. Angka ini masih dinamis mengingat pemesanan tiket masih terus berlangsung. "Untuk volume kedatangan penumpang KA jarak jauh cenderung stabil, dan keberangkatan diperkirakan akan mulai meningkat Minggu (8/6) dan Senin (9/6) karena memang arus balik. Untuk itu, bagi pelanggan yang belum memiliki tiket pada arus balik tersebut diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan baik dan segera memesan tiket agar tidak kehabisan," imbau Feni. Kata Feni per Sabtu (7/6) pukul 09.00 WIB, tingkat okupansi keberangkatan awal stasiun Daop 6 mencapai 125 perseb dengan mencatat penjualan sebanyak 125.249 tempat duduk dari yang disediakan sebanyak 99.982 tempat duduk. "Angka ini tercapai karena beberapa KA mencatatkan okupansi yang cukup fantastis karena permintaan pelanggan yang sangat tinggi dibandingkan dengan tempat duduk yang disediakan sehingga dalam 1 tempat duduk terjual beberapa kali," ulas Feni. Beberapa KA dengan capaian okupansi yang sangat tinggi di atas 100 persen, yakni: 1. Sri Tanjung (278) dengan okupansi 534 persen 2. Bengawan (281) dengan okupansi 479 persen 3. Joglosemarkerto (187) dengan okupansi 202 persen 4. Joglosemarkerto (193) dengan okupansi 190 persen 5. Taksaka (47) dengan okupansi 148 persen 6. Taksaka (45) dengan okupansi 109 persen 7. Jaka Tingkir (255) dengan okupansi 109 persen 8. Argo Lawu (13) dengan okupansi 109 persen 9. Progo (257) dengan okupansi 106 persen 10. Taksaka (43) dengan okupansi 104 persen "Sekali lagi kami berharap masyarakat dapat merencanakan dengan baik perjalanannya serta masih bisa memesan tiket sesuai KA dan tanggal yang diinginkan," seru Feni lagi.
Puncak Arus Balik Diprediksi 6 April 2025, KAI Imbau Masyarakat Segera Merencanakan Perjalanan
Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan layanan kereta api selama periode Angkutan Lebaran 2025. Untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik, KAI telah menyediakan 4.591.510 tempat duduk untuk perjalanan yang berlangsung dari 21 Maret hingga 11 April. Dari total kapasitas tersebut, 3.443.832 tempat duduk dialokasikan untuk layanan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) dan 1.147.678 untuk layanan Kereta Api Lokal. Hingga 3 April 2025 pukul 07.00 WIB, total 3.872.675 tiket telah terjual setara 84,34 persen dari kapasitas yang tersedia. Dari jumlah tersebut, tiket KA Jarak Jauh yang terjual mencapai 3.344.297 tiket dengan tingkat okupansi 97,11 persen. Sedang, KA Lokal terjual sebanyak 528.378 tiket atau 46,04 persen dari kapasitas yang disediakan. Secara kumulatif, dari 21 Maret hingga 2 April 2025 pukul 24.00 WIB, sebanyak 2.555.404 orang telah menggunakan layanan kereta api KAI. “KAI memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada 6 April 2025 (H+5) dengan jumlah penumpang mencapai 267.613 orang. Itu sebabnya, KAI mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket untuk segera melakukan pemesanan agar mendapatkan jadwal perjalanan yang sesuai,” kata Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo. Meski puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 6 April 2025, ulasnya, data menunjukkan banyak pelanggan telah memilih untuk kembali lebih awal. Pada 1 April 2025, jumlah penumpang mencapai 252.898 orang dalam sehari, terdiri dari 205.725 penumpang KA Jarak Jauh dan 47.173 penumpang KA Lokal. Tren ini terus meningkat pada 2 April 2025 dengan total 274.186 penumpang, terdiri dari 223.221 penumpang KA JJ dan 50.965 penumpang KA Lokal. Pada 3 April 2025 hingga pukul 07.00 WIB menurut angka penjualan sementara, tercatat sebanyak 232.399 orang akan bepergian menggunakan kereta api, dengan rincian 197.593 penumpang KA JJ dan 34.806 penumpang KA Lokal.
Merangkak Naik Pemesanan Tiket Arus Balik di Pelabuhan Ro-Ro Air Putih
Bengkalis, katakabar.com - Pemesanan atau booking tiket kapal penyeberangan Roll Off-Roll On atau Ro-Ro arus balik musim Lebaran dari pelabuhan Ro-Ro, hingga Selasa (25/3) pagi kemarin, meningkat sekitar 19,50 persen bila dibandingkan hari sebelumnya, yakni mencapai total pemesanan 815 tiket atau sebanyak 33,95 persen (data hingga pukul 10.00 WIB). Sementara dari data sebelumnya, jumlah pemesanan tiket arus balik musim perayaan Idul Fitri 1446 hijiriah, sebanyak 682 tiket setara 28,42 persen, menjadi 815 tiket setara 33,95 persen dari total kuota sebanyak 2.400 tiket yang disediakan. Data di informasi booking di www.cctv.bengkaliskab.go.id menunjukan tren peningkatan terjadi pada H+2 yang mencapai 140 pesanan atau mencapai 46,66 persen, selanjutnya pada H+3 sebanyak 122 tiket atau 40,66 persen, H+5 sebanyak 115 tiket (38 persen) dan H+6 sebanyak 113 persen (37,66 persen). “Dari grafik, kita melihat ada tren pemesanan tiket terus mengalami peningkatan. Di mana total tiket yang sudah dipesan mencapai 33,95 persen dari total kuota yang disediakan. Mudah-mudahan dalam lima hari ini, terus bertambah seiring semakin dekatnya Lebaran,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis, Muhammad Adi Pranoto, lewat Kepala Bidang Pelayaran, Edi Kurniawan, dilansir dari laman Diskominfotik Bengkalis, Rabu (26/3). Menurut Edi, sejauh ini pelaksanaan penjualan tiket (booking) yang dilayani di kounter di pelabuhan penyeberangan Ro-Ro Air Putih, Kantor Dishub maupun pelayanan online berjalan lancar dan terkendali.
Puncak Mudik Kedua Libur Nataru H-4 dan H-3, Dishub Sumut Pastikan Kelancaran Arus Perjalanan
Puncak mudik liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Sumatera Utara terjadi pada beberapa moda transportasi