Antisipasi

Sorotan terbaru dari Tag # Antisipasi

Antisipasi Lalin Wisata Idul Fitri 1447H, JTT Pastikan Kesiapan Layanan di Ruas Tol Surabaya–Gempol Wisata
Wisata
Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:10 WIB

Antisipasi Lalin Wisata Idul Fitri 1447H, JTT Pastikan Kesiapan Layanan di Ruas Tol Surabaya–Gempol

Surabaya, katakabar.com - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan kesiapan layanan operasional di Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol (Surgem) dalam mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas pada periode libur dan wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi. Ruas tol ini jalur strategis yang menghubungkan Kota Surabaya dengan sejumlah destinasi wisata di wilayah Jawa Timur seperti Pasuruan, Malang, serta kawasan wisata Gunung Bromo yang diperkirakan akan mengalami peningkatan mobilitas masyarakat selama periode libur Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi. Berdasarkan pantauan data lalu lintas, JTT memprediksi puncak arus mudik Idul Fitri tahun ini di Gerbang Tol (GT) Kejapanan akan terjadi pada H+1 atau Minggu (22/03) dengan volume kendaraan mencapai 44.431 kendaraan. Sementara itu, pada Kamis (19/03) volume kendaraan sudah mencapai sebanyak 26.605 kendaraan telah melintas di Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol melalui GT Kejapanan. Angka tersebut meningkat 24,81% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 21.316 kendaraan, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang periode libur Idulfitri 1447H/2026. Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan JTT telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan pelayanan jalan tol tetap optimal bagi para pengguna jalan. “JTT memastikan seluruh aspek operasional di Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol dalam kondisi siap melayani pengguna jalan selama periode libur Idulfitri. Berbagai kesiapan telah kami lakukan mulai dari kesiapan petugas operasional, armada layanan lalu lintas, hingga optimalisasi sarana dan prasarana jalan tol guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat,” ulas Ria. Untuk mendukung kelancaran lalu lintas, ujarnya, JTT siagakan berbagai armada layanan jalan tol di ruas Surabaya–Gempol yang terdiri dari kendaraan layanan jalan tol, ambulans, kendaraan rescue, derek, unit Patroli Jalan Raya (PJR), serta kendaraan pengamanan yang bersiaga selama 24 jam guna memberikan respons cepat apabila terjadi gangguan di jalan tol. "Pemantauan kondisi lalu lintas juga dilakukan secara intensif melalui sistem pengawasan yang terintegrasi dengan 84 titik CCTV dan 14 titik Dynamic Message Sign (DMS) yang dikendalikan melalui Jasamarga Traffic Information Center (JMTIC) Wilayah Timur," ucapnya. Selain itu, terangnya, JTT juga memastikan kesiapan fasilitas Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) yang berada di KM 754A dan KM 753B. Rest area tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung bagi pengguna jalan seperti area parkir kendaraan, SPBU, SPKLU, Toilet, tempat ibadah, fasilitas ATM, minimarket, serta area komersial dan UMKM yang dapat dimanfaatkan pengguna jalan untuk beristirahat selama perjalanan. Sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas infrastruktur, JTT juga melakukan berbagai kegiatan preservasi jalan tol guna memastikan kondisi jalan tetap prima. Upaya tersebut dilakukan melalui monitoring kondisi cuaca dan potensi genangan, inspeksi rutin saluran drainase, serta penanganan lubang jalan secara cepat oleh tim patching apabila ditemukan kerusakan pada permukaan jalan. Tidak cuma itu, dilakukan pula pemeliharaan sarana perlengkapan jalan tol seperti rambu, marka jalan, guardrail, serta pembersihan dan pemangkasan vegetasi di sekitar jalan tol guna menjaga keselamatan pengguna jalan. Guna mendukung pelayanan selama periode Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi, JTT juga siapkan posko pengamanan terpadu yang berada di beberapa titik strategis seperti Rest Area KM 754A, Rest Area KM 753B, Gerbang Tol Sidoarjo 2, serta Gerbang Tol Kejapanan. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi layanan serta informasi bagi pengguna jalan selama periode arus mudik dan arus wisata Idulfitri. JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan selama periode libur Idulfitri agar dapat merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga jarak aman, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. Untuk memperoleh informasi lalu lintas terkini, pengguna jalan dapat mengakses aplikasi Travoy, menghubungi One Call Center Jasa Marga di nomor 133, serta memantau media sosial resmi PT Jasamarga Transjawa Tol.

Pelindo Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan Lantaran Arus Logistik Meningkat Jelang Lebaran Nasional
Nasional
Jumat, 06 Maret 2026 | 20:09 WIB

Pelindo Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan Lantaran Arus Logistik Meningkat Jelang Lebaran

Surabaya, katakabar.com - Arus logistik nasional menunjukkan tren peningkatan menjelang Lebaran 2026. Pelaku usaha logistik mulai menerapkan strategi khusus untuk memastikan arus logistik tetap lancar. Peningkatan arus logistik jelang lebaran di antaranya terjadi di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Jawa Tengah-DIY, Teguh Arif Handoko, menyebutkan volume kargo naik sekitar 130 persen. Di Pelabuhan Tanjung Emas, kenaikan kargo membuat rotasi kontainer yang biasanya rata-rata sekitar 2.800 unit per hari meningkat menjadi 3.000 unit per hari. Selain momentum Lebaran, ALFI Jateng menyoroti tren pertumbuhan aktivitas logistik juga didongkrak banyaknya investasi industri di Jawa Tengah, seperti di Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) mendorong peningkatan throughput di Pelabuhan Tanjung Emas. "Tahun 2023 sekitar 700.000 TEUs, 2024 naik 800.000 TEUs, dan 2025 sudah tembus 1 juta TEUs. Ini signifikan, walaupun perusahaan di kawasan industri KIK dan KITB baru sekitar 20 persen yang sudah produksi dan operasi," ucap Teguh saat ditemui di kantornya, Selasa (3/3) lalu. Strategi Khusus Kepadatan arus logistik jelang Lebaran mendorong ALFI Jawa Timur (Jatim) menyiapkan strategi khusus. Salah satunya, pengalihan storage ekspor untuk menampung sementara impor di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Ketua ALFI Jatim, Sebastian Wibisono, saat dihubungi, Selasa (3/3), mengatakan menjelang Lebaran lonjakan arus logistik memang tidak bisa dihindari. Dia memprediksi volume arus logistik Lebaran bakal meningkat 80 persen. Apalagi Surabaya selama ini kerap menjadi jalur transit ke wilayah Timur. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak diperkirakan Kembali normal setelah April. "Kebetulan Nataru, Imlek dan Idulfitri waktunya bersamaan, sehingga load-nya memang tinggi. Pas Imlek banyak impor turun ke sini, terus didistribusikan ke wilayah seperti Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan," papar Wibi, sapaan akrabnya. Untuk mengantisipasi penumpukan, ALFI Jatim menerapkan strategi pengalihan lokasi. Gudang yang biasanya digunakan untuk ekspor bakal dimanfaatkan sementara untuk menampung barang impor. Semua itu dilakukan setelah koordinasi dan izin Bea Cukai agar arus logistik tetap lancar. "Setiap tahun selalu ada migrasi antarterminal, terutama untuk kontainer ekspor-impor. Di sini ada dua terminal utama, Terminal Teluk Lamong dan Terminal Petikemas Surabaya," ujarnya. Wibi menerangkan lonjakan arus logistik tahun lalu mencapai 103 persen. Tetapi, masih bisa diantisipasi dengan memindahkan kontainer ke storage domestik maupun depo yang beroperasi selama 24 jam tanpa henti. Ia menilai pelabuhan-pelabuhan seperti Tanjung Mas dan Tanjung Perak perlu peningkatan infrastruktur seperti diperluas lahannya agar penyandaran kapal bisa lebih banyak. Hal serupa juga menjadi perhatian ALFI Jateng. Teguh menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur secara menyeluruh, termasuk fasilitas akses jalan dan depo kontainer agar operasional logistik di Pelabuhan Tanjung Emas lebih lancar. ALFI Jateng menyoroti peran pemerintah provinsi dalam mendukung investasi tidak hanya dari sisi penanaman modal, tetapi juga memastikan manajemen rantai pasok yang perlu diperhatikan. Langkah ini semata-mata menciptakan alur bongkar muat yang terkontrol, mengurangi antrean kontainer dan barang keluar masuk pelabuhan tanpa hambatan. "Jangan hanya memberikan suatu kemudahan investasi tanpa memikirkan manajemen supply chain. Jangan sampai investor bingung saat mengirim barang setelah produksi selesai," tandasnya. Antisipasi Mengantisipasi peningkatan arus logistik jelang lebaran 2026, PT Pelindo Terminal Petikemas mengaku telah melakukan persiapan di sejumlah terminal yang dikelola. Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan dengan sistem operasi terminal yang digunakan saat ini pihaknya dapat merencanakan pelayanan bongkar muat kapal peti kemas sejak jauh-jauh hari. Terminal dapat memprediksi tingkat kepadatan tambatan di dermaga (berth occupancy ratio) juga tingkat kepadatan lapangan penumpukan peti kemas (yard occupancy ratio). "Kami melakukan antisipasi sejak awal, terutama untuk lapangan penumpukan agar lebih optimal dalam menampung peti kemas, karena kurang lebih selama 16 hari peti kemas ini akan berada di dalam terminal dengan adanya pembatasan angkutan barang," cerita Widyaswendra. Pengelola terminal bersama pemangku kepentingan juga menyiapkan lokasi overbrengen (pindah lokasi penumpukan) sebagai cara untuk mengurai kepadatan di dalam area terminal. Langkah ini dilakukan agar kegiatan bongkar muat di dalam terminal peti kemas dapat berjalan dengan lancar. Selama libur lebaran, operasional terminal peti kemas disebut tetap berlangsung penuh selama 24 jam dalam 7 hari. Kegiatan pelayanan tetap berlangsung sesuai dengan jadwal dan perencanaan yang dilakukan. "Kami menghimbau kepada para pengguna jasa untuk memanfaatkan layanan terminal booking system untuk meminimalkan kepadatan dan terjadinya kemacetan di jalan raya saat akan melakukan pengiriman maupun pengambilan peti kemas sebelum libur dan setelah libur lebaran," serunya. Peningkatan Perdagangan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah, Frans Kongi, menilai peningkatan aktivitas ekspor-impor di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menjadi sinyal membaiknya perputaran ekonomi. Volume bongkar muat tercatat naik seiring meningkatnya konsumsi masyarakat saat Imlek dan berlanjut menjelang Lebaran. Menurutnya, volume bongkar muat tersebut diperkirakan naik sekitar 20 persen dibanding hari biasa. Bahkan nanti sekitar 10 hari sebelum Lebaran, lonjakan aktivitas bongkar muat bisa menyentuh kisaran 25 persen. "Sejak Desember sudah terlihat ada peningkatan aktivitas bongkar muat di sana. Ini akan terus meningkat mendekati lebaran dengan kenaikan sekitar 25 persen dibanding hari biasa," tutur Frans. Kata Frans, komoditas yang mendominasi peningkatan arus barang adalah kebutuhan konsumsi musiman, mulai dari bahan pangan produk fesyen dan perlengkapan lebaran idulfitri lainnya. Dampaknya cukup positif untuk UMKM maupun ritel karena perputaran uang berlangsung lebih cepat. Sejauh ini, Frans belum mendapat laporan dari anggota Apindo Jateng soal adanya antrean karena penumpukan aktivitas bongkar muat. Dia menilai operasional pelabuhan relatif lancar, sebab Pelindo Terminal Petikemas memiliki pengalaman saat menangani peningkatan arus barang tersebut. Frans memprediksi pertumbuhan ekonomi di Jateng hingga Lebaran mendatang menunjukkan tren positif. Konsumsi domestik menjadi penopang utama yang mendorong laju perputaran ekonomi. Bahkan dia memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi mendekati 5,7 persen atau lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa yang berkisar 5,1 hingga 5,2 persen.

PT RPN Gelar Outlook Perkebunan 2026: Antisipasi Tantangan Global dan Dorong Hilirisasi Komoditas Nusantara
Nusantara
Jumat, 28 November 2025 | 20:01 WIB

PT RPN Gelar Outlook Perkebunan 2026: Antisipasi Tantangan Global dan Dorong Hilirisasi Komoditas

Bogor, katakabar.com – PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) gelar Outlook Komoditas Perkebunan 2026 di Aula PT RPN Bogor secara hybrid. Acara tahunan ini menjadi forum penting untuk memetakan tren produksi, harga, serta tantangan dan peluang sektor perkebunan Indonesia di tahun mendatang. Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap, menekankan peran strategis perkebunan sebagai sumber devisa, penyerap tenaga kerja, dan penggerak ekonomi pedesaan. “Meski menjadi tulang punggung ekonomi, sektor ini masih menghadapi tantangan serius seperti perubahan iklim, fluktuasi harga, produktivitas yang belum optimal, dan tuntutan keberlanjutan dari pasar global,” ujarnya. Ia mengatakan, forum ini juga menjadi wadah kolaborasi bagi pemerintah, pelaku usaha, peneliti, dan masyarakat untuk merumuskan strategi bisnis yang adaptif dan berkelanjutan. Acara dihadiri perwakilan Kementerian, lembaga riset, perusahaan perkebunan negara dan swasta, perguruan tinggi, serta Forum Wartawan Pertanian, yang menunjukkan sinergi lintas sektor untuk kemajuan industri perkebunan nasional. Direktur Bisnis Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Ryanto Wisnuardhy, menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dari hulu hingga hilir. “Kalau semua stakeholder terlibat sejak hulu hingga hilir, sinergi ini bisa memperkuat ekonomi nasional,” tegas Ryanto, yang optimistis industri perkebunan tetap menjadi motor pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sesi outlook menghadirkan lima narasumber yang merupakan peneliti dari Pusat Penelitian Lingkup PT RPN dengan komoditas utama: kelapa sawit, karet, teh dan kina, gula, serta kopi dan kakao. Tungkot Sipayung dari PASPI bertindak sebagai moderator sekaligus membuka diskusi tentang risiko global sektor perkebunan 2026. Fokus utama outlook tahun ini adalah peningkatan produktivitas melalui peremajaan tanaman dan benih unggul, penguatan hilirisasi untuk menambah nilai, serta penerapan prinsip keberlanjutan agar produk Indonesia makin diterima pasar global. Kelapa Sawit: Tantangan Tata Kelola dan Arah Perbaikan Indonesia sebagai produsen kelapa sawit terbesar dunia menghadapi tantangan dalam tata kelola lahan dan industri. Peneliti Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Rizki Amalia, menyebut isu utama meliputi legalitas lahan, penyelesaian sawit di kawasan hutan, dan penerapan standar keberlanjutan. Meski begitu, outlook sawit 2026 tetap positif. Produksi dan harga diperkirakan stabil, didorong program biodiesel B40 dan pemulihan ekonomi negara importir. Empat strategi utama yang direkomendasikan PPKS mencakup peningkatan produktivitas, diversifikasi pasar dan hilirisasi, perbaikan tata kelola berkelanjutan, serta efisiensi biaya untuk memperkuat daya saing. Karet: Produktivitas Turun, Pabrik Tutup Peneliti Pusat Penelitian Karet (PPK), Lina Fatayati Syarifa, menyampaikan kekhawatirannya atas menurunnya kinerja industri karet nasional. “Produktivitas karet kita terus turun dari tahun ke tahun, sementara negara kompetitor seperti Vietnam, India, dan Kamboja justru meningkat. Ini menunjukkan ada persoalan mendasar yang harus segera diatasi,” ujarnya. Penurunan produksi disebabkan tanaman tua, penyakit gugur daun, perubahan iklim, dan konversi lahan. Solusi jangka pendek meliputi pengendalian penyakit, subsidi pupuk, dan akses pembiayaan, sedankang jangka panjang menekankan peremajaan, hilirisasi, serta pembentukan Badan Karet Nasional. Teh: Perkuat Daya Saing Lewat Hilirisasi dan Inovasi Peneliti Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK), Kralawi Sita, menyampaikan bahwa prospek teh Indonesia pada 2026 masih positif meski menghadapi tantangan seperti penurunan produksi dan persaingan global. “Nilai teh Indonesia kini tidak hanya ditentukan oleh harga, tetapi juga oleh kualitas, keberlanjutan, dan cerita di balik setiap proses produksinya,” ujarnya. Tren teh fungsional, matcha, dan kombucha membuka peluang besar untuk memperkuat pasar domestik dan ekspor. Revitalisasi teh bukan sekadar perbaikan di kebun, tetapi juga transformasi cara pandang terhadap teh sebagai produk budaya, ekonomi, dan lingkungan. Kopi dan Kakao: Harga Stabil, Hilirisasi Jadi Peluang Peneliti Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (PPKKI), Diany Faila, menyebut Prospek kedua komoditas ini tetap cerah meski menghadapi tantangan produktivitas dan sertifikasi berkelanjutan. “Konsumsi kopi global terus meningkat, ini peluang besar untuk ekspor kita,” jelasnya. Produksi kopi diperkirakan naik dengan harga robusta sekitar $4,2/kg dan arabika $7/kg, sementara kakao diproyeksikan stabil di $5–6/kg meski sempat menyentuh $12,9/kg awal tahun ini. Strategi ke depan menekankan pengembangan produk olahan, peremajaan tanaman, dan perluasan sertifikasi guna memperkuat daya saing kopi dan kakao Indonesia di pasar global. Gula: Produksi Naik, Harga Petani Turun Peneliti Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI), Danang Permadhi, menyebut produksi gula nasional diperkirakan meningkat dari 2,6 juta ton pada (2025) menjadi 2,8 juta ton (2026). Namun, kenaikan harga tidak diikuti perbaikan harga “Harga gula turun ke Rp14.500 per kilo, bahkan tetes tebu hanya Rp1.500 per kilo karena lemahnya permintaan,” ujarnya. Ia menyoroti dampak dari kemarau basah, menyebabkan kebun tergenang, menurunkan kualitas tebu dan meningkatkan biaya angkut. Sementara itu, kebijakan impor yang longgar dan dugaan kebocoran gula rafinasi memperburuk situasi. P3GI merekomendasikan evaluasi aturan impor, penguatan peran Bulog, pengawasan distribusi, serta membentuk badan khusus pengelola dana pengembangan tebu nasional. Sinergi Masa Depan Perkebunan Indonesia Dengan berbagai paparan dari lima komoditas utama, Outlook Komoditas Perkebunan 2026 menegaskan bahwa sektor perkebunan Indonesia menghadapi tantangan sekaligus peluang besar. Peningkatan produktivitas, penguatan hilirisasi, dan penerapan prinsip keberlanjutan menjadi kunci agar komoditas nasional tidak hanya mampu bersaing di pasar global, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan jutaan keluarga petani.

Polsek Tanah Merah Gelar KRYD Antisipasi Premanisme dan Balap Liar Hukrim
Hukrim
Selasa, 10 Juni 2025 | 07:40 WIB

Polsek Tanah Merah Gelar KRYD Antisipasi Premanisme dan Balap Liar

Tanah Merah, katakabar.com - Polsek Tanah Merah gelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan atau KRYD malam. Giat ini sebagai upaya serius mengantisipasi tindak kejahatan premanisme dan balap liar. Dimulai pukul 21.00 WIB, giat ini melibatkan sejumlah personel yang dipimpin Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora yang diawali Iptu Edi Saputra, Senin (9/6). KRYD ini langkah strategis Polsek Tanah Merah untuk menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas yang kondusif, terutama menghadapi potensi tindak pidana seperti pencurian dengan kekerasan atau Curas, pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor, pencurian dengan pemberatan Curat, serta gangguan premanisme yang akhir-akhir ini dirasakan masyarakat cukup meresahkan. Sebanyak enam personel kepolisian terlibat di operasi malam ini, yakni Iptu Edi Saputra, Aiptu Nefli Indra, Aipda Refliadi, Aipda Asmadi, Bripda Jodi Rinaldi Purba, dan Bripda M. Wellson Ramadhan. Kehadiran mereka di lapangan diharapkan dapat meminimalisir dan mencegah segala bentuk gangguan kamtibmas yang berpotensi meresahkan masyarakat. Kapolsek Tanah Merah dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menekan angka kriminalitas, tapi untuk meningkatkan rasa aman dan nyaman masyarakat di wilayahnya. "Dengan kehadiran personel Polri secara langsung di tengah masyarakat, kami berharap warga merasa lebih terlindungi dan semakin berperan aktif menjaga keamanan lingkungannya," ujarnya.

Gelar Patroli Malam, Tim Raga Polres Inhil Antisipasi Premanisme dan Geng Motor Hukrim
Hukrim
Minggu, 08 Juni 2025 | 20:00 WIB

Gelar Patroli Malam, Tim Raga Polres Inhil Antisipasi Premanisme dan Geng Motor

Indragiri Hilir, katakabar.com - Tim RAGA atau Rajawali Garda Polres Indragiri Hilir kembali gelar kegiatan patroli malam sebagai upaya pemberantasan aksi premanisme dan geng motor di wilayah hukum Polres Indragiri Hilir, sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Minggu (8/6) dini hari. Kegiatan mulai pukul 23.00 WIB hingga 03.00 WIB ini melibatkan personel dari Fungsi Samapta dan Reskrim Polres Indragiri Hilir. Katim Raga, Ipda Prima adnan Syafi'i S. Tr. K, dari Fungsi Reskrim yang pimpin kegiatan melibatkan sebanyak 9 orang personel dikerahkan sisir sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan Kamtibmas. Di patroli malam itu, tiga pendekatan dilakukan personel, Preemtif, Preventif, dan Gakkum. Kegiatan dimulai dengan langkah preemtif, yakni sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya, dan dampak negatif dari premanisme dan geng motor. Tim Raga juga melakukan penyuluhan agar masyarakat tidak segan melapor kepada aparat apabila menemukan tindakan mencurigakan atau meresahkan di lingkungan sekitar. Aspek preventif, patroli digelar di sejumlah titik rawan, seperti Jalan Sudirman, Jalan Terusan Mas, Sungai Beringin, Jalan Pelita, hingga kawasan Batang Tuaka dan Tanjung Harapan. Selain patroli, personel melakukan pengaturan lalu lintas guna mencegah potensi gangguan ketertiban. Sedang, aspek penegakan hukum (Gakkum), Tim Raga turut melakukan pemeriksaan terhadap orang, barang, maupun tempat yang dicurigai berpotensi menjadi sumber gangguan keamanan. Dari hasil patroli, tidak ditemukan adanya aktivitas premanisme maupun potensi gangguan kamtibmas yang signifikan. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan kondusif, serta mendapat respon positif dari masyarakat yang dijumpai di lapangan. Kegiatan ini komitmen Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktara,.S.H, S.I.K., dengan harapan melalui kegiatan ini, Polres Indragiri Hilir menegaskan komitmennya menjaga keamanan wilayah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dari ancaman premanisme dan aksi geng motor yang kerap meresahkan.

Polres Meranti Patroli Skala Besar, Cegah Tindak Kejahatan dan Premanisme Riau
Riau
Minggu, 01 Juni 2025 | 11:21 WIB

Polres Meranti Patroli Skala Besar, Cegah Tindak Kejahatan dan Premanisme

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor atau Polres Kepulauan Meranti gelar patroli skala besar, guna menjaga stabilitas Kamtibmas, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, Sabtu (31/5) tadi malam Pelaksanaan Patroli KRYD ini untuk antisipasi aksi premanisme, dan gangguan Kamtibmas, serta Kamseltibcarlantas yang kondusif saat hari besar keagamaan dan libur panjang. Kapolres Kepulauan Meranti diteruskan Wakapolres, Kompol Maitertika menjelaskan, kegiatan patroli ini melibatkan personel gabungan dari seluruh fungsi untuk menyisir titik-titik rawan di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti. "Patroli skala besar ini bentuk komitmen kami menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, khususnya di malam hari, dan kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman," jelasnya. Menurutnya, patroli ini difokuskan pada pencegahan berbagai bentuk kejahatan jalanan, termasuk curas, curat, curanmor atau C3, balap liar, dan gangguan keamanan lainnya. "Kami memberikan atensi penuh di sejumlah titik wilayah hukum Polres Meranti selama libur panjang untuk menekan potensi tindak kejahatan," tegasnya. Selain berpatroli, para personel memberikan imbauan Kamtibmas kepada warga dan pengguna jalan, serta melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang dicurigai guna mencegah peredaran senjata tajam, narkoba, dan barang berbahaya lainnya. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini secara skala besar, Polres Kepulauan Meranti berharap dapat menekan angka kriminalitas dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri di tengah-tengah mereka.

KAI Daop 6 Yogyakarta Antisipasi Lonjakan Penumpang di Libur Panjang Akhir Mei hingga Awal Juni 2025 Nasional
Nasional
Selasa, 27 Mei 2025 | 19:00 WIB

KAI Daop 6 Yogyakarta Antisipasi Lonjakan Penumpang di Libur Panjang Akhir Mei hingga Awal Juni 2025

- KA Tambahan YK-GMR (7037 A) relasi Yogyakarta - Gambir Keberangkatan Pukul 18:20 - KA Lodaya Tambahan (7013 A) relasi Solo Balapan - Bandung Keberangkatan Pukul 21:40 2. Keberangkatan 5 Juni - 9 Juni 2025 - KA Tambahan YK-GMR (7037A) relasi Yogyakarta - Gambir Keberangkatan Pukul 18:20 - KA Lodaya Tambahan (7013A) relasi Solo Balapan - Bandung Keberangkatan Pukul 21:40 3. Keberangkatan 5 Juni - 10 Juni 2025 - KA Tambahan SLO-PSE (7025) relasi Solo Balapan - Pasar Senen Keberangkatan Pukul 04:00 - KA Tambahan LPN-PSE (10229) relasi Lempuyangan - Pasar Senen Keberangkatan Pukul 06:00 KAI Daop 6 mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak jauh hari dan segera melakukan pemesanan tiket yang telah dibuka sejak H-45 sebelum keberangkatan. Tiket dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs web kai.id, serta kanal resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI.

Polres Kepulauan Meranti Antisipasi Tindak Kejahatan dan Premanisme Riau
Riau
Rabu, 14 Mei 2025 | 10:20 WIB

Polres Kepulauan Meranti Antisipasi Tindak Kejahatan dan Premanisme

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor atau Polres Kepulauan Meranti terus mengintensifkan kegiatan patroli malam di sejumlah titik rawan di wilayah hukumnya, Senin (12/5) malam. Kegiatan ini sebagai upaya mendukung pelaksanaan Operasi Pekat Lancang kuning 2025. Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Maitertika, didampingi Kabag Ops, Kompol Syahrizal, dan personel Polres Kepulauan Meranti, Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Maitertika mengatakan, kegiatan patroli dan razia operasi pekat lancang kuning 2025 bertujuan untuk menekan angka kejahatan jalanan dan tindak kriminalitas lainnya. "Melalui patroli malam ini, kami berupaya mencegah segala bentuk gangguan kamtibmas khususnya premanisme yang meresahkan masyaraka," ujarnya. Patroli ini dilaksanakan, kata Kompol Maitertika, sebagai upaya preventif untuk mencegah aksi premanisme dan berbagai gangguan keamanan yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat. Menurutnya, Polres Kepulauan Meranti berkomitmen untuk terus meningkatkan kehadiran anggota di lapangan, khususnya pada malam hari, demi memberikan rasa aman bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.

Tanam Pohon Geronggang di Pulau Seberang, Kapolda Riau dan Bupati Bengkalis Antisipasi Karhutla Riau
Riau
Kamis, 17 April 2025 | 15:43 WIB

Tanam Pohon Geronggang di Pulau Seberang, Kapolda Riau dan Bupati Bengkalis Antisipasi Karhutla

Bengkalis, katakabar com - Bupati Bengkalis, Kasmarni dan Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan tanam pohon Geronggang di Kampung Tangguh Polres Bengkalis, di Jalan Poros Sungai Alam, Rabu (16/4) kemarin. Pohon Geronggang punya manfaat sangat penting bagi lingkungan salah satunya dapat mengantisipasi kebakaran lahan dan hutan atau Karhutla, pohon geronggang mampu menjaga kelembaban lahan gambut. Di mana akar pada tumbuhan geronggang mampu menyimpan air lebih banyak sehingga kelembapannya sangat tinggi dan sifat lahan gambut dapat kembali. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan mengungkapkan, sekitar 4 minggu yang lalu Menteri Koordinator telah menetapkan siaga bencana Karhutla untuk Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siak dan Kota Dumai. "Alhamdulillah, kita sudah melakukan beberapa kegiatan dengan Pemprov, Pemkab dan Pemkot, serta pemerhati lingkungan. Kita sudah membuat lompatan kita lakukan bersama kesiap siagaan bencana dan penanaman pohon. Kita lakukan mitigasi," ujarnya dilansir dari laman website Diskominfotik Bengkalis, Kamis (17/4).

Komisi XII DPR RI: Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Penerapan Biodiesel B40 Sawit
Sawit
Senin, 13 Januari 2025 | 22:38 WIB

Komisi XII DPR RI: Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Penerapan Biodiesel B40

Jakarta, katakabar.com - Anggota Komisi XII DPR RI, Jalal Abdul Nasir, sambut baik penerapan biodiesel B40 mulai Januari 2025. Tapi pria disapa akrab Haji Jalal ini mengingatkan kesiapan infrastruktur dan potensi dampak sosial yang mungkin timbul. “Langkah ini positif untuk menekan emisi karbon, tapi pemerintah harus memastikan kehandalan distribusi maupun kesesuaian dengan teknologi kendaraan,” jelasnya lewat keterangan resmi, dilansir dari laman EMG, Senin (13/1). Menurut Politisi Fraksi PKS ini, banyak kendaraan di Indonesia tidak dirancang untuk bahan bakar dengan kandungan nabati tinggi seperti B40. Itu sebabnya, diminta Kementerian ESDM memprioritaskan uji coba menyeluruh.