Keunggulan Banyak, Paguyuban Batik Sawit Ajak Pengrajin Batik Gunakan ke 'Malam' Sawit Sawit
Sawit
Sabtu, 25 April 2026 | 08:31 WIB

Keunggulan Banyak, Paguyuban Batik Sawit Ajak Pengrajin Batik Gunakan ke 'Malam' Sawit

Pekanbaru, katakabar.com - Paguyuban batik sawit mengajak pengrajin batik beralih dan gunakan 'Malam' Sawit, lantaran dengan beralih dan gunakan bahan tersebut keunggulan labih banyak. Batik berbahan 'malam' kelapa sawit terus digaungkan Elaeis Media Group (EMG) lewat beberapa gelaran pelatihan yang ditaja di Provinsi Riau. Kegiatan kerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) gelaran pelatihan ini dilaksanakan di Dumai tahun lalu dan terbaru di Pekanbaru pada 21 hingga 23 April 2026. Ketua Umum Paguyuban Batik Sawit, Miftahudin Nur Ihsan, menyampaikan apresiasi dengan langkah yang diambil EMG, yang bertujuan untuk terus membumikan batik berbahan kelapa sawit. Menurutnya gelaran ini adalah langkah yang sangat tepat untuk meningkatkan wawasan dan memberikan terobosan baru bagi para pengrajin batik, khususnya di wilayah Riau. "Kegiatan adalah wadah untuk para pengrajin atau pelaku UMKM dalam menambah wawasannya mengenai batik yang menggunakan malam sawit," terangnya saat menjadi pemateri dalam gelaran yang digelar di gedung Dekranasda Pekanbaru tersebut. Dari pengamatan Ihsan, antusias peserta sangat tinggi untuk mendalami bahan malam kelapa sawit tersebut. Hal ini sejalan dengan visi dan misi paguyuban yang dipimpinnya yakni mendorong pengrajin kelapa sawit beralih menggunakan malam kelapa sawit. Kata Ihsan, malam atau lilin kelapa sawit memiliki berbagai keunggulan dibanding dengan malam atau lilin yang biasa digunakan. "Malam sawit ini lebih ramah lingkungan. Selain itu mudah digunakan, baunya tidak menyengat sehingga tidak mengganggu pernapasan," jelasnya. Disamping itu lanjut Ihsan, bahan baku malam kelapa sawit ini sangat mudah ditemukan terutama di Riau yang menjadi sentra perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia. Apalagi, stearin yang menjadi bahan utamanya adalah turunan minyak kelapa sawit yang biasanya dihasilkan dalam pengolahan kelapa sawit di PKS. "Harapannya melalui pelatihan ini terbentuk ekosistem pembatik yang kuat, yang menghasilkan produk batik berkualitas dan mampu bersaing hingga ke mancanegara. Batik sawit peluangnya masih sangat terbuka lebar. Terlebih lagi Riau memiliki motif ciri khas setiap daerah, ini bisa jadi ladang cuan bagi pengrajin," sebutnya.

Mendag RI Seru Masyarakat Jangan Terpaku MinyaKita Tapi Lihat Berbagai Migor Lain Nasional
Nasional
Minggu, 08 Februari 2026 | 19:52 WIB

Mendag RI Seru Masyarakat Jangan Terpaku MinyaKita Tapi Lihat Berbagai Migor Lain

Jakarta, katakabar.com - Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, seru masyarskat jangan terpaku MinyakKita tetapi lihat berbagai minyak goreng lain. Mendag RI menyerukan hal itu saat pantau produksi minyak goreng di pabrik PT Mikie Oleo Nabati Industri (MONI) di Bekasi, Jawa Barat. Kunjungan kali ini untuk pastikan kecukupan pasokan minyak goreng sebelum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Mendag RI menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga minyak goreng dan memastikan pasokan selalu tersedia, dalam hal ini menjelang HBKN. “Kami telah cek langsung proses produksi dan ketersediaan minyak di PT MONI. Pada prinsipnya, pasokan minyak cukup untuk memenuhi kebutuhan jelang Ramadan dan Idulfitri. Kami juga pastikan harga terkendali untuk menyambut HBKN,” kata Budi Santoso, dilansir dari laman mediaperkebunan.id, Ahad (8/2). Ia mengatakan, berbagai jenis dan merek minyak goreng yang beredar di pasar telah memberikan banyak pilihan bagi konsumen untuk membeli. “Jenis dan merek minyak goreng di pasaran itu ada banyak, kualitas sama-sama baik dan harganya juga terjangkau. Konsumen tidak perlu terpaku dengan keberadaan MinyakKita. Kami sudah meminta agar produsen membuat minyak setipe MinyakKita, dan mendorong agar minyak goreng lain lebih banyak beredar dengan harga yang terjangkau,” jelasnya. MinyakKita instrumen intervensi pasar melalui skema Domestic Market Obligation (DMO). Strategi ini bertujuan untuk menjaga pasokan dan menstabilkan harga minyak goreng dalam negeri ketika harga minyak kelapa sawit global meningkat. MinyakKita bukan minyak subsidi karena pasokan dipenuhi dari DMO dan dijual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. “MinyakKita sering jadi indikator ketersediaan dan stabilitas harga minyak goreng. Kalau MinyakKita naik, kesannya harga minyak goreng naik semua. MinyakKita yang menggunakan skema DMO bergantung pada volume ekspor untuk mendapatkan pasokan bagi produksi minyak goreng kemasan rakyat. Tapi, kalau ekspor turun bukan berarti tidak ada minyak goreng karena di pasar masih ada banyak pilihannya,” tuturnya. Direktur Utama PT MONI, Vimala Putra, menimpali permintaan masyarakat terhadap produk minyak goreng premium yang diproduksi perusahaannya cukup tinggi, sebanding dengan MinyakKita. “Permintaan konsumen sama karena konsumen bisa merasa manfaatnya pakai minyak goreng ini,” ucap Vimala. PT Mikie Oleo Nabati Industri memproduksi berbagai jenis minyak goreng, di antaranya minyak goreng premium dengan merek Sunco, minyak goreng second brand dengan merek MG Jaya, dan MinyakKita.

WSD 2025: LindungiHutan Ajak Publik Pulihkan Tanah Lewat Aksi Penanaman Pohon Lingkungan
Lingkungan
Sabtu, 06 Desember 2025 | 12:33 WIB

WSD 2025: LindungiHutan Ajak Publik Pulihkan Tanah Lewat Aksi Penanaman Pohon

Semarang, katakabar.com - Setiap tahun pada 5 Desember, dunia memperingati World Soil Day, sebuah momentum global untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya tanah sebagai penopang kehidupan. Tanah fondasi dari 95 persen pangan dunia, rumah bagi seperempat keanekaragaman hayati, sekaligus penyerap karbon alami yang dapat membantu menahan laju perubahan iklim. Tetapi, kondisi tanah di berbagai wilayah Indonesia kini berada dalam titik kritis akibat erosi, abrasi pesisir, deforestasi, hingga pencemaran. Menanggapi tantangan tersebut, LindungiHutan, platform crowdfunding dan kolaborasi penghijauan berbasis teknologi, mendorong keterlibatan publik dan korporasi untuk berkontribusi pada upaya pemulihan kesehatan tanah melalui program penanaman pohon dan restorasi ekosistem. Melalui ribuan kampanye yang tersebar dari pesisir hingga pegunungan, LindungiHutan telah memberdayakan masyarakat lokal untuk menanam dan merawat berbagai jenis pohon yang terbukti membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan, dan mencegah erosi. “Tanah yang sehat adalah syarat utama bagi keberlanjutan pangan, air, dan kehidupan. Pemulihan tanah tidak bisa dilakukan tanpa tindakan kolektif. Melalui penanaman pohon, terutama mangrove di wilayah pesisir, kami melihat dampak nyata, termasuk abrasi berkurang, tanah kembali stabil, dan mata pencaharian warga membaik,” ujar Ben, CEO LindungiHutan. Isu kerusakan tanah memang bukan sekadar ancaman ekologis, namun juga sosial. FAO memperkirakan dunia kehilangan hingga 24 miliar ton tanah subur setiap tahun, sementara setengah dari lahan pertanian global mengalami degradasi. Di Indonesia, kawasan pesisir menjadi titik paling rentan akibat abrasi dan intrusi air laut. Akar mangrove berperan penting menahan sedimen, sehingga menjadi salah satu solusi restorasi tanah yang paling efektif. Melalui kemitraan dengan komunitas, relawan, dan perusahaan, LindungiHutan menyediakan layanan penanaman pohon, penilaian dampak lingkungan, monitoring berbasis foto, serta pendampingan jangka panjang kepada petani bibit dan warga setempat. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap pohon yang ditanam tidak hanya tumbuh, tetapi memberikan manfaat ekologis yang terukur, mulai dari peningkatan kualitas tanah hingga penyerapan karbon. Peringatan World Soil Day (WSD) 2025 menjadi ajakan terbuka bagi publik untuk kembali melihat tanah sebagai aset vital yang harus dijaga. Pemulihan tanah adalah investasi jangka panjang, dan setiap pohon yang ditanam hari ini akan menentukan kualitas kehidupan generasi yang akan datang. Melalui kolaborasi dengan LindungiHutan, siapa pun dapat mengambil bagian dalam upaya memulihkan tanah Indonesia dari akar hingga kanopi.

LindungiHutan Ajak Publik Rayakan Hari Menanam Pohon dengan Aksi Nyata di Tengah Krisis Iklim Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 30 November 2025 | 17:14 WIB

LindungiHutan Ajak Publik Rayakan Hari Menanam Pohon dengan Aksi Nyata di Tengah Krisis Iklim

Jakarta, katakabar.com - Indonesia kembali memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) pada 28 November, momentum nasional yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2008 sebagai ajakan kolektif untuk memulihkan lingkungan melalui aksi penghijauan. Tahun ini, peringatan tersebut hadir di tengah meningkatnya ancaman krisis iklim, mulai dari kenaikan muka air laut, banjir rob, hingga kerusakan hutan yang terus menekan ruang hidup manusia dan keanekaragaman hayati. Di berbagai wilayah, deforestasi dan alih fungsi lahan mempercepat kerentanan ekosistem, sementara emisi karbon terus bertambah akibat aktivitas industri dan konsumsi modern. Kondisi tersebut menjadikan penanaman pohon bukan lagi sekadar simbol perayaan tahunan, melainkan solusi ekologis yang mudah diakses dan terbukti efektif dalam meredam dampak perubahan iklim. Setiap pohon mampu menyerap karbon, menurunkan suhu mikro, menahan erosi, hingga memulihkan habitat flora-fauna yang semakin terdesak. Hal ini menjadikan HMPI tahun ini sebagai pengingat bahwa tindakan paling sederhana sekalipun dapat memberi dampak jangka panjang bagi bumi. Sebagai platform crowdsourcing konservasi, LindungiHutan mengajak masyarakat luas untuk merayakan HMPI dengan berkontribusi dalam upaya pemulihan lingkungan melalui penanaman pohon maupun donasi. Masyarakat dapat terlibat langsung dalam kegiatan tanam bersama para petani lokal di berbagai lokasi konservasi yang dikelola LindungiHutan, mulai dari pesisir, hutan mangrove, daerah aliran sungai, hingga lahan kritis. Bagi mereka yang tidak dapat hadir secara fisik, kontribusi tetap dapat dilakukan dari mana saja melalui donasi pohon di https://lindungihutan.com/kampanyealam, di mana setiap sumbangan dicatat secara transparan dan dilaporkan secara berkala, termasuk perkembangan pertumbuhan pohon setelah penanaman. Hingga saat ini, LindungiHutan bersama mitra dan masyarakat telah menanam lebih dari satu juta pohon di 34 lokasi di Indonesia, menyerap puluhan ribu ton karbon, sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi melalui kerja sama dengan kelompok petani hutan dan masyarakat pesisir. Capaian ini menjadi bukti bahwa kolaborasi publik memiliki kekuatan besar dalam mempercepat pemulihan ekosistem dan meningkatkan ketahanan lingkungan menghadapi gempuran krisis iklim. Menurut perwakilan LindungiHutan, HMPI bukan hanya soal menanam pohon, melainkan menanam harapan bagi masa depan. “Menanam pohon adalah investasi ekologis yang paling mudah dilakukan siapa saja. Setiap pohon adalah kehidupan baru yang kita hadiahkan untuk generasi mendatang. HMPI adalah momen terbaik untuk memulai, atau melanjutkan, kebiasaan baik ini,” ujarnya. Dengan kondisi bumi yang kian tertekan, HMPI menjadi kesempatan bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk menunjukkan keberpihakannya pada alam. Melalui aksi sederhana namun berdampak, seperti menanam satu pohon atau berdonasi satu bibit, setiap orang dapat berperan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan di tengah ancaman perubahan iklim yang semakin nyata. LindungiHutan mengajak publik untuk merayakan HMPI tahun ini dengan langkah kecil yang membawa perubahan besar.

Fanbo Ajak Remaja Tampil Optimal Luar Dalam Lewat BC dan CC di SMK Puspita Persada Nasional
Nasional
Jumat, 21 November 2025 | 12:30 WIB

Fanbo Ajak Remaja Tampil Optimal Luar Dalam Lewat BC dan CC di SMK Puspita Persada

, katakabar.com - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Puspita Persada mempersembahkan “Unlock Your Voice, Empower Your Future” dengan Coach Priska Sahanaya, S. Ars, CPS, CH, CHt, CP.NLP, CHCS, CSES, CECS. Ia adalah pelatih komunikasi bersertifikat dengan pengalaman bertahun-tahun melatih berbagai lapisan masyarakat. Metodenya terbukti efektif membantu orang menguasai panggung. Ia juga dikenal karena kemampuannya memadukan teori dan praktik yang mudah dipahami. Reputasinya tumbuh dari keberhasilan melahirkan komunikator andal. Seminar “Unlock Your Voice, Empower Your Future” ini dirancang untuk membantu peserta menggali potensi diri yang tersembunyi dalam kemampuan berbicara mereka. Banyak orang memiliki ide dan pemikiran brilian, tetapi tidak tahu cara menyampaikannya dengan percaya diri dan jelas. Melalui pelatihan ini, peserta akan dibimbing untuk mengenali karakter vokal mereka, memahami teknik vokal yang efektif, serta belajar menyesuaikan gaya bicara dengan audiens yang berbeda. Peserta juga akan diajak untuk menyusun personal message yang mencerminkan nilai dan visi mereka, serta belajar cara menyampaikannya dalam berbagai konteks: presentasi, wawancara, hingga forum publik. Tujuan akhir: peserta mampu berdiri tegak dan bicara meyakinkan tanpa ragu. Beauty class kali ini menghadirkan dua produk Fanbo yang sudah terbukti aman dan terdaftar BPOM, yaitu Fanbo Love Letter Eyeshadow Palette dan Fanbo Eyebrow Pencil. Keduanya dipilih karena formulanya ringan dan sangat cocok untuk pemula. Fanbo Love Letter Eyeshadow Palette memiliki varian warna soft yang menonjolkan kesan natural. Palet ini dipuji banyak pengguna karena pigmentasinya seimbang dan tidak patchy. Warna shimmer-nya juga tidak berlebihan sehingga tetap aman digunakan saat kegiatan sekolah. Dalam kelas, siswa diajarkan cara memilih warna dasar, menambah shimmer secara tipis, dan membuat look yang rapi tanpa terlihat “berat”. Fanbo Eyebrow Pencil tidak kalah populer. Pensil alis ini dirancang untuk memberikan hasil natural, cocok untuk remaja yang ingin belajar membentuk alis tanpa terlihat terlalu tebal. Teksturnya smooth tapi tidak mudah luntur. Banyak testimoni positif menyebutkan bahwa pensil ini praktis, awet, dan memberikan hasil yang simetris tanpa effort berlebih. Dengan menggunakan dua produk aman ini, beauty class menjadi ajang belajar makeup yang menyenangkan sekaligus edukatif. Siswa dapat mencoba langsung produk yang sudah terbukti kualitasnya. Priska Sahanaya adalah pendiri dan CEO PT Priska Sahanaya Grup, perusahaan nasional yang bergerak di bidang pelatihan, event organizer, dan periklanan. Dengan latar pendidikan yang kuat, Priska menyelesaikan studi S1 dan S2 melalui beasiswa penuh Scranton dari Korea Selatan. Ia juga memperdalam pengalaman lewat pertukaran budaya dan pendidikan bisnis di Tiongkok. Di perjalanannya, Priska mengantongi berbagai sertifikasi profesional yang membuktikan komitmennya sebagai pembicara publik dan pelatih profesional. Ia dikenal sebagai figur yang selalu menghadirkan energi positif di setiap acara yang digelarnya. Kini, ia tengah menjalankan program nasional berupa pelatihan public speaking ke 1.000 sekolah di Jakarta. Program ini mendapat dukungan luas dari sponsor serta antusiasme tinggi dari peserta. Kegiatan-kegiatan Priska telah diliput dalam lebih dari 7.500 artikel media. Misinya adalah membantu jutaan orang Indonesia menjadi versi terbaik dari dirinya melalui pelatihan, inspirasi, dan pengalaman nyata.

Bittime Pay Day Gain Day Ajak Generasi Muda Melek Investasi Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 31 Oktober 2025 | 23:44 WIB

Bittime Pay Day Gain Day Ajak Generasi Muda Melek Investasi

Jakarta, katakabar.com - Bittime pay day gain day seru generasi muda melek investasi. Ini sejalan dengan gejolak nilai tukar rupiah yang fluktuatif mengikuti berbagai sentimen pasar terhadap ketegangan geopolitik dan menjelang pengumuman hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC). Bittime, platform perdagangan aset kripto terdepan dan berizin di Indonesia gelar kampanye Bittime Pay Day Gain Day. Sebelumnya, mengutip data dari Bloomberg, nilai tukar rupiah melemah di level Rp16.617 per USD. Pelemahan ini bukan terjadi tanpa alasan, tetapi dipengaruhi sentimen global dan sikap wait and see investor. Meski ada ekspektasi penurunan suku bunga Amerika Serikat yang seharusnya dapat meringankan tekanan pada nilai mata uang seperti rupiah. Tetapi, ketidakpastian jelang keputusan The Fed terkait suku bunga justru mendorong investor untuk bersikap hati-hati, yang juga berdampak pada penurunan nilai tukar rupiah. Dengan teknologi digital yang semakin mendominasi, kini aset digital bukan lagi sekadar instrumen spekulatif, melainkan menjadi instrumen keuangan yang penting, dan perlu dipertimbangkan merancang strategi jangka panjang, contohya dengan berinvestasi di aset kripto khususnya Bitcoin, sekaligus memiliki fungsi sebagai store of value atau pelindung nilai terhadap laju inflasi dan depresiasi nilai mata uang fiat. Karakteristik utama yang membedakan bitcoin dengan mata uang fiat adalah suplainya yang terbatas, Bitcoin hanya akan ada sebanyak 21 juta koin, dan saat ini sudah ada sebanyak 20 juta koin yang ditambang. Hal ini yang membedakannya dengan mata uang tradisional yang dapat dicetak tanpa batas oleh bank sentral, kelangkaan ini yang memberikan jaminan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi. Berinvestasi di aset kripto berarti berinvestasi pada teknologi blockchain itu sendiri, yang merupakan tulang punggung bagi sistem keuangan masa depan. Blockchain memungkinkan terciptanya Decentralized Finance atau DeFi, sebuah ekosistem layanan keuangan tanpa perantara bank atau institusi tradisional. Melalui DeFi, investor dapat mengakses layanan seperti pinjaman, simpanan, dan pertukaran aset dengan biaya yang jauh lebih rendah, lebih transparan, dan dapat diakses oleh siapa saja di seluruh dunia. Dengan memiliki aset kripto, investor tidak hanya berharap pada kenaikan harga, tetapi secara aktif berpartisipasi dan mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan ekosistem inovatif ini. Investasi ini menjadi penting sebagai cara untuk tidak tertinggal dari gelombang teknologi finansial yang diperkirakan akan mengubah cara dunia berinteraksi dengan uang. Menyadari pentingnya momentum dan peluang akumulasi di pasar yang sedang terkoreksi, Bittime, platform perdagangan aset kripto terdepan dan berizin di Indonesia menghadirkan kampanye yang dirancang untuk memberikan nilai tambah bagi para penggunanya, salah satunya Bittime Pay Day Gain Day. Program ini bertujuan memanfaatkan periode gajian atau upah bulanan para pekerja untuk disisihkan pada investasi. Hal ini, guna mendorong para investor muda untuk secara disiplin mengalokasikan sebagian pendapatan bulanan pada alternatif investasi, seperti aset kripto. Dengan program Bittime Pay Day Gain Day, Bittime tidak hanya memfasilitasi adopsi aset kripto yang transparan, aman dan berizin, tetapi juga secara efektif mengedukasi masyarakat mengenai disiplin investasi. Apalagi, Bittime turut menawarkan fitur staking yang menjadi salah satu pilihan strategi jangka panjang para investor muda, terutama investor dengan tujuan investasi jangka panjang. Sebab, fitur staking, memungkinkan para investor untuk mendapatkan penghasilan pasif dari asetnya, tanpa harus secara aktif bertransaksi jual-beli. Selain itu, Bittime juga memberikan annual percentage yield atau APY tertinggi di Indonesia, dan dengan berbagai pilihan aset yang dapat distaking, salah satunya Bitcoin. Di tengah fluktuasi kondisi pasar, mengunci aset dengan fitur staking dalam periode waktu tertentu dapat diartikan sebagai strategi untuk “mengamankan” nilai aset. Sebab, aset tersebut akan “dikunci” dan tetap memberikan pasif income dari jumlah APY yang profitable. Dengan ini, Bittime berharap agar pengguna tidak hanya menjadi investor yang reaktif terhadap harga, tetapi juga partisipan cerdas dalam ekosistem keuangan digital. Investor yang memiliki pemahaman kuat terhadap mekanisme pasar akan lebih mampu menghadapi ketidakpastian jangka pendek dan fokus pada potensi jangka panjang aset digital.

Hari Sumpah Pemuda, Polda Riau Ajak Generasi Muda Bergerak dan Berkarya Riau
Riau
Selasa, 28 Oktober 2025 | 15:44 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Polda Riau Ajak Generasi Muda Bergerak dan Berkarya

Pekanbaru, katakabar.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau gelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 97 Tahun 2025. Di momentum ini, Polda Riau mengajak para pemuda untuk bergerak dan berkreasi. Wakapolda Riau Brigjen Andrianto Jossy Kusumo, mewakili Kapolda Irjen Herry Heryawan, yang pimpin upacara, turut dihadiri para pejabat utama (PJU) Polda Riau dan puluhan personel, di Mapolda Riau, Selasa (28/10). Dalam sambutannya, Wakapolda menyampaikan Hari Sumpah Pemuda momen bersejarah menandai lahirnya kesadaran nasional. Di mana pemuda dari berbagai daerah, suku, dan bangsa memiliki tujuan yang sama yakni menjadikan Bangsa Indonesia yang merdeka dan bersatu. "Ikrar yang diucapkan pada 28 Oktober 1928 lampau bukan sekadar kata-kata melainkan semangat yang mengikat seluruh anak bangsa dalam satu tekat. Semangat itu masih relevan sampai saat ini," kata Jossy membacakan pesan Menpora, Erick Tohir. Ia menambahkan, di era globalisasi ini, pemuda dihadapkan dengan tantangan baru. Tema Hari Sumpah Pemuda tahun ini 'Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu' mengingatkan kemajuan bangsa tidak akan terjadi tanpa partisipasi aktif dari generasi muda. "Pemuda dan pemudi Indonesia harus terus bergerak, berkarya, serta berinovasi. Kita hidup di zaman serba cepat dan digital," imbuhnya. Di tengah perkembangan dunia digital, Pemuda Indonesia harus mampu menjadi pelaku perubahan, bukan hanya menjadi penonton. "Jadilah pemuda yang adaptif, kreatif, dan berintegrasi," jelasnya. Generasi muda diharapkan terus menjaga persatuan di tengah Kebhinekaan. Jossy menambahkan momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi waktu yang tepat untuk refleksi diri.

Holding PTPN Lewat RSU Cut Meutia Ajak Masyarakat Cegah Gagal Jantung Sejak Dini Kesehatan
Kesehatan
Minggu, 26 Oktober 2025 | 12:30 WIB

Holding PTPN Lewat RSU Cut Meutia Ajak Masyarakat Cegah Gagal Jantung Sejak Dini

Langsa, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara melalui RSU Cut Meutia, salah satu unit layanan kesehatan di bawah PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), terus memperkuat komitmen meningkatkan kesadaran masyarakat betapa pentingnya kesehatan jantung. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi kesehatan bertajuk “Kenali dan Cegah Gagal Jantung” yang digelar di area Poliklinik Rawat Jalan RSU Cut Meutia. Kegiatan ini berfokus pada dua kondisi umum yang sering terjadi di masyarakat, yakni Gagal Jantung dan Penyakit Jantung Koroner (PJK). Dalam pemaparannya, dr. Ghazkhan Shah Ghanar, menjelaskan gagal jantung terjadi ketika otot jantung tidak mampu memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh. Kondisi ini umumnya dipicu oleh penyempitan arteri jantung atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, sehingga membuat jantung melemah atau menjadi kaku. “Gagal jantung bukan berarti jantung berhenti bekerja, tetapi kemampuan jantung untuk memompa darah sudah menurun. Jika tidak diwaspadai sejak dini, kondisi ini bisa berujung fatal,” ujar dr. Ghazkhan. Ia menerangkan Penyakit Jantung Koroner (PJK) gangguan fungsi jantung akibat berkurangnya aliran darah ke otot jantung, disebabkan penumpukan plak pada dinding pembuluh darah koroner. Selain memberikan pemahaman medis, dr. Ghazkhan juga mengingatkan pasien dan pengunjung untuk mengenali gejala awal serangan jantung, seperti: sesak napas yang memburuk saat beraktivitas, nyeri dada yang menjalar ke punggung, lengan, atau bahu, dan sakit kepala, pusing, atau mual yang tidak biasa. Sebagai langkah pencegahan, RSU Cut Meutia mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dengan panduan CERDIK, yakni cek kesehatan secara rutin, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet seimbang, istirahat cukup, dan kelola stres dengan baik. Melalui kegiatan ini, RSU Cut Meutia berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan jantung dan mencegah penyakit kronis melalui gaya hidup sehat. “Penyakit jantung bisa dicegah bila kita disiplin menjaga pola hidup sehat. Kami ingin masyarakat sadar bahwa edukasi seperti ini adalah bentuk kepedulian PTPN Group terhadap kesehatan publik,” ucap dr. Ghazkhan.

Kapolres Kepulauan Meranti Ajak Anak-anak Cinta Lingkungan Lewat Gerakan Green Policing Riau
Riau
Senin, 06 Oktober 2025 | 23:36 WIB

Kapolres Kepulauan Meranti Ajak Anak-anak Cinta Lingkungan Lewat Gerakan Green Policing

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Sebagai upaya menanamkan kesadaran peduli lingkungan sejak usia dini, Polres Kepulauan Meranti taja sosialisasi Green Policing yang dikemas dalam bentuk penanaman pohon di sekolah KB-TK Kristen Kalam Kudus Selatpanjang, Senin (6/10) pagi. Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, didampingi Wakapolres, Kompol Maitertika SH MH, serta jajaran perwira dan personel Polres Kepulauan Meranti. Turut hadir Ketua Bunda Paud & PD Himpaudi Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, dan Kepala Sekolah KB-TK Kristen Kalam Kudus, Erlina S.E. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi, mengatakan kegiatan Green Policing implementasi nyata dari kebijakan Kapolda Riau kedepankan konsep pemolisian yang ramah lingkungan dan humanis. "Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap alam sejak dini. Menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga masa depan anak-anak kita,” ujarnya. Sementara, Kepala Sekolah, Erlina, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Polres Kepulauan Meranti atas inisiatif tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi pembelajaran berharga bagi anak-anak dalam memahami pentingnya menjaga kebersihan dan menanam pohon sebagai sumber kehidupan. Selain sosialisasi, kegiatan diisi dengan edukasi oleh Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Maitertika yang menjelaskan peran pohon bagi keseimbangan alam, serta pentingnya perilaku peduli lingkungan di kehidupan sehari-hari. Anak-anak diajak langsung berpartisipasi praktik menjaga kebersihan, seperti membuang sampah pada tempatnya dan membersihkan ruang kelas. Puncak acara ditandai dengan penyerahan bibit pohon secara simbolis oleh Kapolres Kepulauan Meranti kepada pihak sekolah, diikuti penandatanganan komitmen bersama mewujudkan Sekolah Ramah Anak (SRA), yakni lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung pengembangan potensi anak. Usai kegiatan, seluruh peserta bersama anak-anak melakukan penanaman pohon di halaman sekolah. Kapolres menegaskan, Polres Kepulauan Meranti terus melaksanakan kegiatan serupa di berbagai sekolah di wilayah hukumnya sebagai bagian dari implementasi program Green Policing Polda Riau.

LindungiHutan Ajak Semua Pihak Tingkatkan Aksi Karbon Nyata di Hari Nol Emisi Lingkungan
Lingkungan
Jumat, 26 September 2025 | 13:35 WIB

LindungiHutan Ajak Semua Pihak Tingkatkan Aksi Karbon Nyata di Hari Nol Emisi

Semarang, katakabar.com - Peringatan Zero Emissions Day atau Hari Nol Emisi setiap 21 November jadi sebuah momentum penting untuk mendorong pengurangan emisi gas rumah kaca secara nyata. Indonesia telah menetapkan target net zero emissions pada 2060, tapi data terbaru menunjukkan bahwa jalan menuju sasaran ini masih panjang dan penuh tantangan. Menurut laporan An Energy Sector Roadmap to Net Zero Emissions in Indonesia oleh IEA dan Kementerian Energi, sektor energi menjadi penyumbang terbesar emisi CO₂ di Indonesia. Sekalipun elektrifikasi dan efisiensi energi digadang-gadang sebagai solusi utama, lebih dari 70 persen pembangkit listrik di Indonesia masih berasal dari bahan bakar fosil. Untuk mencapai net zero di tahun 2060, roadmap menyebut bahwa pembangkit fosil harus dikurangi drastis, dengan porsi energi terbarukan yang terus ditingkatkan. Menurut data terbaru EDGAR mencatat emisi gas rumah kaca global tahun 2023 mencapai 53,0 gigaton CO₂-eq, naik sekitar 1,9% dibanding tahun sebelumnya. Sedang, data Climate Change Tracker menunjukkan, emisi gas rumah kaca di Indonesia per kapita mencapai hampir 6,9 ton CO₂-eq per orang per tahun, yang dikategorikan sebagai “tinggi”, terutama karena ketergantungan pada batu bara dan emisi lahan gambut/lahan penggunaan lahan lainnya. LindungiHutan menyikapi Hari Nol Emisi ini dengan mengajak masyarakat, brand, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat aksi penghijauan dan konservasi alam sebagai salah satu cara paling efektif untuk menyerap karbon dan memperkuat daya dukung lingkungan. Program penghijauan yang melibatkan penanaman pohon di hulu sungai dan wilayah pesisir, mangrove, serta restorasi ekosistem alam menjadi bagian dari solusi nyata. “Zero Emissions Day bukan sekadar simbol. Ini adalah panggilan tindakan. Setiap pohon yang ditanam, setiap hektar hutan yang direstorasi, adalah bagian dari solusi untuk memutus rantai emisi yang terus meningkat. LindungiHutan berkomitmen untuk memperluas kerja sama agar aksi karbon ini bukan milik sedikit orang, tetapi tanggung jawab kolektif,” kata Siktiyana, Head Content and Marketing LindungiHutan. Di sisi kebijakan, Indonesia juga memperkuat regulasi, termasuk Peraturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Sistem Registri Nasional atau SRN, serta dukungan terhadap skema perdagangan karbon domestik dan sertifikasi emisi. Meski demikian, keterbatasan pemantauan, transparansi data, dan kapasitas lokal masih menjadi hambatan yang perlu segera diatasi. LindungiHutan mengajak publik untuk ikut ambil bagian melalui program seperti penanaman bibit pohon, restorasi mangrove, dan pemanfaatan fitur, seperti carbon offset dan Sustainabilitree.