Kolaborasi Aiken Kakoki Jepang Pembangkit Tenaga Biogas Dibangun di Riau
Pekanbaru, katakabar.com - Kolaborasi Anak Perusahaan Holding Perkebunan Nusantara III Persero, PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V) yang beroperasi di "Bumi Lancang Kuning' julukan lain dari Provinsi Riau kerja sama dengan perusahaan teknologi asal Jepang Aiken Kakoki bangun Pembangkit Tenaga Biogas (PTBg) cofiring. "Pembangunan PTBg cofiring di kawasan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) Sei Garo, Kabupaten Kampar, Privinsi Riau," kata CEO PTPN V, Jatmiko Santosa, dilansir dari laman investor.id, pada Rabu (4/10). Program ini, ujar Jatmiko, pemanfaatan energi baru terbarukan lewat pengolahan limbah cair sawit atau palm oil mill effluent (POME). "Kami sudah tandatangani kesepakatan bersama untuk pembangunan PTBg bersama Aiken Kakoki Jepang. Insya Allah, pembangunan bakal dimulai tahun ini," ulas Jatmiko. Menurutnya, PTBg cofiring yang bakal dibangun berkapasitas minimum pengolahan POME sebesar 150 meter kubik per hari bersamaan dengan aktivitas riset AIKEN selama dua tahun. "Kerja sama ini dijembatani para peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang menjadikan PTPN V sebagai lokasi penerapan teknologi terbaru pengembangan PTBg," jelasnya. Ini kesempatan emas, sambung Jatmiko, bagi kami untuk terlibat aktif dalam pengembangan EBT menggunakan teknologi Expanded Granular Sludgebeg (EGSB). Kami dapat informasi penerapan teknologi ini kali pertama di dunia. "EGSB adalah teknologi pengolahan POME yang memanfaatkan bakteri anaerob granular dan teknologi yang digunakan untuk reaktor EGS," tuturnya. Teknologi itu, selain memanfaatkan gas metana yang dilepaskan limbah sebagai sumber energi yang menghasilkan dehydrated sludge berupa produk sampingan yang dihasilkan melalui pengolahan POME. "Produk sampingan itu diklaim memiliki nilai kalori hingga 5.110 kalori. Nilai itu bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan batu bara yang rata-rata berkisar 3.600 sampai 4.200 kalori," sebut Kepala Bagian Perencanaan Sustainability dan Teknologi Informasi PTPN V, Ifri Handi Lubis. Kerja sama dua negara ini, harap Handi Lubis, dapat berjalan dengan baik agar semangat pemanfaatan energi baru terbarukan di Holding Perkebunan Nusantara dapat kian dimaksimalkan di masa datang.