Advokasi

Sorotan terbaru dari Tag # Advokasi

Arfiana Maulina Harumkan Nama Indonesia di ECOSOC Youth Forum 2022 dan APFSD Youth Forum 2025 Internasional
Internasional
Selasa, 18 Maret 2025 | 08:00 WIB

Arfiana Maulina Harumkan Nama Indonesia di ECOSOC Youth Forum 2022 dan APFSD Youth Forum 2025

Jakarta, katakabar.com - Arfiana Maulina, aktivis muda Indonesia dikenal aktif kampanyekan isu keberlanjutan dan pemberdayaan pemuda, kembali mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional. Setelah mewakili Indonesia di ECOSOC Youth Forum 2022, Arfiana kini terpilih sebagai salah satu delegasi pemuda Indonesia di Asia-Pacific Forum on Sustainable Development (APFSD) Youth Forum 2025. Arfiana telah lama berkecimpung di dunia advokasi keberlanjutan melalui WateryNation, organisasi yang ia dirikan dari tahun 2020. WateryNation telah diakui secara internasional sebagai salah satu Top 15 Generation Hope Goals, diberikan kepada inisiatif-inisiatif muda yang berdampak nyata mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), dan menghadirkan harapan baru bagi generasi mendatang.

Pemkab Meranti Gelar Advokasi Perilaku Orientasi Seksual Menyimpang Riau
Riau
Rabu, 29 November 2023 | 17:55 WIB

Pemkab Meranti Gelar Advokasi Perilaku Orientasi Seksual Menyimpang

Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti lewat Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) gelar Advokasi Perencanaan Perilaku Orientasi Seksual Menyimpang di 'Negeri Sagu' nama lain dari Kabupaten Kepulauan Meranti. Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Sudandri Jauzah, SH, yang buka Advokasi, di Aula Kantor Bupati Meranti, Selatpanjang, pada Rabu (29/11). "Tugas menciptakan lingkungan yang aman kepada remaja dari perilaku menyimpang bukan mengarah pada diskriminasi, tapi upaya menjaga kesejahteraan dan keamanan," ujarnya. Menurutnya, penting untuk membangun pemahaman bersama tentang nilai dan norma yang ada di masyarakat. "Edukasi yang holistik bakal membantu mengurangi ketidaksetujuan dan meningkatkan toleransi di antara remaja," jelasnya. Untuk itu, ajak Sudandri, kepada seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung, melindungi, dan memahami keberagaman di antara remaja. "Lewat dialog terbuka, kita dapat membangun fondasi yang kokoh untuk mewujudkan kesejahteraan bersama," tuturnya. Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Desy Mustika menjelaskan, advokasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran pemerintah, masyarakat, terkait LGBT dengan pendekatan yang menghormati hak asasi manusia. "Upaya pencegahan dilakukan dengan melibatkan lintas sektor dan masyarakat, untuk menekan berkembangnya paham LGBT di Kabupaten kepulauan meranti," kata Desy. Kegiatan diikuti 30 orang peserta yang terdiri dari perwakilan perangkat daerah, kepala sekolah dan guru, perwakilan organisasi dan pengasuh pondok pesantren. Narasumber kegiatan.m Dra. Risdayati, M.Si dari Yayasan Intan Payong Provinsi Riau sekaligus Dosen UNRI dan dr. Nuzki Yofanda.