Yahya Siregar
Penulis

Yahya Siregar

Berita dipublish
1,010
Terakhir update
Kamis, 30 Apr 2026
Suasana Haru, Bupati Rohul Lepas 191 Jemaah Calon Haji di Batam Riau
Riau
Kamis, 30 April 2026 | 12:35 WIB

Suasana Haru, Bupati Rohul Lepas 191 Jemaah Calon Haji di Batam

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Suasana haru dan khidmat selimuti langkah para tamu Allah SWT di Asrama Haji Embarkasi Batam, Kamis (30/4) pagi. Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, didampingi Ketua TP PKK, dr. Yeni Dwi Putri, resmi melepas keberangkatan total 191 putra-putri daerah untuk menunaikan ibadah haji. Rombongan yang tergabung dalam Kloter 8 ini bergerak menuju Bandara Hang Nadim, tepat pukul 06.30 WIB, siap terbang menuju Madinah memulai perjalanan suci telah lama dinanti. Prosesi ini semakin bermakna dengan kehadiran penuh jajaran Forkopimda dan kepala OPD lingkup Pemkab Rokana Hulu, menjadi bukti nyata dukungan dan perhatian pemerintah terhadap masyarakatnya. Dua Jemaah Tunda Berangkat Di momen tersebut Bupati Rokan Hulu, Anton pastikan seluruh proses berjalan lancar, meski ada catatan khusus. Dari total 191 orang, terdapat dua jemaah yang harus menunda keberangkatan lantaran menjaga kondisi kesehatan. "Dua jemaah kita terpaksa ditunda karena masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Tetapi Insya Allah, mereka tidak akan tertinggal dan akan diberangkatkan melalui Kloter 12 pada 5 Mei 2026 mendatang," kata Anton penuh perhatian. Pesan Penuh Doa Orang nomor satu di 'Negeri Seribu Suluk' nama lain dari Rokan Hulu menitipkan harapan besar agar perjalanan mereka diberkahi. Ia berpesan agar senantiasa menjaga kesehatan di tengah perbedaan cuaca yang ekstrem, serta selalu patuh pada arahan pembimbing demi kelancaran ibadah. "Selamat jalan, jaga kesehatan dan selalu berpegang pada instruksi pembimbing. Semoga Allah SWT memberikan kelancaran, diterima segala amal ibadahnya, dan pulang ke tanah air dengan gelar Haji Mabrur dan Mabruroh," harapnya. Kepuasan dan rasa haru terlihat jelas di wajah para jemaah. Tahun ini, pelayanan yang diberikan dinilai jauh lebih maksimal dan menyentuh hati. Mulai dari pendampingan sejak di Bandara Tuanku Tambusai hingga pengawalan langsung di Embarkasi Batam, membuat perjalanan mereka terasa lebih ringan dan bermakna. Perhatian penuh dan layanan "jemput bola" dari Bupati Rokan Hulu, Anton menjadi penyemangat tersendiri, dan mengukir kenangan indah sebelum mereka melangkah menuju tanah suci.

Warga Desak Polda Turun Tangan, Oknum Ormas Galian C di Batang Kumu Beroperasi Terang-terangan Lingkungan
Lingkungan
Rabu, 29 April 2026 | 15:13 WIB

Warga Desak Polda Turun Tangan, Oknum Ormas Galian C di Batang Kumu Beroperasi Terang-terangan

Pasirpengaraian, katakabar.com – Sungai Batang Kumu yang dulu menjadi sumber kehidupan kini perlahan bak hidup segan mati tak mau, dan hancur lebur. Di Desa Bangun Jaya TSM RW 07, Kecamatan Tambusai Utara, aktivitas pengerukan material galian C atau quarry yang diduga kuat tanpa izin resmi, terus berlangsung secara terang-benderangan, seolah hukum di Kabupaten Rokan Hulu tak memiliki gigi. Kegiatan yang meresahkan ini bukan main-main. Pantauan lapangan Rabu (29/4) memperlihatkan betapa masifnya kerusakan yang terjadi. Dua unit alat berat bekerja tanpa henti mengeruk dasar dan bibir sungai, sementara puluhan dump truck hilir mudik angkut hasil rampasan sumber daya alam tersebut. Lebih mengejutkan, aktivitas yang diduga telah berlangsung lama ini dikabarkan dikelola oknum yang memiliki latar belakang organisasi masyarakat berinisial KS, yang diduga menunjuk SN dan PI sebagai pengurus lapangan yang memegang kendali operasional sehari-hari. Melanggar Hukum Berat Secara hukum, apa yang terjadi di lokasi tersebut adalah pelanggaran berat yang sangat jelas. Aktivitas ini mencederai Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba). Dalam Pasal 158 Undang Undang Minerba ditegaskan dengan sangat keras: "Setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar." Bukan hanya soal izin, kerusakan lingkungan yang ditimbulkan juga sangat parah dan melanggar Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Bibir sungai habis dikeruk, air yang jernih kini keruh pekat, aliran sungai menjadi dangkal, ekosistem hancur, dan potensi banjir mengancam permukiman warga setiap saat. Pasal 98 Undang Undang Lingkungan menyebutkan ancaman hukuman yang tak main-main: "Setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup dapat dipidana penjara hingga 10 tahun dan denda hingga Rp10 miliar." Belum lagi dugaan penggunaan BBM jenis solar yang diduga bukan untuk peruntukan industri, yang juga berpotensi melanggar aturan distribusi energi negara. Adakah yang Bekingi? Keresahan warga memuncak. Mereka tidak hanya marah karena sungainya rusak, tapi juga geram karena aktivitas sebesar ini bisa berjalan seenaknya tanpa ada tindakan tegas dari aparat. "Sungai kami sudah rusak parah, tapi mereka tetap saja mengeruk. Kami minta Polda Riau turun langsung, jangan hanya diam melihat kerusakan ini," ujar salah satu warga berinisial AK 38 tahub dengan nada penuh emosi. Lebih jauh AK menyoroti dugaan kuat adanya "beking" atau perlindungan dari pihak-pihak tertentu yang memuluskan jalan aktivitas ilegal ini. "Kalau tidak ada yang membekingi dan melindungi, mana mungkin kegiatan sebesar ini bisa berjalan terang-terangan selama bertahun-tahun tanpa tersentuh hukum," tegasnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan nyata maupun konfirmasi dari pihak berwenang. Jika dibiarkan terus, kerusakan di Sungai Batang Kumu akan menjadi permanen dan negara terus dirugikan miliaran rupiah dari sumber daya alam yang dicuri secara terbuka.

Bangga Bawa Warisan Nusantara, Siswa SMPN 1 Ujungbatu Berlaga di Festival Tunas Bahasa Ibu Pendidikan
Pendidikan
Selasa, 28 April 2026 | 22:14 WIB

Bangga Bawa Warisan Nusantara, Siswa SMPN 1 Ujungbatu Berlaga di Festival Tunas Bahasa Ibu

Ujungbatu, katakabar.com – Di tengah semarak peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026, hadir sebuah momen indah yang menyatukan ilmu pengetahuan dengan cinta pada budaya sendiri. Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Kabupaten Rokan Hulu menjadi panggung megis yang mempertemukan talenta muda untuk kembali merawat akar bahasa dan tradisi yang telah lama ditanam oleh leluhur. Sebagai wakil terbaik dari Kecamatan Ujungbatu, putra-putri SMP Negeri 1 Ujungbatu tampil penuh percaya diri, siap mengukir nama harum dan mempersembahkan penampilan terbaik demi menjaga kekayaan kearifan lokal agar tidak tergerus oleh zaman. Tiga siswa berprestasi yang dipercaya untuk bertanding, adalah Vicky Adira Lesmana yang akan menampilkan keelokan Aksara Melayu, Khayyirah Lubna Hasanah yang akan menyuarakan gagasan cerdas lewat Pidato Bahasa Daerah, serta Awaliah Azzahra Irawan yang akan memukau hadirin dengan seni bercerita atau Mendongeng. Mereka semua berjalan di bawah bimbingan penuh kasih dan ilmu dari pelatih setia, Khairanisa Sutamina, S.Pd. Kepala Sekolah SMPN 1 Ujungbatu, Berlian Siregar, S.Ag, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Rokan Hulu yang telah dengan tulus menaja acara bermakna ini. "Kami sangat mengapresiasi upaya pemerintah yang telah menaja acara ini dalam rangka Hardiknas. Melalui kegiatan seperti inilah, bahasa daerah kita akan semakin dikenal luas, dicintai generasi muda, dan terjaga kelestariannya selamanya," ujarnya penuh hangat kepada katakabar.com, Selasa (28/4). Lebih dalam, ia menitipkan harapan besar agar sekolahnya senantiasa menjadi institusi yang tidak hanya mencetak juara di atas panggung, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter yang kokoh. "Semoga sekolah kami senantiasa menjadi tempat yang tidak hanya mencetak prestasi di atas panggung kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter yang kokoh bagi anak-anak bangsa agar kelak tumbuh menjadi generasi penerus yang sukses, berbudaya, dan selalu bangga akan identitas serta akar budaya mereka sendiri," harapnya tulus. Semoga setiap langkah mereka dimudahkan oleh Sang Pencipta, hati dipenuhi keyakinan, dan pulang membawa hasil yang gemilang sebagai bukti nyata cinta pada bahasa ibu.

Doa dan Harapan, Bupati Rohul Lepas JCH dari Bandara Tuanku Tambusai Riau
Riau
Selasa, 28 April 2026 | 20:54 WIB

Doa dan Harapan, Bupati Rohul Lepas JCH dari Bandara Tuanku Tambusai

Pasir Pengaraian, katakabar.com – Di ufuk timur, mentari pagi menyapa lembut, seiring bergetar hati para tamu Allah yang siap tapakkan kaki menuju Baitullah. Bandara Tuanku Tambusai menjadi saksi bisu momen agung nan syahdu, saat Bupati Rokan Hulu, Anton, ST., MM, dengan penuh rasa syukur melepas keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 8, Selasa (28/4). Ia tak sendirian tapi didampingi Ketua TP PKK Rokan Hulu, dr. Yeni Dwi Putri, serta jajaran Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah, suasana terasa begitu tenang penuh sarat makna. Tahun ini menghadirkan kehangatan yang berbeda, berkat kebijakan bijak yang diinisiasi langsung oleh Bupati Anton, di mana keluarga besar diberi kesempatan emas untuk mengantarkan hingga ke pintu pesawat. Tidak lagi sekadar seremonial, momen ini menjadi wadah kebersamaan yang tulus. Air mata haru bercampur senyum bahagia menjadi pemandangan indah, menjadi bekal doa restu agar setiap langkah perjalanan mereka senantiasa dimudahkan dan dilimpahi berkah dari Yang Maha Kuasa. "Kami berharap ke depan ini menjadi rutinitas setiap tahunnya pada saat pemberangkatan haji. Ini menjadi momen yang sangat berharga bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Rokan Hulu," kata Anton penuh semangat. Orang nomor satu di 'Negeri Seribu Suluk' nama lain dari Rokan Hulu pun menitipkan harapan tulus, agar seluruh jemaah senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan. Ia berdoa agar segala amal ibadah diterima dengan baik, dan pulang membawa predikat mulia, Haji Mabrur. Di sela kebahagiaan tersebut, masa depan terus dipersiapkan. Pemerintah daerah tengah memproses penyerahan lahan seluas 66 hektar kepada Kementerian Perhubungan, sebuah langkah strategis demi mewujudkan bandara yang lebih modern, dan berstandar nasional. Sementara, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Rokan Hulu, H. Marthillevi Saleh, S.Ag., M.Sy, memaparkan keberangkatan kali ini menggunakan armada pesawat ATR 72-600 Wings Air yang terbagi dalam tiga sesi penerbangan. "Penerbangan pertama pukul 09.15 WIB membawa 63 jemaah dari Rambah. Kedua pukul 13.00 WIB membawa 64 jemaah dari Rambah dan Tambusai. Serta yang ketiga membawa 64 jemaah asal Kepenuhan, Kepenuhan Hulu dan Kunto Darussalam," jelasnya. Semoga perjalanan ini menjadi awal kebaikan, membawa berkah abadi, dan menjadi amal jariyah yang tak terputus pahalanya.

PTPN Group Rescep Bangun Gedung Sekolah di Rohul Pasca Terbakar Riau
Riau
Minggu, 26 April 2026 | 17:13 WIB

PTPN Group Rescep Bangun Gedung Sekolah di Rohul Pasca Terbakar

Rokan Hulu, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara melalui entitasnya, yakni PTPN IV PalmCo Regional III, menunjukkan respons cepat (Rescep) membantu pemulihan sarana pendidikan yang terdampak musibah kebakaran di Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PTPN IV PalmCo Regional III menyalurkan bantuan sebesar Rp199 juta untuk mendukung pembangunan kembali SDN 011 Desa Langkitin yang sebelumnya terbakar. Bantuan tersebut diserahkan Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, didampingi Business Support Head, Achmedi Akbar, kepada Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafarudin Poti. Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafarudin Poti, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan respons cepat PTPN IV PalmCo membantu masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. “Kami sangat mengapresiasi PTPN yang telah membantu membangun kembali sekolah yang terbakar. Jika menunggu biaya dari APBD, tentu harus melalui proses pengajuan dan pembahasan yang memerlukan waktu. Alhamdulillah PTPN dapat membantu lebih cepat,” jelasnya. Menurutnya, hubungan antara PTPN IV dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu selama ini terjalin dengan baik. Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan daerah. “Sekali lagi terima kasih telah membantu pembangunan kampung kita ini dan memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat di Rokan Hulu. Bukan hanya di bidang pendidikan, tetapi juga keagamaan, kesehatan, dan kegiatan sosial lainnya. Daerah kita masih membutuhkan dukungan pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur,” ucap Wabup Rokan Hulu. Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan serta komitmen untuk hadir bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional. “Kami turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa SDN 011 Desa Langkitin. Untuk itu, atas arahan Dirut PalmCo, kami bergerak cepat, dan melalui bantuan ini kami berharap proses pembangunan kembali sekolah dapat berjalan lebih cepat sehingga anak-anak dapat kembali belajar dengan nyaman. PTPN IV PalmCo berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan,” sebut Bambang.

Terobosan Baru Bupati Rohul: Dokter RSUD Dilarang Praktik Luar Fokus Layani Masyarakat Kesehatan
Kesehatan
Minggu, 26 April 2026 | 09:30 WIB

Terobosan Baru Bupati Rohul: Dokter RSUD Dilarang Praktik Luar Fokus Layani Masyarakat

Pasir Pengaraian, katakabar.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu berupaya maksimal tingkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian khusus Bupati Rokan Hulu, Anton, pembenahan total di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rokan Hulu. Sebagai upaya menghadirkan pelayanan yang cepat, profesional, dan maksimal, Anton menegaskan langkah strategis ke depan. Pihaknya akan tindaklanjuti aturan agar tenaga medis yang bertugas di RSUD Rokan Hulu tidak lagi membuka praktik di luar, sehingga konsentrasi, dan waktu mereka bisa tercurahkan sepenuhnya untuk melayani pasien di rumah sakit daerah. “Nanti kita dalami lagi bagaimana ke depan dokter yang praktik di RSUD tidak lagi praktik di luar, sehingga mereka bisa fokus melayani masyarakat di RSUD kita,” tegas, di pekan ketiga April 2026 lalu. Menjawab tantangan kesejahteraan yang selama ini menjadi alasan dokter mencari penghasilan tambahan di luar, Ia memastikan Pemkab Rokan Hulu mencari solusi terbaik. Kalau pendapatan dan insentif di RSUD Rokan Hulu bisa disetarakan atau setidaknya mendekati nilai pasar, diyakini para tenaga medis lebih betah dan fokus bekerja di instansi pemerintah. “Kalau pendapatan para dokter bisa setara dengan di luar, kita yakin mereka bisa fokus di RSUD,” jelasnya. Selain perbaikan sistem manajemen SDM, pembangunan infrastruktur juga terus digenjot. Saat ini Pemkab Rokan Hulu tengah membangun gedung baru RSUD setinggi enam lantai. Kehadiran fasilitas modern ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing RSUD agar bisa bersaing secara sehat dengan rumah sakit swasta. “Target kita, RSUD Rokan Hulu ke depan mampu bersaing dan memberikan pelayanan yang jauh lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya. Di sisi lain, perwakilan Ombudsman RI menjelaskan sistem penilaian pelayanan publik kini telah berubah. Jika dulu berfokus pada kepatuhan standar, kini penilaian lebih menitikberatkan pada aspek maladministrasi, dan persepsi masyarakat, terutama di sektor dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan sosial. “Ini layanan dasar yang langsung dirasakan masyarakat. Meski kondisi keterbatasan anggaran, kualitas pelayanan tetap harus ditingkatkan,” terangnya. Ombudsman pun mencatat perubahan positif yang signifikan di Rokan Hulu. Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sebelumnya dinilai kurang transparan, seperti Dinas Sosial, Pendidikan, dan Disdukcapil, kini pelayanannya sudah jauh lebih terbuka dan mudah diakses secara daring maupun luring. “Sekarang masyarakat sudah bisa mengakses layanan secara online, seperti mutasi siswa atau perbaikan data ijazah. Ini bentuk nyata transparansi dan akuntabilitas,” bebernya. Ke depan, Pemkab Rokan Hulu juga berencana mengembangkan Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk mengintegrasikan seluruh layanan dalam satu atap, serta terus mendorong transformasi digital berbasis aplikasi agar masyarakat semakin dimudahkan. Langkah nyata dan komitmen kuat Bupati Rokab Hulu mendorong perubahan ini pun mendapat apresiasi tinggi dari Ombudsman. “Pak Bupati sangat serius dan bahkan meminta pendampingan langsung di beberapa OPD. Ini menunjukkan komitmen nyata untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik,” sebut perwakilan Ombudsman.

Harmoni dan Kepercayaan: Aklamasi!Junaidi SM Pimpin PP Bangun Purba Riau
Riau
Rabu, 22 April 2026 | 19:49 WIB

Harmoni dan Kepercayaan: Aklamasi!Junaidi SM Pimpin PP Bangun Purba

Pasir Pengaraian, katakabar.com -  Suasana hangat tapi penuh khidmat warnai pelaksanaan Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) II Pemuda Pancasila Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (22/4). Bukan sekadar seremonial pergantian kepemimpinan, acara ini bukti nyata betapa kuatnya ikatan persaudaraan dan visi yang sama di antara para kader. Di tengah dinamika organisasi yang tertib dan terarah, Kecamatan Bangun Purba mencatat sejarah manis dengan terpilihnya pemimpin baru melalui jalan musyawarah yang bulat. Proses demokrasi internal berjalan lancar di bawah kendali Sekretaris MPC, Charles, S.T., setelah secara simbolis palu sidang diketuk Ketua MPC Pemuda Pancasila Rokan Hulu, Syahmadi Malau. Tetapi, sorotan utama tertuju pada pemilihan Ketua Ranting Kecamatan Bangun Purba berlangsung luar biasa. Tanpa perdebatan, tanpa persaingan, nama Junaidi, SM meluncur mulus, dan diterima dengan penuh suka cita secara aklamasi. Bagi banyak orang, aklamasi sering dianggap hanya kemenangan tanpa lawan. Tetapi, Syahmadi Malau dalam arahannya menegaskan makna jauh lebih dalam dari hal tersebut. Menurutnya, ini adalah bentuk "kepercayaan mutlak" yang diberikan oleh seluruh kader. "Ini bukan soal tidak ada yang mau menantang, tapi ini adalah bukti saudara kita dinilai layak, mampu, dan dipercaya untuk memimpin. Amanah sebesar ini harus dijawab bukan dengan gaya pamer kekuasaan, tapi dengan kerja nyata yang menyentuh," tegas Syahmadi dengan tegas. Ia mengingatkan, tingkat Ranting adalah "ujung tombak" organisasi. Di sinilah wajah Pemuda Pancasila dilihat langsung masyarakat. Jadi, kepemimpinan harus dijalankan dengan sikap yang terbuka, komunikatif, dan selalu menjaga marwah organisasi agar tetap harum di mata publik. "Jaga nama baik organisasi, bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan pemerintah. Tunjukkan Pemuda Pancasila hadir untuk memberi manfaat. Kami di MPC siap mendukung penuh, namun evaluasi akan tetap dilakukan agar organisasi terus maju," pesannya. Menanggapi kepercayaan luar biasa tersebut, Ketua Ranting terpilih, Junaidi, SM, tampak menyadari betul beban tanggung jawab yang dipikulnya. Ia tidak ingin kepercayaan ini hanya menjadi wacana, melainkan segera diwujudkan dalam langkah konkret. "Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan secara utuh. Segera setelah struktur kepengurusan terbentuk, kami akan melakukan audiensi dengan Pemerintah Kecamatan Bangun Purba. Kami siap bersinergi, mengikuti arahan pemerintah dan MPC Kabupaten demi organisasi yang lebih solid dan bermanfaat," ujar Junaidi penuh komitmen. Sebuah babak baru terbuka bagi Pemuda Pancasila di Rokan Hulu, khususnya di Bangun Purba, di mana persatuan bukan hanya slogan, melainkan dasar yang kokoh untuk melangkah ke masa depan.

Strategi Fiskal 2026: Wabup Pimpin Asistensi dan Paparkan Kondisi Riil Rohul Riau
Riau
Selasa, 21 April 2026 | 08:33 WIB

Strategi Fiskal 2026: Wabup Pimpin Asistensi dan Paparkan Kondisi Riil Rohul

Pasir Pengaraian, katakabar.com -  Sebagai upaya menyusun peta jalan keuangan daerah yang sehat dan berkelanjutan, Wakil Bupati Rokan Hulu, H Syafaruddin Poti, SH, MM, pimpin langsung kegiatan asistensi virtual terkait proyeksi kemampuan keuangan daerah Tahun Anggaran 2026. Langkah strategis ini dilakukan guna menjawab tantangan fiskal, di mana kemampuan pendapatan daerah diharapkan mampu menutupi kebutuhan belanja wajib yang terus meningkat. Di kegiatan tersebut Orang Nomor Dua di Negeri Seribu Suluk ini didampingi, Penjabat (Pj) Sekda Rokan Hulu, Drs. H. Yusmar, M.Si, beserta jajaran terkait. Tim Ditjen Bina Keuangan Daerah memaparkan sejumlah indikator penting yang menjadi catatan khusus. Meskipun pertumbuhan ekonomi Rohul tercatat cukup baik sebesar 6,79 persen (di atas rata-rata nasional), tetapi masih terdapat pekerjaan rumah berat lainnya. Tingkat kemiskinan masih berada di angka 8,12 persen setara 70 ribu jiwa. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 73,61 masih di bawah standar nasional, serta angka stunting yang mencapai 21,40 persen.  Cukup memprihatinkan, kondisi jalan kabupaten dalam kategori kritis mencapai 75,2 persen setara 1.875 kilometer. Tantangan Alokasi Anggaran Menanggapi hal tersebut, Wabup Syafaruddin memaparkan kondisi riil pengelolaan anggaran di daerah. Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam memenuhi belanja wajib, meski masih menghadapi tantangan. - Pendidikan: Target minimal 20 persen, saat ini telah tercapai 34,62 persen. ​ - Infrastruktur: Target ideal 40 persen, tetapi baru mampu diakomodasi sebesar 28,57 persen. ​ - Belanja Pegawai: Diproyeksikan 30 persen, tetpi realitas saat ini masih berada di angka 38,18 persen. "Ini adalah tantangan kita bersama. Kita harus bisa menyeimbangkan antara pendapatan dan kebutuhan belanja agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal," jelas Wabup Rokan Hulu. Optimalkan Potensi dan Inovasi Daerah Pada kesempatan tersebut, Wabup Rokan Hulu juga menjabarkan capaian penerimaan daerah yang bervariasi. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai 73,17 persen dan Pajak Rokok 79,05 persen. Tetapi, sektor lain seperti Pajak Tenaga Listrik (36,42 persen) dan Pajak Air Tanah (18,72 persen) masih sangat rendah dan perlu digenjot. Lebih jauh, Syafaruddin Poti menyoroti potensi besar Rohul sebagai lumbung kelapa sawit dengan puluhan pabrik yang beroperasi. "Kami memiliki 50-56 pabrik kelapa sawit. Kami berharap ada dukungan untuk hilirisasi industri dan pelibatan BUMD sebagai mitra strategis agar pendapatan daerah bisa meningkat signifikan," tegasnya. Selain itu, ia uraikan inovasi daerah melalui program pinjaman modal tanpa bunga untuk UMKM, di mana bunga ditanggung sepenuhnya oleh APBD guna menggerakkan ekonomi rakyat.

Inovasi CKG Pedesaan: Puskesmas Kunto Darussalam Buka Posko di Desa Kesehatan
Kesehatan
Senin, 20 April 2026 | 15:18 WIB

Inovasi CKG Pedesaan: Puskesmas Kunto Darussalam Buka Posko di Desa

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Kesehatan tidak boleh mengenal jarak. Mewujudkan hal itu, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kunto Darussalan hadir lebih dekat ke tengah masyarakat melalui pendirian Posko Cek Kesehatan Gratis (CKG) di berbagai desa. Langkah inovatif ini bukan sekadar pelayanan, melainkan bukti nyata kepedulian yang menjangkau hingga ke pelosok wilayah kerja. Sejalan dengan program nasional pemeriksaan kesehatan gratis, konsep "jemput bola" ini diterapkan agar warga tak perlu bersusah payah datang ke pusat kesehatan. Cukup di desa masing-masing, masyarakat sudah bisa mendapatkan layanan prima dan pemeriksaan lengkap dari tenaga medis yang profesional. Deteksi Dini, Kunci Hidup Sehat Kepala Puskesmas Kunto Darussalam, Rika Fitri Yanti, S.Kep., M.K.M, menjelaskan tujuan utama pendirian posko ini adalah upaya deteksi dini terhadap berbagai penyakit berbahaya seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol. "Banyak masyarakat desa yang baru berobat saat sakit sudah parah. Melalui posko ini, kami hadir lebih awal untuk mencegah dan mengantisipasi, bukan hanya sekadar mengobati," kata Rika tegas, Senin (20/4). Ia menegaskan, perlindungan kesehatan harus dilakukan sejak dini agar penyakit tidak berkembang menjadi lebih serius. Layanan Prima, Obat Terjamin Kualitas pelayanan tetap dijaga ketat meski dilakukan di posko desa. Tenaga medis yang ditugaskan dipilih yang kompeten, disiplin, dan sigap melayani. Untuk kepastian obat, Rika pastikan distribusi tetap terkontrol dari pusat. Setelah pemeriksaan dan konsultasi di posko, obat akan diberikan langsung dari Puskesmas induk agar jenis dan dosisnya terjamin sesuai kebutuhan medis. "Soal kesehatan, kami tak ingin main-main. Standar pelayanan harus tinggi, dan seluruh petugas wajib melayani dengan sepenuh hati," tegasnya. Ajakan untuk Seluruh Masyarakat Di akhir percakapan, Rika mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan fasilitas yang sangat bermanfaat ini. "Jangan tunggu sakit baru berobat. Mari rutin periksa kesehatan diri dan keluarga. Lindungi kesehatan, karena itu adalah aset paling berharga," sebutnya penuh harap.

Lepas 56 ASN Jemaah Haji, Bupati Anton: Jadilah Teladan di Tanah Suci Riau
Riau
Jumat, 17 April 2026 | 14:14 WIB

Lepas 56 ASN Jemaah Haji, Bupati Anton: Jadilah Teladan di Tanah Suci

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Suasana haru dan khidmat selimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu, Jumat (17/4). Total 56 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dilepas untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, Mekkah. Momen istimewa ini jadi bukti nyata kesibukan mengabdi pada negara tak memisahkan mereka dari ketaatan kepada Sang Pencipta. Rombongan jemaah, meliputi 35 perempuan dan 21 laki-laki ini dilepas langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM, didampingi Wakil Bupati, H Syafaruddin Poti, Ketua DPRD, Hj Sumiartini, Pj Sekda, Drs. H Yusmar, serta jajaran pejabat lainnya. Keberangkatan para abdi negara ini sebagai anugerah terindah, kata Bupati Rokan Hulu, sebab terpanggilnya seseorang untuk menapakkan kaki di tanah suci bukan hanya soal kemampuan, melainkan pilihan, dan kasih sayang Allah SWT. "Ini adalah nikmat luar biasa. Tidak semua orang yang mampu secara materi dan fisik mendapatkan kesempatan ini. Oleh karena itu, syukuri panggilan mulia ini dengan hati yang tulus," ucap Anton penuh haru. Mengingat beratnya ujian fisik dan padatnya rangkaian ibadah di tanah Arab, Bupati Rokan Hulu berpesan agar kesehatan menjadi prioritas utama. Di luar itu, ada amanah besar yang harus dibawa. Sebagai ASN yang dikenal dan dihormati di masyarakat, mereka membawa nama baik Kabupaten Rokan Hulu. Lantaran itu, sikap sabar, santun, dan rendah hati harus senantiasa ditunjukkan, bahkan menjadi contoh bagi jemaah lain dari berbagai daerah. "Bapak Ibu adalah teladan. Di sana, tunjukkan akhlak yang mulia, saling peduli, dan jaga nama baik diri serta daerah. Jadilah jemaah yang disenangi sesama dan diridai Tuhan," tegasnya. Mengakhiri sambutan, Anton memohon agar seluruh perjalanan diberi kemudahan dan keberkahan. Ia berdoa agar setiap tetes keringat dan air mata di tanah suci dicatat sebagai amal ibadah yang diterima. "Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesehatan, dan kelancaran. Kami menanti kepulangan Bapak Ibu dengan predikat Haji Mabrur, membawa doa terbaik dan semangat pengabdian yang lebih segar untuk Rokan Hulu," harapnya. Keberangkatan mereka diharapkan menjadi pembawa berkah, agar setelah pulang nanti, semangat bekerja dan mengabdi kepada masyarakat semakin meningkat.