Jeddah, katakabar.com - Aplikasi 'Haji Pintar' dapat penghargaan dari Arab Saudi. Penghargaan ini buah dari keberhasilan mengkoordinir jemaah haji selama pandemi Covid 19 dunia termasuk Indonesia.
Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi memberikan penghargaan tertinggi kepada Pemerintah Indonesia terkait pelayanan kepada jemaah haji, khususnya penyediaan aplikasi 'Haji Pintar' yang dikelola Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah kepada Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI, Hilman Latif, bersama Staf Khusus Menteri Agama, Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Arsyad Hidayat, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Subhan Cholid, dan Kepala BPKH Fadlul Imansyah, di Superdome, Jeddah, Arab Saudi saat penyelenggaraan Pameran Haji dan Umrah.
“Pemerintah Indonesia telah berhasil mengkoordinasikan jemaah Indonesia untuk memberlakukan disiplin pada situasi pandemi Covid 19, saat menjalani ibadah haji tahun 2022 lalu,” ujar Tawfiq, pada Selasa (10/1) kemarin.
Dirjen PHU, Hilman Latif sampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi tinggi atas penghargaan yang diberikan Pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia.
“Alhamdulillah, penghargaan diberikan kepada Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah. 'Haji Pintar' didaulat sebagai aplikasi haji terbaik oleh Kementerian Haji dan Umrah Saudi,” ulas Hilman Latief.
Hal ini kata Hilman tidak lepas dari arahan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas yang selalu mengingatkan agar Kemenag khususnya Ditjen PHU menyediakan layanan yang murah, mudah, dan berdampak kepada masyarakat, terutama jemaah haji dan umrah.
Dalam musim haji lalu, Gus Menteri sapaan akrab Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas terus memompa semangat para petugas haji, agar selalu mengingatkan jemaah tetap disiplin menjaga kesehatan, taat protokol kesehatan, dan tertib saat menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
“Para petugas selalu gigih dan konsisten mengingatkan arahan Gus Menteri, serta memberikan layanan profesional kepada para jemaah," sambungnya.
Masih Hilman, apresiasi ini bentuk pengakuan dari Kerajaan Arab Saudi atas manajemen penyelenggaraan ibadah haji yang dilakukan Kemenag RI. Oleh sebab itu, selama ini manajemen penyelenggaraan ibadah haji Indonesia banyak mendapatkan apresiasi. Bahkan, setiap masa penyelenggaraan ibadah haji, Kemenag selalu kedatangan delegasi haji dari berbagai negara. Mereka belajar dan sharing tentang penyelenggaraan ibadah haji yang baik.
“Pada Oktober 2022 lalu, Komisi Nasional Haji Nigeria datang ke kantor Kementerian Agama di Jakarta untuk belajar dan berbagi pengalaman manajemen haji,” jelasnya.
Aplikasi Haji Pintar ini dikembangkan Kemenag sebagai bagian dari terobosan dalam mengefektifkan tata kelola penyelanggaraan ibadah haji. Aplikasi ini memudahkan jemaah melakukan estimasi jadwal keberangkatan.
Selain itu, aplikasi ini menghadirkan sejumlah konten manasik yang bisa jadi sarana belajar jemaah.
“Untuk lebih optimal, aplikasi 'Haji Pintar' kini sudah terintegrasi dengan Pusaka Superapps Kementerian Agama,” bebernya.
Soal pelaksanaan rangkaian ibadah haji tahun 1444 Hijiriah tahun 2023 Masehi
Hilman menambahkan, Kemenag berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan kepada para jemaah dan meminta mereka tetap konsisten menjaga kesehatan.
Sebelumnya, Gus Menteri telah mengingatkan para jemaah haji mendalami manasik haji, dan selalu menjaga kesehatan, agar tetap sehat, bugar, dan prima saat menjalani rangkaian ibadah haji.
“Meski pandemi mereda, ikhtiar menjaga kesehatan jemaah menjadi hal penting. Apalagi diperkirakan jemaah tahun ini banyak yang masuk kategori lansia. Hal ini mesti menjadi perhatian seluruh petugas haji,” tandasnya.
Wow, Aplikasi Haji Pintar Terima Penghargaan Dari Arab Saudi
Diskusi pembaca untuk berita ini