BINJAI | KATAKABAR

Wali Kota Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu menyambut dengan penuh suka cita kedatangan ibu Sarah Julianti, Cut Rini Pujianti, didampingi guru pendamping Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Binjai di rumah dinas, Jalan Samanhudi, Kelurahan Satria, Binjai Kota, kemarin (15/6/2022) petang. Sarah Julianti merupakan pelajar kelas X di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Binjai.

Anak pertama dari 3 bersaudara ini putus sekolah selama setahun karena keterbatasan biaya dan diduga akibat konflik keluarga. Ibunya bekerja sebagai penjual sayur keliling.

Juga sambilan jualan keripik dan peyek. Bahkan karena keterbatasan biaya, wanita berusia 40 tahun ini juga pinjam uang kepada rentenir, demi mencukupi kehidupan mereka.

Sementara suaminya, pergi meninggalkan mereka. Bahkan hingga kini, tak diketahui di mana keberadaannya.

"Sampai sekarang sama sekali tidak pulang dan tidak memberi kabar," kata Cut Rini.

Cut juga berjuang untuk pendidikan anak keduanya yang masih berstatus pelajar kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama Negeri 7 Binjai. Dan terakhir, anak ketiganya yang masih balita berusia sekitar 2 tahun.

"Kedatangan orang tua Sarah atas masukan dari guru di SMAN 3 Binjai ketika saya kunjungan datang ke sekolah yang pernah mendidik saya dulu. Saya diberitahu oleh salah seorang guru bahwasanya, ada salah seorang anak yang sudah putus sekolah selama setahun dikarenakan latar belakang orang tua yang tidak mampu," ujar Wawako Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu, Kamis (16/6/2022).

Rizky bercerita panjang dengan Sarah dan ibunya di rumah dinas. Terungkap kalau Sarah juga kesulitan mendapat pembelajaran dari sekolah selama masa pandemi.

Penyebabnya, karena Sarah tidak memiliki telepon genggam jenis android. Soalnya, pembelajaran selama pandemi dilakukan harus daring atau belajar dari rumah. Bahkan untuk ke sekolah pun, Sarah tidak mampu. Sebab, Sarah terkendala biaya atau ongkos transportnya untuk pergi dan pulang sekolah.

Sarah dan ibunya beserta kedua adiknya sempat tinggal di rumah mertua, Kelurahan Berngam, Binjai Kota. Namun kini, mereka mengontrak rumah di Jalan Semi, Kelurahan Tanah Merah, Binjai Selatan. Wawako Binjai merasa prihatin usai mendengar cerita dari keluarga Cut Rini Pujianti.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Tata Usaha SMAN 3 Binjai yang sudah pertemukan saya dengan Sarah. Alhamdulillah sekarang Sarah sudah mendapat Kartu Indonesia Pintar dari SMAN 3 Binjai dan juga Sarah sudah punya telepon genggam untuk keperluan sekolahnya," ujar Rizky.

Keprihatinan Rizky juga turut membantu Sarah dengan memberikan sepeda agar menjadi alat transportasinya menuju dan pulang sekolah. Dia berharap, bantuan sepeda ini dapat membuat Sarah berkumpul kembali dengan teman-temannya yang selama setahun belakangan ini tidak ketemu karena sekolahnya tidak dapat dilanjutkan.

Tak ketinggalan, Wawako Binjai juga memberikan santunan berupa uang tunai kepada Sarah agar digunakannya untuk membeli perlengkapan sekolah.

"Pesan saya kepada Sarah, teruslah belajar untuk meraih cita-cita yang kamu inginkan dan berbuat baiklah kepada orang. Yakin dan percaya, Allah akan mudahkan semua langkah serta urusan kita. Semoga kedepannya, Allah mempertemukan kita semua dalam keadaan yang lebih baik," tukasnya.