Duri, katakabar.com - Anggota Koperasi Simpan Pinjam Talitakum Simpang Padang Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkals, Riau geruduk rumah Bendahara Umum koperasi, Drs. H. Lumban Toruan yang berada di bilangan Jalan Jawa, Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau, Senin (20/1) sekitar pukul 14.00 WIB.
Puluhan Anggota Anggota Koperasi Simpan Pinjam Talitakum Simpang Padang Duri, umumnya kaum perempuan melakukan berunjuk rasa menuntut uang simpanan dikembalikan lantaran pengurus koperasi tidak transparan kurun empat tahun belakangan ini.
Dari pengamatan katakabar.com sekitar pukul 14.00 WIB di lokasi unjuk rasa, puluhan emak-emak berorasi persis depan gerbang masuk ke rumah Bendum Koperasi Simpan Pinjam Talitakum Simpang Padang Duri keadaan tertutup rapat, dan sepertinya terkunci tidak ada penghuni rumah.
"Kembalikan uang kami. Kembalikan uang kami. Kembalikan uang kami, kaum emak-emak berteriak lantang di depan gerbang masuk ke rumah Bendum Koperasi Simpan Pinjam Talitakum Simpang Padang Duri.
"Koperasi simpan pinjam ini berdiri sudah lebih enam tahun lamanya. Total seratusan anggota umumnya jemaat gereja HKBP Simpang Padang Duri yang menyimpan uang," ujar R Sitorus Koordinator aksi demo kepada katakabar.com di lokasi unjuk rasa.
Anggota koperasi yang menyimpan uang, kata R Sitorus nominalnya bervariasi, mulai dari Rp5 juta hingga Rp50 juta.
"Awalnya anggota yang menyimpan tidak ada kecurigaan karena semua berjalan lancar dan aman sesuai ADRT koperasi. Di mana pengurus masih transparan dan membagikan hasil keuntungan usaha koperasi kepada anggota, itu berjalan sekitar dua atau tiga tahun lamanya," ucapnya.
Tapi, cerita R Sitorus, kurun empat tahun belakangan saat anggota minta hasil usaha dan uang simpanan dikembalikan tak diberikan oleh pengurus Koperasi Simpan Pinjam Talitakum Simpang Padang Duri.
"Kalau berpedoman pada ADRT anggota koperasi yang menyimpan bisa meminjam di koperasi dengan nominal tiga kalipat," jelasnya.
Dulu, ulas R Sitorus, rata-rata anggota yang tergabung dalam Koperasi Simpan Pinjam Talitakum Simpang Padang Duri. Jadi, makanya kami percaya dan mau menyimpan uang di koperasi.
"Kami dapat informasi kuat dugaan telah diambil alih Bendum Koperasi Simpan Pinjam Talitakum Simpang Padang Duri. Hal ini menambah kecurigaan anggota soal ketidakberesan pengurus mengelola uang simpanan anggota
Hampir setengah jam lamanya puluhan anggota koperasi melakukan aksi demo tapi Bendum tersebut tak kunjung keluar hingga picu kecewa massa.
"Jika tidak ada respon, kami bakal lapor polisi atau tempuh jalur hukum. Tapi kita dberi tenggang waktu tiga hari ke depan menunggu itikad baik dari Bendum Koperasi Simpan Pinjam Talitakum Simpang Padang Duri," tegasnya.
Kapolsek Mandau, AKP Primadona diwakili Kanit Intelkam Polsek Mandau, AKP B Silalhi bersama beberapa personel turun ke lokasi aksi demo sekitar pukul 14.30 WIB.
Kanit Intelkam Polsek Mandau, AKP B Silalahi mengatakan, sudah ada kesepakatan dengan Bendum Koperasi Simpan Pinjam Talitakum Simpang Padang Duri, Drs H Lumban Toruan sekitar pukul 19.00 WIB malam dilakukan pertemuan antara kepolisian, Bendum koperasi, dan perwakilan anggota koperasi.
"Kesepakatan sudah ada rencana kepolisian untuk mempertemukan antara anggota dan pengurus koperasi," terang AKP B Silalahi dihadapan massa.
Menurutnya, Bendum koperasi enggak ada di rumahnya, lagi temani istri opname di rumah sakit.
"Jadi, apapun perkembangan ada tidak hasil pertemuan malam nanti akan diinformasikan kepada anggota Koperasi Simpan Pinjam Talitakum Simpang Padang Duri," sebutnya.
Tuntut Uang Dikembalikan, Anggota Koperasi Simpan Pinjam Talitakum Geruduk Rumah Bendum
Diskusi pembaca untuk berita ini