Binjai | Katakabar. com

Tiga hari melakukan proses pencarian. Yuda Lubis (12), warga Jalan Madura, Kecamatan Binjai Utara yang hilang terseret arus Sungai Bingai, akhirnya ditemukan, Kamis (5/5/2022).

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai Rudi Baros mengakui, korban ditemukan pada pagi tadi setelah sebelumnya dinyatakan hilang.

"Sudah ditemukan pada tadi pagi oleh tim yang turun ke lokasi," kata dia.

Pria yang akrap disapa Baros mengatakan, tim menemukan jasad korban setelah menyusuri sungai selama dua hari berturut-turut.

"Setelah dua hari dicari, akhirnya korban berhasil ditemukan oleh tim dengan menggunakan perahu karet," ujarnya.

Ia mengatakan, korban ditemukan dengan keadaan yang sudah membeku, lantaran tenggelam di air sungai.

"Korban ditemukan dengan keadaan badan yang sudah membeku," sambung dia.

Setelah ditemukan, kata dia jasad korban langsung diantar ke kediaman orang tuanya. Untuk selanjutnya di kebumikan oleh orang pihak keluarga. Dalam kejadian ini, ada tiga korban yang hanyut di sungai tersebut.

Ada ketiga identitas korban yang sempat terseret arus sungai. Beruntung salah satu korban atas nama Yadi (12), warga Jalan Madura, Kecamatan Kebun Lada, Kota Binjai, Sumatera Utara, selamat dari maut.

Sayangnya, dua rekan lainnya yakni Riski Ramadan (7), ditemukan meninggal dunia berjarak 700 meter dari lokasi hanyut dan korban sudah dikebumikan. Satu korban lainnya, yakni Yuda Lubis (12), warga Jalan Impres, akhirnya ditemukan meninggal setelah 3 hari dalam proses pencarian.

Diketahui, dalam kejadian ini tiga orang anak di bawah umur sedang asik bermain air di Sungai Bingai, kemarin. "Ada empat orang, satu tidak mandi sungai. Tiga lagi masuk ke dalam sungai untuk bermain air," ucapnya.

Saat sedang bermain air, satu orang yang berada permukaan sungai melihat ketiga korban hanyut terbawa arus. "Cintya yang tidak mandi sungai melihat tiga Kawannya hanyut terbawa arus sungai," jelasnya.

Sontak, Cintya meminta pertolongan kepada orang yang berada dekat dengan sungai tersebut. "Dia teriak dan didengar orang lain. Kemudian orang lain itu juga hendak akan menolong, namun korban sudah terbawa arus," terang dia.

Satu korban selamat, kata Rudi berhasil berenang ke tepi sungai. "Satu berhasil berenang ke tepi walaupun melawan arus," ucap dia.

Dalam proses pencarian, BPBD mendirikan tiga pos pengamatan untuk mencari keberadaan korban. Lokasi pencarian, juga terus diperluas guna menemukan jasad korban.