Medan, katakabar.com – Rumah Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) Deli Serdang, Indra Surya Nasution (46), diteror bom molotov. 

Mobil Pajero miliknya dibakar orang tak dikenal di Pasar V, Komplek MMTC Blok N 44, Medan Estate, Percut Seituan, Kamis (8/1/2026) dini hari.

Dua pelaku bermasker diduga preman suruhan pengembang. Aksi teror ini disinyalir terkait penolakan pembongkaran Masjid Al Ikhlas di Komplek Veteran.

Indra menjelaskan, kejadian terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, tak lama setelah ia pulang dari lokasi masjid usai memberikan dukungan penolakan pembongkaran. Tiba-tiba terdengar ledakan, disusul api yang membakar mobilnya.

“Mobil saya dibakar pakai bom molotov. Saya lihat dua orang bermasker kabur naik sepeda motor Beat biru-putih,” ujar Indra, Senin (12/1/2026).

Selain melempar molotov, pelaku juga menyiram bahan bakar Pertalite dalam jumlah besar di sisi mobil dan membalut ban dengan jaket yang telah dilumuri bensin.

Indra sempat mengejar pelaku, namun membatalkan karena fokus menyelamatkan mobilnya. Kasus ini telah dilaporkan ke Polrestabes Medan.

Ia menegaskan, teror tersebut kuat dugaan berkaitan langsung dengan sikapnya menolak pembongkaran Masjid Al Ikhlas.
“Beberapa kali saya didatangi orang agar tidak ikut campur urusan masjid. Teror ini jelas ada kaitannya,” tegasnya.

Indra mendesak Kapolrestabes Medan segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap pelaku serta aktor intelektual di balik teror.

“Ini sudah mengganggu rasa aman. Tangkap pelakunya, termasuk otak di belakangnya,” pungkasnya.

Sementara itu,  Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak belum memberikan tanggapan atas konfirmasi dilayangkan.