Kepahiang, elaeis.co - Dinas Pertanian atau Distan Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu gelar rapat koordinasi, dan pembentukan tim penyusunan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan atau RAD-KSB di aula Command Center Pemda Kepahiang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kepahiang, Dr. Hartono yang buka Rakor pembentukan tim penyusunan RAD-KSB.
Kegiatan itu dihadiri perwakilan dari Badan Pertanahan Nasional Kepahiang, Badan Pusat Statistik Kabupaten Kepahiang, dan dinas-dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Kepahiang.
Kepala Dinas Pertanian, Ir. Taufik, menyampaikan, saat ini Kabupaten Kepahiang memiliki kebun kelapa sawit seluas 330 hektar. Perkebunan sawit tersebar di Kecamatan Bermani Ilir, Seberang Musi, Tebat Karai, Kepahiang, dan Ujan Mas.
Menurutnya, rencana aksi daerah ini akan memuat tentang pendataan ulang lahan kelapa sawit dan program perlindungan sosial masyarakat yang terlibat dalam perkebunan kelapa sawit, seperti jaminan sosial dan kesehatan atau BPJS.
"Tujuan akhir pertemuan ini bagaimana menyusun dokumen rencana aksi daerah kelapa sawit berkelanjutan, untuk menyamakan pemahaman dan persepsi dalam pembudidayaan kelapa sawit ke depannya," jelas Taufik lewat keterangan resmi Diskominfo Kepahiang, dilansir dari laman EMG, Sabtu (7/12).
Penyusunan RAD KSB in, kata Hartono, sangat penting untuk memastikan sektor kelapa sawit di daerah tersebut dapat terus berkembang dengan tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan.
"Ini peluang dan tantangan agar perkebunan kelapa sawit tidak mengurangi kualitas lingkungan yang ada, yang dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri dan luar negeri. Produk perkebunan ini dapat memberikan harapan dan masa depan bagi petani," ucapnya.
Diketahui, Tahun Anggaran (TA) 2024 ini Kabupaten Kepahiang mendapatkan alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) sawit mencapai Rp16,3 miliar.
Di mana rincian DBH sawit baru ditransfer triwulan pertama Rp2,2 miliar dan triwulan kedua sebesar Rp1,9 miliar sehingga masih tersisa Rp12,2 miliar yang belum terealisasi.
Rakor, Kepahiang Bentuk Tim Penyusun Rencana Aksi Sawit Berkelanjutan
Diskusi pembaca untuk berita ini