Ngabang, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo, Regional V Ngabang, bersama Kepolisian Resor (Polres) Landak, melaksanakan panen perdana jagung tumpang sari di lahan seluas 20 hektar, pasnya di Afdeling 4, Kebun Ngabang.

Jagung yang mulai ditanam sejak 2 Mei 2025 lalu oleh jajaran Polres Landak ini, kini mulai dipanen sekitar satu hektar. Hal ini sebagai bukti nyata kolaborasi dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Landak.

Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., menyampaikan, kegiatan demplot jagung ini langkah konkret dukung program pemerintah perkuat ketahanan pangan.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian Polres Landak dalam membantu masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian. Semoga hasil panen ini dapat memberi manfaat, menjadi contoh, sekaligus memotivasi masyarakat untuk terus mengembangkan pertanian di wilayahnya,” ujarnya.

Kata AKBP Devi, panen perdana ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap program Asta Cita pemerintah, yang salah satunya menekankan peningkatan produktivitas pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Sementara, Region Head PTPN IV Regional V, Sudarma Bhakti Lessan, melalui Manajer Kebun Ngabang, Janri Ginting sampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin bersama Polres Landak.

“Kerja sama ini membuktikan perkebunan sawit juga dapat dikembangkan dengan sistem tumpang sari yang memberi manfaat lebih luas. Kami berharap program seperti ini dapat berkelanjutan dan menjadi model kolaborasi dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ucap Janri.

Dengan adanya panen perdana ini, PTPN IV PalmCo Regional V dan Polres Landak berharap kerja sama dapat terus diperluas, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjadi inspirasi masyarakat memanfaatkan lahan secara produktif. Sinergi lintas sektor ini membuktikan bahwa kebersamaan dan kolaborasi mampu melahirkan hasil nyata bagi kesejahteraan dan kemandirian pangan di Kabupaten Landak.