Indragiri Hulu, katakabar.com - Seorang remaja asal Desa Payarumbai, Kecamatan Seberida, Indragiri Hulu, Riau, Rohman menjadi korban pengeroyokan enam orang yang diduga salah sasaran di bilangan Jalan Jendral Sudirman, RT 03 RW 04, Sabtu (26/7), sekitar pukul 23.30 WIB.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Duri atau RSUD Indrasari Rengat lantaran tidak sadarkan diri. Hasil penanganan tim medis nasib berkata lain nyawanya tidak tertolong lagi (meninggal dunia) pada pukul 03.30 WIB akibat peristiwa tragis tersebut.

Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas, Aiptu Misran menjelaskan, kasus tersebut telah mengamankan enam orang pelaku yang diduga kuat terlibat pengeroyokan oleh personil Polsek Seberida.

“Seluruh pelaku kini diamankan Polsek Seberida untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” terang Misran kepada katakabar.com, Senin (28/7).

Masing-masing pelaku yakni berinisial MPS 23 tahun, warga Kelurahan Pangkalan Kasai, MK 18 tahun berstatus Pelajar, YH 17 tahun pelajar asal Kelurahan Pematang Reba, STJ 20 tahun warga Desa Petala Bumi, CA 19 tahun, warga Belilas Kelurahan Pangkalan Kasai, dan RAF 17 tahun, warga Petala Bumi.

Dijelaskannya,.motif pengeroyokan ini ada unsur balas dendam tetapi salah sasaran. Di mana diantara pelaku yang diamanakan diatas yakni berinisial MPS sebelumnya pernah menjadi korban pengeroyokan warga Desa Payarumbai.

“Korban rupanya bukan yang pernah mengeroyok pelaku MPS, ini hasil pemeriksaan penyidik berdasarkan keterangan beberapa saksi,” terangnya.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) ke (3) KUHP tentang kekerasan bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Barang bukti yang turut diamankan meliputi satu buah balok kayu yang diduga digunakan saat pengeroyokan, serta pakaian korban berupa jaket coklat, kaos hijau, dan celana abu-abu.

Pengusutan peristiwa ini, tim sebelumnya  tidak menemukan pelaku di lokasi atau telah melarikan diri. Namun dari keterangan saksi dan barang bukti ditemukan di TKP seperti satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU putih yang ditinggalkan.

Dari keterangan saksi bernama Tadi, diketahui pemilik motor tersebut telah dilarikan ke Puskesmas Pangkalan Kasai bersama korban. Ketika dicek ke puskesmas, tim menemukan dua pemuda, salah satunya adalah korban Rohman yang saat itu sudah tidak sadarkan diri, dan satu lagi bernama MPS dalam kondisi luka ringan.

Keterangan MPS membuka jalan penyelidikan. Ia mengakui telah melakukan aksi pengeroyokan terhadap Rohman bersama lima rekannya. Dalam tempo kurang dari tiga jam, tim Polsek Seberida berhasil meringkus seluruh pelaku.