Duri, katakabar.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis sepakat perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun 2025 sebesar Rp4,6 triliun lebih, di penghujung September 2025 lalu.
Bupati Bengkalis, Kasmarni, dengan sigap intruksikan seluruh kepala perangkat daerah dan unit kerja untuk segera mempersiapkan seluruh administrasi, prosedur, teknis dan langkah-langkah percepatan pelaksanaan program dan kegiatan.
Tetapi, setelah sebulan lebih perubahan APBD Kabupaten Bengkalis itu disahkan langkah-langkah percepatan pelaksanaan program dan kegiatan belum terlihat.
Berbagai keluhan masyarakat, seperti Ruas Jalan Berlubang, Air Comberan Meluber ke Jalan, dan lainnya belum ada tanda-tanda diperhatikan dan diperbaiki, bak kata pribahasa jauh panggang dari api. Padahal, sejatinya keluhan masyarakat bisa dibereskan kalau ada kemauan dan niat.
Lihat, air comberan dan ruas jalan aspal hotmix berlubang di kawasan jalur dua Jalan Jenderal Sudirman jaraknya sekitar 1 kilometer dari Kantor Kecamatan Mandau saat ini sedang menjadi arena perhelatan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 50 tingkat Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
"Air comberan dan ruas Jalan Hotmix berlubang di kawasan jalur dua Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau cerita usam wajah perkotaan Duri, lantaran santing lama tak dihiraukan, dan tak dipedulikan oleh pemerintah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait".
Para pengemudi roda dua, roda empat yang melintas terpaksa turunkan gas, tekan, dan injak pedal rem dalam-dalam saat melewati ruas jalan aspal hotmix berlubang digenangi air comberan beraroma tidak sedap.
Sementara para pedagang, penjual kuliner, dan penghuni Rumah Roko (Ruko) yang berada di kawasan air comberan meluber, dan ruas jalan aspal hotmix berlubang, memilih diam, dan pasrah sambil mengelus dada seraya menutup hidung menahan nafas agar bau busuk menyengat tak masuk ke rongga penciuman.
Mereka diam bukan tak mau protes tetapi lebih baik tengadahkan tangan mendongak ke atas moga-moga para pengambil kebijajan di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis ini punya nurani untuk memperbaiki drainase yang mampet agar air comberan mengalir lancar tidak lagi meluber genangi picu kerusakan ruas jalan aspal hotmix.
Kontras Dengan Proyek SPAM Kecamatan Mandau
Drainase mampet picu air comberan meluber membuat ruas Jalan Aspal Hotmix salah satu jalur Jalan Jenderal Sudirman Duri, Kecamatan Mandau berlubang sudah bertahun lamanya, dan belum ada gelagat atau tanda-tanda dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melaui dinas terkait untuk memperbaikinya.
Hal itu kontras dengan proyek perluasan sistem penyediaan air minum (SPAM) jaringan perpipaan dengan pagu sebesar Rp5 miliar saat ini sedang pengerjaan oleh salah seorang rakanan di daerah yang sama, yakni Kecamatan Mandau.
Jika ada kemauan dan niat dari Pemda Bengkalis dengan perubahan APBD 2025 sebesar Rp4,6 triliun lebih hal mudah untuk memperbaiki drainase dan ruas Jalan aspal hotmix salah satu jalur Jenderal Sudirman berlubang, dan biayanya bisa jadi tidak sebesar proyek SPAM Kecamatan Mandau saat ini sedang pengerjaan.
Tetapi fakta lapangan berkata lain, air comberan meluber dan ruas jalan aspal hotmix salah satu jalur Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Mandau terkesan ada pembiaran karena santing lamanya tidak dipedulikan.
Dari pengamatan katakabar.com di lokasi air comberan meluber dan ruas jalan aspal hotmix salah satu jalur Jalan Jenderal Sudirman berlubang, Ahad (9/11) kemarin sore, sejumlah warga yang berjalan kaki di depan pertokoan terpaksa berhenti menunggu ragam kendaraan yang melintas di ruas jalan aspal hotmix Jelan Jenderal Sudirman berlubang digenangi air comberan sepi lantaran takut terkena cipratan air beraroma tidak sedap tersebut.
Saat katakabar.com meminta tanggapan salah seorang warga pejalan kaki yang sedang melintas, terkait air comberan dan ruas jalan aspal hotmix berlubang pilih menghindar enggan memberi tanggapan.
Para pengguna jalan, terutama masyarakat sekitar meski diam, dan pasrah lihat keadaan sangat berharap drainase, serta salah satu jalur ruas Jalan Jenderal Sudirman berlubang segera diperbaiki. Sehingg air comberan tidak lagi meluber, dan ruas aspal hotmix salah satu jalur ruas Jalan Jenderal Sudirman tadinya berlubang kembali mulus untuk mencegah dan mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan terjadi disebabkan buruknya sarana transportasi infrastruktur jalan di 'Negeri Petro Dolar' nama lain dari Duri, Kabupaten Bengkalis.
Perubahan APBD Rp4,6 Triliun Tapi Air Comberan Meluber dan Ruas Jalan Aspal Hotmix Berlubang
Diskusi pembaca untuk berita ini