Indragiri Hulu, katakabar.com - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Indragiri Hulu, nyatakan sikap dukung dan kawal 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, M.Si Dan Ir.H Hendrizal, M.Si.

Pernyataan itu disampaikan Ketua PC PMII, Romi Zelvindra melalui Sekum PC PMII Indragiri Hulu, Fadilah Irsandi, sebagai bentuk komitmen pergerakan organisasi dalam menjalankan perannya sebagai sosial of control, Senin (3/3).

"Kami ucapkan selamat Kepada Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hulu yang sudah dilantik, dan sudah tiba di bumi Indragiri hulu ini. Semoga amanah menjalankan tugas, dan kepemimpinan selama lima tahun kedepan. Kami mengajak seluruh elemen Ormawa, serta Cipayung Plus Indragiri Hul untuk kawal 100 hari kerja Pemerintah Daerah atau Pemda," tegas Romi.

Setelah ditetapkan Kepala Daerah (Kada), ujar Romi, tidak lagi boleh bersantai-santai, melihat realita hari ini Kabupaten Indragiri Hulu seperti ini.

"Untuk itu, terus lakukan pergerakan untuk segera merealesasikan visi-misi, setidaknya kami ingin melihat Wajah perubahan pada 100 hari kerja pertama agar optimisme masyarakat tumbuh," timpal Fadil.

Kami menekankan, sambungnya, meskipun tidak ada rumusan baku mengenai progam 100 hari kerja, Kepala Daerah (Kada) terpilih harus memiliki prioritas yang jelas. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hulu yang telah diketahui telah menyusun beberapa program unggulan seperti tagline kampanyenya, "Gerakan Perubahan Indragiri Hulu Maju".

Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hulu harus bisa mengurai persoalan yang ada di daerah kita tercinta Ini. Mulai dari penyelesaian mengurangi angka pengangguran, pemerataan infrastruktur pembangunan, kesehatan maupun persoalan pendidikan.

“Tapi, melihat situasi Kabupaten Indragiri Hulu yang tidak baik-baik saja, tentu diperlukan fokus ekstra. Terutama terkait isu infrastruktur jalan, masih banyak jalan yang tidak layak dilewati maupun pembangunan yang belum merata. Hal ini harus dilakukan ekstra agar Kabupaten Indragiri Hulu bisa menjadi pusat pelayanan, industri barang dan jasa," bebernya.

Bukan hanya soal infrastruktur, kata Fadil, tapi isu pendidikan di Kabupaten Indragiri Hulu harus disikapi serius, untuk kesejahteraan guru honorer maupun honorer, khususnya honorer-honorer yang sudah lama mengabdi.
Apalagi dari guru tersebut lahir para peserta didik yang religius dan berbudaya.

Lantas ia menyoroti pentingnya program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu. Tapi, untuk menunjang kesejahteraan mereka berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Indragiri Hulu dapat mengambil langkah konkret dengan menyediakan beasiswa, termasuk Beasiswa Pemda, sebagai investasi masa depan pendidikan.

"Kita pastikan PMII Indragiri Hulu tetap memegang peran sebagai mitra kritis bagi pemerintah daerah. Ia berharap pemerintah tidak hanya fokus pada janji politik, tapi serius mengambil langkah konkret demi kesejahteraan masyarakat Indragiri Hulu," harapnya.
Kami, imbuh Fadil, atas nama PMII Cabang Indragiri Hulu, bakal terus berkomitmen menjadi mitra kritis bagi pemerintah daerah. Kami siap memberikan masukan, mengawasi kebijakan, dan mengajak Kawan-kawan Ormawa dan Cipayung Plus Indragiri Hulu untuk terus bersuara jika ada hal-hal yang tidak sesuai dengan kepentingan rakyat.