Meranti, katakabar.com - Camat Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau kepada masyarakat setempat agar menghindari kegiatan perun atau membersihkan sampah dengan cara membakar di lahan saat musim kemarau seperti saat ini.
"Mengingat cuaca kita memasuki musim panas, mohon jangan main api. Kalau anak-anak suka main api nanti tidur malam pipis di celana tapi kalau orang dewasa main api, lahan dan hutan bisa terbakar," ungkap Rudi sembari bercanda disambut tawa yang hadir.
Menurutnya, kalaupun ada yang ke hutan atau kebun mengambil madu lebah, mancing ikan, atau mencari kayu agar tidak sembarangan menggunakan api. "Pastikan betul api yang digunakan benar-benar padam," tegas dia.
Hal itu disampaikan Rudi disaat penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) untuk 87 keluarga penerima manfaat di wilayah itu. Penyaluran ini merupakan tahap ketiga dengan jumlah Rp 600 ribu per penerima.
Sementara itu Camat Rudi meminta warga memanfaatkan bantuan tersebut untuk membeli bahan pangan. Dia juga meminta warga mengolah lahan yang dimiliki untuk ditanam berbagai jenis tanaman pangan dan sayuran.
"Kita punya lahan yang masih luas dan lumayan subur. Sangat baik jika ditanami berbagai tanaman pangan dan sayuran untuk meningkatkan ketahanan pangan kita menghadapi tekanan ekonomi akibat Pandemik Covid-19," harap Rudi.
Musim Panas, Warga Meranti Please Jangan Main Api
Diskusi pembaca untuk berita ini