TANJUNGBALAI | KATAKABAR
Syurga penyelundup Pekerja Imigran Ilegal (PMI) dan barang terlarang seperti narkoba dan lainnya lewat jalur perairan Tanjungabalai terus dikunci.

Dikomandoi AKP T Sianturi, kini personil Ditpol Air Polres Tanjungabali terus menggiatkan patroli sebagai tugas pengawasan jalur yang dinilai rawan banyak kalangan.

Setiap kapal tak luput dari pemeriksaan. Seperti KM Tengku pada Senin (11/7/2022) pagi, sekira 03.21 Wib.

"Patroli perairan dilaksanakan untuk melakukan tugas pengawasan dan pemeriksaan terhadap kapal yang diduga membawa PMI dan barang ilegal yang kelyar masuk perairan Tanjungbalai,"tegas Kapolres Tanjungbalai AKBP Triyadi SH SIK lewat Kasat Polair AKP T Sianturi.

Diterangkan T Sianturi, tidak hanya pengawasan terhadap ilegal fishing, penjagaan perairan bertujuan menghindari PMI keluar masuk dengan cara menumpang kapal.

Selain pengawasan, Kata T Sianturi, patroli perairan juga bertujuan untuk menjaga keselamatan nelayan dengan selalu menghimbau sebelum berlayar melakukan pemeriksaan mesin, dokumen kapal dan alat keselamatan berlayar.

Diketaui kalau Team regu III dipimpin Bripka Asef HS dan Bripka AH Saragih mengejar kapal yang datang dari laut tujuan Tanjungbalai, dikoordinat N 2° 59' 20,67413" dan E 99° 49' 59,06358.

Kapal KM Tengku GT. 17, No. 3036/Ppb, dinakhodai Syaiful Azmi dihentikan. Lalu diperiksa. "Kapal itu bermuatan fiber berisi ikan. Selanjutnya dipersilahkan kembali melanjutkan perjalanan menuju TanjungbaIai karena tidak ada ditemukan barang-barang ilegal,"jelas T Sianturi.

Sebelumnya TNI AL Pangkalan TBA mengagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu dan pil ekstasi yang dibawa dari Malaysia menuju Indonesia melalui jalur laut, tepatnya pada titik kordinat 3°03'06''N 99°52'56"E perairan Selat Malaka yang melibatkan dua orang tersangka. (Ambon)