Siak, katakabar.com - Raut wajah Keristina tampak bahagia bersalaman dengan Alfedri Senin malam kemarin di GOR Permata Perawang, Kecamatan Tualang, Siak, Riau.

Didampingi suaminya, Keristina mengucapkan terima kasih kepada Alfedri karena tidak pernah membeda-bedakan suku dan ras selama menjabat Bupati Siak 3,2 tahun.

Baca Juga: Sederet Program Alfedri Demi Wujudkan Pemerataan Pendidikan di Siak

Buktinya, kendati Tionghoa, putrinya Felisha Bethrix juga mendapatkan beasiswa atau sama dengan mahasiswa Siak lainnya.

"Tentu kami terharu. Pak Alfedri tidak pernah membeda-bedakan suku atau agama. Asal ber-KTP Siak, berarti warganya," kata Keristina saat berbincang dengan katakabar.com.

Keristina mengaku sangat senang anaknya mendapatkan beasiswa dari Pemkab Siak. Walau baru sekali dapat, namun ia bersyukur kebijakan Pemkab Siak di tangan Alfedri menyasar kesemua kalangan.

"Ini baru pertama kali dapat. Anak saya kuliah di UGM jurusan sastra Jepang. Sekarang sudah semester 4. Kalau tak salah saya, uang beasiswa yang didapat sebesar Rp3 juta," ujarnya.

Alfedri terus berupaya memastikan setiap anak Kabupaten Siak memiliki kesempatan yang setara terhadap akses ke pendidikan berkualitas.

Hal ini dilakukan dengan menyediakan berbagai macam program beasiswa ke perguruan tinggi tanpa membeda-bedakan suku dan ras.

Contoh program beasiswa yang sudah dibikin Alfedri yakni untuk Program Keluarga Harapan (PKH), mahasiswa umum dan berprestasi hingga beasiswa khusus untuk anak Suku Sakai dan Akik.

Sejak tiga tahun terakhir sudah puluhan ribu mahasiswa asal Siak merasakan berbagai program beasiswa tersebut.

Adanya beasiswa ini mendekatkan impian anak-anak Siak untuk mengenyam perguruan tinggi, terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.