Medan, katakabar.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut), Dr. Harli Siregar, mengajak insan pers memperkuat sinergi dalam menyebarkan informasi positif dan memerangi berita hoaks.
Ajakan ini disampaikan dalam acara buka puasa bersama ratusan wartawan di Aula Kejati Sumut, Jalan AH Nasution, Rabu (11/3).
Mengusung tema "Menebar Kebaikan dan Menjauhi Hoaks", Harli menekankan pentingnya prinsip check and recheck dalam setiap pemberitaan.
Dalam sambutannya, Kajati Sumut mengajak insan pers untuk memerangi Hoaks.
Pers diminta mengedepankan verifikasi (tabayyun) agar informasi yang tersaji dapat dipertanggungjawabkan dan tidak menimbulkan keresahan.
Dalam keterbukaan informasi, Harli juga menginstruksikan seluruh jajarannya untuk transparan kepada media sesuai ketentuan yang berlaku. "Informasi adalah hak publik," tegasnya.
Dikesempatan itu, Kejati Sumut berencana menggagas program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bagi jurnalis di lingkungan Kejaksaan untuk meningkatkan profesionalisme.
Harli mengatakan sesuai pilar demokrasi, beliau menjamin kebebasan pers tidak boleh dibungkam. Namun harus dijalankan secara bertanggung jawab sesuai kode etik.
"Sinergi Kejaksaan dan media harus dijaga. Kami ingin melahirkan jurnalis yang profesional agar kinerja penegakan hukum tersampaikan secara akurat ke masyarakat," ujar Harli.
Apresiasi tinggi datang dari Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik. Ia menyebut inisiatif ini sebagai terobosan langka.
"Selama lima tahun menjabat, baru kali ini kami diundang berbuka puasa bersama secara resmi oleh Kajati," ungkapnya.
Acara yang dihadiri tokoh pers seperti Ketua SMSI Sumut Eris J. Napitupulu dan Ketua Forwaka Sumut Irfandi ini, ditutup dengan pemberian santunan kepada anak yatim secara simbolis.
Kajati Sumut Ajak Pers Perangi Hoaks dan Gagas UKW Gratis
Diskusi pembaca untuk berita ini