Duri, katakabar.com - Bersyukur pada Allah Subahanhu Wa Taala, bisa jadi kalimat ini pas diungkapkan pengurus Dewan Pimpinan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPD Apkasindo)  Kabupaten Bengkalis, para pembimbing, dan orang tua calon mahasiswa, dengan lulusnya sebanyak 34 orang calon mahasiswa binaan DPD Apkasindo Kabupaten Bengkalis tahap akhir beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) kelapa sawit Badan Pengelola Dana Perkunan Kelapa Sawit (BPDPKS) tahun 2023.

Ketua DPD Apkasindo Kabupaten Bengkalis, Rianto, S.Mn lewat Rahmat Wahyu Hidayat, A.Md, pada Selasa siang (22/8) ucapkan terima kasih kepada Ketua dan Pengurus DPD Apkasindo Kabupaten Bengkalis, para pembimbing dan tim telah terlibat dalam kegiatan bimbingan selama ini.

"Terima kasih kepada Ketua DPD Apakasindo Kabupaten Bengkalis atas bimbingan dan arahannya bagi adik-adik calon mahasiswa selama kegiatan hingga kelulusan. Alhamdulillah, total anak-anak yang lulus 34 orang dari 46 yang mengikuti bimbingan dan pendampingan DPD Apkasindo Kabupaten Bengkalis," ujar Rahmat.

Dijelaskannya, secara persentase tingkat kelulusannya 73,9 persen  dibandingkan dengan peserta yang lulus interview sebanyak 37 orang. Jadi, toral keseluruhan persentase kelulusan sebesar 91,8 persen.

"Kita senang sekali lantaran anak-anak calon mahasiswa ini tersebar di beberapa kampus terbaik sesuai dengan jurusan yang telah dipilih. Di mana anak-anak tersebar di 9 kampus, yakni ITSI Medan 9 orang, AKPY Jogja 8 orang, Politeknik Kampar 6 orang, LPP Jogja 5 orang, Politeknik Pembangunan Pertanian Medan 2 orang, PTKI Medan 1 orang, Universitas Prima Medan 1 orang, Politeknik CWE Bekasi 1 orang, Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan 1 orang," bebernya.

Calon mahasiswa ini nanti bakal mendapatkan fasilitas, meliputi tiket keberangkatan awal dan tiket pulang setelah selesai wisuda, biaya kuliah Gmgratis sampai tamat, biaya buku per semester, perlengkapan seragam kampus gratis, PKL dan magang gratis di perkebunan seluruh Indonesia.

Selain itu, biaya hidup sebesar Rp1,9 juta per bulan sampai tamat plus anak-anak ini magang di perusahaan  perkebunan s Indonesia," sebutnya.