ROHUL (katakabar) - Warga di Dusun Perladangan RT 012 RW 005 Desa Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai Utara Rokan Hulu (Rohul), Riau, dihebohkan dengan ditemukannya dua jenazah anak-anak di dalam parit, diduga korban tenggelam karena bermain, Senin (15/1/2018) siang, sekitar pukul 12.30 WIB.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto melalui Paur Humas Ipda Nanang Pujiono, saat dikonfirmasi Senuju, Selasa (16/1/2018).

Informasi yang dihimpun dari kepolisian setempat menyebutkan, setelah didata dan identifikasi diketahui dua jenazah itu bernama Yudha Aliando Fitrah (5) dan Ananda Rezky Arby (3), keduanya adik beradik kandung warga di sana.

"Kronologis kejadian berawal pada Senin (15/1/2018) sekira pukul 12.30 WIB, ibu korban bernama Rofida Anum (42), tidak menemukan anaknya di rumah untuk disuruh tidur siang," pungkas Nanang.

Selanjutnya Rofida mencari sekeliling rumah dan melihat sendal dan mainan anaknya di sekitar parit di samping kanan rumah


Setelah didekati, Rofida menemukan kedua korban telah mengapung di parit tersebut dan kemudian ibu korban berteriak, sehingga teriakan itu menyebabkan warga berdatangan, dua saksi yakni Idris (27) dan Supri (30).

Keduanya lalu mengangkat korban dari parit yang tergenang air hujan setinggi dada orang dewasa atau sekitar 1,5 meter tersebut menuju ke rumahnya yang berjarak 30 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selanjutnya mereka melaporkan kejadian tersebut kepada Pihak Kepolisian Polsek Tambusai Utara.

Personil Polisi yang turun langsung melakukan olah TKP dengan memasang Police Line dan membuat surat Permintaan Visum ke Puskesmas TK 1 Tambusai Utara.

Namun, saat petugas menyarankan visum terhadap kedua korban, tapi ditolak oleh pihak keluarga, sehingga polisi membuat surat pernyataan penolakan, yang dilakukan visum dan proses hukum pihak Kepolisian.

"Ya terhadap dua korban meninggal diduga saat bermain di air dalam parit itu sudah diikhlaskan keluarganya dan keluarga menolak dilakukan visum untuk proses lebih lanjut," kata Nanang.