Medan, katakabar.com - Suasana hangat terasa di lantai III Gedung Adhyaksa Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Kamis, (31/7/2025).
Kepala Kejati Sumut, Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum, berdialog santai namun berbobot dengan puluhan wartawan dari berbagai organisasi pers.
Dalam saresehan bertema “Sinergi Media dan Kejaksaan Menuju Penegakan Hukum yang Transparan”, Harli menegaskan pentingnya peran media sebagai penghubung antara kejaksaan dan masyarakat.
“Kami tak alergi kritik, asal berbasis data dan bertujuan memperbaiki,” ujar Harli disambut antusias para jurnalis.
Dikenal humoris, Harli menyelipkan candaan untuk mencairkan suasana. Namun ia tetap serius soal komitmen membuka ruang dialog dan mengevaluasi kebijakan internal yang menghambat keterbukaan informasi.
Ketua Forwaka Sumut, Irfandi, menyambut positif ajakan sinergi ini. Ia menegaskan bahwa media ingin dilibatkan dalam proses transparansi, bukan sekadar jadi pengutip rilis.
“Kritik adalah bentuk kepedulian, bukan permusuhan,” tambah seorang wartawan senior.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah—simbol dimulainya babak baru hubungan kejaksaan dan media di Sumut.
Harli Siregar, Jaksa Visioner dari Simalungun
Lahir di Dolok Sinumbah, Simalungun, Harli dikenal sebagai jaksa tangguh dan bersih. Alumni FH USU ini pernah menjabat Kajari Lubuk Pakam, Wakajati Kaltim & Babel, hingga Kepala Kejati Papua Barat.
Tahun 2024, ia dipercaya menjadi Kapuspenkum Kejagung, lalu naik menjadi Kajati Sumut. Di setiap jabatan, Harli dikenal terbuka pada kritik, aktif membangun kemitraan media, dan vokal soal pemberantasan korupsi.
Tak hanya itu, ia rutin melaporkan hartanya ke KPK. LHKPN 2024 mencatat kekayaannya sebesar Rp 3,55 miliar—bukti akuntabilitas yang ia junjung tinggi.
Kini memimpin Kejatisu, publik menanti langkah nyata Harli dalam membangun kejaksaan yang lebih transparan, komunikatif, dan berintegritas. Sumatera Utara menaruh harapan.()
Harli Siregar Ajak Media Bangun Sinergi Hukum Transparan di Sumut
Diskusi pembaca untuk berita ini