Pekanbaru, katakabar.com - Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim penetapan sudah melakukan rapat penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma. Di mana hasilnya harga TBS kelapa sawit periode 20 hingga 26 Desember 2023 menggunakan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati tim.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau Zulfadli menuturkan, kenaikan harga tertinggi berada di kelompok umur 9 tahun sebesar Rp21,75 per kilogram atau setara 0,86 persen dari harga pekan lalu.

"Harga pembelian TBS petani untuk periode sepekan ke depan naik Rp2.549,03 per kilogram. Di mana harga ini berlaku untuk periode sepekan ke depan. Sedang harga cangkang berlaku untuk sebulan ke depan dengan harga sebesar Rp15,55 per kilogram," ujar Zulfadli, dilansir dari laman website resmi Pemprov Riau, pada Selasa (19/12). 

Kata Zulfadli, di periode ini indeks K yang dipakai indeks K untuk sebulan ke depan, yakni 91,93 persen. Untuk harga penjualan Crude Palm Oil (CPO) pekan ini naik sebesar Rp118,75 dan kernel pekan ini naik sebesar Rp5,14 dari pekan lalu.

"Ada beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan. Jadi, berdasarman Permentan Nomor 01 Tahun 2018 pasal 8, maka harga CPO dan kernel yang digunakan harga rata-rata tim. Bila terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN. Sedang,harga rata-rata kernel KPBN periode 11 hingga 17 Desember 2023 adalah sebesar Rp5.272,89 per kilogram," bebernya.

Kita ketahui bersama, lanjut Zulfadli, harga TBS kelala sawit yang ditetapkan tim untuk mitra plasma mengalami kenaikan. Kenaikan harga pekan ini lebih disebabkan faktor naiknya harga CPO dan kernel.

Sistem tata kelola penetapan harga TBS kelapa sawit Provinsi Riau semakin membaik. Tata kelola penetapan harga membaik sebagai upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau kerja sama program 'Jaga Zapin'. 

“Komitmen bersama ini akhirnya berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Ini harga TBS jelapa sawit Kemitraan Plasma Provinsi Riau Nomor 50 periode 20 hingga 26 Desember 2O23, yakni umur 3 tahun Rp1.941,87 per kilogram, umur 4 tahun Rp2.222,14 per kilogram, umur 5 tahun Rp2.361,61 per kilogram, umur 6 tahun Rp2.467,78 per kilogram, umur 7 tahun Rp2.518,59 per kilogram.

Berikutnya, umur 8 tahun Rp2.548,68 per kilogram, umur 9 tahun Rp2.549,03 per kilogram, umur 10 hingga 20 tahun Rp2.533,09 per kilogram, umur 21 tahun Rp2.490,10 per tahun, umur 22 tahun Rp2.448,09 per kilogram, umur 23 tahun Rp2.404,08 per kilogram, umur 24 tahun Rp2.355,43 per kilogram, dan umur 25 tahun Rp2.301,18 per kilogram.