Langkat,katakabar.com- Gegara persoalan kritik Anggota DPRD Langkat, Kornel Sembiring terkait belum layaknya Khairul Azmai menduduki jabatan Plt Kadis PUPR berimbas ke dinas lain.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Syah Afandin langsung angkat bicara dan berjanji akan melakukan evaluasi secara menyeluruh.

Sebelumnya, Kornel Sembiring meminta Plt Bupati untuk mencopot Plt Kadis PUPR Khairul Azmi. Politisi dari Partai Perindo tersebut menilai kalau beliau (Khairul Azmi,red) belum mumpuni dalam menjalankan tugasnya.

"Yang pasti tidak hanya PUPR, semua instansi tetap kita evaluasi,"tegas Ondim sapaan akrab Plt Bupati Langkat itu saat dikonfirmasi, Jumat (25/11/2022).

Hal ini akan dilakukan oleh adik Mantan Gubernur Sumut, Syamsul Arifin itu, agar semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajarannya di Pemkab Langkat bekerja sesuai yang diharapkan.

"Ini dilakukan agar semua OPD bekerja sesuai yang diharapkan,"akhiri Odim.

Kembali ke Anggota DPRD Langkat, Kornel Sembiring. Desakan minta dicopotnya Khairul Azmi, sejak beliau menjabat, banyak ragam polemik terjadi pada pelaksanaan tender proyek.

Salah satunya kericuhan rekanan dengan pihak Dinas PUPR pada lelang proyek beberapa waktu lalu.

Keributan itu, kata Kornel, sempat viral dan menghebohkan masyarakat di Kabupaten Langkat.

Menurut Kornel, hal itu memalukan dan berdampak buruk bagi kredibilitas Plt Bupati Langkat Syah Afandin dimata masyarakat negeri bertuah.

"Jelas konflik itu berdampak buruk pada penilaian warga terhadap Plt Bupati Langkat. Bahkan menjadi pertimbangan, apakah Syah Afandin mampu untuk terus memimpin dan membangun Langkat kedepannya," ujar Kornel.

Karena itu, Kornel menyarankan agar Plt Bupati Langkat, segera mengganti Plt Dinas PUPR dengan pejabat lainnya yang lebih kompeten dijajaran Pemkab Langkat.

Dengan begitu, sebutnya, isu negatif yang selama ini berkembang di masyarakat, tentang adanya dugaan proyek siluman, setoran fee proyek, dan tebang pilih rekanan bernuansa nepotisme di Dinas PUPR, dapat dihilangkan.

"Saya yakin masih banyak ASN lebih berkompeten, jadi saran saya agar mengganti Plt Kadis PUPR. Jika tidak, saya khawatir isu negatif semakin berkembang membuat ketidakstabilan situasi birokrasi di Langkat," tegasnya.