Siak, katakabar.com - Kabupaten Siak telah lama bergantung pada industri minyak dan gas (Migas) serta perkebunan kelapa sawit untuk mata pencaharian ekonomi.

Meskipun keduanya telah melayani dengan baik, tidak ada salahnya Siak membuka peluang ekonomi baru. Seperti industri baja hijau.

Menurut pendiri PT Lestari Bhumi Hijau (LBH), Gusti Muhammad Hatta, pembentukan industri baja hijau di Siak merupakan peluang untuk pertumbuhan ekonomi lokal maupun nasional. Bagi Siak, adanya industri ini juga sebuah capaian dari era baru industri modern serta lahirnya lanskap ekonomi baru yang menyeluruh.

"Siak perlu membuka pencapaian baru untuk pertumbuhan, innovasi, dan nilai tambah. Jadi industri baja hijau ini menawarkan jalur yang tepat menuju industrialisasi, modernisasi, dan ketahanan ekonomi yang lebih besar bagi Kabupaten Siak," kata Gusti belum lama ini.

Berita Terkait : PT LBH Gandeng Kontraktor China Bangun Pabrik Baja USD1,2 Miliar di KITB Siak

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Siak menyambut baik rencana pembangunan pabrik baja di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB).

PT LBH berencana membangun pabrik baja di KITB dengan menggandeng dua kontraktor asal China yaitu Baijing Shougang Internasional Enginnering Technology Co.LTD (BSIET), dan Metallurgical Corporation Of China 19 (MCC19).

Menurut Gusti, pengembangan industri baja ini tidak hanya akan mendorong ekonomi Siak, tetapi juga berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

"Dengan mengadopsi metode produksi berkelanjutan, menggunakan energi terbarukan, mendaur ulang baja bekas, dan memanfaatkan teknologi mutakhir, kami dapat memastikan bahwa produk baja Indonesia tidak hanya kompetitif tetapi juga sangat menarik di pasar," kata mantan Menteri Lingkungan Hidup era Presiden SBY tersebut.

Sebab, lanjutnya, pasar saat ini mengutamakan produk ramah lingkungan. Adanya pabrik itu nantinya juga bakal menciptakan kekayaan baru bagi KITB dan bisa meningkatkan infrastruktur lokal, serta daya saing ekonomi nasional secara keseluruhan.

"Kami juga memahami bahwa lapangan kerja adalah fondasi dari kemakmuran, sehingga salah satu aspek terpenting dari inisiasi baja hijau ini adalah potensinya untuk menciptakan ribuan lapangan kerja di Siak," ujarnya.

Gusti mengatakan, industri baja hijau ini memberikan peluang luar biasa untuk menyediakan pekerjaan yang stabil dan berkualitas tinggi, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

"Kalau industri ini mulai beroperasi, akan ada permintaan yang signifikan untuk pekerja di berbagai bidang produksi baja, pemeliharaan, teknik, penelitian dan pengembangan, serta administrasi," jelasnya.

Menurut Gusti, bekerja di industri ini akan lebih dari sekadar sumber pendapatan. Sebab perusahaan juga akan memberikan peluang berharga untuk pengembangan keterampilan dan kemajuan karir.

"Keberadaan pabrik baja hijau ini akan membantu meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal. Ini juga bagian dari kesiapan warga Siak untuk masa depan manufaktur," pungkasnya.