Tanjungbalai, katakabar.com – PT Bank Sumut (Perseroda) menegaskan perannya sebagai penggerak digitalisasi keuangan daerah guna mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menyampaikan hal itu saat kunjungan kerja ke Pemko Tanjungbalai, Pemkab Asahan, dan Batubara, Jumat (27/3). Audiensi ini memperkuat sinergi percepatan transformasi layanan keuangan digital yang transparan, efisien, dan terintegrasi.
Menurut Heru, digitalisasi kini menjadi fondasi utama tata kelola keuangan daerah. Bank Sumut mendorong transaksi non-tunai melalui optimalisasi QRIS dan elektronifikasi transaksi pemda lewat TP2DD.
“Bank Sumut hadir sebagai enabler ekosistem digital daerah, mendorong transaksi PAD dilakukan secara real-time dan terintegrasi,” ujarnya.
Implementasinya meliputi digitalisasi retribusi seperti parkir elektronik, layanan perbankan di BPKPD, sistem pembayaran pajak digital, hingga dukungan kredit produktif bagi UMKM.
Langkah ini memperkuat posisi Bank Sumut sebagai penghubung sistem keuangan daerah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam ekosistem digital inklusif.
Sementara itu, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, dan Bupati Batubara Baharuddin Siagian menyatakan komitmen mempercepat digitalisasi demi efisiensi layanan dan peningkatan PAD.
“Kami melihat digitalisasi sebagai solusi strategis untuk meningkatkan pelayanan publik dan optimalisasi PAD,” kata Mahyaruddin.
Ia juga berharap dukungan Bank Sumut melalui program CSR, terutama untuk penanganan sampah dan banjir.
Digitalisasi Dongkrak PAD, Bank Sumut Perkuat Sinergi dengan Pemda
Diskusi pembaca untuk berita ini