Bathin Solapan (katakabar) - Desa Petani letaknya cukup strategis berada di Jalan Lintas Rangau berkisar 10 kilometer dari dan sebelah Timur pusat kota Duri, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Wilayah Desa yang di Pimpin Rasikun, terbentang mengikuti ruas Jalan Lintas Rangau yang berbatasan langsung dengan wilayah Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir dan Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu. 

Sebagai palang pintu dan berbatasan langsung dengan Dua wilayah Kabupaten, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis punya potensi di bidang Perkebunan dan Peternakan. Jika Dua bidang ini terus digalakkan dan ditingkatkan prosfeknya sangat menjanjikan untuk meningkat perekonomian masyarakat terutama masyarakat petani kebun seperti, palawija, karet, kelapa serta sawit.

Begitu dengan peternakan seperti, budi daya ikan secara tradisional dan profesional bakal mampu meningkatkan perkapita masing masing keluarga di desa.

Desanya warga suku sakai ini bakal menjadi pilot projek perkebunan dan peternakan di Duri, Kabupaten Bengkalis. Jika pendampingan dan pembinaan kepada para petani kebun dan peternak dilakukan secara serius baik pihak terkait mau pun pihak swasta seperti, bapak angkat untuk menjadik Desa Petani pilot projek bidang Perkebunan dan Peternakan.

Kepala Desa Petani, Rasikun kepada katakabar.com saat berbincang akrab di kantornya Jumat (24/1) kemarin mengatakan, Desa Petani identik dengan perkebunan dan peternakan. Bidang perkebunan seperti, palawija, karet, kelapa dan sawit terhampar sebagai usaha untuk menopang kelangsungan hidup dan penghidupan dari penduduk petani kebun

Bidang peternakan, penduduk punya usaha budi daya ikan di kawasan simpang lima dan lainnya. Hasil panen ikan bisa membantu perekonomian keluarga warga yang menggeluti usaha budi daya ikan.

"Dua bidang Ini, identitas dari Desa Petani mau tidak mau harus ditingkatkan ke depan". 

Menurut mantan Ketua OMS Desa Petani, Pemerintah lewat Dinas Terkait dan Pemrintah Desa Petani sudah berupaya dan memberikan bantuan secara bergilir baik kepada petani kebun khusus palawija berupa, bibit Jagung serta lainnya. 

Bidang peternakan, Pemerintah Desa Petani membantu kelompok peternak secara bergilir berupa, bibit ikan modal untuk membuat kolam.

Kata Rasikun, apresiasi dan terimakasih kepada Pemerintah dan Dinas Terkait yang menggelotorkan bantuan kepada Petani kebun dan peternak Desa Petani.

Tapi, bantuan yang diberikan baiknya lengkap jangan cuma bibit saja. Biaya perawatan untuk beli pupuk terus pakan ikan mestinya di bantu.

"Para petani kebun dan peternak dalam proses butuh biaya untuk perawatan tanaman dan budi daya ikan sampai panen dan menghasilkan semestinya".

Tak kalah penting, petani dan peternak membutuhkan pendamping dari proses penanaman, perawatan hingga panen. Di sini pentingnya keberadaan penyuluh mendampingi petani kebun dan peternak setiap hari biar berhasil.

"Penyuluh perkebunan dan peternakan ada datang melapor dan mendampingi para petani dan peternak. Masalahny belum optimal".

Itu sebabnya, penyuluh diharapkan lebih pro aktif mendampingi para petani dan peternak ke depan, sebutnya.